Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG INFRASTRUKTUR BANDUNG ADVANCED SCIENE AND CREATIVE ENGINEERING SPACE Fitri, Felia Nanda; Moch. Khamim; Suselo Utoyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Infrastruktur Bandung Advanced Science and Creative Engineering Space memiliki luas bangunan sebesar 16.629,8 m2 berada di atas lahan seluas 11.000 m2. Laboratorium ini terdiri dari bangunan Tower 1, Tower 2, dan Workshop, yang terletak di tengah kota. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk membuat project planning alternatif dalam hal traffic management, site layout, strategi dan metode pelaksanaan, mutu, K3, biaya, dan penjadwalan. Proyek Pembangunan Gedung Infrastruktur Bandung Advanced Science and Creative Engineering Space ini memiliki kontrak selama 450 hari kalender. Perencanaan proyek alternatif diperlukan untuk melaksanakan proyek tepat waktu, biaya, dan kualitas. Penulis bermaksud untuk mengubah perencanaan proyek dalam hal (1) Site Layout dan Traffic Management (2) Metode implementasi (3) Kualitas proyek (4) Total Waktu Pelaksanaan, dan (5) Perkiraan Biaya Pelaksanaan. Perencanaan proyek alternatif menghasilkan (1) Tata letak situs yang efektif dengan jalan masuk dan keluar di Kota Bandung (2) Metode zoning bottom-up (3) Kualitas memenuhi spesifikasi teknis dan SOP (Prosedur Operasi Standar) (4) Waktu pelaksanaan selama 103 hari kalender (5) Seharga Rp51.695.169.400,27.
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN BAGONG KABUPATEN TRENGGALEK Yudha, Agung Retno; Suselo Utoyo; Fadjar Purnomo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Bendungan Bagong Kabupaten Trenggalek Propinsi Jawa Timur merupakan proyek yang dimiliki oleh Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air BBWS Brantas Jawa Timur. Pembangunan Bendungan Bagong Paket I oleh PT. BRANTAS ABIPRAYA-SAC NUSANTARA (KSO) dan paket II oleh PT. PP-JATIWANGI (KSO). Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui kelayakan Bendungan Bagong apabila ditinjau dari aspek sosial budaya dan eknomi teknik. Oleh karena itu, penulis menyusun Studi Kelayakan yang mencakup (1) persepsi masyarakat tentang bendungan bagong, (2) analisis biaya investasi bendungan, (3) analisis manfaat pertanian dan penyediaan air baku oleh bendungan, (4) Net Present Value (NPV), (5) Internal Rate of Return (IRR), (6) Benefit Cost Ratio (BCR), (7) Payback Periode (PP), (8) analisis sensitifitas.Data-data yang diperlukan untuk penyusunan Studi Kelayakan yaitu Bill of Quantity,wawancara persepsi masyarakat, jumlah pelanggan air bersih, kebutuhan pertanian, luas lahan irigasi, harga jual hasil pertanian, data inflasi Indonesia, tingkat suku bunga Indonesia. Analisa Harga Satuan Pekerjaan ditinjau berdasarkan AHSP Kabupaten Trenggalek 2021. Hasil penyusunan analisis studi kelayakan diperoleh: (1) masyarakat setuju dibangun Bendungan Bagong, (2) biaya investasi bendungan Bagong adalah Rp. 3.167.768.019.830 (+PPN 11%), (3) manfaat bersih pertanian sesudah adanya Bendungan Bagong adalah sebesar Rp. 224.965.567.680. Debit rancangan cukup untuk menyediakan kebutuhan air baku kepada masyarkat 3 kecamatan, (3) nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 5.255.815.008.900, (4) nilai Internal Rate of Return (IRR) 13,26% > 12% (MARR), (5) nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 2,659, (7) nilai Payback Periode (PP) 9 tahun, (8) parameter suku bunga dan pendapatan pertanian sangat berpengaruh kepada kelayakan ekonomi Bendungan Bagong.
PROJECT PLANNING PEMBUKAAN LAHAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 7 BLITAR ZONA 2 Angin, Eunicke Adiel Aria Perangin; Suselo Utoyo; Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengerjakan sebuah proyek konstruksi Jalur Lintas Selatan Lot 7 Blitar Zona 2 tidaklah hanya memerlukan kesiapan finansial tetapi kesiapan dalam pelaksanaanya, karena tidak semua wilayah konstruksi mudah di akses, ada juga tempat yang akses nya sulit dijangkau. Pembersihan lahan merupakan proses sebelum dimulainya konstruksi. Dalam pembukaan lahan diperlukan adanya metode yang dapat membantu kelancaran kegiatan pembukaan lahan tersebut. Penggunaan metode maupun alat berat yang ada di Jalur Lintas Selatan Lot 7 tersebut dianalisis sebagai dasar pertimbangan bahwa dalam pekerjaan tersebut memerlukan metode yang berbeda di setiap lokasi untuk mempermudah pekerjaan galian demi menunjang keberhasilan pembukaan lahan. Berdasarkan hasil Project Planning tersebut, metode pembukaan lahan di Jalur Lintas Selatan Lot 7 Blitar menggunakan 3 metode, yaitu metode pertama menggunakan metode Blasting dengan alat berat CRD,ASA PDS dan beberapa bahan peledak untuk galian batu keras, metode kedua menggunakan alat berat Excentric Ripper untuk galian batu biasa, dan metode ketiga menggunakan alat berat Hydraulic Breaker untuk galian batu lunak, namun 3 metode tersebut tetap dibantu oleh Excavator dan Dumptruck dalam pembersihan lahan. Pembukaan lahan pada proyek tersebut membutuhkan waktu selama 36 hari kerja dengan Rencana Anggaran Rp.4,702,662,556.98. Hal tersebut juga membutuhkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk para pekerja yang terencana, agar mengurangi dan menghindari terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL SANTIKA WONOSARI D.I.YOGYAKARTA Baihaqi, Muhammad Baihaqi Ramadhan; Suselo Utoyo; Joko Setiono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya beberapa faktor risiko dalam pelaksanaan pembangunan sebuah proyek dapat menjadi salah satu penyebab keterlambatan kinerja pelaksanaan proyek pembangunan. Keterlambatan kinerja merupakan hal yang sangat kritis dalam kegiatan konstruksi. Hal inilah yang berkaitan dengan manajemen risiko serta berkaitan dengan sasaran utama proyek Hotel Santika Wonosari. Keterlambatan proyek konstruksi bisa juga diakibatkan oleh beberapa faktor risiko seperti manajemen yang mengenai material, sumber daya manusia, dan peralatan yang tidak mendukung serta risiko lainnya yang mempengaruhi kinerja pelaksanaan sehingga menimbulkan kerugian. Untuk meminimalisir kendala yang terjadi pada proyek konstruksi maka diperlukan analisa risiko yang dapat dilakukan dengan tujuan mengurangi dan menghindari risiko terhadap material, sumber daya manusia, dan peralatan yang terjadi pada pelaksanaan proyek pembangunan gedung Hotel Santika Wonosari agar proyek tersebut dapat segera terselesaikan. Metode yang digunakan untuk menganalisis risiko pada proyek pembangunan gedung Hotel Santika Wonosari adalah metode Severity Index. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat 7 risiko paling dominan dengan kategori ‘Tidak Dapat Diterima’ yaitu risiko Pengaruh keamanan lingkungan terhadap proyek (8,7%), pengaruh cuaca pada aktivitas konstruksi (8,7%), metode pelaksanaan yang kurang tepat (8,7%), ketidakpastian waktu pemesanan bahan (8,7%), kesalahan penempatan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan keahlian (8,7%), kekurangan tenaga kerja (8,7%), penjadwalan yang kurang tepat (8,7%).
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN GEDUNG ITB SCIENCE TECHNO PARK Rahmasyifa Siti Chairunnisa; Suselo Utoyo; Indah Ria Riskiyah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6862

Abstract

Proyek pembangunan ITB Science Techno Park memiliki luas lahan sebesar 1,04 hektare dimana rencana akan dibangun 4 gedung dan dibagi menjadi 2 tahap. Gedung 1 memiliki 11 lantai dan 2 lantai basement. Proyek pembangunan ITB Science Techno Park mengalami keterlambatan dalam penyelesaian karena beberapa kendala seperti kurang efisiensinya penggunaan alat berat, kurang optimalnya dalam menerapkan metode pelaksanaan yang telah direncanakan, terlambatnya material di on site, dan terdapat perubahan desain. Data yang diperlukan adalah Peta Lokasi dan Batas Wilayah, Gambar Perencanaan, Harga Satuan Dasar Kota Bandung 2022, dan Rencana Kerja Dan Syarat. Microsoft Project 2019 untuk menyusun penjadwalan, dan Microsoft Excel 2019 untuk menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan Kurva S. Alternatif project planning menghasilkan (1) Struktur organisasi fungsional (2) Site layout berdasarkan perhitungan safety index dan travelling distance dan traffic management (3) Strategi pelaksanaan pekerjaan tiang pancang terbagi menjadi 6 zona, galian basement 3 zona, pekerjaan pile cap dan tie beam 4 zona, pekerjaan basement 4 zona, pekerjaan struktur atas 2 zona, dan arsitektur 1 zona, menggunakan metode half slab pada plat lantai, dan mengganti bahan bekisting berupa phenolic (4) Pengendalian mutu berdasarkan SOP dan ITP yang mengacu pada Spesifikasi Teknis (5) Rencana K3L disusun terdiri atas tujuan dan kebijakan keselamatan konstruksi, struktur organisasi K3, prosedur tanggap darurat, tabel IBPRP, sasaran dan program umum (6) Jadwal pelaksanaan proyek 423 hari kalender (7) Total rencana anggaran pelaksanaan (RAP) sebesar Rp 223.758.567.303.