Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Journal of Maritime Empowerment

PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI KELOMPOK USAHA EKS PNPM DI KELURAHAN TOAPAYA ASRI KECAMATAN TOAPAYA KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 1 No 1 (2018): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v1i1.1060

Abstract

Laporan keuangan berfungsi sebagai alat untuk menganalisis kinerja keuangan yang dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, labarugi dan arus kas, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar membuat keputusan-keputusan ekonomi. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Toapaya Asri Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang diikuti oleh 30 Kelompok Usaha yang dalam bisnis mereka menggunakan dana pinjaman dari UPK (Eks PNPM) Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan. Kelompok usaha ini adalah termasuk yang lancar dalam mengembalikan pinjaman, namun masih belum dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan Praktek. Dalam pelatihan ini juga ditambahkan pada penekanan bagaimana cara menghitung harga pokok perunit secara benar dan menentukan penjualan paling minimal untuk menetapkan batas target penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian
PELATIHAN STUDI KELAYAKAN USAHA BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KELURAHAN TEMBELING TANJUNG KECAMATAN TELUK BINTAN KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1738

Abstract

Setiap usaha yang akan dilaksanakan seharusnya melalui suatu fase telaah untuk melihat apakah usaha tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kerugian. Untuk perusahaan dengan modal yang besar wajib dilakukan analisis kelayakan usaha, dan tidak menutup kemungkinan juga dilakukan bagi perusahaan kecil menengah. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Tembeling Tanjung Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang diikuti oleh 34 Pelaku Usaha yang tersebar di Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan. Pelaku usaha ini telah memiliki berbagai macam usaha namun sebelumnya mereka tidak pernah melakukan analisis terhadap usaha yang akan mereka jalankan, dan pedoman usaha mereka adalah melihat orang lain berusaha dan lancar kemudian mengasumsikan pada usaha mereka, padahal hal tersebut belum tentu sama. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan Praktek. Dalam pelatihan ini ditekankan bagaimana memahami aspek-aspek seperti aspek bahan baku, aspek pasar, dan aspek keuangan, SWOT, dan juga ditambahkan bagaimana cara menghitung harga pokok perunit secara benar dan menentukan penjualan paling minimal untuk menetapkan batas target penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian, serta menghitung berapa lama modal meraka akan kembali.
PELATIHAN PENGGUNAAN SISTEM INFOMASI AKUNTANSI DALAM PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM Asmaul Husna; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i2.3508

Abstract

Pulau Penyengat merupakan salah satu pulau yang memiliki objek wisata sejarah di Kota Tanjungpinang. Sebagai tempat destinasi wisata yang terkenal, masyarakat pulau ini tidak menyia-nyiakan peluang usaha untuk menompang perekonomian mereka. Meskipun banyak masyarakat yang melakukan wirausaha dalam bentuk UMKM, masih sedikit dari mereka yang melakukan pencatatan transaksi. Hal ini disebabkan karena masih minimnya pengetahuan mereka tentang pencatatan dan manfaat dari pencatatan tersebut. Apalagi penggunaan sistem informasi dalam membuat laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) Memberikan pemahaman tentang manfaat pencatatan bagi pelaku UMKM. 2) Memberikan edukasi tentang pencatatan transaksi berbasis teknologi informasi bagi pelaku UMKM. 3) Meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM dalam mengembangkan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi informasi. 4) Meningkatkan kecepatan menghasilkan laporan keuangan. 5) Menghasilkan pengusaha UMKM yang memahami pencatatan transakasi sederhana dan pengelolaan keuangan dari aktivitas bisnis yang dijalankan. Lokasi kegiatan pengabdian ini adala Pulau Penyengat. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan penelitian dengan menggunakan teknik observasi, diskusi pendekatan kemasyarakatan, survei dan wawancara sesuai dengan tahapan kegiatan yang dilakukan. Hasil dari pengabdian ini adalah 1) Pelaku usaha belum membuat laporan keuangan sebagai pencatatan usaha mereka. 2) Masyarakat Penyengat sangat antusias dalam mengikuti Pelatihan Penggunaan Sistem Infomasi Akuntansi Dalam Pembuatan Laporan Keuangan UMKM. 3) Dengan adanya pengabdian ini mendorong pelaku UMKM membuat laporan keuangan sehingga dapat menggembangkan usahanya.
PELATIHAN PERPAJAKAN PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 4 No 1 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v4i1.3902

Abstract

BUMDes sebagai usaha desa yang didirikan oleh pemerintah desa yang kepemilikan modal dan pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Seperti badan usaha lainnya, BUMDes tidak terlepas dari permasalahan perpajakan karena aktifitas yang dilakukan BUMDes sama dengan usaha lainnya di luar BUMDes. Sebagai Wajib Pajak, BUMDes berkewajiban melaksanakan pembukuan terkait kegiatan usaha yang dilakukannya karena Wajib Pajak badan di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan. Terdapat beberapa pertanyaan yang sering disampaikan oleh pengurus BUMDes ke KPP atau KP2KP terkait dengan penerapan perpajakan apa saja yang harus dilaksanakan oleh BUMDes. Pelatihan perpajakan ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan pengurus BUMDes yang dilaksanakan secara daring bagi BUMDes yang ada di Kabupaten Bintan, mengingat wabah corona saat ini belum memungkinkan untuk dilakukan secara offline. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020 yang diikuti sebanyak 30 pengurus BUMDes yang ada di Kabupaten Bintan dan sekitarnya. Pada pelatihan ini akan diberikan penjelasan dan pemahaman terkait dengan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Pajak Penghasilan dan PPN.
PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI KELOMPOK USAHA EKS PNPM DI KELURAHAN TOAPAYA ASRI KECAMATAN TOAPAYA KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 1 No 1 (2018): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v1i1.1060

Abstract

Laporan keuangan berfungsi sebagai alat untuk menganalisis kinerja keuangan yang dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, labarugi dan arus kas, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar membuat keputusan-keputusan ekonomi. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Toapaya Asri Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang diikuti oleh 30 Kelompok Usaha yang dalam bisnis mereka menggunakan dana pinjaman dari UPK (Eks PNPM) Kecamatan Toapaya Kabupaten Bintan. Kelompok usaha ini adalah termasuk yang lancar dalam mengembalikan pinjaman, namun masih belum dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan Praktek. Dalam pelatihan ini juga ditambahkan pada penekanan bagaimana cara menghitung harga pokok perunit secara benar dan menentukan penjualan paling minimal untuk menetapkan batas target penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian
PELATIHAN STUDI KELAYAKAN USAHA BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KELURAHAN TEMBELING TANJUNG KECAMATAN TELUK BINTAN KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1738

Abstract

Setiap usaha yang akan dilaksanakan seharusnya melalui suatu fase telaah untuk melihat apakah usaha tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kerugian. Untuk perusahaan dengan modal yang besar wajib dilakukan analisis kelayakan usaha, dan tidak menutup kemungkinan juga dilakukan bagi perusahaan kecil menengah. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Tembeling Tanjung Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang diikuti oleh 34 Pelaku Usaha yang tersebar di Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan. Pelaku usaha ini telah memiliki berbagai macam usaha namun sebelumnya mereka tidak pernah melakukan analisis terhadap usaha yang akan mereka jalankan, dan pedoman usaha mereka adalah melihat orang lain berusaha dan lancar kemudian mengasumsikan pada usaha mereka, padahal hal tersebut belum tentu sama. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan Praktek. Dalam pelatihan ini ditekankan bagaimana memahami aspek-aspek seperti aspek bahan baku, aspek pasar, dan aspek keuangan, SWOT, dan juga ditambahkan bagaimana cara menghitung harga pokok perunit secara benar dan menentukan penjualan paling minimal untuk menetapkan batas target penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian, serta menghitung berapa lama modal meraka akan kembali.
PELATIHAN PENGGUNAAN SISTEM INFOMASI AKUNTANSI DALAM PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM Asmaul Husna; Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i2.3508

Abstract

Pulau Penyengat merupakan salah satu pulau yang memiliki objek wisata sejarah di Kota Tanjungpinang. Sebagai tempat destinasi wisata yang terkenal, masyarakat pulau ini tidak menyia-nyiakan peluang usaha untuk menompang perekonomian mereka. Meskipun banyak masyarakat yang melakukan wirausaha dalam bentuk UMKM, masih sedikit dari mereka yang melakukan pencatatan transaksi. Hal ini disebabkan karena masih minimnya pengetahuan mereka tentang pencatatan dan manfaat dari pencatatan tersebut. Apalagi penggunaan sistem informasi dalam membuat laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) Memberikan pemahaman tentang manfaat pencatatan bagi pelaku UMKM. 2) Memberikan edukasi tentang pencatatan transaksi berbasis teknologi informasi bagi pelaku UMKM. 3) Meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM dalam mengembangkan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi informasi. 4) Meningkatkan kecepatan menghasilkan laporan keuangan. 5) Menghasilkan pengusaha UMKM yang memahami pencatatan transakasi sederhana dan pengelolaan keuangan dari aktivitas bisnis yang dijalankan. Lokasi kegiatan pengabdian ini adala Pulau Penyengat. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan penelitian dengan menggunakan teknik observasi, diskusi pendekatan kemasyarakatan, survei dan wawancara sesuai dengan tahapan kegiatan yang dilakukan. Hasil dari pengabdian ini adalah 1) Pelaku usaha belum membuat laporan keuangan sebagai pencatatan usaha mereka. 2) Masyarakat Penyengat sangat antusias dalam mengikuti Pelatihan Penggunaan Sistem Infomasi Akuntansi Dalam Pembuatan Laporan Keuangan UMKM. 3) Dengan adanya pengabdian ini mendorong pelaku UMKM membuat laporan keuangan sehingga dapat menggembangkan usahanya.
PELATIHAN PERPAJAKAN PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 4 No 1 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v4i1.3902

Abstract

BUMDes sebagai usaha desa yang didirikan oleh pemerintah desa yang kepemilikan modal dan pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat. Seperti badan usaha lainnya, BUMDes tidak terlepas dari permasalahan perpajakan karena aktifitas yang dilakukan BUMDes sama dengan usaha lainnya di luar BUMDes. Sebagai Wajib Pajak, BUMDes berkewajiban melaksanakan pembukuan terkait kegiatan usaha yang dilakukannya karena Wajib Pajak badan di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan. Terdapat beberapa pertanyaan yang sering disampaikan oleh pengurus BUMDes ke KPP atau KP2KP terkait dengan penerapan perpajakan apa saja yang harus dilaksanakan oleh BUMDes. Pelatihan perpajakan ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan pengurus BUMDes yang dilaksanakan secara daring bagi BUMDes yang ada di Kabupaten Bintan, mengingat wabah corona saat ini belum memungkinkan untuk dilakukan secara offline. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2020 yang diikuti sebanyak 30 pengurus BUMDes yang ada di Kabupaten Bintan dan sekitarnya. Pada pelatihan ini akan diberikan penjelasan dan pemahaman terkait dengan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Pajak Penghasilan dan PPN.
SOSIALISASI PENGENALAN  EMOSI BERBASIS FILM INSIDE OUT PADA SISWA SDN 010 BINTAN UTARA Irawan, Nina; Sari, Keysa Puspita; Mardani, Hesti Setyo; Rizqullah, Fikri Hassan; Ramadhan, Andry Hafiz; Putri, Nindy Monica; Anggriani, Desma Tri; Fatahurrazak, Fatahurrazak
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7677

Abstract

Siswa yang berada pada tahap peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, akan mengalami terjadinya perubahan signifikan dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial-emosional. Untuk mengembangkan kematangan emosi, siswa dituntut untuk mengenali emosi, mengungkapkan perasaan secara wajar, memahami berbagai macam emosi dan ekspresi emosi dari diri sendiri dan orang lain, serta mengungkapkan perasaan berdasarkan pertimbangan kontekstual. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang mengenali emosi yang dimiliki kepada siswa SDN 010 Bintan Utara melalui media film Inside Out. Film Inside Out sendiri menceritakan sosok Riley yang memiliki 5 jenis emosi yang memiliki perannya masing-masing dalam mengungkapkan emosi yang dimiliki yaitu Joy (senang), Sadness (sedih), Fear (takut), Angry (marah) dan Disgusting (jijik/muak). Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan mengisi LKPD Termometer Emosi dengan melibatkan 38 siswa kelas 6. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari. Hasil kegiatan menunjukkan siswa dapat mengenali 5 jenis emosi berdasarkan film Inside Out dan menuangkannya dalam LKPD Termometer emosi. Selain itu selama kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari siswa maupun guru.