Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

What Determines Foreign Direct Investment in Muslim Countries? Azzaki, Muhammad Adnan; Qizam, Ibnu; Qoyum, Abdul
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.v12i2.20840

Abstract

This study examines the influence of institutional quality, green economy policies, and financial development on Foreign Direct Investment (FDI) in Muslim countries. It employed panel data from 2010 to 2020 and is analyzed using the Dynamic Panel Model with the Generalized Method of Moments (GMM), which allows for handling endogeneity problems that often arise in panel data analysis. Statistical testing revealed that most institutional quality indicators, such as Political Stability, Government Effectiveness, Regulatory Quality, and Rule of Law, significantly and positively impact foreign direct investment. Additionally, the green economy, represented by natural resources, human capital, and the overall regulatory environment, also exerts a significant positive effect on foreign direct investment. Similar outcomes were observed in the financial sector's development, which significantly and positively reinforced the relationship between institutional quality and the green economy on foreign direct investment in Muslim countries. These results suggest a positive trajectory for resource management potential that can enhance the investment climate in Muslim countries. The findings offer valuable insights for policymakers in formulating effective strategies to boost capital inflows in Muslim countries. Policymakers are advised to consistently monitor both institutional quality and green economy indicators to discern investor preferences for foreign direct investment inflows.==============================================================================================================ABSTRAK – Determinan Apa yang Mempengaruhi Investasi Asing Langsung di Negara-negara Muslim? Paper ini menguji pengaruh kualitas kelembagaan, kebijakan ekonomi hijau, dan pembangunan keuangan terhadap Investasi Asing Langsung (FDI) di negara-negara Muslim. Studi ini menggunakan data panel tahun 2010 hingga 2020 yang dianalisis dengan Model Panel Dinamis dengan Generalized Method of Moments (GMM) yang memungkinkan penanganan masalah endogenitas yang sering muncul dalam analisis data panel. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa sebagian besar indikator kualitas kelembagaan yang diwakili oleh Stabilitas Politik, Efektivitas Pemerintah, Kualitas Peraturan, dan Supremasi Hukum berpengaruh positif signifikan terhadap penanaman modal asing langsung. Selain itu, ekonomi hijau, yang tercermin pada sumber daya alam, sumber daya manusia, dan peraturan lingkungan secara keseluruhan mempunyai dampak positif yang signifikan terhadap investasi asing langsung. Hasil serupa juga diperoleh pada pengembangan sektor keuangan yang mampu memperkuat hubungan kualitas institusi dan ekonomi hijau terhadap investasi asing langsung di negara-negara Muslim secara positif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan tren positif mengenai potensi pengelolaan sumber daya yang dapat menciptakan manfaat bagi iklim investasi di negara-negara Muslim. Temuan-temuan ini juga mempunyai implikasi berharga bagi para pembuat kebijakan dalam merancang strategi efektif untuk meningkatkan aliran modal di negara-negara Muslim. Mereka disarankan untuk terus memantau kualitas kelembagaan dan indikator ekonomi hijau untuk mengidentifikasi preferensi investor terhadap arus masuk investasi asing langsung.
Prinsip Kepemilikan dalam Ekonomi Islam : Keseimbangan Antara Hak Individu dan Kesejahteraan Sosial Dewi, Kemala; Azzaki, Muhammad Adnan
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.391

Abstract

Prinsip kepemilikan dalam ekonomi Islam berlandaskan pada keseimbangan antara hak individu dan kesejahteraan sosial. kepemilikan individu sebagai hak yang sah, tetapi dengan batasan dan tanggung jawab yang bertujuan untuk menjaga kemaslahatan bersama. Kepemilikan tidak bersifat absolut, melainkan bersyarat pada penggunaannya yang sesuai dengan syariat dan tidak merugikan pihak lain. Dalam konteks kesejahteraan sosial, ekonomi Islam menekankan distribusi kekayaan yang adil melalui instrumen seperti zakat, sedekah, dan larangan riba, guna mengurangi kesenjangan ekonomi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Artikel ini bertujuan untuk lebih memahami tentang Prinsip kepemilikan dalam ekonomi islam berlandsan pada keseimbangan anatara hak individu dan kesejahteraan sosial.
Kesejahteraan Sosial Berkelanjutan dalam Peradaban Islam : Analisis Sistematis terhadap Peran Zakat dan Wakaf Indrayani, Sufi; Azzaki, Muhammad Adnan
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.395

Abstract

Kesejahteraan sosial berkelanjutan merupakan tujuan penting dalam pembangunan masyarakat yang adil, terutama dalam konteks peradaban Islam. Zakat dan wakaf sebagai instrumen keuangan Islam memiliki potensi besar dalam mencapai tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi zakat dan wakaf dalam menciptakan kesejahteraan sosial berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat berfungsi sebagai alat redistribusi kekayaan yang efektif, sementara wakaf memberikan kontribusi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur sosial. Sinergi antara zakat dan wakaf dapat memperkuat solidaritas sosial dan mengurangi ketimpangan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan yang baik dan inovasi dalam program zakat dan wakaf untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Manfaat penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi pengelola zakat dan wakaf serta pembuat kebijakan dalam merancang program yang lebih efektif untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Sustainable Wealth: Attracting Foregin Direct Investment through Environmental Regulations in OIC Countries Azzaki, Muhammad Adnan; Mawardi
Jurnal Magister Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 Juni (2025): J-MES: Jurnal Magister Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jmes.2025.041-08

Abstract

This study examines the ongoing discourse on whether environmental regulations serve as a barrier or an incentive for foreign direct investment (FDI). The literature presents a divided perspective, with previous studies producing inconsistent findings that have led to ambiguity in empirical evidence. Such disparities often arise from variations in datasets and methodologies employed in earlier research. To resolve these inconsistencies, this research provides a comprehensive empirical assessment of the presumed negative impact of strict environmental policies on FDI in Organization of Islamic Cooperation (OIC) member states. Using a panel dataset comprising 32 OIC countries over the period 2010–2020, the study investigates this intricate relationship. The results, which counter the "pollution haven" hypothesis, indicate that stringent environmental regulations can, in fact, promote FDI inflows. The robustness of these findings is reinforced by their consistency across multiple methodological approaches.
Principle Justice in Distribution Wealth : Study Qualitative Perspective “Sharia Economy Mahera, Rofiqo Meili; Azzaki, Muhammad Adnan
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14558403

Abstract

Justice in distribution riches in perspective economy sharia is principle fundamentally aimed at For create balance social and economic based on the values of the Qur'an and hadith. Principles This ensure that riches No only concentrated on groups certain but distributed in a way fair For fulfil need all layer society, especially those in need. Instruments sharia such as zakat, infak and waqf become tool important in realize justice this, with focus on equality access to source power, alleviation poverty, and empowerment economy. With to uphold justice distribution, economy sharia No only push material well-being but also strengthens solidarity social, reduce inequality, and create harmony between spiritual and life aspects worldly. Research This aiming For describe Principle Justice in Distribution Wealth: Study Qualitative Perspective Islamic Economics. Research This use type study qualitative with use method data collection with studies library research, reading and collecting theory as well as define return in a way descriptive. Research to reveal that implementation values economy sharia can help reduce inequality wealth and increase welfare collective If supported by appropriate policies and regulations .