Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN PEKERJAAN PENINGKATAN KUALITAS RUMAH SWADAYA DI KOTA LANGSA Di Luthfi Nur; Eka Mutia; Meilandy Purwandito
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v4i2.751

Abstract

Penelitian ini membahas tentang evaluasi pelaksanaan pekerjaan peningkatan rumah swadaya di Kota Langsa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik penerima bantuan, mengetahui item- item pekerjaan dan juga mengetahui tingkat kepuasan bantuan program Bantuan Stimulan Peningkatan Rumah Swadaya (BSPS). Dari hasil survey yang telah dilakukan sebaran bantuan PKRS di Kota Langsa yaitu Gampong Lengkong dengan total penerima bantuan berjumlah 85 orang yang terbagi ke dalam 5 dusun. Diketahui karakteristik penerima bantuan diklasifikasikan dengan pejabaran sebagai berikut: klasifikasi umur penerima bantuan, perbandingan jenis kelamin penerima bantuan, klasifikasi pekerjaan penerima bantuan, klasifikasi penghasilan perbulan penerima bantuan. Komponen pekerjaan yang diterima penerima bantuan yaitu pekerjaan dinding, pekerjaan pintu dan jendela, pekerjaan struktur atap, pekerjaan penutup atap, pekerjaan lantai dan upah pekerja dengan jumlah total harga sebesar Rp.20.000.000,-. Dalam menghitung validitas kuesioner bantuan BSPS dilakukan dengan Uji Validasi dan Reabilitas dengan menggunakan program SPSS v.25 (statistical package for the social sciences). Untuk hasil uji realibilitas Gampong Lengkong mendapatkan nilai koefisien reabilitas (cronbach’s alpha) sebesar 0.889 > 0.06 maka didapatkan seluruh instrument yang diuji adalah realibel atau terpercaya. Tingkat kepuasan yang didapatkan yaitu: skor rata-rata penilaian tingkat kepuasan di Gampong Lengkong mendapatkan hasil yang sama di variabel penerima bantuan dengan mendapatkan kategori sangat puas dan untuk seluruh variabel mendapatkan kategori sangat puas.
MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR BERDASARKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT (STUDI KASUS GAMPONG BLANG KECAMATAN IDI RAYEUK) Fahriz Ammunshari; Eka Mutia; Firdasari, Firdasari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/agregat.v3i2.756

Abstract

Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air, banjir merupakan fenomena alam yang sering terjadi di berbagai negara termasuk di Indonesia. Di Kecamatan Idi Rayeuk menurut BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) tahun 2020 terdapat 3 desa yang tergolong rawan bencana banjir diantaranya Desa Gampong blang, Keude Blang dan Pulo Blang. Desa Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk merupakan salah satu desa yang rentan bencana banjir. Adapun daerah di Idi Rayeuk yang sering terkena dampak banjir adalah Gampong Blang yang selama ini jika terkena banjir melakukan evakuasi melalui jalur seadaanya, masyarakat Gampong Blang melakukan evakuasi dengan membuat tempat evakuasi di dekat daerah-daerah tersebut yang tidak terkena banjir atau dataran yang lebih tinggi, masyarakat melakukan evakuasi dengan jalur seadaannya dan kadang melawan arah banjir. Oleh sebab itu diperlukanya kajian mengenai penentuan manajemen penanggulangan bencana banjir terhadap masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat dalam menanggulangi bencana banjir di Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk dan untuk mengetahui penerapan manajemen penanggulangan bencana banjir berdasarkan pengetahuan masyarakat Gampong Blang di Kecamatan Idi Rayeuk. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi langsung ke lapangan. Berdasarkan hasil survey oleh peneliti dengan menggunakan metode wawancara dan pembagian angket kepada masyarakat Gampong Blang Kecamatan Idi Rayeuk dalam manajemen penanggulangan bencana banjir. Dalam teori manajemen penanggulangan banjir terbagi menjadi 3 tahapan yaitu : Prabencana, Pada saat bencana, dan Pasca Bencana.
Mapping the land movement level of Langsa Baro district using the Geographic Information System (GIS) Riyan, Muhammad Alfriyandi; Ellida Novita Lydia; Eka Mutia; Arisna Fauzia
Teknisia Vol 30 No 1 (2025): Teknisia
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknisia.vol30.iss1.art5

Abstract

Langsa Baro District is an area that often experiences floods and a lot of uneven elevation in the area so that land movement can be possible. This study aims to analyze the parameters that affect soil movement and make a zoning map of the level of vulnerability of land movement using spatial data in Langsa Baro District. Data processing with GIS (Geographic Information System) is intended to obtain soil movement mapping. To help determine the weight score on each parameter, this study used the AHP (Analytic Hierarchy Process) method. Factors that greatly influence the occurrence of soil movement that occurs in Langsa Baro District are soil type and rainfall. The Langsa Baro District area has five levels of vulnerability, namely the level of vulnerability of very low soil movement with a percentage of 0.26% and area of 17.02 Ha, the level of vulnerability of low soil movement with a percentage of 3.58% and an area of 234.02 Ha, the level of vulnerability of medium soil movement with a percentage of 18.42% and an area of 1204.22 Ha, the level of vulnerability of high soil movement with a percentage of 73.74% and an area of 4819.54, the level of vulnerability of soil movement is very high with a percentage of 4.00% and an area of 261.26 Ha.