Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI GOUT ARTHRITIS DI UPT PSTW JOMBANG Desy Indah Sari; Bambang Tutuko; Anin Wijayanti
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit gout arthritis lebih sering mengenai Lansia dibandingkan dengan usia dewasa dan usia muda. Penyakit gout arthritis pada Lansia sering dirasakan dikarenakan adanya faktor pencetus diantaranya pola makan, kegemukan dan suku bangsa. Lansia sering mengalami gout arthritis karena adanya penumpukan kristal-kristal diperoleh dari hasil dari metabolisme purin yang mengenai sendi terutama sendi perifer di bagian jari kaki dan tangan serta sendi lutut. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh senam Lansia terhadap penurunan tingkat nyeri gout arthritis di UPT PSTW Jombang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian ini pra eksperimen one group pra-post test desigh, populasi dalam penelitian ini seluruh Lansia di UPT PSTW Jombang yang terkena gout arthritis sebanyak 27 Lansia, sampel berjumlah 25 Lansia dengan menggunakan simple random sampling. Variabel independen adalah senam Lansia dan variabel dependen adalah nyeri gout arthritis. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring dan tabulating serta analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar (72%) sesudah senam lansia responden mengalami nyeri ringan dan sebagian kecil sesudah senam Lansia (28%) responden mengalami nyeri sedang. Hasil analisis data menggunakan Uji Statistik Wilcoxon didapatkan nilai Z = -4.667 dengan nilai signifikan 0,000 < α = 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh senam Lansia terhadap penurunan tingkat nyeri gout arthritis di UPT PSTW Jombang tahun 2017.
Resiliency of Investment Climate in East Java on Labor Supply Shock and Quality Of Infrastructure Hudaifah, Ahmad; Bambang Tutuko; Andi Zulfikar Darussalam
Journal of Developing Economies Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.291 KB) | DOI: 10.20473/jde.v3i1.8454

Abstract

In this study by taking the East Java region as a case study, the research will focus on the resilience of the investment climate on labor fluctuations and the deterioration of infrastructure quality. The data used are at district and city level in East Java starting from year 2007 until year 2014 which is yearly. Dependent variable in this research is total investment (INVESTMENT) that enters into districts and cities in East Java in the form of foreign direct investment (PMA) and domestics investment (PMDN), while the independent variable is divided into two categories namely labor supply shock and infrastructure quality. To represent employment conditions, several independent variable were selected namely human development index (HDI), labor force participation rate (LFPR), and district / municipal minimum wage (UMK). The other independent variables representing the quality condition of the infrastructure consisted of good road length (ROAD), power supply electricity (electricity) and government expenditure on infrastructure (GMODAL). By using panel data regression analysis in 38 districts in East Java, it can be concluded that the coefficient of UMK that contradicts with the theory can be explained from the phenomenon of data where, the minimum wage increase of city districts start 2007 to 2013 slightly has impact on the total investment value. On the other hand, infrastructure variables such as roads, electricity and allocation of government funds do not significantly affect the value of investment in East Java. Keywords: Data Panel Regression, Fixed Effect Model, Minimum Wage and Infrastructure.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Bank Sampah dalam Meningkatkan Pengelolaan Sampah di Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Bambang Tutuko; Iin Irawati; Adolf Situmorang; Ngudi Hari Crista
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i1.6

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah pesisir masih menjadi tantangan lingkungan yang memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak merupakan kawasan pesisir yang menghadapi permasalahan sampah akibat keterbatasan sistem pengelolaan serta dampak banjir rob dan abrasi pantai. Kondisi tersebut menyebabkan pengelolaan sampah rumah tangga belum dilakukan secara terpadu dan partisipatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis bank sampah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama empat bulan melalui tahapan perizinan dan survei lapangan, persiapan program, pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan, pembentukan kelembagaan bank sampah, serta evaluasi kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan serta kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah, dengan nilai rata-rata meningkat dari 75% pada tahap awal menjadi 95,5% setelah pelaksanaan program. Selain itu, terbentuk kembali kelembagaan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini terbukti mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas masyarakat serta pengembangan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di wilayah pesisir. Model pemberdayaan melalui bank sampah berpotensi untuk direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan serupa.