Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

SISTEM MONITORING SISWA BERBASIS DSS TERHADAP PELANGGARAN SEKOLAH PADA MTS.S AL WASLIYAH TEMBUNG Nur Ramadhani; Suherman -; Muhammad Amin
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v6i1.6958

Abstract

Menjaga kedisiplinan siswa sangat penting untuk menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif, namun banyak sekolah tidak memiliki pendekatan sistematis untuk mengatasi pelanggaran. Studi kami di Sekolah Al Wasliyah Tembung mengidentifikasi tren peningkatan pelanggaran siswa, yang disebabkan oleh tidak adanya sistem pemantauan yang terstandarisasi. Untuk mengurangi hal ini, kami mengusulkan dan mengevaluasi Sistem Pendukung Keputusan (DSS) yang dirancang untuk melacak pelanggaran siswa secara sistematis dan menginformasikan sanksi akademis. Dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), DSS mengklasifikasikan pelanggaran ke dalam kategori ringan, sedang, dan berat. Sistem ini menyediakan ikhtisar terstruktur dari data disiplin siswa, yang memfasilitasi pengambilan keputusan berdasarkan data untuk sanksi. DSS ini menawarkan alternatif penting untuk metode saat ini, yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas manajemen disiplin siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan data siswa secara terstruktur dengan tingkat kategori, sehingga dapat mempermudah pemberian sangsi dengan berbasis data. Sistem monitoring ini diharapkan menjadi suatu alternatif, dari begitu banyak sistem yang sudah ada. 
Efektifitas Teknologi Tata Kelola Informasi Dalam Sistem Cerdas Antrian Pelayanan Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar Menggunakan Cobit 2019 Sella Monika Br Tarigan; Muhammad Syahputra Novelan; Muhammad Amin
Bahasa Indonesia Vol 18 No 03 (2026): Instal : Jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalinstall.v18i03.510

Abstract

Rumah Sakit Efarina Etaham Pematang Siantar telah mengimplementasikan Sistem Cerdas Antrean Pelayanan untuk mengurangi penumpukan pasien dan meningkatkan efisiensi layanan. Namun, optimalisasi pemanfaatan teknologi tersebut masih menghadapi kendala berupa fluktuasi kinerja server pada jam sibuk serta belum terstandarisasinya tata kelola teknologi informasi (TI) secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kapabilitas tata kelola sistem antrean menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang selaras dengan tujuan strategis operasional rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan tahapan pemetaan design factors untuk menentukan fokus audit pada proses TI kritis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner berbasis matriks RACI kepada pihak terkait. Evaluasi difokuskan pada domain BAI04 (Managed Availability and Capacity), DSS02 (Managed Service Requests and Incidents), dan MEA01 (Managed Performance and Conformance Monitoring). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas tata kelola sistem antrean berada pada level 2 (Managed), yang menandakan proses telah berjalan namun belum memenuhi standar dokumentasi dan evaluasi berkala. Analisis kesenjangan menunjukkan domain BAI04 memiliki gap tertinggi sebesar 1,88 akibat bottleneck server pada jam sibuk, sedangkan MEA01 memiliki gap 1,45 karena belum tersedianya monitoring real-time. Domain DSS02 mencatat gap terendah sebesar 0,52. Penelitian ini merekomendasikan penerapan auto-scaling server, penyusunan Service Level Agreement (SLA) internal, serta pengembangan dashboard monitoring layanan guna meningkatkan tata kelola TI yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.
Penilaian Kematangan Tata Kelola TI Rumah Sakit Umum Full Bethesda Berbasis COBIT 2019 Dalam Peningkatan Layanan Antrean Natalia Hernawaty Nahampun; Muhammad Amin; Khairul
Bahasa Indonesia Vol 18 No 4 (2026): Instal : Jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalinstall.v18i4.516

Abstract

  Dalam layanan kesehatan kontemporer, integrasi solusi digital khususnya dalam manajemen antrean merupakan pilar fundamental untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat kredibilitas institusi. Meskipun RSU Full Bethesda telah menerapkan sistem antrean berbasis Teknologi Informasi (TI), performa fungsionalnya saat ini terhambat oleh kendala teknis yang memicu penumpukan pasien serta keterlambatan signifikan dalam pemberian layanan medis. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI di RSU Full Bethesda menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan fokus spesifik pada domain Deliver, Service, and Support (DSS) serta Align, Plan, and Organize (APO). Metodologi penelitian mengikuti pendekatan sistematis yang diawali dengan identifikasi Design Factors untuk menyesuaikan domain prioritas, diikuti oleh pengumpulan data empiris melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan utama, serta penyebaran kuesioner berbasis aktivitas kepada personel TI dan administrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapabilitas tata kelola TI di RSU Full Bethesda saat ini berada pada Level 2 (Managed), dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 2,10. Temuan audit kritis mengidentifikasi celah (gap) signifikan sebesar 1,90 pada domain DSS02 (Managed Service Requests and Incidents), yang mengindikasikan bahwa respons rumah sakit terhadap gangguan teknis masih bersifat reaktif dan belum memiliki mekanisme pelacakan insiden yang terstandarisasi maupun terpusat. Selain itu, domain DSS01 (Managed Operations) dan APO11 (Managed Quality) menunjukkan kematangan yang suboptimal akibat ketiadaan pemantauan infrastruktur otomatis dan minimnya Indikator Kinerja Utama (KPI) yang menyelaraskan performa teknologi dengan standar layanan klinis. Analisis celah ini menegaskan adanya diskrepansi besar antara kondisi operasional saat ini dengan target strategis manajemen untuk mencapai Level 4 (Quantitative). Penelitian ini mengusulkan beberapa rekomendasi strategis, termasuk institusionalisasi Prosedur Operasional Standar (SOP) untuk manajemen insiden, pengimplementasian sistem Service Desk terpusat, serta pengadopsian perangkat pemantauan proaktif untuk menjamin ketersediaan sistem (uptime). Di samping itu, pengembangan notifikasi antrean digital realtime direkomendasikan untuk meningkatkan transparansi bagi pasien. Eksekusi strategi-strategi tersebut diharapkan dapat meminimalisir kekurangan tata kelola yang teridentifikasi, mengurangi hambatan operasional, dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan pasien melalui infrastruktur antrean yang tangguh, transparan, dan teroptimasi secara kuantitatif.
Evaluation of Information Technology Governance Readiness at LKP Karya Prima Based on ISO/IEC 38500 Using the CIPP Model Muhammad Hasanuddin; Muhammad Amin; Andysah Putera Utama Siahaan
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2026
Publisher : LKP Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/jirsi.v5i2.290

Abstract

Effective information technology governance plays an important role in supporting institution goals, including those of non-formal educational institutions. LKP Karya Prima Kursus has implemented information technology to support its operational activities; however, no comprehensive evaluation has been conducted to assess the readiness of its information technology governance. This study aims to evaluate the readiness level of information technology governance at LKP Karya Prima Kursus using the ISO/IEC 38500 framework integrated with the Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation model. The study employed a mixed-methods approach by collecting data through observation, interviews, documentation, and questionnaires distributed to 23 respondents using a total sampling technique. The collected data were analyzed using descriptive statistics based on a Likert scale and interpreted according to the CIPP evaluation components. The findings indicate that the overall readiness level of information technology governance achieved an average score of 2.41, categorized as Less Ready. The evaluation results show that the Context component scored 2.41 (Less Ready), Input scored 2.42 (Less Ready), Process scored 2.14 (Less Ready), while Product achieved the highest score of 2.65 (Moderately Ready). The Process component represents the weakest aspect and should therefore become the primary focus for organizational improvement. This study proposes several recommendations, including the establishment of formal IT governance policies, enhancement of human resource competencies, development of standard operating procedures, implementation of continuous monitoring and evaluation, and alignment of IT strategies with organizational objectives. These recommendations are expected to improve the effectiveness and sustainability of information technology governance implementation at LKP Karya Prima Kursus.
Penguatan Peran Gen-Z sebagai Kreator Konten Digital untuk Promosi Produk UMKM di Media Sosial Eka Pandu Cynthia; Ramadhan Harahap; Muhammad Amin; Maulidania Mediawati Chinthia; Muhammad Hasanuddin
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i2.658

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran generasi Z sebagai kreator konten digital dalam upaya meningkatkan promosi dan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di media sosial. Generasi Z memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan platform digital karena kedekatannya dengan teknologi dan kemampuan adaptif terhadap tren komunikasi modern. Pelatihan dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif, meliputi pembuatan konten foto, video, copywriting promosi, serta strategi manajemen media sosial yang efektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam menghasilkan konten yang menarik, relevan, dan berdampak pada peningkatan interaksi akun promosi UMKM. Selain itu, kegiatan ini turut memperluas jangkauan pemasaran digital UMKM melalui kolaborasi antara pelaku usaha dan kreator muda. Dampak nyata terlihat dari peningkatan engagement dan awareness terhadap produk lokal. Program ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara generasi muda dan sektor UMKM.
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan Pegawai Dengan Menggunakan Metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) Riandy Putratama Nasution; Supiyandi; Muhammad Amin
Bulletin of Information Technology (BIT) Vol 4 No 3: September 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bit.v4i3.923

Abstract

The system for increasing employee positions at the Dinas Perkebunan dan Peternakan of North Sumatra Province has still been carried out using a computer, but the system used is only for inputting data and is not integrated, so it does not rule out the possibility that decision making is carried out subjectively by only looking at it from one side. In certain aspects, of the promotion process, employees who only look at their daily habits at work are not effective. Seeing the existing problems, a decision support system is needed that can help solve problems in decision-making by adjusting the criteria and weights that have been determined by the agency. The method used in decision-making is a multi-criteria decision-making method, with this method we can find out employee data included in the weights and criteria for promotion at the Dinas Perkebunan dan Peternakan of North Sumatra Province. There are problems with the Department of Agriculture and Animal Husbandry of North Sumatra Province requiring a Decision Support System in determining employee promotions. The system development method using the waterfall model is a systematic and sequential software development that will be built using a programming language. The final result of this research is the creation of a Decision Support System for Employee Promotion at Dinas Perkebunan dan Peternakan of North Sumatra Province based on integrated co-opterization can determine promotions for employees who are worth considering and have not been selected to choose the best one in the completeness of the position file. After the decisions obtained in the decision support system application, the system will display the results of the decisions that have been taken.
Perbandingan Kinerja Algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam Prediksi Kelulusan Siswa Nur Azizah Harahap; Andika Syahdewa; Fadhlan Ihsan Lubis; Hengki Gunawan; Marsini Sibuea; Darma Juang; Muhammad Amin
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JANUARI 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i1.12469

Abstract

Kelulusan siswa merupakan salah satu indikator penting dalam evaluasi proses pembelajaran di bidang pendidikan. Pemanfaatan teknik data mining dapat membantu memprediksi kelulusan siswa secara lebih objektif berdasarkan data akademik dan non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Decision Tree dan Random Forest dalam memprediksi kelulusan siswa. Dataset yang digunakan adalah Student Performance Dataset yang diperoleh dari UCI Machine Learning Repository dengan jumlah 649 data dan 33 variabel. Proses penelitian meliputi tahap prapemrosesan data, pembentukan model klasifikasi, serta evaluasi kinerja model menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki nilai akurasi dan precision yang lebih tinggi dibandingkan Decision Tree, sedangkan Decision Tree menunjukkan nilai recall yang lebih baik dalam mendeteksi siswa yang tidak lulus. Temuan ini mengindikasikan bahwa Random Forest lebih unggul dalam menghasilkan prediksi yang tepat, sementara Decision Tree lebih efektif dalam mengenali seluruh kasus ketidaklulusan. Dengan demikian, pemilihan algoritma terbaik perlu disesuaikan dengan kebutuhan analisis dan tujuan penerapan sistem prediksi kelulusan siswa.
CHANGES IN THE SOCIETY ENVIRONMENT ON THE EFFECTIVENESS OF COMPUTER NETWORK DISTRIBUTION Aldy Agustian; Ardiansyah; Perianus Lombu; Kiki Wulandari; Muhammad Amin
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 10 (2025): SEPTEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1567

Abstract

The proliferation of computer networks has significantly impacted various aspects of social life. This study aims to identify and analyze the social changes resulting from the integration of computer networks into everyday life. Using a mixed-method research design, data were collected through a survey involving 300 respondents and in-depth interviews with 40 informants. The results indicate that computer networks increase the frequency of communication with family and friends (78%), facilitate access to information and education (70%), and enable more flexible work and education patterns, with 60% of respondents working from home and 50% participating in online learning. Furthermore, computer networks also increase economic opportunities such as online jobs and e-commerce businesses (68%). However, the study also reveals a digital divide, particularly in rural areas (40%), indicating the need for further efforts to ensure the equitable distribution of the benefits of technology. This study provides in-depth insights into the impact of computer networks on social transformation and can be used as a reference for policymakers, educators, and information technology professionals in developing effective strategies to leverage this technology for social and economic progress.
THE INFLUENCE OF COMPUTER TECHNOLOGY DEVELOPMENT ON SOCIAL BEHAVIOR Rahmat Idhami; Robet Silaban; Andri Saputra; Taufa Fadly; Muhammad Amin
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 12 (2025): NOVEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i12.1592

Abstract

The development of computer technology has brought significant changes to various aspects of people's lives, including social behavior. Computers integrated with the internet network not only function as data processing tools but also as the main medium for communication, social interaction, and the formation of new social relations. This study aims to analyze the influence of the development of computer technology on people's social behavior through a literature study approach. The research method used is a literature review of relevant scientific articles, which discuss the relationship between the use of computer technology and changes in social behavior. The results of the study indicate that the development of computer technology has positive impacts, such as ease of access to information, expansion of social networks, and increased digital literacy in society. However, negative impacts were also found, including reduced intensity of face-to-face social interactions, the emergence of digital dependency, and changes in social values ​​and communication norms in society. These changes indicate that computer technology plays a significant role in influencing the social dynamics of modern society. Therefore, it is necessary to utilize computer technology wisely so that the resulting social benefits can be optimized without ignoring the social and cultural values ​​that apply in community life.