Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Effect Of Relaxation Education To Reduce Pain In Post-Operative Patients Ernawati, Naya; Marsaid, Marsaid; Ciptaningtyas , Maria Diah; Sulastyawati, Sulastyawati; Astuti, Erlina Suci; Wiyono, Joko; Ugsang Acob, Joel Rey
Inovasi Lokal Vol. 2 No. 1 (2024): Inovasi Lokal
Publisher : Tarqabin Nusantara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62255/noval.v2i1.128

Abstract

Pain can provide a peripheral vasoconstriction response which causes blood pressure and pulse to rise. Providing relaxation to post-operative patients can reduce post-operative pain. Relaxation education often proves effective in reducing pain levels in post-operative patients. Relaxation techniques such as deep breathing, meditation, and visualization can help reduce the physical and emotional tension that is often associated with pain. Apart from reducing physical pain, relaxation education can also improve the patient's psychological well-being. Patients can feel calmer, better able to deal with stress, and better able to control reactions to pain. By reducing pain levels, patients may require smaller amounts of pain medication or may not need medication at all. This can reduce the risk of side effects from painkillers and speed up the patient's recovery. By reducing pain and stress levels, relaxation education can help speed up the recovery process for post-operative patients. After this community service activity, patients feel more comfortable and are better able to move, which can help reduce the risk of post-operative complications.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Rantau yang Mengerjakan Skripsi Atiawardani, Niken Ayu; Anjaswarni, Tri; Sulastyawati, Sulastyawati; Bahari, Kissa
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i1.21960

Abstract

This study aims to analyze the relationship between family support and the stress levels of out-of-town students working on their thesis in the Bachelor of Applied Nursing Study Program at Poltekkes Malang. This research uses an observational method with a correlational design. The population consists of all out-of-town students working on their thesis in the Bachelor of Applied Nursing Study Program at Poltekkes Malang, totaling 131 students, from which 89 respondents were selected through purposive sampling. The analysis test uses the Spearman correlation. The analysis results show a significant relationship between family support and the stress levels of out-of-town students working on their thesis, with a p-value of 0.024 and an r value of -0.240. This indicates that the strength of the relationship is low, and the direction is negative, meaning that the higher the family support, the lower the stress levels experienced. Students are encouraged to reduce stress caused by their thesis by utilizing family support and seeking support from other sources, such as peers or significant others
Edukasi Indeks Massa Tubuh dengan Keparahan Shivering pada Pasien Dengan Spinel Anestesi di Recovery Room RSUD Dr. Iskak Tulungagung Sholihah, Shintana Badi’atus; Sulastyawati, Sulastyawati; Arif, Taufan; Kurniasari, Fitriana
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/hvdgtz85

Abstract

Shivering atau menggigil merupakan salah satu komplikasi yang umum terjadi pada pasien pasca anestesi spinal. Kejadian ini dapat menyebabkan peningkatan konsumsi oksigen, ketidaknyamanan, hingga gangguan pada pemantauan vital. Faktor- faktor seperti indeks massa tubuh (IMT) diduga memiliki hubungan terhadap tingkat keparahan shivering. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan keparahan shivering pada pasien dengan anestesi spinal di Recovery Room RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Kajian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 77 pasien yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah indeks massa tubuh, sedangkan variabel dependen adalah tingkat keparahan shivering. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan keparahan shivering (p < 0,001). Terdapat hubungan yang signifikan indeks massa tubuh dengan keparahan shivering pada pasien dengan anestesi spinal. Diperlukan upaya preventif terhadap pasien dengan indeks massa tubuh rendah untuk mengurangi risiko shivering pasca operasi.
Edukasi Beban Kerja dengan Keluhan Muskoloskeletal Disorder Perawat di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Iskak Tulungagung Kurniawati, Silvia Gandis; Sulastyawati, Sulastyawati; Setyarini, Anggun; Arif, Taufan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yjk01011

Abstract

Perawat perioperatif di ruang bedah menghadapi tuntutan kerja yang berat, termasuk berdiri lama, memindahkan pasien, serta menjalani jadwal operasi yang padat. Beban kerja yang berlebih menjadi salah satu faktor risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders yang dapat berdampak terhadap penurunan kualitas pelayanan keperawatan serta menurunkan kenyamanan dan keselamatan kerja. kajian ini diberdayakan dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada perawat perioperatif di Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Kajian ini diimplementasikan dalam bentuk kajian berjenis kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan retrospektif. Sampel sebanyak 32 perawat dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner beban kerja dan kuesioner musculoskeletal disorders berdasarkan The Pain and Distress Scale. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena data berskala ordinal. Sebagian besar responden (59,4%) memiliki beban kerja sedang, dan mayoritas (62,5%) mengalami keluhan musculoskeletal disorders sedang. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan keluhan musculoskeletal disorders (p = 0,005), dengan koefisien korelasi r = 0,486 yang menunjukkan hubungan sedang dan arah korelasi positif, artinya semakin tinggi beban kerja, maka semakin tinggi pula tingkat keluhan musculoskeletal disorders. Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada perawat perioperatif.  
Pengaruh Aromaterapi Lemon Diffuser Terhadap Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) Pada Pasien Post Anestesi General Di RSUD Ngudi Waluyo Arif, Taufan; Vashti, Laily Evania; Marsaid, Marsaid; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Vol 22 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Maret 2024
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v22i1.1288

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting adalah salah satu kondisi yang sering dikeluhkan oleh pasien setelah operasi sebanyak 61-79%. Salah satu alternatif dalam menurunkan PONV dapat menggunakan cara nonfarmakologis yaitu aromaterapi. Aromaterapi sendiri merupakan salah satu pengobatan alternatif yang menggunakan bahan cairan tanaman yang mudah menguap. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh aromaterapi lemon diffuser pada pasien general anestesi. Metode penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment dengan purpose sampling. Banyak sampel sejumlah 36 orang. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan Man-Whitney. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juli 2023 di ruang Bima RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan yang diberi intervensi aromaterapi lemon diffuser menunjukkan perubahan dari yang awalnya pasien mengalami mual sedang sebanyak 16 pasien dan mual ringan sebanyak 2 pasien dengan p-value 0,000. Hasil penelitian pengaruh aromaterapi lemon diffuser terhadap PONV menunjukkan nilai p-value kurang dari 0,05. Ada pengaruh aromaterapi lemon diffuser terhadap Post Operative Nausea and Vomiting pada pasien post operasi dengan general anestesi. Pemberian aromaterapi lemon menyebabkan penghambat pengeluaran serotin sehingga serotin dalam darah tidak berkurang, jika serotin dalam darah tidak mengalami penurunan maka mual-muntah tidak akan meningkat.
Hubungan Riwayat Hipertensi pada Keluarga dan Usia dengan Peningkatan Tekanan Darah Post Hemodialisa pada Lansia Arif, Taufan; Wiyono, Joko; Pramesty, Anggy Dwi; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Keperawatan Vol 22 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan September 2024
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v22i2.1377

Abstract

Selama menjalani terapi hemodialisa pasien mengalami masalah kesehatan antara lain gangguan hemodinamik dan kram otot yang menjadi masalah yang umum. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tekanan darah post hemodialisa bisa disebabkan karena riwayat hipertensi pada keluarga, peningkatan berat badan, dan konsumsi yang berlebihan. Pasien lansia yang menjalani pengobatan hemodialisis mengalami peningkatan tekanan darah setelah hemodialisis sebesar 80%. Faktor kemungkinan penyebab peningkatan tekanan darah post hemodialisa yaitu riwayat hipertensi pada keluarga dan usia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi pada keluarga dan usia dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa. Desain penelitian menggunakan pendekatan “cross-sectional”. Metode pengambilan sampel menggunakan “purposive sampling” dengan 74 lansia. Penentuan responden berdasarkan kriteria inklusi pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah setelah hemodialisa, dan pasien yang rutin menjalani terapi hemodialisa. Variabel independen yaitu riwayat hipertensi, dan usia. Variabel dependen yaitu tekanan darah. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan sfigmomanometer digital. Uji analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui karakteristik responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rank untuk mengetahui hubungan riwayat hipertensi pada keluarga dan usia dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa. Uji bivariat riwayat hipertensi pada keluarga dengan p-value 0,007 dan usia dengan p-value 0,001. Faktor riwayat hipertensi pada keluarga dan usia berhubungan dengan peningkatan tekanan darah post hemodialisa.
Response Time and Therapeutic Communication Capability of Nurses on Patient Satisfaction: - Subekti, Imam; Ariyani, Imelda Aqhna; Sulastyawati, Sulastyawati
Health Access Journal Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 (October, 2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang, Campus III Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/haj.v1i3.4930

Abstract

Lack of response time and therapeutic communication by nurses cause patient and family dissatisfaction with services at the hospital. This study aimed to determine the relationship between response time and nurses' therapeutic communication skills on patient satisfaction in the emergency room at Lavalette Hospital, Malang, in May 2024. This research method uses a cross-sectional design. The research sample was patients treated in the emergency room, with a total of 92 respondents. The sampling method used accidental sampling. The data collection method observes the time it takes for nurses to carry out initial actions and questionnaires on nurse therapeutic communication and patient satisfaction. Bivariate analysis used Spearman-Rho, and multivariate analysis used multiple linear regression with a p-value <0.05. The results of the bivariate analysis showed that the p-value for response time was 0.000 and therapeutic communication was 0.001, so it could be concluded that there was a relationship between response time, therapeutic communication, and patient satisfaction in the emergency room at Lavalette Hospital, Malang. Nurses' response time and therapeutic communication skills should be maintained and improved in providing services in hospitals, especially in the emergency room, to prevent problems from arising that could impact patient satisfaction.
The Relationship between Family Support and Anxiety Level in Preoperative Major Elective General Anesthesia Patients at dr. Soedomo Hospital Trenggalek Ridho, Syeikhu Alfa; Widodo, Dyah; Sulastyawati, Sulastyawati; Ciptaningtyas, Maria Diah
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2024): EDITION NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i3.6047

Abstract

surgical process. Family support plays a crucial role in helping patients manage preoperative anxiety. The study aimed to analyze the relationship between family support and anxiety levels in patients undergoing major elective surgery with general anesthesia. The research design was cross-sectional. The study population consisted of 92 patients, with a sample size of 75 recruited through non-probability purposive sampling. The study utilized family support and Amsterdam preoperative anxiety and information Scale (APAIS) questionnaires as instruments. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical tests, including Spearman’s rank correlation (Rho) with a p-value less than 0.05 was considered statistically significant. The results showed that almost all participant received high levels of family support (81.3%) and moderate level of preoperative anxiety (81.3%). The Spearman rank test indicated a significant relationship between family support and anxiety levels (p-value = 0.000 0.05) with a very strong, negative correlation (r = -.870). In conclusion, higher the family support is associated with lower anxiety level in preoperative patients. It is recommended that families provide consistent support during preoperative phase to help reduce patient level of anxiety.
THE EFFECT OF A COMBINATION OF FOOT BATH GINGER BOILING WATER AND SLOW DEEP BREATHING EXERCISES ON BLOOD PRESSURE REDUCTION IN HYPERTENSIVE PATIENTS Rinawaty, Desy; Sulastyawati, Sulastyawati; Retnowati, Lucia
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 3 No. 3 (2021): July 2021
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v1i3.6809

Abstract

High blood pressure is a disease where there is a drastic increase in blood pressure, where the increase in blood pressure is more than normal. The purpose of this study was to determine the effect of a combination of foot bath ginger boiling water and slow deep breathing on blood pressure reduction in hypertensive patients. The research design used in this study was Quasy experimental Design with a pre-test and post-test control group design research design, with non-probability sampling techniques, the sample size in this study was 44 respondents divided into 2 namely 22 treatment groups and 22 groups control. The treatment is carried out 6 times for 3 weeks in intensity 2 times a week. Each intervention will be conducted then the respondent will be measured pre-test, then post-test measurements will be carried out after the respondent gets foot bath ginger soak and slow deep breathing treatment. The results showed that after the foot bath treatment of ginger boiled water and slow deep breathing systolic and diastolic blood pressure changed by an average of 40.42%, and for systolic blood pressure was 125.00 mmHg, and diastolic blood pressure 79.55mmHg. The results of the study stated that there was an influence from the administration of the foot bath intervention of ginger cooking water and slow deep breathing on the decrease in blood pressure in hypertensive patients. This can be seen from the Wilcoxon test results with a P value = 0,000 or (p <α = 0.05). It can be concluded that the foot baths of ginger cooking water and slow deep breathing have an effect on reducing blood pressure in hypertensive patients. Foot Bath ginger boiling water with a combination of slow deep breathing is very good and suitable for hypertensive patients who choose to use treatment with therapeutic methods, where the therapy can widen blood vessels so that blood circulation becomes smooth so that blood pressure can drop.
Sosialisasi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Vanken, Monicha; Kurniasari Sholikhah, Fitriana; Setyarini, Anggun; Sulastyawati, Sulastyawati
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jj14b366

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi kesehatan masyarakat yang terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pada ibu, anemia dapat meningkatkan risiko perdarahan, depresi pasca persalinan dan kematian ibu pasca persalinan. Anemia juga dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, lahir premature dan berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi.  Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Desain kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan ibu hamil yang memiliki status gizi kurang memiliki peluang 0,105 kali lebih besar mengalami anemia dibandingkan ibu hamil yang memiliki status gizi baik. Status gizi merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Diharapkan ibu hamil lebih memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizinya agar terhindar dari anemia pada masa kehamilan.