Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi “Kawan SMK” untuk Meningkatkan Perencanaan Studi Lanjut pada Siswa SMK Krismona, Elwas Berdha; Purwaningrum, Ribut; Surur, Naharus
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v11i1.8591

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan prototipe 2 aplikasi “Kawan SMK” untuk meningkatkan perencanaan studi lanjut siswa SMK di Kota Surakarta. Penelitian menggunakan desain penelitian dan pengembangan Borg dan Gall (1983) yang dilaksanakan hingga tahap main product revision atau revisi produk yang dilakukan setelah uji validitas ahli menggunakan inter-rater agreement pada dua ahli bimbingan dan konseling dan dua ahli media. Hasil uji validitas ahli produk aplikasi “Kawan SMK” yang dilakukan pada dua ahli bimbingan dan konseling menunjukkan bahwa produk memiliki validitas tinggi (0,89 dan 0,95), sehingga pengembangan prototipe aplikasi “Kawan SMK” layak digunakan sebagai media layanan bimbingan dan konseling. Pengembangan aplikasi “Kawan SMK” memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah produk dapat digunakan sebagai media layanan bimbingan konseling secara efektif dan efisien, produk tidak hanya dapat digunakan oleh siswa SMK kelas 12 namun juga siswa kelas 10 dan 11, produk dapat membantu siswa SMK memperoleh pengetahuan tentang pendidikan lanjutan secara mudah, dan produk memberi kemudahan guru BK dalam pemberian layanan kepada siswa tanpa harus bertatap muka. Aplikasi “Kawan SMK” dapat digunakan oleh guru BK sebagai salah satu media dalam pemberian layanan perencanaan individual bagi siswa SMK untuk meningkatkan perencanaan studi lanjut.
Utilizing Digital Media for Guidance and Counseling in Education Suryawati, Citra Tectona; Susilo, Agus Tri; Wijayanti, Fanny; Asrowi, Asrowi; Surur, Naharus
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i1.1165

Abstract

This causal correlational study aims to find out the effect of factors of digital technology on guidance and counseling teachers’ usage of guidance and counseling media. It involved eighty-five guidance and counseling teachers in seven regions, recruited using a convenience sampling technique. Data were garnered using the Attitude scale for digital technology developed by Emine [1], which has been considered valid and highly reliable (1.000). Data were analyzed using a linear regression test and path analysis using SPSS. The effect size of these factors varied, with the highest score observed in “technology for me” (75.1%), followed by interest in technology (70.3%), technological use (63.9%), competence (59.6%), social network (54.2%), conscious use (53.7%), recreational use (43.2%), and negative aspects (25.2%). These factors exhibited significant correlations with and influenced the usage of guidance and counseling media among guidance and counseling teachers in this study. Consequently, it is necessary to implement interventions aimed at enhancing the utilization of digital technology for guidance and counseling services.
Kurikulum Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Kejuruan dalam Upaya Menghadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0 Surur, Naharus; Makhmudah, Ulya; Dewantoro, Adi; Hartanto, Agit Purwo; Wulandari, Arifah; Fatmawati, Diah
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 3 No. 1 (2021): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v3i1.50

Abstract

This research is a follow-up research and development of a comprehensive guidance and counseling curriculum in SMK in the industrial revolution’s era 4.0. The existence of manufacturing technology that has entered the trend of automation and data exchange, including cyber-physical systems, namely the internet of things (IoT), cognitive computing and digitization in various aspects of life, makes vocational education a challenge in preparing human resources who are able to contribute active according to the area of ​​expertise for the progress of the nation in the industrial revolution’s era 4.0. The development of a guidance and counseling curriculum in SMK that is responsive to the era of the industrial revolution 4.0 includes the development of methods, strategies and service materials, namely in accordance with comprehensive, competency-based guidance and counseling. This curriculum will contain: the services and objectives of each domain, the formulation of class level competencies (measurable student success standards), details of activities that students and counselors must do in one unit of time. The development of this curriculum uses the research and development design of Borg and Gall which has reached the small group test stage. The small group test was carried out on 15 Vocational School Counseling Teachers throughout the Surakarta Ex-Karesidenan by selecting subjects using the random sampling method. The results of the small group test showed a indicator very good in the academic, career, and personal or social fields.
Analisis Kebutuhan Media Cyber untuk Pelaksanaan Layanan Dasar Bimbingan Konseling Sesuai Karakter dan Budaya Peserta Didik Abdillah, Arif Taufiq Dani; Surur, Naharus; Susilo, Agus Tri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 3 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v3i3.726

Abstract

Optimalisasi layanan dasar bimbingan dan konseling manjadi isu penting saat ini, karena layanan dasar memiliki peluang besar bagi guru bimbingan dan konseling untuk banyak memberikan bekal soft skill bagi peserta didik, namun demikian dibutuhkan terobosan guna optimalisasi layanan dsaar, yakni layanan dasar bebasis cyber, namun demikian belum diketahui secara pasti karakteristik media cyber yang dibutuhkan oleh guru BK untuk pelaksanan layanan dasar. Penelitian ini menggunakan tekhnik wawancara dalam pengumpulan data, dan subyek penelitiannya adalah guru BK dari empat wilayah besar di Indonesia yakni Jawa, Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan. Hasil data faktual dri penelitian ini adalah dibutuhkan media cyber untuk layanan dasar, yang memiliki kepraktisan dalam pemanfaatan oleh guru BK, memiliki kemampuan meningkatkan daya dan pola fikir peserta didik, menjadikan peserta didik lebih antusias mengikuti layanan, memiliki efisiensi dan efektifitas pelaksanaan layanan, serta sesuai dengan selera Kecenderungan Selera Peserta Didik.