Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SINERGITAS PEMERINTAH DESA SALOHE DAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM PENYELENGGARAAN BUMDESA DI KABUPATEN SINJAI Kiki Rasmala Sani; Syamsuddin Syamsuddin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 2, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.152 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sinergitas Pemerintah Desa Salohe dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam Penyelenggaraan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Sinjai. Keberadaan Badan usaha milik Desa diharapkan dapat mendukung munculnya demokrasi sosial di desa melalui peningkatan kapasitas masyarakat desa secara berkelanjutan sehingga partisipasi masyarakat juga bertambah. Selain itu, pemerintah desa diharapkan mampu berpola kreatif dan inovatif dalam mendominasi kegiatan ekonomi desa melalui kepemilikan Badan Usaha Milik Desa sehingga dapat membangun perekonomian daerah guna menciptakan lapangan pekerjaan baru, menghasilkan barang dan jasa daerah, meningkatkan perdagangan antar-pemerintah daerah dan memberikan layanan yang optimal bagi konsumen. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas Pemerintah Desa Salohe dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam penyelenggaraan Badan Usaha Milik Desa berjalan dengan baik. Pemerintah Desa Salohe juga bersinergi dengan Pendamping Desa untuk memfasilitasi pembentukan hingga berjalannya Badan Usaha Milik Desa dengan menjalin komunikasi langsung maupun tidak langsung.
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM SERAGAM SEKOLAH GRATIS DI KABUPATEN SINJAI Syamsuddin Syamsuddin; Hermansyah Hermansyah; Kiki Rasmala Sani
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 12 NOMOR 1, 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.969 KB) | DOI: 10.47030/aq.v12i1.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan program seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi implementasi program seragam sekolah gratis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sekolah Dasar, serta Sekolah Menengah Pertama. Temuan penelitian mengenai Strategi Pemerintah Daerah dalam Mengimplementasikan Program Seragam Sekolah Gratis di Kabupaten Sinjai bahwa implementasi program seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai berpedoman pada Perda Nomor 07 Tahun 2019 tentang tata cara pemberian bantuan seragam dan perlengkapan alat sekolah kepada peserta didik baru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, pelaksanaan bantuan seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai berlaku pada kelas 1 Sekolah Dasar dan kelas 1 Sekolah Menengah Pertama pada saat awal tahun ajaran baru. Adapun yang menjadi faktor penghambat dalam pengadaan sergam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai yaitu adanya sekolah-sekolah yang masih mengalami keterlambatan pendaftaran peserta didik sehingga data-data yang diperlukan tidak sesuai ketentuan yang berlaku, faktor pendukung dalam pengimplementasian seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai yaitu dari pihak sekolah telah memberikan data-data lengkap ke Dinas Pendidikan sehingga mudah dianalisis oleh pihak yang bersangkutan. Kebaharuan dalam penelitian ini yaitu adanya sosialisasi sehingga para pihak penyelenggara dan penerima mudah memahami yang menjadi persyaratan atau aturan yang telah ditetapkan. Pemerintah dalam hal Dinas Pendidikan ataupun pihak yang terkait untuk memberikan arahan tentang program seragam sekolah gratis ini kepada seluruh lapisan masyarakat karena dengan adanya program seragam sekolah gratis yang diberikan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Sinjai melalui Dinas Pendidikan setidaknya masyarakat sangat terbantu dengan mendapatkan seragam sekolah yang diberikan oleh pemerintah.
PENGARUH PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KELURAHAN LILUWO KECAMATAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Mochammad Sakir; Hermansyah Hermansyah; Syamsuddin Syamsuddin
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 13 NOMOR 2, 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/aq.v13i2.180

Abstract

Partisipasi masyarakat sangat penting dalam kegiatan perencanaan pembangunan, karena dengan adanya partisipasi masyarakat, maka dapat diketahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat untuk direncakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh partisipasi masyarakat terhadap perencanaan pembangunan di Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 orang. Adapun metode analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap perencanaan pembangunan di Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Temgah Kota Gorontalo sebesar 0,738 (73,8%). Ini berarti partisipasi mesyarakat memiliki kontribusi terhadap perencanaan pembangunan yang baik di Kelurahan Liluwo, dimana dari hasil perencanaan pembangunan yang dilaksanakan dapat menginventarisir semua kebutuhan yang diperlukan masyarakat, kemampuan organisasi pelaksana kegiatan pembangunan, dan alternatif pemecahan masalah yang akan timbul dalam kegiatan pembangunan di Kelurahan Liluwo.
Peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dalam Mendukung Pelayanan Publik Di Desa Lamatti Riaja Hardianto Hardianto; Syamsuddin Syamsuddin; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3740

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam mendukung pelayanan publik di Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Fokus kajian diarahkan pada implementasi lima peran utama KIM sesuai dengan Peraturan Bupati Sinjai Nomor 27 Tahun 2018, yaitu sebagai fasilitator masyarakat, mitra pemerintah daerah, penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, pelancar arus informasi, serta terminal informasi desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, teknik analisi data yang di gunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Informan penelitian terdiri dari pengurus KIM, kepala desa, sekretaris desa, ketua BPD, masyarakat, dan Dinas Kominfo Kabupaten Sinjai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KIM Desa Lamatti Riaja telah berperan aktif dalam mendukung penyebaran informasi dan pelayanan publik, seperti menyampaikan informasi kebijakan desa, menyebarkan program pemerintah, hingga memfasilitasi keluhan dan aspirasi warga. Efektivitas peran KIM masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan akses jaringan di dusun-dusun tertentu, kurangnya keterlibatan anggota KIM, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital. Pemerintah desa dan Dinas Kominfo telah memberikan dukungan melalui fasilitas teknologi dan pendampingan, namun pembinaan dan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia Kelompok Informasi Masyarakat masih perlu ditingkatkan. Informasi dan berbagai kegiatan di desa pada umumnya hanya diketahui oleh perangkat desa, BPD, dan tokoh masyarakat. Namun, masyarakat yang tinggal di wilayah dusun atau area yang jauh dari kantor desa seringkali tertinggal dalam mengakses informasi dari pemerintah desa maupun dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah bagi mahasiswa, peneliti, maupun pihak-pihak yang memiliki ketertarikan terhadap isu serupa. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan penguatan bagi KIM dan pemerintah desa Lamatti Riaja dalam meningkatkan efektivitas penyebaran informasi dan kualitas pelayanan publik ke depannya.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Layanan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sinjai Di Era Digital Nur Inda Permata Restu; Syamsuddin Syamsuddin
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v20i1.24899

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perubahan besar dalam penyelenggaraan layanan perpustakaan, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi. Kajian ini berfokus pada bagaimana mahasiswa memandang layanan yang disediakan oleh Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sinjai di tengah era digital saat ini. Layanan yang ditinjau mencakup sirkulasi, peminjaman antar perpustakaan, referensi, pendidikan pengguna, dan penelusuran informasi, sebagaimana tercantum dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggabungkan wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa sebagai responden, serta kajian publikasi ilmiah yang dianalisis menggunakan perangkat VOSviewer. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun sebagian layanan seperti sirkulasi telah berjalan dengan baik, mahasiswa masih menginginkan sistem yang lebih modern dan mudah diakses secara digital. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan terkait layanan lainnya juga menjadi catatan penting. Temuan ini menegaskan perlunya pembaruan layanan secara menyeluruh agar perpustakaan tetap relevan dengan kebutuhan dan karakteristik generasi pengguna saat ini.
Peran Lembaga Muhammadiyah dalam Mitigasi Bencana di Kabupaten Sinjai Kiki Rasmala Sani; Syamsuddin
Jurnal Sosial Humaniora Vol 13 No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v13i1.6648

Abstract

This study aims to analyze the role of the Muhammadiyah Institute in disastermitigation in Sinjai region. As a large organization in Sinjai, Muhammadiyahserves as the government’s partner in promoting disaster preparedness to thepublic via institutions that were founded on the level of Regional Leadershipand the level of business charity. This research uses descriptive analysis withqualitative methods. The respondents were Muhammadiyah Regional Leaders,Muhammadiyah Disaster Management Institutions, and Muhammadiyahcadres in the Sinjai region. The results of this study indicated that theinstitution, since the Regional Leadership of Muhammadiyah Sinjai founded it,had not had a work program. Thus, the agency has not yet significantlycontributed to disaster mitigation. All cadres who exist in the structure of theinstitution are cadres in various other organizations that can be resources inachieving organizational goals
LITERASI INFORMASI DALAM PERSPEKTIF LITERATUR DAN REALITAS LAPANGAN: STUDI KASUS MAHASISWA PRODI PERPUSTAKAAN DAN SAINS INFORMASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SINJAI Nur Amalia; Syamsuddin
Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi Vol. 6 No. 2 (2025): Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Publisher : Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ib.v6i2.566

Abstract

This study aims to bridge the gap between academic discourse and practical implementation in the field of information literacy by employing two main approaches: bibliometric analysis of scientific publications and assessment of students' information literacy skills using the Big Six model. The research adopts a quantitative approach, utilizing two methods: bibliometric analysis and a descriptive survey through questionnaire distribution. The results indicate that the topic of information literacy has experienced significant growth over the past five years, with a particular focus on competency development, the role of higher education, and the application of the Big Six model in addressing digital era challenges. Concurrently, a survey of 29 students from the Library and Information Science Study Program at Universitas Muhammadiyah Sinjai revealed a high level of competence across all Big Six indicators, with the highest score recorded in the evaluation stage. The alignment between the bibliometric findings and field data suggests that the development of information literacy theory and practice is in sync, reflecting the effectiveness of integrating information literacy within the context of higher education.
Optimizing Stunting Prevention and Handling Programs in Sinjai Regency Syamsuddin Syamsuddin; Adi Nawir; Rini Nurul Aini
Journal of Government Science Studies Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgssvol4issue2page119-127

Abstract

The problem of stunting is still a serious challenge in public health development in Indonesia, especially in areas with high prevalence such as Sinjai Regency. This study aims to evaluate the implementation of stunting prevention and handling programs comprehensively, including the effectiveness of regional policies, inter-sector coordination, community participation, and the impact of the COVID-19 pandemic on the sustainability of the program. This study uses a qualitative approach with a case study design, supported by descriptive quantitative data through surveys and hypothesis tests on 5 key variables of the program. The results of the study show that the implementation of the program still faces various challenges. Qualitative findings show weak cross-sector coordination, low understanding of Regent Regulation No. 40 of 2021 regulations at the implementing level, limited training for posyandu cadres, and suboptimal child growth monitoring system. In addition, the survey results showed that public perception of program effectiveness was highest in the aspects of community participation (82%) and OPD coordination (78%), while cadre training (58%) and regulatory understanding (60%) obtained lower effectiveness scores. This shows the inequality between policy design and the reality of implementation on the ground. The impact of the COVID-19 pandemic has also been proven to worsen access to basic services, reduce exclusive breastfeeding coverage, and increase the risk of stunting in vulnerable groups. This study concludes that the optimization of stunting programs must be carried out through strengthening coordination across OPDs, integrating information systems, revitalizing cadre training, and active involvement of community leaders. A participatory approach based on local socio-cultural has proven to be effective in increasing public acceptance of government programs. The novelty of this research lies in an integrative approach that brings together policy evaluation, technical implementation, and social dynamics of the community in one analysis framework based on local context. These results are expected to be a reference in the formulation of stunting policies that are more adaptive and sustainable at the regional level.
Analisis Peran Pemerintah Desa Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Desa Bonto Salama Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai Muh. Wahyudi; Abd. Wahid; Syamsuddin Syamsuddin
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i1.204

Abstract

This study aims to identify and analyze the role of the village government in poverty alleviation in Bonto Salama Village, West Sinjai District, Sinjai Regency. This study employed a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation related to the implementation of poverty alleviation programs in Bonto Salama Village. The role of the village government was analyzed using four indicators: regulator, facilitator, dynamizer, and catalyst. The results show that the Bonto Salama Village Government has carried out its role in poverty alleviation. As a regulator, the village government establishes rules and policies through Village Head Regulations, allocates budgets through the Village Budget (APBDes), and determines Beneficiary Families through Village Deliberations. As a facilitator, the village government provides various forms of assistance to the community, including Direct Cash Assistance (BLT), rehabilitation of uninhabitable houses, assistance with business equipment and community groups, as well as assistance in the agricultural, livestock, and fisheries sectors. The village government also assists the community in accessing the Family Hope Program (PKH) and Social Welfare Direct Cash Assistance (BLT Kesra). As a dynamizer, the village government conducts various training and community empowerment activities, including women's empowerment, Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) training, agricultural, livestock, and fisheries training, rice pest control, the utilization of home gardens, and the production of organic fertilizers and pesticides. Meanwhile, as a catalyst, the village government coordinates with the Social Affairs Office and village facilitators, including updating data through the SIKS-NG application and implementing social assistance programs. Based on the results of the study, it can be concluded that the Bonto Salama Village Government has played an important role in poverty alleviation through program regulation, provision of assistance, community empowerment, and coordination with various stakeholders. These four roles complement one another in helping communities meet their basic needs and improve their economic capacity. However, further strengthening is needed in evaluating the impact of poverty alleviation programs, particularly in measuring improvements in the income, independence, and welfare of assistance recipients on a sustainable basis.