Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kontribusi Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Serang Indy, Listia Aulia; Lamsah, Lamsah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Serang. Retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan penting yang dikelola oleh pemerintah daerah sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian dan kapasitas fiskal daerah. Retribusi memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembiayaan pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui pengelolaan retribusi yang optimal, diharapkan pemerintah daerah mampu memperkuat struktur pendapatan daerah secara berkelanjutan. Dalam penelitian ini, jenis retribusi yang dianalisis meliputi retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, dan retribusi perizinan tertentu. Ketiga jenis retribusi tersebut dianggap mampu mencerminkan kontribusi dari berbagai sektor pelayanan dan kegiatan ekonomi terhadap peningkatan PAD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Serang selama lima tahun terakhir, yaitu periode 2020 hingga 2024. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengetahui sejauh mana kontribusi dan pengaruh retribusi daerah terhadap peningkatan PAD Kabupaten Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retribusi daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kontribusi retribusi daerah terhadap PAD masih relatif kecil. Oleh karena itu, pemerintah daerah disarankan untuk menggali potensi sumber-sumber pendapatan lain, memperluas basis penerimaan, serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dan pemungutan retribusi agar kemandirian fiskal daerah dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.
PENERAPAN KODE ETIK PROFESI AKUNTANSI Rahadian Amrullah; Lamsah
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v3i1.43228

Abstract

Pada era globalisasi ini perusahaan harus memiliki etika dan tanggung jawab sosial yang baik agar perusahaan tersebut dikategorikan menjadi perusahaan baik. Perusahaan tidak hanya memikirkan laba/keuntungan tetapi harus memiliki aspek internal yang terorganisir dengan memiliki karyawan yang memiliki etika profesinya. Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2014), Akuntan yang baik adalah akuntan yang memiliki kode Etik Pengertian etika secara etimologi berasal dari bahasa yunani, yaitu ethos yang mempunyai banyak arti kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, dan cara berpikir. Tujuan diterapkannnya etika profesi akuntansi untuk menjaga kualitas informasi laporan keuangan, menjaga integritas profess dan keandalan yang dihasilkan oleh akuntan. Etika profesi akuntansi bertujuan untuk menjaga dan melindungi kepentingan publik serta memastikan keandalan dalam pelaporan keuangan. Etika profesi juga dapat mencegah penipuan/fraud dan dapat membangun kepercayaan kepada masyarakat dengan menerapkan prinsip-prinsip etika profesi akuntansi yang baik agar menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan berintegritas. Kata Kunci : Kode Etik, Etika Profesi
PENGENALAN TAX AVOIDANCE DAN TAX EVASION PADA UMKM KUE KABITA DI SERANG Lamsah, Lamsah; Indy, Listia Aulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39813

Abstract

Tax avoidance dan tax evasion merupakan dua hal yang sering dibahas dalam dunia perpajakan, terutama di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keduanya memiliki perbedaan yang mendasar, dimana tax avoidance merupakan upaya penghindaran pajak secara sah dengan memanfaatkan celah hukum yang ada, sementara tax evasion adalah penghindaran pajak yang dilakukan dengan cara ilegal dan bertentangan dengan aturan perpajakan. Pengetahuan dan kesadaran UMKM terhadap kedua hal ini sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Namun, sebagian besar UMKM seringkali kurang memahami perbedaan antara keduanya dan akibat hukum yang dapat ditimbulkan dari praktik penghindaran pajak yang tidak sah. Sosialisasi yang efektif mengenai tax avoidance dan tax evasion menjadi krusial untuk mengedukasi pelaku UMKM mengenai kewajiban perpajakan mereka serta pentingnya pelaporan pajak yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Metode yang yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini dimulai dengan observasi, sosialisasi kemudian diakhiri dengan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di UMKM Kue Kabita menunjukkan bertambahnya tingkat pemahaman perpajakkan pada UMKM terutama tentang Tax Avoidance dan Tax Evasion.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2017-2021 Lamsah, Lamsah; Amrullah, Rahadian
AKTIVITAS Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2023): AKTIVITAS
Publisher : Prodi Akuntansi Universitas Pamulang PSDKU Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi. Faktor-faktor tersebut adalah profitabilitas, ukuran perusahaan, likuiditas, pertumbuhan pendapatan dan risiko sistematik. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021 dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 26 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Jenis data penelitian ini yaitu data sekunder atau laporan keuangan. Hipotesis diuji menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, likuiditas, pertumbuhan pendapatan dan risiko sistematik memiliki pengaruh terhadap kualitas laba.Kata Kunci : Profitabilitas, Ukuran perusahaan, Likuiditas, Pertumbuhan Pendapatan, Risiko Sistematik
Pengaruh Profitabilitas dan Likuiditas Terhadap Kebijakan Dividen dan Dampaknya Terhadap Return Saham (Studi Kasus Perusahaan Jasa Sektor Property, Real Estate dan Konstruksi Bangunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022) Lamsah; Amrullah, Rahadian
AKTIVITAS Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): AKTIVITAS
Publisher : Prodi Akuntansi Universitas Pamulang PSDKU Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/aktivitas.v2i2.42827

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara profitabilitas, likuiditas, kebijakan dividen, dan return saham pada perusahaan sektor Kontruksi bangunan, properti dan real estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2018-2022. Penelitian ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik subyektif sampling untuk memilih perusahaan yang konsisten membagikan dividen setiap tahunnya. Populasi dari penelitian ini adalah 64 perusahaan dengan 46 perusahaan sebegai sample. Penelitian ini menggunakan program SPSS dalam pengujian statistiknya. Hasil penelitian likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, profitabilitas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, secara simultan profitabilitas dan likuiditas berpengaruh terhadap kebijakan dividen. kebijakan dividen tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham.
Dampak Implementasi Coretax System dalam Praktik Akuntansi Pajak dan Kepatuhan PPN di Indonesia Arum, Mega; Lamsah, Lamsah; Fitrianingsih, Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana penerapan Coretax System memengaruhi praktik akuntansi pajak serta tingkat kepatuhan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia. Sistem Coretax, yang mulai diterapkan secara bertahap sejak 2025, merupakan bagian dari agenda besar reformasi digital Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam rangka meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas administrasi perpajakan nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka yang mencakup literatur akademik, regulasi perpajakan, laporan resmi pemerintah, serta berbagai publikasi relevan mengenai digitalisasi sistem perpajakan.Temuan awal menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari proses administrasi yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menuju sistem digital yang lebih terpadu. Coretax dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, melakukan validasi otomatis terhadap Pajak Masukan dan Pajak Keluaran, serta meminimalkan potensi kesalahan administratif. Integrasi data juga berpotensi memperkuat pengawasan kepatuhan wajib pajak secara real-time. Namun demikian, implementasi Coretax tidak terlepas dari berbagai tantangan. Beberapa kendala yang teridentifikasi meliputi meningkatnya biaya kepatuhan bagi sebagian wajib pajak, keterbatasan literasi digital terutama pada pelaku UMKM, serta potensi gangguan teknis pada fase awal penerapan sistem. Selain itu, kesiapan infrastruktur digital di berbagai daerah turut menentukan efektivitas pelaksanaan kebijakan ini. Keberhasilan Coretax sangat bergantung pada dukungan regulasi yang adaptif, sosialisasi yang berkelanjutan, serta pendampingan intensif kepada wajib pajak. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur mengenai digitalisasi perpajakan sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan dan pelaku usaha dalam menyikapi transformasi sistem perpajakan nasional.
Pengaruh Sales Growth, Asset Structure dan Liquidity Terhadap Capital Structure Safitri, Nadia; Lamsah, Lamsah
Media Akuntansi Perpajakan Vol 10, No 2 (2025): Media Akuntansi Perpajakan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/map.v10i2.8774

Abstract

The purpose of this research is to analyze to determine the effect of sales growth, asset structure, and liquidity on capital structure. The research method used is quantitative. The data used in this study is secondary data. The population in this study is plantation sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. The sample selection method was purposive sampling. Based on this method, 10 sample companies were obtained with a research period of 5 years, resulting in a total of 50 audited research samples. Data processing was tested using IBM Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 27. The results of the partial test (t-test) in this study indicate that sales growth partially has no effect on capital structure. Asset structure partially has a significant effect on capital structure. Liquidity partially has no effect on capital structure. Meanwhile, the results of the simultaneous test (f-test) in this study indicate that sales growth, asset structure, and liquidity simultaneously have a significant effect on capital structure. This study aims to contribute to capital structure by presenting the latest empirical evidence in the plantation sector and becoming a consideration for company management in making funding decisions, as well as providing recommendations for investors and other stakeholders regarding the company's financial condition
Peran Literasi Pajak dalam Menurunkan Tingkat Tunggakan PBB oleh Pelaku UMKM: Pengabdian Halawa, Erimina; Lamsah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3692

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to improve tax literacy and financial record-keeping skills among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the production sector, who continue to face limited understanding of tax obligations, particularly the Land and Building Tax (PBB). Low tax literacy causes MSME actors to be unable to calculate the amount of PBB payable, understand payment deadlines, follow payment procedures, and recognize the legal consequences of late payments, which in turn contributes to high levels of tax arrears. To address these issues, the PKM activities were designed through three stages: preparation, a one-day training session, and three weeks of mentoring. The training was conducted through lectures, simulations, and hands-on practice in recording financial transactions, preparing a daily cash book, developing a simple income statement, and performing simulations of PBB calculation and payment. The mentoring phase was carried out online to ensure participants consistently applied the financial recording techniques that had been taught. The results of the program show a significant improvement in participants’ understanding of financial recording, tax awareness, and their ability to calculate and pay PBB independently. This program proved effective in fostering more disciplined administrative practices and has the potential to reduce PBB arrears among MSMEs in the production sector.
Sosialisasi Pajak Kepada Calon Wajib Pajak Masa Depan Lamsah, Lamsah; Maya Sari, Irna
TRIDAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): TRIDAYA
Publisher : Prodi Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tridaya.v1i1.37251

Abstract

Pajak merupakan penerimaan pendapatan negara yang paling utama dimana pada tahun 2022 penerimaan negara dari sector perpajakan sebesar 2.435,9 Triliun dan dari sector lain sebesar 1.924,9 yaitu setara dengan 79% untuk pendapatan dari sector perpajakan dan 21% pendapatan Negara diperoleh dari pendapatan bukan pajak. Sehingga diperlukan sekali sosialisasi terhadap para generasai masa depan yang akan menjadi para subjek pajak untuk mengetahui seberapa penting nya pajak yang merupakan penerimaan pendapatan terbesar dari Negara. untuk itu tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai akademisi yang mengampu mata kuliah perpajakan memiliki tanggung jawab moril untuk mengkampanyekan penting nya kepatuhan terhadap pajak sebagai warga Negara Indonesia. Kepatuhan Wajib pajak Indonesia terhadap kepatuhan dalam menyampaikan SPT tahunan pada tahun 2022 sebesar 83,2% angka tersebut turun dari realisasi 84,07% di tahun 2022. Dan kepatuhan akan melaporkan SPT oleh Wajib Pajak Orang pribadi kota Serang yang rendah yakni hanya dapat mengumpulkan 60%. Untuk melakukan kegiatan penyuluhan Perpajakan sebagai civitas akademik dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perpajakan dimana sasaran nya ada calon wajib pajak masa depan yaitu para siswa dan siswi SMK 1 Kota Serang. Dengan peserta sebanyak 35 orang yaitu gabungan dari berbagai kelas. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dan dilaksanakan pada tanggal juni 2023 di Aula SMKN 1 Kota Serang. Setelah Penyelenggarakan Kegiatan Pengabdian masyarakat, penulis berharap bahwa para individu – individu (siswa – siswi) dapat lebih memahami lagi pentingnya pengetahuan pajak dan sosialisasi pajak guna memastikan bahwa siswa-siswi ini yang merupakan calon Wajib Pajak Masa Depan untuk dapat menjadi Wajib Pajak yang patuh, sehingga penerimaan dari sektor perpajakan yang merupakan pendapatan negara paling utama dapat terpebuhi target penerimaan pendapatan negara. Kata Kunci: Pengetahuan Pajak, Sosialisasi Pajak, Wajib pajak