Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Aktivitas Farmakologis Ekstrak Daun Awar-awar (Ficus Septica) Terhadap Hewan Uji Mencit (Mus Musculus) Haryanto, Haryanto; Yunasti, A. Audia; Ramadhani, Besse; Roudhina, Arisya; Putri, Elma Fanilam; Angreni, Sri Ratna; M, Ananda Miskiyah; Yulianti, Fira; Ramadhani, Nia; Nabil, Muhammad Khairul Rasyid Aufa
Journal of Health and Medical Science Volume 4 Nomor 4 Oktober 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v4i4.2945

Abstract

Daun awar-awar (Ficus septica) merupakan tanaman obat tradisional Indonesia yang telah lama digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti peradangan, infeksi, dan gangguan kulit. Efektivitas biologis tanaman ini sangat dipengaruhi oleh metode perlakuan dan konsentrasi bahan, karena senyawa bioaktif yang dikandungnya-antara lain flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan steroid-bersifat sensitif terhadap kondisi ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis perlakuan dan tingkat konsentrasi terhadap efektivitas biologis daun awar-awar serta mengidentifikasi perlakuan yang paling optimal. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorik menggunakan delapan jenis perlakuan (PSM, SSSP, DSSP, SL, RO, SM, PSL, dan ANA) pada tiga tingkat konsentrasi, yaitu 1%, 2%, dan 4%. Setiap perlakuan diuji untuk menilai pengaruhnya terhadap parameter efektivitas biologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi variasi signifikan antarperlakuan dan antar konsentrasi. Perlakuan SL memberikan respons tertinggi sebesar 66,26% pada konsentrasi 4%, yang menunjukkan efektivitas terbaik dalam mengekstraksi dan mengaktifkan senyawa bioaktif daun awar-awar. Sebaliknya, perlakuan ANA menghasilkan nilai terendah, yaitu 3,70% pada konsentrasi 4%, dengan pola penurunan efektivitas seiring peningkatan konsentrasi. Pola hasil menunjukkan bahwa hubungan antara konsentrasi dan efektivitas tidak selalu linier, mengindikasikan adanya fenomena kejenuhan atau interaksi kompleks antar senyawa aktif.
Peran Komunikasi Verbal dan Nonverbal Guru dalam Meningkatkan Keterlibatan Kelas Siswa usia Dini Ramadhani, Nia; Syamsuddin, Muhammad Rifqi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana guru menggunakan komunikasi verbal dan nonverbal untuk meningkatkan keterlibatan siswa usia dini di kelas bahasa Inggris. Komunikasi interpersonal penting karena membantu anak-anak memahami instruksi, bergabung dengan kegiatan, dan tetap fokus selama belajar. Banyak guru yang masih belum menyadari bahwa perilaku komunikasi sederhana seperti perubahan intonasi, gerak tubuh, kontak mata, dan ekspresi wajah secara langsung mempengaruhi perhatian dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui observasi kelas dan wawancara semi terstruktur dengan satu guru bahasa Inggris untuk siswa usia dini. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasilnya menunjukkan bahwa guru menggunakan instruksi verbal yang singkat dan jelas, mengulanginya bila perlu, dan memberikan pujian yang membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa. Komunikasi nonverbal seperti gerak tubuh, kontak mata, senyuman, dan gerakan tubuh membantu memperjelas makna dan membuat siswa tetap fokus. Kombinasi komunikasi verbal dan nonverbal menciptakan lingkungan belajar yang hangat, interaktif, dan mendukung.Kata Kunci: komunikasi guru, komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, pelajar muda, keterlibatan siswa, komunikasi interpersonal