Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA KELUARGA DENGAN ANAK YANG MENGALAMI HIPERTERMI: Application of warm foot baths in school-aged children experiencing hyperthermia within a family context Sulastri, Mey; Kurniati, Fitri Dian; Murwani, Arita; Riyadi, Muskhab Eko
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i1.1155

Abstract

Hipertermi merupakan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Hipertermi atau demam merupakan kondisi umum yang sering dialami anak-anak, termasuk anak usia sekolah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Pada keluarga dengan anak usia sekolah, hipertermia seringkali menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu aktivitas sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah. Salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk menangani hipertermi pada anak yaitu dengan rendam kaki air hangat. Rendam kaki air hangat termasuk terapi non farmakologi jenis hidroterapi yang dapat merelaksasikan otot, mengurangi rasa nyeri, melebarkan aliran pembuluh darah, memperlancar sirkulasi, memberikan efek menenangkan, serta memberikan kehangatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan rendam kaki air hangat pada anak dengan masalah keperawatan hipertermi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini melibatkan satu responden sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian didapatkan terdapat penurunan suhu setelah dilakukan rendam kaki air hangat yaitu dari 38,3 0C menjadi 36,3 0C. Setelah dilakukan tindakan keperawatan, masalah keperawatan hiperetermi dapat teratasi. Maka dapat disimpulkan bahwa rendam kaki air hangat dapat menjadi intervensi dalam mengatasi masalah keperawatan hipertermi.
Penerapan Terapi Asmaul Husna Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Fraktur Riyadi, Muskhab Eko; Rico Wijaya; RR. Viantika Kusumasari; Fitri Dian Kurniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1674

Abstract

Nyeri merupakan alasan yang sering didapatkan mengapa seseorang dirawat di rumah sakit, yang merupakan salah satu keluhan yang paling umum. Nyeri merupakan masalah serius yang harus segera direspon dan diintervensi dengan memberikan rasa nyaman, aman dan bahkan membebaskan nyeri tersebut. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika yang berusia 18 tahun atau lebih, menderita nyeri minimal sekali sebulan. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa sebagian besar pasien yang dirawat di bangsal bedah mengeluhkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan nyeri dengan terapi Asmaul Husna pada pasien fraktur Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien fraktur sebanyak 2 partisipan yang menjalani rawat inap di Ruang Rawat Inap Bedah RS Nur Hidayah Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menerapkan terapi Asmaul Husna kepada kedua partisipan, yaitu dengan memperdengarkan menggunakan MP3 player dengan earphone berupa bacaan Asmaul Husna yang diulang 3 kali dengan volume 5, selama kurang lebih 15 menit dan diberikan 1 kali sehari selama 2 hari berturut-turut. Adapun untuk menilai skala nyeri partisipan, peneliti mempergunakan Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami penurunan ambang nyeri. Partisipan pertama dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan) Partisipan kedua dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan). Bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada kedua pasien fraktur setelah menjalani terapi Asmaul Husna selama 2 hari.
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA Riyadi, Muskhab Eko; Anggraeni, Riska Aprilia
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v14i2.5174

Abstract

Family support is the most important factor in helping elderly people to solve their health problems, one of which is because the family's role is very crucial in preventing an increase in blood pressure in the elderly. There are several forms of family support that can be provided to elderly hypertension sufferers, such as fulfilling dietary compliance and motivating them in treating hypertension. The aim of the research was to determine the relationship between family support and hypertension diet compliance among the elderly at the Elderly Posyandu in Kretek Bantul. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The population in this study was 40 elderly people with a history of hypertension who were undergoing the Elderly Posyandu program at Donotirto Kretek Bantul. Based on calculations, the minimum sample size was 30 respondents. The sampling technique uses the convenience sampling technique. The instruments in this study were a questionnaire adopted from Chasanah (2022) to measure family support and the Dietary Salt Reduction Self-Care Behavior Scale (DSR-SCB scale) to determine the diet compliance of elderly hypertension. Statistical tests use the Kendall-Tau test. The results of the research showed that the majority of elderly people at Elderly Posyandu in Kretek Bantul had family support in the sufficient category, namely 15 respondents (50%), and had diet compliance in the obedient category, namely 18 respondents (60%). Statistical tests show a p-value of 0.002 and a correlation coefficient of 0.554. The conclusion is that there is a moderate relationship between family support and hypertension diet compliance in the elderly at the Elderly Posyandu in Kretek Bantul, and it is recommended for the elderly to increase the level of diet compliance so that the serious risk of hypertension can be avoided.
Pemberian Senam Dismenore dalam Menurunkan Dismenore pada Mahasiswi Keperawatan Kusumasari, RR Viantika; Kurniati, Fitri Dian; Riyadi, Muskhab Eko
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1409

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi dan banyak dirasakan oleh remaja putri. Prevalensi dismenore primer di Indonesia cukup tinggi sebesar 60-75%, tiga perempat dari jumlah remaja mengalami nyeri ringan sampai sedang dan seperempat lagi mengalami nyeri berat. Remaja putri yang mengalami dismenore berdampak pada penurunan aktivitas seperti tidak masuk kuliah dan penurunan prestasi akademis. Oleh karena itu perlunya penanganan untuk menurunkan tingkat nyeri menstruasi yaitu dengan senam dismenore. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah preexperiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design tanpa kelompok pembanding. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik sampling consecutive sampling. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Skala data rasio dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri dismenore responden sebelum diberikan intervensi senam dismenore yaitu 5,90 (nyeri sedang) dan setelah diberikan intervensi senam dismenore 3.07(nyeri ringan). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai p-value sebesar 0,000<0.05 yang berarti terdapat pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan. Simpulan: Senam dismenore berpengaruuh dalam menurunkan skala nyeri dismenore pada mahasiswi keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta.