Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

ANALISIS STRATEGI PELAKSANAAN PENEMUAN DAN TATALAKSANA PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS BOGOR UTARA TAHUN 2018 Lisnawati, Nia; Khodijah Parinduri, Siti; Syari, Wirda
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.754 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4205

Abstract

Pelaksanaan penemuan dan tatalaksana pneumonia balita merupakan strategi untuk pengendalian pneumonia balita dengan tujuan menemukan sedini mungkin dan mengobati sampai sembuh sehingga penyakit tidak memberat dan menyebabkan kematian balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pelaksanaan penemuan dan tatalaksana pneumonia balita di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Desain studi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kasus. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data yaitu wawancara mendalam dan observasi dengan waktu penelitian pada bulan Mei-Juni 2019. Hasil penelitian pelaksanaan tatalaksana pneumonia balita di Puskesmas Bogor Utara belum maksimalnya pelaksanaan konseling ibu, tindak lanjut pneumonia balita, pencatatan dan pelaporan, evaluasi, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pneumonia balita serta bahayanya jika tidak segera ditangani.
GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN PELAYANAN POSKESTREN (POS KESEHATAN PESANTREN) DI PONDOK PESANTREN DAARUL RAHMAN 3 KOTA DEPOK TAHUN 2020 Iqbalia Fisabilillah, Rahma; Syari, Wirda; Khodijah Parinduri, Siti
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.699 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4206

Abstract

Pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen Poskestren yang baik sangat penting ketika ingin mengembangkan suatu Poskestren di wilayah warga pesantren. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan Manajemen Pos Kesehatan Pesantren di Pondok Pesantren Daarul Rahman 3, Kota Depok Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, telaah data dan observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Juli 2020. Informan penelitian terdiri dari 24 informan yang dipilih dengan prinsip kesesuaian dan data kecukupan. Informan kunci terdiri dari satu Kepala Poskestren dan satu Perawat Poskestren, untuk informan inti terdapat empat koordinator bagian kesehatan, tujuh pengurus bagian kesehatan, sembilan santri dan satu Petugas Puskesmas Duren Seribu. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel input (SDM, sarana poskestren, dukungan dana poskestren, media informasi kesehatan dan kebijakan yang mendukung kegiatan poskestren), variabel proses (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi), dan variabel output (pelaksanaan manajemen poskestren). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pelayanan Poskestren Daarul Rahman 3 sudah berjalan cukup baik, namun beberapa upaya dalam indikator masukan, proses dan keluaran belum optimal dilaksanakan yaitu sumber daya manusia, sarana, media informasi kesehatan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan pelaksanaan manajemen poskestren. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pelaksanaan fungsi manajemen Poskestren Daarul Rahman 3 sudah berjalan namun belum optimal.
ANALISA KEBUTUHAN TENAGA KERJA RADIOLOGI DILIHAT DARI BEBAN KERJA DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR TAHUN 2020 Zavihatika, Sowapa; Syari, Wirda; Noor Prastia, Tika
PROMOTOR Vol 3 No 5 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.303 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i5.4208

Abstract

Kurangnya tenaga di Instalasi Radiologi menyebabkan tingginya beban kerja oleh tenaga radiologi dan akan menimbulkan berbagai masalah, salah satu masalah tersebut adalah waktu tunggu pelayanan di Instalasi Radiologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja dan kebutuhan tenaga di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Bogor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang didukung oleh data kualitatif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Untuk mendapatkan jumlah waktu setiap pola aktivitas digunakan teknik work sampling dan desain studi kasus. Sampel yang diambil adalah seluruh aktifitas yang dilakukan oleh tenaga radiologi. Hasil penelitian menggunakan metode WISN berdasarkan beban kerja menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan tenaga radiologi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Bogor adalah sebanyak 8 orang, yaitu 2 orang tenaga administrasi, 1 orang dokter spesialis, 1 orang perawat, dan 4 orang tenaga radiologi, PPR, teknik elektromedis, fisikiawan medik, dan kamar gelap.
PENYULUHAN PENERAPAN GAYA HIDUP MINIM SAMPAH DI DESA SIBANTENG, KECAMATAN LEUWISADENG, KABUPATEN BOGOR Syari, Wirda
PROMOTOR Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.047 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5520

Abstract

Saat ini, pengelolaan sampah telah menjadi permasalahan nasional. Timbunan sampah di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya dan hal ini akan berdampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan. Desa Sibanteng sebagai salah satu desa di Kabupaten Bogor juga tidak terlepas dari permasalahan pengelolaan sampah karena banyak ditemukan timbunan sampah di sembarang tempat. Hal ini perlu segera diatasi demi terciptanya lingkungan yang sehat. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah di Desa Sibanteng adalah dengan melaksanakan kegiatan penyuluhan mengenai penerapan gaya hidup minim sampah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan gaya hidup minim sampah. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 29-30 Agustus 2019 di Bangunan Majelis RT 01 Desa Sibanteng dengan metode ceramah yang didukung dengan power point menggunakan media LCD. Hasil dan dampak dari pelaksanakaan kegiatan penyuluhan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran warga Desa Sibanteng akan pentingnya menerapkan gaya hidup minim sampah dan tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan lancar.
GAMBARAN IMPLEMENTASI PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SINDANG BARANG KOTA BOGOR TAHUN 2019-2020 Amalia, Dinda; Syari, Wirda; Anggraini, Sevrima
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.141 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5576

Abstract

Berdasarkan profil Dinas Kesehatan Kota Bogor Tahun 2018, data kasus penyakit Diabetes Melitus (DM) tertinggi berada di Puskesmas Sindang Barang Kecamatan Bogor Barat yaitu sebanyak 1.775 orang, namun tahun 2018 jumlah cakupan yang dilakukan pemeriksaan DM belum mencapai target. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran implementasi penatalaksanaan penyakit diabetes melitus di Puskesmas Sindang Barang Kota Bogor Tahun 2019-2020. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah petugas Puskesmas, kader, dan pasien DM. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel input belum meratanya SDM karena wilayah yang luas, dana bersumber dari BOK dan JKN dan keuangan saat ini cukup baik, sarana dan prasana belum merata di Posbindu, serta masih ada perbedaan antara teori dengan praktik. Variabel proses masih ditemukan pasien yang tidak jujur ketika diwawancara, saat pendataan warga tidak ada di tempat, masih terdapat pasien yang tidak disiplin terhadap kesehatan tubuhnya, proses rujukan terkadang terjadi antrian, belum meratanya kader untuk mengikuti pelatihan, terkadang Dinkes kehabisan stok penyediaan obat, pencatatan dan pelaporan belum tepat waktu, dan belum terdapat jadwal untuk Dinkes berkunjung ke PKM, serta untuk output masih belum mencapai target 100% karena banyaknya jumlah sasaran. Kesimpulan penelitian ini adalah penatalaksanaan penyakit DM di Puskesmas Sindang Barang berjalan cukup baik, namun belum maksimal masih ada perbaikan. Maka sebaiknya Puskesmas lebih fokus terhadap proses penatalaksanaan DM agar mencapai target yang ditentukan.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM PENYAKIT HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019-2020 Efrina, Rina; Syari, Wirda; Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.194 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5594

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Di tahun 2020 sekitar 1,56 milyar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tertinggi di Puskesmas Kemang. Tahun 2019, target penemuan kasus hipertensi dari Kemenkes untuk Puskesmas Kemang adalah 27,3% tetapi hanya tercapai 4,18%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program penyakit hipertensi di Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas puskesmas, kader, dan pasien yang terdiagnosa penyakit hipertensi. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk variabel input, SDM serta sarana dan prasarana di Puskesmas sudah mencukupi tetapi di posbindu masih kurang. Anggaran untuk program PTM dari anggaran BOK dan JKN. SOP sudah cukup terlaksana dengan baik. Untuk variabel proses, deteksi dini dilaksanakan menggunakan sistem 5 meja di posbindu, masalah dari deteksi dini adalah masih banyak masyarakat yang tidak mengunjungi Posbindu, serta masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya kesehatan. Program  pandu  PTM rujukan dari posbindu ke puskesmas untuk di tindak lanjut, masalah di Program Pandu PTM adalah masyarakat yang sudah dirujuk untuk ke puskesmas tidak semua datang karena jarak yang jauh untuk ke puskesmas. Untuk variabel proses, angka pencapaian penemuan kasus penyakit hipertensi tahun 2019 baru mencapai 4,18 dari target Kemenkes 27,3%,. Kesimpulan penelitian ini adalah program penyakit hipertensi belum mencapai target Kemenkes, karena ada beberapa variabel input, proses dan output yang belum terlaksana dengan optimal.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS GANG KELOR KOTA BOGOR TAHUN 2019-2020 Sany Mufti'ah, Wilda; Syari, Wirda; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.414 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i4.5606

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan 2030, WHO menargetkan untuk menurunkan kematian akibat Tuberkulosis sebesar 90% dan menurunkan insidens sebesar 80% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2014. Di Puskesmas Gang Kelor pada Tahun 2018 angka keberhasilan pengobatan TB Paru yaitu 32,6% dari target 89% yang telah di tentukan oleh Renstra Dinas Kesehatan Kota Bogor. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan  informasi secara mendalam mengenai input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Gang Kelor Kota Bogor tahun 2019-2020. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini terdiri dari petugas Puskesmas, kader dan pasien TB. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian yang didapat dari komponen input dalam program TB Paru belum optimal. Hasil dari komponen proses di Puskesmas Gang Kelor Kota Bogor belum optimal. Penemuan kasus dan diagnosa penderita dilakukan secara aktif dan pasif, akan tetapi pasien ada yang sulit untuk mengeluarkan dahak. Pengobatan penderita TB Paru sudah sesuai dengan pedoman TB Paru. Cross check di Puskesmas Gang Kelor sudah cukup baik karena berkoordinasi dengan LABKESDA Kota Bogor dan output dalam program TB Paru di Puskesmas Gang Kelor Kota Bogor dalam angka penemuan belum mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan sudah mencapai target yang ditentukan. Erorr Rate di Puskesmas Gang Kelor sudah cukup baik dalam administrasi dan pembacaan hasil pemeriksaan TB paru. Simpulan dari peneliti adalah pelaksanaan program TB Paru di Puskesmas Gang Kelor berjalan cukup baik, namun terdapat beberapa kekurangan yang perlu ditingkatkan baik dalam input, proses, maupun output.
PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KEPATUHAN REMAJA MENGENAI PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Tri Aulia, Firda; Syari, Wirda
PROMOTOR Vol 4 No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.404 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5819

Abstract

Di Indonesia, angka kasus COVID-19 masih terus bertambah. Berdasarkan hasil analisis situasi yang dilakukan di wilayah RT 04 RW 03 Desa Kaumpandak Kabupaten Bogor ditemukan beberapa masalah yaitu masih banyaknya remaja yang melalaikan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 seperti tidak menerapkan physical distancing atau jaga jarak, tidak menggunakan masker saat keluar rumah, serta tidak melakukan olahraga di rumah masing-masing. Berdasarkan hasil analisis situasi tersebut, maka dibuatlah gagasan program kerja KKNGTM dengan memberikan informasi dan edukasi pada remaja mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Metode perencanaan penyusunan program dilakukan dengan mengumpulkan data berdasarkan kuesioner pre-test, tanya-jawab, dan observasi. Program yang dilaksanakan yaitu pembuatan dan penempelan poster, penyebaran poster dan video edukasi melalui grup whatsapp, tanya-jawab di grup whatsapp, serta pembagian masker dan hand sanitizer kepada responden. Hasil evaluasi keberhasilan program berdasarkan analisis hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman pada remaja sebesar 31,4% dari 34,3% menjadi 65,7%.
OPTIMALISASI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN Mardiana, Nena; Syari, Wirda
PROMOTOR Vol 4 No 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.682 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i6.5985

Abstract

Berdasarkan hasil analisis situasi, masih banyak warga di RT 02 RW 03 Desa Iwul Kecamatan Parung Kabupaten Bogor yang tidak mematuhi protokol kesehatan diantaranya tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah dan tidak menjaga jarak fisik dengan orang lain sehingga penulis tertarik untuk melaksanakan program optimalisasi upaya pencegahan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Tujuan dari program ini adalah untuk mendukung program penanggulangan, pencegahan COVID-19 yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak kampus, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan menciptakan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan COVID-19. Program dilaksanakan pada tanggal 1 – 30 September 2020. Kegiatan yang dilakukan pada program ini yaitu mengedukasi masyaratat Desa Iwul RT 02/03 dengan memberikan informasi melalui media poster dan video dan membagikan masker sebanyak 50 buah. Hasil evaluasi keberhasilan program berdasarkan analisis hasil pre-test dan post test menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan terhadap informasi edukasi yang diberikan, (2) ada peningkatan terhadap pematuhan protokol kesehatan, dan (3) mulai terciptanya kesadaran diri untuk melakukan upaya pencegahan COVID-19.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENEMUAN DAN TATALAKSANA PNEUMONIA PADA PROGRAM INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI PUSKESMAS CIAMPEA TAHUN 2020 Khodijah, Siti; Syari, Wirda; Raharyanti, Fenny
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.601 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i1.6130

Abstract

Pada tahun 2017 pneumonia menjadi penyebab kematian terbanyak kedua di Indonesia dan pada tahun 2018 sebanyak 16% kematian anak disebabkan karena pneumonia. Penemuan pneumonia secara dini menjadi salah satu cara untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia. Diketahui Kabupaten Bogor pada tingkat provinsi Jawa Barat menempati posisi ke empat cakupan penemuan pneumonia terendah sebanyak 27,14% dan pada tahun 2020 diketahui cakupan penemuan pneumonia di Puskesmas Ciampea belum mencapai target. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis implementasi penemuan dan tatalaksana pneumonia pada program pengendalian ISPA di Puskesmas Ciampea. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Rapid Assessment Procedure dan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari informan kunci, informan inti dan informan pendukung serta menggunakan instrumen penelitian yaitu wawancara mendalam terstruktur, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan bahwa sumber daya manusia yang menangani pneumonia belum mendapatkan pelatihan tatalaksana pneumonia. Proses implementasi kegiatan penemuan kasus pneumonia sudah dilakukan dengan baik dan untuk proses tatalaksana pneumonia tahapan yang sudah dilakukan dengan baik yaitu menilai anak batuk atau kesukaran bernapas, mengklasifikasi pneumonia dan tindakan, menentukan  pengobatan dan rujukan, memberi tindak lajut, pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan. Sedangkan tahapan yang belum dijalankan dengan baik yaitu memberi konseling kepada ibu dan evaluasi yang belum dijalankan. Capaian cakupan penemuan pneumonia di Puskesmas Ciampea masih belum memenuhi target cakupan yaitu 34,05% dari target 90%. Disarankan untuk pihak Puskesmas menjalin kerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama bukan hanya dengan kader semata serta mengoptimalkan kerja sama dengan jejaring di wilayah kerjanya.