Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development

Kualitas Hadis Tentang Salat Sunnah di Bulan Rajab (Studi atas Kitab al-Mauḍū’āt, al-Fawā’id al-Majmū’ah, al-La’ālī al-Masnū’ah, Tanzih al-Syarī’ah) Arif Lubis, Muhammad; Adnir, Farid
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 5 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Juli 20
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rajab adalah bulan suci dalam kalender Islam yang penting secara historis dan agama. Umat Islam menganggap bulan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan ibadah, taubat, dan persiapan menyambut datangnya bulan Ramadhan. Ada banyak hadis tentang amalan tambahan yang harus diamalkan di bulan rajab. Namun, ada pula yang diinformasikan sebagai hadis palsu dan perlu diklarifikasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, tujuan dari artikel ini adalah untuk mengidentifikasi hadis yang berfokus pada pelaksanaan salat sunnah di bulan rajab dan untuk menganalisis rantai perawi dan status hadis berdasarkan penilaian para ulama hadis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan data dari buku, makalah, dan website yang terkait dengan penelitian. Selanjutnya, metode analisis isi digunakan untuk menganalisis penilaian dan pandangan para ulama hadis dengan mengacu pada kumpulan kitab hadis palsu yang ditulis oleh Ibnu al-Jauzī, al-Suyūṭī, al-Syaukānī, dan Ibnu ‘Irāq. Temuannya menunjukkan bahwa terdapat lima topik hadis palsu terkait salat sunnah di bulan rajab yaitu salat sunnah di awal bulan rajab, salat sunnah di bulan rajab, salat ar-Ragā’ib, salat nisf rajab, dan salat isrā’ mi’rāj. Kelima hadis tersebut dinilai palsu oleh ulama kritikus hadis karena masing-masing dalam sanad kelima hadis di atas terdapat rawi pembohong yang meriwayatkan hadis tersebut.
Pandangan Hadis-Hadis Nabi Tentang Suluk dan Relevansinya dalam Pembentukan Karakter Muslim (Kajian Living Hadis Terhadap Tradisi di Masyarakat Besilam Tuan Guru Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat) Abdul, Abdul Razak; Adnir, Farid
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 4 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i4.1513

Abstract

Suluk is practicing religion in its entirety in the aspects of faith, Islam and ihsan as well as developing character based on the Al-Quran and the Sunnah of the Prophet. Suluk involves the process of forming noble morals and self-transformation. However, the relevance of Jibril’s hadith which explains the three levels of faith to the practice of suluk among the younger generation of Muslims still needs further research. Researchers are interested in studying the practice of suluk in the Besilam Village community. This research is qualitative research using primary and secondary data sources. The results of this research show that Jibril’s hadith is an authentic hadith, and the relationship between Jibril’s hadith and the practice of suluk in Besilam Village are mutually relevant and play a role in shaping Muslim character. The practice of suluk goes through the stages of sharia, tariqah, to haqiqah in harmony with the level of faith in the hadith. Based on research conducted by the community, it is stated that sulik has been proven to change attitudes to be more obedient, have noble character, and be beneficial for the environment. This is in line with the goal of forming a complete Muslim person. It can be concluded that the hadith about suluk is relevant in shaping the character of the people of Besilam Village.