Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan SIMRS dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM) di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh Nugraha, Adi; Ifmaily, Ifmaily; Burhan, Ida Rahmah; Asyari, Dian Paramitha; Hasnah, Fadhilatul -
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2022): JIK-Oktober Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i2.559

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di sektor perawatan kesehatan dan terutama di rumah sakit menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi, efektivitas perorangan, serta dapat mengurangi biaya struktural. Sistem informasi dan komunikasi dapat dianggap sebagai intervensi kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan perawatan yang diberikan kepada pasien, seperti halnya pengobatan baru. Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model perilaku yang bermanfaat untuk menjawab pertanyaan mengapa banyak sistem teknologi informasi gagal diterapkan karena pemakainya tidak mempunyai minat perilaku (Behavioral Intention) untuk menggunakannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan SIMRS dari sisi penggunaan SIMRS yang sesungguhnya (actual usage ) pada pengguna di RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh yaitu dikenal istilah silakeh  belum dioperasikan di semua unit, dan belum terhubung ke semua poli, sistem ini baru dioperasikan di pendaftaran rawat jalan, rawat inap, IGD dan apotik.
Manajemen Puskesmas Terhadap Mutu Pelayanan Puskesmas di Kota Padang Asyari, Dian Paramitha; Azkha, Nizwardi
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.1180

Abstract

Mutu pelayanan merupakan faktor penting yang dapat membentuk kepercayaan pasien kepada Puskesmas sehingga tercipta loyalitas mereka sebagai konsumen jasa pelayanan kesehatan. Tercatat sepanjang tahun 2023 mutu pelayanan Puskesmas di Kota Padang masih bermasalah terutama pada bagian sarana prasarana dan kualitas layanan yang diberikan. Tentunya hal ini dapat teratasi jika pelaksanaan manajemen di Puskesmas juga baik dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara manajemen puskesmas terhadap mutu pelayanan di  23 puskesmas dengan jumlah sampel 46 orang di Kota Padang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Kuantitatif dengan teknik penentuan sampel secara total sampling di 23 Puskesmas Kota Padang. Analisis data menggunakan analisis Bivariate dan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian  menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara manajemen Puskesmas dan mutu pelayanan, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,68 (p < 0,01).
Hubungan Lama Menderita Dengan Kunjungan Rutin Pasien Hipertensi Di Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2024 Asyari, Dian Paramitha
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 3 No 1 (2024): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol3.Iss1.1110

Abstract

Abstract Hypertension is the leading cause of death in the world WHO estimates that 22% of the world and 26.4% of people in Indonesia suffer from hypertension. Hypertension ranks as the disease with the highest number of visits in Padang city. Pauh Health Centre is the 3rd highest case of hypertension, but with the lowest visit of 1%. The purpose of this study was to determine the relationship between duration of suffering and routine visits of hypertensive patients at Puskesmas Pauh. This type of research is quantitative with a cross sectional design. The population in the study were hypertensive patients who visited the health centre, the sampling method used accidental sampling with a sample of 65 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data were analysed univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results showed 69.2% of respondents did not visit regularly, 56.9%, respondents suffered short-term (1-5 years). There is a relationship between length of suffering (p=0.047) with routine visits of hypertension patients at Puskesmas Pauh. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between the length of suffering with routine visits of hypertensive patients. Keywords : Hypertention, Repeat visited, Primary Health Care, Padang.
Edukasi dan Kampanye Anti Rokok pada Remaja di Pantai Purus Kota Padang Ilmaskal, Radian; Gusrianti, Gusrianti; Asyari, Dian Paramitha; Wati, Linda
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12221

Abstract

Perokok remaja di Indonesia merupakan masalah yang cukup serius. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, sekitar 8,8 juta remaja di Indonesia merokok. Hal ini mengkhawatirkan karena remaja yang merokok memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai penyakit terkait merokok seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan. Prevalensi perokok remaja masih tinggi di Kota Padang, yaitu sebesar 24,09%. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya merokok dan menurunkan prevalensi perokok remaja di Kota Padang. Metode kegiatan terdiri dari edukasi, sosialisasi, dan kampanye anti rokok yang dilaksanakan di Pantai Purus Kota Padang pada bulan Juni-Agustus 2023. Sasarannya adalah remaja dan masyarakat yang berkunjung ke Pantai Purus. Hasilnya menunjukan partisipasi aktif dari peserta terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 80%, perubahan sikap dan perilaku dengan dibuktikan dengan ikut long march di sepanjang Pantai Purus, kampanye anti-rokok dan memungut puntung rokok yang ditemukan. Kepada dinas kesehatan, pariwisata, dan terkait lainnya agar bisa membuar program rutin untuk mengedukasi masyarakat yang berkunjung ke Pantai Purus terkait isu kesehatan, lingkungan dan lainnya. Pada masyarakat diharapkan peduli dan berani menyuarakan informasi dan ajakan kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitar terkait dampak negatif dari mengonsumsi rokok.