Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Terapi Asmaul Husna Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Fraktur Riyadi, Muskhab Eko; Rico Wijaya; RR. Viantika Kusumasari; Fitri Dian Kurniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1674

Abstract

Nyeri merupakan alasan yang sering didapatkan mengapa seseorang dirawat di rumah sakit, yang merupakan salah satu keluhan yang paling umum. Nyeri merupakan masalah serius yang harus segera direspon dan diintervensi dengan memberikan rasa nyaman, aman dan bahkan membebaskan nyeri tersebut. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika yang berusia 18 tahun atau lebih, menderita nyeri minimal sekali sebulan. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa sebagian besar pasien yang dirawat di bangsal bedah mengeluhkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan nyeri dengan terapi Asmaul Husna pada pasien fraktur Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien fraktur sebanyak 2 partisipan yang menjalani rawat inap di Ruang Rawat Inap Bedah RS Nur Hidayah Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menerapkan terapi Asmaul Husna kepada kedua partisipan, yaitu dengan memperdengarkan menggunakan MP3 player dengan earphone berupa bacaan Asmaul Husna yang diulang 3 kali dengan volume 5, selama kurang lebih 15 menit dan diberikan 1 kali sehari selama 2 hari berturut-turut. Adapun untuk menilai skala nyeri partisipan, peneliti mempergunakan Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami penurunan ambang nyeri. Partisipan pertama dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan) Partisipan kedua dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan). Bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada kedua pasien fraktur setelah menjalani terapi Asmaul Husna selama 2 hari.
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA Riyadi, Muskhab Eko; Anggraeni, Riska Aprilia
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v14i2.5174

Abstract

Family support is the most important factor in helping elderly people to solve their health problems, one of which is because the family's role is very crucial in preventing an increase in blood pressure in the elderly. There are several forms of family support that can be provided to elderly hypertension sufferers, such as fulfilling dietary compliance and motivating them in treating hypertension. The aim of the research was to determine the relationship between family support and hypertension diet compliance among the elderly at the Elderly Posyandu in Kretek Bantul. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The population in this study was 40 elderly people with a history of hypertension who were undergoing the Elderly Posyandu program at Donotirto Kretek Bantul. Based on calculations, the minimum sample size was 30 respondents. The sampling technique uses the convenience sampling technique. The instruments in this study were a questionnaire adopted from Chasanah (2022) to measure family support and the Dietary Salt Reduction Self-Care Behavior Scale (DSR-SCB scale) to determine the diet compliance of elderly hypertension. Statistical tests use the Kendall-Tau test. The results of the research showed that the majority of elderly people at Elderly Posyandu in Kretek Bantul had family support in the sufficient category, namely 15 respondents (50%), and had diet compliance in the obedient category, namely 18 respondents (60%). Statistical tests show a p-value of 0.002 and a correlation coefficient of 0.554. The conclusion is that there is a moderate relationship between family support and hypertension diet compliance in the elderly at the Elderly Posyandu in Kretek Bantul, and it is recommended for the elderly to increase the level of diet compliance so that the serious risk of hypertension can be avoided.
Hubungan durasi dan jarak penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada siswa kelas X dan XI konsentrasi keahlian teknik audio video SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.: The relationship between the duration and distance of gadget use with eye acuity in 10th and 11th grade students of SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Istiqomi Saidah Hanun; Muskhab Eko Riyadi; Eka Oktavianto
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.v1i.15

Abstract

Latar Belakang: Ketajaman penglihatan atau visus adalah kemampuan untuk membedakan bagian-bagian detail yang kecil, baik terhadap objek maupun terhadap permukaan. Masalah pada ketajaman penglihatan merupakan hal yang sering terjadi pada anak usia sekolah, hal ini perlu mendapat perhatian karena penglihatan merupakan factor yang sangat penting dalam aspek kehidupan, termasuk aspek pembelajaran. Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab penurunan ketajaman mata, diantaranya adalah kebiasaan membaca, paparan cahaya gadget dan penggunaan game online. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara durasi dan jarak penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada siswa kelas X dan XI Konsentrasi Keahlian Teknik Audio Video SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Metode: Penelitrian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif (non-eksperiment) dengan populasi sebanyak 41 siswa kelas X dan XI Konsentrasi Keahlian Teknik Audio Video. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dengan total 41 sampel. Alat ukur yang digunakan berupa lembar kuesioner durasi penggunaan gadget, lembar observasi pengukuran jarak, lembar observasi ketajaman mata dan Snellen chart. Uji korelasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kendall’s tau. Hasil: Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden menggunakan gadget dalam kategori penggunaan tinggi sebanyak 35 responden (85,4%), mayoritas menggunakan gadget dengan penggunaan jarak beresiko sebanyak 25 responden (61,0%) dan hasil pemeriksaan ketajaman mata mayoritas mengalami penurunan visus sebanyak 25 responden (61,0%). Uji korelasi hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan ketajaman mata menghasilkan nilai p sebesar 0,001 dengan nilai r sebesar 0,511 dan uji korelasi antara jarak penggunaan dagdet dengan ketajaman mata menghasilkan nilai p sebesar 0,000 dengan nilai r sebesar 0,955. Dimana hal tersebut menunjukan bahwa seseorang dengan penggunaan gadget tinggi dan penggunaan jarak beresiko akan cenderung mengalami penurunan ketajaman mata. Simpulan: Terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan ketajaman mata dan terdapat hubungan antara jarak penggunaan gadget dengan ketajaman mata pada siswa kelas X dan XI Konsentrasi Keahlian Teknik Audio Video SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Penerapan Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Abdominal Pain Muskhab Eko Riyadi; Vina Rohmatul Umamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 6 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i6.2215

Abstract

Abdominal pain merupakan sensasi tidak menyenangkan dan terasa di setiap bagian abdomen yang merupakan pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional. Penatalaksanaan untuk mengatasi nyeri akut terdiri dari terapi farmakologis dan non farmakologis, salah satu tindakan non farmakologis yaitu terapi relaksasi autogenik yang bisa digunakan untuk mengurangi sensasi nyeri karena bisa membantu pasien yang sedang mengalami ketegangan atau stres fisik dan psikologis yang bersifat ringan, atau sedang dengan menekankan pada latihan mengatur pikiran serta posisi yang rileks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan nyeri dengan terapi relaksasi autogenik pada pasien dengan abdominal pain. Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien abdominal pain sebanyak 2 pasien yang menjalani rawat jalan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Wonosari Gunungkidul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Peneliti menerapkan terapi relaksasi autogenik kepada kedua partisipan, yaitu selama 20 menit dan diulang 6 kali, setelah itu dilakukan observasi selama 10 menit. Adapun untuk menilai skala nyeri partisipan, peneliti mempergunakan Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami penurunan ambang nyeri. Partisipan pertama dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan) Partisipan kedua dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan). Bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada kedua pasien abdominal pain setelah menjalani terapi relaksasi autogenik.
PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA KELUARGA DENGAN ANAK YANG MENGALAMI HIPERTERMI: Application of warm foot baths in school-aged children experiencing hyperthermia within a family context Mey Sulastri; Fitri Dian Kurniati; Arita Murwani; Muskhab Eko Riyadi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1155

Abstract

Hipertermi merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Hipertermi atau demam merupakan kondisi umum yang sering dialami anak-anak, termasuk anak usia sekolah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Pada keluarga dengan anak usia sekolah, hipertermia seringkali menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah. Salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk menangani hipertermi pada anak yaitu dengan rendam kaki air hangat. Rendam kaki air hangat termasuk terapi non farmakologi jenis hidroterapi yang dapat merelaksasikan otot, mengurangi rasa nyeri, melebarkan aliran pembuluh darah, memperlancar sirkulasi, memberikan efek menenangkan, serta memberikan kehangatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan rendam kaki air hangat pada anak dengan masalah keperawatan hipertermi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan satu responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan suhu setelah dilakukan rendam kaki air hangat yaitu dari 38,3 0C menjadi 36,3 0C. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan hiperetermi dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa rendam kaki air hangat dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi.