Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KELAS PENCEGAHAN STUNTING TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMENUHAN GIZI BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO Aldinda, Tharra Widadari; Pesa, Yadriati Maya; Zalni, Rummy Islami; Masfufa, Tentya Indah; Reti, Herlita
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3049

Abstract

Abstract: Nutrition is a process of using food that is consumed normally through the processes of digestion, absorption, transportation, storage, metabolism and excretion of unused substances to maintain life, growth and normal function of organs and produce energy.  Improper feeding will disrupt the nutritional status and health of the baby. At the age of 0-6 months, babies should only be given exclusive breast milk (ASI). However, starting from the age of 6-12 months, babies no longer get sufficient nutritional intake from breast milk alone, so they must be given complementary foods (MPASI) gradually from liquid food to solid food. The aim of this research is to analyze the influence of stunting prevention classes on mothers' knowledge regarding nutritional needs for babies aged 6-12 months in the Sidomulyo Community Health Center working area. This research uses a quantitative approach, the method used in this research is quasi experiment. The sample in this study was 89 respondents. The method for determining the sample is cluster sampling. The data collection tool is a questionnaire and data analysis uses Chi-Square with ???? = 0.05. The results of this study show that there is an influence of stunting prevention classes on mothers' knowledge about fulfilling nutritional requirements for babies aged 6-12 months (Pvalue 0.000). stunting incidence rate.Keywords: Class, Stunting, Knowledge, Nutrition
Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin (HB) Darah di SMK Khasanah Pekanbaru Juwita, Ratna; Fentia, Lia; Zalni, Rummy Islami
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.789

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan akibat kekurangan zat hemoglobin (Hb) atau sel darah merah di dalam tubuh. Penyebab anemia sangat banyak salah satunya adalah karena defisiensi zat besi. Remaja  putri merupakan salah satu kelompok yang beresiko mengalami anemia. Penyebab anemia pada remaja putri diantaranya karena banyaknya zat besi yang hilang saat mestruasi, kurangnya  asupan zat besi dan karena pola diet yang salah yang sering dilakukan oleh remaja putri. Secara global diperkirakan bahwa 30% wanita usia 15-49 tahun di seluruh dunia mengalami anemia. Menurut Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 angka kejadian anemia pada kelompok usia remaja 15 sampai 24 tahun mengalami anemia sebanyak 32%. Berdasarkan data profil Dinas Kesehatan Provinsi Riau 2019 diketahui kejadian anemia pada remaja putri usia 10- 18 tahun yaitu 19.4%. Remaja  putri membutuhkan zat besi tiga kali lipat dari laki-laki untuk mencegah agar tidak megalami anemia.Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mendekteksi kejadian anemia dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb dalam darah serta meningkatkan pengetahuan remaja puteri dengan memberikan edukasi tentang anemia dan cara pencegahannya.  Hasil menunjukkan bahwa 23% remaja putri mengalami anemia, terjadi peningkatan pengetahuan dari 56% menjadi 95%. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku konsumsi gizi seimbang pada remaja putri.
PENGARUH EDUKASI SEKS MELALUI APLIKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DALAM MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL Zalni, Rummy Islami; Mardianti, Riska; Juwita, Ratna; Aristi, Tiffany Atia
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3138

Abstract

Based on data from the Riau Province P2TP2A UPT 2021, sexual crime cases handled by the Riau Province P2TP2A UPT in the last 3 years from 2016 to 2018, there were 49 cases of sexual crimes against women and children in Pekanbaru City, which showed that in 2016 there were 11 cases, then in 2017 there were 18 cases, and in 2018 it increased again by 20 cases of sexual crimes. Providing sexual education at an early age will have an impact on children's sexual health when they are adults. The way to prevent sexual harassment is by providing education through animation media. Animation media is the movement of an object or image so that it can change position. The purpose of this study was to determine the effect of sex education through animated video applications on knowledge in preventing sexual harassment from an early age. This study uses a One Group Pretest Posttest design. Data collection was carried out using a questionnaire sheet. The sample was determined by the total sampling method of 35 respondents. The result of the T-test p-value is 0.000 because the value of 0.000 is smaller than <0.05, so it can be concluded that there is an effect of sex education through animated video applications on knowledge in preventing sexual harassment at SDN 04 Lubuk Dalam, Siak Regency so that H0 is rejected. It is recommended that everyone use animated videos to increase knowledge in preventing sexual harassment.Keywords: animated videos, knowledge, sexual harassment
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Mengunakan Media Video Animasi terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Risiko Tinggi Yulita, Emi; Zalni, Rummy Islami; Hayati, Iznirrahma; Erika, Erika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i10.15700

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a process that begins with the release of a mature egg cell in the oviduct which then meets sperm so that the two unite to form a cell that will grow. High risk pregnancy is a pregnancy that will cause greater harm and complications to both the mother and the fetus in the womb and can cause death, pain, disability, discomfort and dissatisfaction. Complications during pregnancy can be categorized as a risk of pregnancy, as much as 90%. Maternal death according to the World Health Organization (WHO) is death that occurs during pregnancy, childbirth, or within 42 days after delivery from causes that are directly or indirectly related to the pregnancy. The aim of this research is to determine the influence of health education using animated video media on pregnant women's knowledge about high-risk pregnancies. The method used was Quasy Experiment. The results obtained were respondents' knowledge before being given health education about High Risk Pregnancy with a median of 1.23. Meanwhile, respondents' knowledge after being given health education was a median of 1.55. So a p value of 0.000 can be obtained. Thus, Ha <0.05 means that it is accepted or there is an influence of Health Education Using Animation Video Media on Pregnant Women's Knowledge about High Risk Pregnancy, with the significance value (p) in the Kolmogorov-Smirnov test being 0.300 (p > 0.05), so it is based on the normality test Kolomogorov-Smirnov data is normally distributed. Meanwhile, the significance value (p) in the Shapiro-Wilk test is 0.650 (p > 0.05), so that based on the Shapiro-Wilk normality test the data is normally distributed. The hope is that through the results of this research, respondents are asked to continue to increase their knowledge regarding pregnancy examinations, not only through health workers. but can be done through the media and other information places Keywords: Health Education, Animation Video, Knowledge of Pregnant Women, High Risk Pregnancy  ABSTRAK Kehamilan adalah suatu proses yang diawali dengan keluarnya sel telur yang matang pada saluran telur yang kemudian bertemu dengan sperma sehingga keduanya menyatu membentuk sel yang akan tumbuh. Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang akan menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar baik pada ibu maupun pada janin dalam kandungan dan dapat menyebabkan kematian, kesakitan, kecacatan, ketidaknyamanan dan ketidakpuasan. Komplikasi pada saat kehamilan dapat dikategorikan dalam risiko kehamilan, sebanyak 90%. Kematian ibu menurut World Health Organization (WHO) adalah kematian yang terjadi saat hamil, bersalin, atau dalam 42 hari pasca persalinan dengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap kehamilan. Tujuan Pneleitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi. Adapun metode yang digunakan adalah Quasy Eksperimen, Hasil diperoleh Pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang Kehamilan Risiko Tinggi dengan median 1,23. Sedangkan Pengetahuan responden sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan median 1,55. Sehingga dapat diperoleh nilai p value 0,000. Dengan demikian Ha <0,05 artinya diterima atau terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi, dengan Nilai signifikansi (p) pada uji Kolmogorov-Smirnov adalah 0.300 ( p > 0.05), sehingga berdasarkan uji normalitas Kolomogorov-Smirnov data berdistribusi normal. Sedangkan nilai signifikansi (p) pada uji Shapiro-Wilk adalah 0.650 ( p > 0.05), sehingga berdasarkan uji normalitas Shapiro-Wilk data berdistribusi normal.. Harapannya Melalui hasil penelitian ini responden diminta untuk terus meningkatkan pengetahuan terkait Pemeriksaan Kehamilan tidak saja melalui tenaga kesehatan namun bisa melalui media dan temapt informasi lainnya Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Vidio Animasi, Pengetahuan Ibu Hamil, Kehamilan Resiko Tinggi