Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA SMART TV DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS III PADA PEMBELAJARAN PAI (STUDI KASUS DI SDI ROUSHON FIKR JOMBANG) Intan Nadiroh; Sarjuni
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 5 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v5i1.4429

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) apabila hanya menggunakan metode konvensional yang cenderung verbalistis. Inovasi pembelajaran melalui media teknologi, salah satunya Smart TV, dipandang mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, menarik, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar yang masih berada pada tahap operasional konkret. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa terhadap pembelajaran PAI dengan pemanfaatan Smart TV serta mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan penggunaannya di SD Islam Roushon Fikr Jombang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa meliputi faktor internal (motivasi, perhatian, keterlibatan aktif siswa), faktor guru (kreativitas dan kompetensi pedagogis dalam memanfaatkan Smart TV), serta faktor eksternal (dukungan sekolah, orang tua, infrastruktur, dan lingkungan sosial). Pemanfaatan Smart TV memiliki sejumlah kelebihan, yaitu memperjelas visualisasi konsep abstrak, meningkatkan motivasi intrinsik, mendukung variasi metode, serta memperkaya sumber belajar. Namun kelemahannya meliputi kendala teknis (internet, listrik), keterbatasan kompetensi guru, risiko pasifitas siswa, validitas konten, serta tantangan biaya dan keinginan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Smart TV efektif meningkatkan minat belajar PAI apabila didukung oleh kreativitas guru, kurasi konten yang tepat, infrastruktur yang memadai, serta partisipasi sekolah dan orang tua.
Ilmu 'Arudh Sebagai Sistem Pengetahuan: Pendekatan Epistimologis Dalam Studi Bahasa Arab Lydia Ni’matul Mu’tamaroh; Intan Nadiroh; M. Yunus Abu Bakar
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.691

Abstract

This article discussed ʿIlm al-ʿAruḍ as a system of knowledge within Arabic language studies through an epistemological approach. Prior to this study, ʿIlm al-ʿAruḍ had often been understood merely as a technical tool for analyzing poetry, whereas it actually possessed a structured set of concepts, working methods, and clear criteria of validity for determining the correctness of wazan (metrical patterns) and the regularity of rhythm in Arabic poetry. This study employed a qualitative approach with a library research design, using descriptive–analytical analysis. The findings indicated that ʿIlm al-ʿAruḍ functioned as a scientific instrument for verifying metrical and rhyming patterns, which demonstrated that it held not only aesthetic value but also academic significance within the scholarly tradition of Arabic studies. From an epistemological perspective, the discussion showed that ʿIlm al-ʿAruḍ had identifiable sources of knowledge, analytical procedures, and mechanisms of verification that could be academically justified. Furthermore, the study found that ʿIlm al-ʿAruḍ remained relevant in contemporary Arabic language education when taught contextually and connected to modern linguistic studies, particularly phonology and linguistic rhythm. Therefore, it was concluded that ʿIlm al-ʿAruḍ deserved to be positioned as an essential component of the structure of Arabic linguistic sciences, both for strengthening the understanding of Arabic literature and for developing deeper linguistic competence.
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Edukasi Fikih Jenazah di Desa Kebonagung Abdul Kholiq Hasan; Zuni Humairoh; Vivi Afbrifani; Intan Nadiroh; Siti Nur Khotimah; Yayang Ziyana Rahmah Wahidah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i4.2082

Abstract

Abstract: Terdapat kesenjangan antara pemahaman fikih jenazah secara normatif dengan praktik sosial masyarakat di Desa Kebonagung. Praktik yang berkembang cenderung bergantung pada tradisi dibandingkan dengan rujukan hukum Islam yang otoritatif, sehingga berpotensi menimbulkan konflik internal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui edukasi fikih jenazah dengan meningkatkan literasi hukum, menumbuhkan sikap inklusif, serta mendorong terciptanya harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain sosio-legal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program dilaksanakan melalui seminar dan praktik pengurusan jenazah dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan hukum Islam. Selain itu, terjadi perubahan sikap ke arah penerimaan yang lebih baik terhadap perbedaan praktik fikih. Namun demikian, perubahan yang terjadi masih berlangsung secara bertahap karena pengaruh tradisi lokal yang masih kuat.