Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Relevansi Nilai Religius pada Novel “Cinta Suci Zahrana” Karya Habiburrahman El Shirazy sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA Al Gadri, Henri Henriyan; Wiharja , Irpa Anggriani; Saraswati
REFEREN Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v3i2.17483

Abstract

This study examines the relevance of religious values ​​in the novel Cinta Suci Zahrana by Habiburrahman El Shirazy as Teaching Materials in Senior High School. The method used in this study is descriptive qualitative analysis. Qualitative descriptive analysis techniques are used to describe the data that has been found. This study shows the religious values ​​in the novel Cinta Suci Zahrana and its relevance as open Indonesian language materials in Senior High School. The religious values ​​found are religious values ​​related to God, religious values ​​related to oneself, and religious values ​​related to humans and the environment. These religious values ​​are relevant to learning Indonesian literature in senior high school class XI, namely Basic Competence 3.7 Analyzing the values ​​(cultural, social, moral, religious, and educational) of the novel.
Analyzing the Impact of New Rural Development Paradigm (NRDP) on Rural Development Success Hariyanto, Asep; Saraswati; Akliyah, Lely Syiddatul; Trivaldi, Harry Nuari; Almurtadho, Ahmad Fatih
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 41, No. 1, (June 2025) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v41i1.4874

Abstract

The goverment has implemented various policies related to rural development, for example by starting to focus development on peripheral and rural areas. With the enactment of Law No. 6 of 2014 concerning Villages, there was a shift in the development paradigm from being centralized, to decentralization, by giving freedom to regions and villages to develop their areas. The aim of the new paradigm itself is to provide a broad framework for policy makers to think about the elements that need to be considered in developing effective rural development policies. This research itself aims to measure the extent of success in rural development based on the "New Rural Development Paradigm (NRDP)" indicator using the geometric mean (geomean) analysis method, where each NRDP variable has a same degree of influence. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the village that has high performance is Mekarmanik Village and the low performance is Cibeunying Village, while the rest have medium performance. Based on analysis of each NRDP variable, the multi-sector variable has the highest average, at 93.30. Meanwhile, the lowest average achievement of the NRDP variable is in the governance structure variable, which stands at 51.30.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham pada Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Tahun 2019-2023 Saraswati; Marbun, Patar
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i5.24329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh atau dampak Kinerja Keuangan dengan pendekatan Earning Per Share (EPS) dan Ukuran Perusahaan terhadap Return Saham pada sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Studi ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan data sekunder dari 26 perusahaan yang tergabung dalam sektor perbankan selama periode tersebut. Analisis data dilakukan melalui teknik regresi berganda menggunakan perangkat lunak SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Kinerja Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham dimana thitung > ttabel (4,603 > 1,71) dan nilai signifikansi (0,000 < 0,05), sedangkan variabel Ukuran Perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap Return Saham dengan nilai thitung < ttabel (1,691 > 1,71) dan nilai signifikansi (0,312 > 0,05). Selain itu hasil uji hipotesis secara simultan mengindikasikan bahwa kedua variabel independen tersebut bersama-sama berpengaruh terhadap return saham, dengan nilai probabilitas yang lebih kecil dari alpha yang ditetapkan (0.000 < 0.05).
Sirup Glukosa Berbasis Enzim dari Mikroba Lokal sebagai Gula Masa Depan Indonesia: Potensi dan Tantangan (Enzyme-Based Glucose Syrup from Local Microbes as Indonesia’s Future Sugar: Potentials and Challenges) Islamy, Agung; Nugraha Edhi, Suyatma; Saraswati; Nanik, Rahmani
JURNAL PANGAN Vol. 33 No. 2 (2024): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v33i2.801

Abstract

Gula sudah menjadi kebutuhan dasar rumah tangga yang tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia, maka tingkat kebutuhan akan ketersediaan gula juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pemerintah harus serius dalam menanggapi masalah ini dalam jangka panjang, salah satunya melalui pengembangan sirup glukosa berbasis bahan lokal menggunakan enzim dari mikroba lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi akan potensi sumber daya lokal baik bahan baku dan mikroba lokal dalam pengembangan industri sirup glukosa dan tantangannya di Indonesia menggunakan pendekatan systematic review. Setelah melakukan penelusuran pustaka ternyata ada beberapa komoditas bahan baku dan isolat mikroba lokal yang berpotensi dikembangkan dalam industri sirup glukosa. Bahan baku tersebut seperti jagung, singkong, ubi jalar, talas, sagu dan sorgum. Dengan isolat mikroba yang berpotensi dapat dikembangkan seperti Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis dan lain-lain.   Sugar has become a staple household need that is inseparable from daily life. Along with Indonesia’s increasing population, the demand for sugar availability has also increased significantly. The government must seriously address this issue in the long term, one of which is through the development of glucose syrup based on local ingredients using enzymes from local microbes. This study aimed to determine the potential of local resources, both raw materials and local microbes, in the development of the glucose syrup industry and its challenges in Indonesia, using a systematic review approach. After conducting a literature search, several commodities of raw materials and local microbial isolates have the potential to be developed in the glucose syrup industry. These raw materials include corn, cassava, sweet potato, taro, sago and sorghum with potential microbial isolates such as Anoxybacillus flavithermus, Aspergillus flavus, Aspergillus awamori KT-11, Bacillus subtilis and more.
THE ANALYSIS OF SATIRICAL LANGUAGE STYLE AND SOCIAL CRITICISM ON DEDDY CORBUZIER'S YOUTUBE SHOW JANUARY TO FEBRUARY 2024 EDITION AND ITS USE AS TEACHING MATERIALS IN HIGH SCHOOL Saraswati; Purlilaiceu; Deris
CARAKA Vol 11 No 1 (2024): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i1.18509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (a) jenis majas sindiran dan kritik sosial yang terdapat pada tayangan Somasi Deddy Corbuzier; (b) mendeskripsikan pemanfaatan hasil analisis gaya bahasa sindiran dan kritik sosial sebagai bahan ajar di SMA Fase F. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa frasa, klausa atau kalimat yang mengandung jenis-jenis majas sindiran dan kritik sosial dalam tayangan Somasi, dan data tambahan tangkap layar sebagai dokumen. Sumber data yang adalah tayangan Somasi Deddy Corbuzier edisi Januari sampai Februari 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat menggunakan tabel bantu untuk mengklasifikasikan jenis-jenis majas sindiran dan kritik sosial. Analisis data melalui tahap deskripsi data, klasifikasi data, analisi data, interpretasi data dan evaluasi data. Hasil analisis didapatkan lima jenis majas sindiran yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, innuendo, dan lima jenis kritik sosial yaitu politik, norma, moral, etika, budaya. Hasil analisis dapat diimplementasikan sebagai alternatif bahan ajar bahasa Indonesia di tingkat SMA fase F pada materi debat dengan domain keterampilan berbicara, dengan tujuan peserta didik mampu menyampaikan pendapat dengan logis dan kritis melalui kegiatan debat dengan menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai pendapat orang lain. Kontribusi penelitian ini dalam pemanfaatan platform YouTube dapat dijadikan sumber bahan ajar inovatif karena mudah diakses, konten bervariatif, dan paling banyak diminati masyarakat terutama Gen Z. Simpulan dari penelitian, tayangan Somasi membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan literasi peserta didik.
Educational Social Media Use and Students’ Productive Language Skills: A Canonical Correlation Analysis Saraswati; Maulana, Nanang; Santani; Ruhiat, Yayat
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.28995

Abstract

This study examines the multivariate relationship between educational social media utilization (Set X: X₁ = frequency of use, X₂ = active participation in educational activities, X₃ = creativity in creating language-related content, X₄ = content utilization for language learning) and productive language skills (Set Y: Y₁ = creative writing in digital media, Y₂ = speaking in digital media, Y₃ = debating in digital contexts, Y₄ = constructing multimodal texts) among senior secondary school students. Employing a quantitative, multivariate correlational design, 200 eleventh-grade students from SMAN 6 Tangerang Regency were selected via purposive sampling. Data were collected through validated Likert-scale questionnaires and productive language performance tasks administered online via Google Form during September 2025. Instrument reliability was established via Cronbach’s α (0.81–0.89) and McDonald’s ω (0.82–0.88), with content validity confirmed by three language education experts. Canonical Correlation Analysis (CCA) was conducted using SPSS 27, yielding four canonical functions with canonical correlations (Rc) of 0.580, 0.490, 0.258, and 0.077, respectively. Wilks’ Lambda tests confirmed that the first three canonical functions were statistically significant (overall Λ = 0.468, p < .001; Λ = 0.705, p < .001; Λ = 0.928, p = .006), while the fourth was not (Λ = 0.994, p = .280). Analysis of canonical structure coefficients revealed that Canonical Function 1 was predominantly defined by X₂ (r = 0.874) and Y₄ (r = 0.902); Function 2 by X₃ (r = −0.940) and Y₂ (r = 0.948); and Function 3 primarily by Y₃ (r = −0.983). These findings collectively indicate that students who engage more actively and creatively in educational social media activities demonstrate superior productive language competencies, particularly in multimodal composition and digital speaking, underscoring the pedagogical value of structured social media integration in secondary language education.