Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EFEKETIVITAS KONSELING KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN EFIKASI DIRI SISWA SMA/SMK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Rahmawati, Alfiah Dewi; Wibowo, Fajar Dwi; Habibullah, Habibullah; Nurrochmah, Hamidah; Baity, Hana Fitria Noor; Makhmudah, Ulya
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 3 No 2 (2022): COUNSENESIA 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v3i2.2223

Abstract

Efikasi diri adalah keyakinan akan kemampuan seseorang untuk mengontrol fungsi diri dan lingkungannya. Efikasi diri yang tinggi membantu siswa dalam mempercayai kemampuan dirinya, serta akan lebih mudah menerima dan memahami pembelajaran yang telah diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik atau pendekatan dalam konseling kelompok yang digunakan, keefektifan teknik atau pendekatan yang diterapkan dalam meningkatkan efikasi diri siswa, serta keefektifan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan efikasi diri siswa SMA/SMK. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk mengidentifikasi, meninjau dan mengevaluasi semua temuan penelitian yang relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data atau artikel, dapat diketahui bahwa faktor yang paling banyak mempengaruhi efikasi diri adalah pengalaman masa lalu. Selain itu, beberapa pertanyaan terkait penelitian dapat terjawab dimana terdapat banyak jenis teknik dan pendekatan dalam konseling kelompok, teknik atau pendekatan yang paling sering digunakan adalah pendekatan CBT, serta konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan CBT efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa SMA/SMK.
Empower Solution: Peningkatan Keterampilan Konseling SFBC Guru BK untuk Menangani Kekerasan Seksual di Sekolah Andrianie, Santy; Wulandari, Arifah; Purwaningrum, Ribut; Hidayat, Rian Rokhmad; Makhmudah, Ulya; Dewantoro, Adi; Kholili, Ma’rifatin Indah
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2025): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wdk.v8i1.18632

Abstract

Kekerasan seksual dapat merupakan segala bentuk perilaku seksual yang tidak diinginkan baik berupa, verbal, psikologis, maupun fisik. Banyak penyintas kekerasan seksual memutuskan untuk berhenti sekolah karena kecemasan yang dialami ketika ingin mengatasi permasalahannya. Kondisi ini mendorong Guru BK di MGBK SMP Kabupaten Sragen terdorong untuk dapat membantu korban kekerasan seksual untuk dapat kembali dalam menjalani kehidupannya melalui layanan konseling yang professional. Berdasarkan hasil analisis situasi dengan wawancara dengan MGBK SMP Kabupaten Sragen, diketahui bahwa Guru BK membutuhkan pelatihan mengenai pendekatan konseling yang tidak terlalu berfokus pada permasalahan namun lebih pada perubahan positif konseli sehingga tidak akan menimbulkan kecemasan berlebihan dan konseli mampu melanjutkan kehidupannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan konseling SFBC pada Guru BK untuk menangani kekerasan seksual di sekolah. Tujuannya adalah Guru BK dapat memiliki keterampilan untuk melakukan konseling SFBC pada siswa penyintas kekerasan seksual. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pelatihan yang telah disebarkan mendapatkan hasil 3.52 (Tinggi). Dari hasil evaluasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan konseling SFBC untuk mengatasi kekerasan seksual.
Kurikulum Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Kejuruan dalam Upaya Menghadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0 Surur, Naharus; Makhmudah, Ulya; Dewantoro, Adi; Hartanto, Agit Purwo; Wulandari, Arifah; Fatmawati, Diah
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 3 No. 1 (2021): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/bocp.v3i1.50

Abstract

This research is a follow-up research and development of a comprehensive guidance and counseling curriculum in SMK in the industrial revolution’s era 4.0. The existence of manufacturing technology that has entered the trend of automation and data exchange, including cyber-physical systems, namely the internet of things (IoT), cognitive computing and digitization in various aspects of life, makes vocational education a challenge in preparing human resources who are able to contribute active according to the area of ​​expertise for the progress of the nation in the industrial revolution’s era 4.0. The development of a guidance and counseling curriculum in SMK that is responsive to the era of the industrial revolution 4.0 includes the development of methods, strategies and service materials, namely in accordance with comprehensive, competency-based guidance and counseling. This curriculum will contain: the services and objectives of each domain, the formulation of class level competencies (measurable student success standards), details of activities that students and counselors must do in one unit of time. The development of this curriculum uses the research and development design of Borg and Gall which has reached the small group test stage. The small group test was carried out on 15 Vocational School Counseling Teachers throughout the Surakarta Ex-Karesidenan by selecting subjects using the random sampling method. The results of the small group test showed a indicator very good in the academic, career, and personal or social fields.
Systematic Literature Review (SLR) Effectiveness of Group Counseling in Overcoming Academic Procrastination Margaretna, Amanda; Dewi, Dias Calysta Nirmala; Aditya, Fariza; Julianti, Marsyah; Ginting, Risna Gita Christin; Makhmudah, Ulya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12955

Abstract

Prokrastinasi adalah kecenderungan perilaku seseorang untuk benar-benar menunda atau menyelesaikan suatu tugas tertentu yang berada pada skala prioritas/sesuatu yang penting. Hal ini mengakibatkan kinerja yang buruk atau ketidakmampuan menyelesaikan sesuatu tepat waktu. Prokrastinasi akademik merupakan suatu kecenderungan tertundanya penyelesaian tugas-tugas yang ada, khususnya dalam bidang akademik, yang mengakibatkan ketidakmampuan menyelesaikan tugas sesuai batas waktu yang diberikan, sehingga pekerjaan tidak terselesaikan secara maksimal, bahkan tidak tuntas. Ada dua jenis prokrastinasi, yaitu prokrastinasi fungsional (menunda pengumpulan data penting) dan prokrastinasi pengambilan keputusan (menunda pengambilan keputusan). Penundaan dapat menimbulkan dampak negatif seperti meningkatnya risiko stres, buruknya hubungan sosial, dan buruknya citra diri. Berbagai teknik konseling kelompok telah terbukti efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik, antara lain teknik penguatan, manajemen diri, CBT, REBT, self talk, SFBC, realita, behavioral, dll. Pendekatan yang paling tepat akan bergantung pada situasi. Pendekatan yang paling tepat akan bergantung pada situasi dan kondisi siswa. Oleh karena itu, penyelesaian masalah prokrastinasi dapat dipertimbangkan secara individual dan menyesuaikan teknik konseling dengan kebutuhan siswa. Saat menerapkan teknik ini, penting bagi siswa untuk menyadari perilaku penundaan akademik mereka sendiri dan bekerja sama dengan guru mereka untuk menemukan solusi terbaik. Selain itu, perlu diidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya prokrastinasi akademik dan menyusun strategi yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Hubungan Antara Self-Regulated Learning dengan Kecemasan Akademik Pada Peserta Didik Herawati, Ira; Makhmudah, Ulya; Suryawati, Citra Tectona
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v7i1.72479

Abstract

This study aims to identify the level of self-regulated learning, the level of academic anxiety, and to analyze the relationship between self-regulated learning and academic anxiety in class X students at vocational high school. This study uses a correlational quantitative approach. The subjects of this study amounted to 44 students. Data collection techniques used self-regulated learning scale instruments and academic anxiety scales. This study used descriptive statistical analysis and parametric inferential statistics with the support of the IBM SPSS version 25 Pearson Product Moment formula. The results of the descriptive analysis of this study show that the level of self-regulated learning and the level of academic anxiety are in the medium category. Meanwhile, the Pearson Product Moment analysis results obtained a significance value of 0.000 <0.05, then Ha is accepted which means there is a correlation between variable (X) and variable (Y) and the correlation coefficient value between self-regulated learning variables and academic anxiety is -0.742 which shows a negative relationship, meaning that the higher the self-regulated learning, the lower the academic anxiety of students, and vice versa, the lower the self-regulated learning, the higher the academic anxiety of students.
A Systematic Literature Review: Guidance and Couneling Services for Reducing Case of Sexual Harrasment in School Wulandari, Agustina Dewi; Asih, Gabriella Nara Nadya Atas; Stela, Putri; Adityaningrum, Shofia Shinta; Makhmudah, Ulya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.562 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59353

Abstract

Lingkungan sekolah tidak lagi menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik yang tengah menempuh pendidikan dikarenakan adanya kasus sexual harrasment yang ternyata juga terjadi di lingkungan sekolah. Sejalan dengan fakta tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mengidentifikasi sejauh mana Bimbingan dan Konseling menghadapi permasalahan ini. Hasil penelitian yang didapat dari 18 jurnal yang dikaji menunjukkan bahwa masih terdapat banyak permasalahan yang berkaitan dengan sexual harrasment di lingkungan sekolah serta layanan bimbingan dan konseling di sekolah sudah berupaya mengatasi dan mencegah kasus sexual harrasment dengan layanan kuratif dan preventif yang diberikan.
The Effectiveness of Group Counseling Therapy in Reducing Bullying Behavior in Junior High School Students Putri, Nadiefa A’isy; Maslakhah, Dewi; Kurniawan, Tofik; Makhmudah, Ulya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.775 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59387

Abstract

Bullying merupakan perilaku atau tindakan yang mengancam atau mengganggu keselamatan seseorang bisa secara fisik maupun psikologis. Perilaku ini bisa dilakukan baik secara perorangan maupun kelompok secara verbal maupun nonverbal dan biasanya dilakukan berulang kali. Bentuk perilaku ini juga beragam, mulai dari lontaran kata-kata kotor, menyinggung, bahkan bisa saja terjadi kekerasan fisik seperti memukul atau menendang. Kasus-kasus bullying yang terjadi di kalangan siswa kerap kali menghambat proses perkembangan sehingga tidak dapat dicapai secara optimal. Perlu adanya upaya preventif dan kuratif untuk mengatasi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan subyek perilaku bullying, teknik, dan efektivitas pemberian layanan konseling kelompok untuk mengurangi perilaku bullying siswa SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan menggunakan teknik Cognitive Restructuring merupakan upaya yang paling efektif untuk mengurangi perilaku bullying siswa SMP di samping teknik konseling kelompok yang lain.
The Effectiveness of Group Counseling in Overcoming Students Self-Confidence Problems Kusumawati, Aisyah Ramadhani; Sa’adah, Fausia Rahma; Nuraini, Meiranda Ayu; Makhmudah, Ulya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.77 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun dan menganalisis berbagai artikel yang membahas mengenai efektivitas layanan konseling kelompok guna meningkatkan kepercayaan diri pada peserta didik. Terselenggaranya konseling kelompok di sekolah diharapkan dapat mengatasi problematika rasa percaya diri peserta didik yang sedang dihadapinya. Berdasarkan hasil analisis keseluruhan artikel jurnal yang dikumpulkan, peneliti menemukan beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi problematika tersebut, yaitu pendekatan Gestalt, client centered, Adlerian, dan cognitive behavior therapy. Adapun beberapa teknik konseling yang dapat dimanfaatkan guru BK/konselor untuk membantu keberlangsungan proses konseling kelompok, antara lain teknik self-instruction, permainan kelompok, modelling, homework, humor, bermain peran, self-talk, assertive training, pengkondisian operan, psikodrama, restrukturisasi kognitif, self-management, role play, dan experiental learning.
The Effectiveness of Group Counseling to Improve Student Self Efficacy Daningrum, Eza Sakti; Maharani, Amelia; Sudandang, Ajeng Febrianita; Makhmudah, Ulya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.997 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59383

Abstract

Self efficacy merupakan suatu aspek yang penting untuk dimiliki oleh siswa dalam proses perkembangannya. Self efficacy yang dimiliki oleh individu siswa dapat mempengaruhi tindakan yang akan berpengaruh pada pencapaian keberhasilan, salah satunya yaitu pencapaian keberhasilan akademik, sehingga Guru BK berperan penting dalam meningkatkan self efficacy siswa supaya dapat berkembang secara optimal dan mencapai keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun dan menelaah berbagai informasi mengenai keefektifan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan self efficacy siswa.. Dari hasil pencarian pada penelitian terdahulu, kami menemukan bahwa layanan konseling kelompok efektif untuk meningkatkan self efficacy siswa. Kami juga menemukan bahwa konseling kelompok dapat dilakukan dengan berbagai macam pendekatan dan teknik masing – masing untuk membantu tercapainya keberhasilan konseling kelompok. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan berbagai macam pendekatan dan teknik masing – masing dapat digunakan untuk meningkatkan self efficacy siswa.
The Use of Group Counseling to Overcome Students Social Anxiety: A Systematic Literature Review Nurjanah, Ainnun Fadilla; Saputro, Gandung; Devanka, Salsa Juvilia; Makhmudah, Ulya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.056 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59368

Abstract

Saat ini, konseling kelompok dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan sosial, khususnya bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan konseling kelompok untuk mengatasi kecemasan sosial peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dapat digunakan sebagai strategi layanan utama untuk mengatasi kecemasan sosial peserta didik.
Co-Authors Aditya, Fariza Adityaningrum, Shofia Shinta Alfaredo, Dheang Amelia Maharani Andrianie, Santy Arifah Wulandari, Arifah Asih, Gabriella Nara Nadya Atas Asrowi Asrowi Baity, Hana Fitria Noor Daningrum, Eza Sakti Devanka, Salsa Juvilia Dewantoro, Adi Dewi, Dias Calysta Nirmala Diah Fatmawati, Diah Diana, Evita Fitriasiwi, Ade Hamrat Ginting, Risna Gita Christin Gomes, Erludu Austriaono Gianini Hamidah, Tasya Hartanto, Agit Purwo Hidayat, Rian Rokhmad Hidayati, Annisa Nurul Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ira Herawati, Ira Isbandi, Indha Islamia Julianti, Marsyah Khaerani, Filzah Andina Kholili, Ma’rifatin Indah Kurniawan, Reza Irsyad Kurniawan, Tofik Kusumawati, Aisyah Ramadhani Margaretna, Amanda Maslakhah, Dewi Meilatri, Fatikah Garnis Muninggar, Azizah Fauziyyah Novi Susilawati, Novi Nugraha, Reinaldy Akbar Nuraini, Meiranda Ayu Nurjanah, Ainnun Fadilla Nurrochmah, Hamidah Oktavia, Lutfiani Dwi Pantika, Rizki Dyah Pradana, Bagas Aldy Pramesthi, Hanna Prameswara, Becka Lauda Pramonoputri, Alifiya Haura Puspitarini, Agustina Puspitarini, Evi Intan Putri, Adhelliya Sekar Tresna Putri, Azizah Amalia Putri, Nadiefa A’isy Putri, Octavia Firdausi Rachmanti, Ririn Rahmawati, Alfiah Dewi RianRokhmad Hidayat, RianRokhmad Ribut Purwaningrum Sabria, Shely Sheema Saputro, Gandung Sa’adah, Fausia Rahma Shofi, Azalea Almas Stela, Putri Sudandang, Ajeng Febrianita Sugito, Fatmah Ayu Surur, Naharus Suryawati, Citra Tectona Wibowo, Fajar Dwi Wijaya, Maharani Zhafirah Wisanggeni, Respati Arli Shigit Wulandari, Agustina Dewi Yuliana, Novita