Dewi Leni Mastuti
Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa Dan Seni IKIP PGRI Pontianak Jalan Ampera No.88 Telp. (0561)748219 Fax. (0561) 6589855

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MEDIA FILM SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN LITERASI DI SMA WISUDA PONTIANAK Mai Yuliastri Simarmata; Dewi Leni Mastuti; Muhammad Thamimi; Melia Melia; Ramadhan Kusuma Yudha; Aqis Yuliansyah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i1.1200

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian berupa workshop dengan judul Media Film Sebagai Sarana Pembelajaran Literasi di SMA Wisuda Pontianak. Peserta dalam kegiatan Pegabdian berjumlah 20 Siswa. Tujuan dari dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan adalah (1) Memberikan pemahaman dan kesadaran literasi bagi generasi muda(2) Media Film dapat meningkatkan minat baca siswa (3)  Melatih keterampilan menulis berdasarkan apa yang lihat dengan bahasa dan kalimatnya sendiri. Kegiatan ini sangat produktif dalam mengembangkan keterampilan menulis yang dikhususkan pada menulis teks drama.
PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN DI MADRASAH ALIYAH SIRAJUL ULUM KOTA PONTIANAK Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina; Dewi Leni Mastuti; Mesterianti Hartati; Dini Hajjafiani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i2.1830

Abstract

Kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berawal dari keluhan guru yang menyatakan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan menulis pantun sangat tidak disukai oleh siswa-siswinya. Hal ini terbukti dari tugas yang diberikan. Siswa sama sekali tidak paham cara menulis pantun. Berawal dari hasil observasi dan wawancara dari guru bidang studi, tim pelaksana mengadakan workshop secara daring yang bertujuan (1) siswa dapat menentukan syarat-syarat pantun, (2) siswa dapat menentukan jenis-jenis pantun, (3) siswa dapat menulis pantun sesuai dengan jenis pantun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ceramah melalui daring. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa siswa sangat antutias mengikuti kegiatan secara daring terlihat dari nilai menulis pantun meningkat sebanyak 80%
ANALISIS NILAI-NILAI BUDAYA DAN SOSIAL PADA NOVEL AKU ANAK BETING KARYA SISKADYAHFA Dewi Leni Mastuti
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Number 2 December 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v3i2.1993

Abstract

Masyarakat Pontianak sesungguhnya memiliki berbagai bentuk genre sastra, akan tetapi tidak banyak para generasi mudanya mengenal bentuk-bentuk sastra tersebut. Proses pewarisan sastra dari para tetua ke generasi muda tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Semakin sedikitnya orang-orang yang menguasai berbagai bentuk sastra di kota Pontianak. Tujuan penelitian yang peneliti lakukan ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Manusia, Lingkungan, dan Sang Pencipta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif, yaitu deskripsi nilai-nilai budaya dalam masyarakat Pontianak. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan teknik wawancara, catat, dan dokumen tertulis. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis nilai-nilai budaya (Melayu) dalam hubungan manusia, lingkungan, dan Sang Pencipta pada masyarakat Pontianak. Berdasarkan hasil penelitian terdapat nilai budaya dilihat dari hubungan manusia dengan manusia; nilai sosial dilihat dari hubungan manusia dengan lingkungan serta nilai budaya dan sosial dilihat dari hubungan manusia dengan pencipta.
Implementasi Prefiks dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Elva Sulastriana; Dewi Leni Mastuti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4758

Abstract

Prefiks meng-  adalah salah satu bentuk afiks yang tingkat pemakaiannya sangat produktif. Namun demikian masih banyak kekeliruan yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan prefiks khususnya prefiks-meng- pada karya tulis ilmiah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari 110  karya tulis mahasiswa berupa makalah, desain penelitian, dan skripsi. Data yang akan digunakan berupa kutipan kalimat yang berisi kata-kata yang menggunakan prefiks meng-. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumenter. Keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan trianggulasi dan analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh. Implementasi prefiks meng- pada karya tulis mahasiswa mengalami tingkat kesalahan rata-rata 77,76% dengan rincian (1) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk me- ada pada kata “merubah” (2)  kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk mem- pada kata “mempengaruhi, mempublikasikan, mempesona, mempercayai”, (3) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk men- pada kata “menterjemahkan, mentaati, menyetabilkan”,  (4) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk meny- pada kata “mensuplai, dan mensortir”, (5) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk meng- pada kata “mengkonfirmasi,  mengkeriting, mengkesampingkan/mengenyampingkan, mengkedepankan, mengkemukakan, mengketengahkan, mengeristal, mengeritik”,  (6) kesalahan penggunaan prefiks meng-  dengan variasi bentuk  menge- pada kata “membom, mencat, mensahkan”.
Developing Teaching Media for the Students with Special Need Elly Syahadati; Dewi Leni Mastuti
SELL (Scope of English Language Teaching, Linguistics, and Literature) Journal Vol 3 No 2 (2018): SELL Journal
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/sl.v3i2.550

Abstract

The use of media in teaching-learning process becomes a tool of communication between teachers and students. Learning style is not only centered on the teachers, but it concerns on various aspects. Those aspects are transferred into media. Teachers are not the source in learning, yet the teacher should be able to create a media. This research and development are aimed to describe the development of Bahasa and the suitability of the quality for media in teaching Bahasa. This development followed seven steps including 1) researching and collecting data, 2) planning, 3) initial product development, 4) initial trial, 5) revision, 6) field trial, 7) revision and completion of product. The research instruments were interview and questionnaire. The need analysis indicated that the subject needed real media with an interesting color. Another result showed that the media product for teaching Bahasa can be appropriately used by the children with special needs. Therefore, it can be concluded that media for teaching - learning Bahasa for deaf students in one of special needs school in Pontianak is applicable as a media in schools.
KEPRAKTISAN PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MAKER DALAM PEMBELAJARAN KEARIFAN LOKAL DI SMP NEGERI 12 PONTIANAK Simarmata, Mai Yuliastri; Agustina, Rini; Mastuti, Dewi Leni; Saray, Sari Oktaviani
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v15i1.2691

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan terhadap penggunaan pengembangan e-modul berbasis flipbook maker dalam pembelajaran kearifan lokal di SMP Negeri 12 Pontianak. Adapun Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Sampel dalam penelitian ini adalah respon kelas VII SMP Negeri 12 Pontianak dengan jumlah siswa sebanyak 37 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa angket yang telah divalidasi dengan hasil validasi bahwa instrument layak untuk digunakan. Pertanyaan angket yang diberikan sebanyak 15 pertanyaan, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan e-modul berbasis flipbook maker dalam pembelajaran kearifan lokal termasuk kategori praktis digunakan dalam proses pembelajaran dengan hasil respon peserta didik 93,74%.Kata kunci: kepraktisan, e-modul, flipbook maker, kearifan lokal ABSTRACTThis study aims to determine the practicality of using flipbook maker-based e-module development in learning local wisdom at SMP Negeri 12 Pontianak. The research method used in this research is Research and Development (R&D). The sample in this study was the class VII response of SMP Negeri 12 Pontianak with a total of 37 students. The instrument used is a questionnaire that has been validated with validation results that the instrument is feasible to use. Questionnaires were given as many as 15 questions. The results of the study can be concluded that the use of flipbook maker-based e-modules in learning local wisdom is included in the practical category used in the learning process with student response results of 93.74%.Keyword: Racticality, E-Module, Flipbook Maker, Local Wisdom
THE DEVELOPMENT OF INDONESIAN TEACHING MEDIA FOR CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS Mastuti, Dewi Leni; Syahadati, Elly
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3 No 2 (2020): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v3i2.2523

Abstract

The use of learning media is a means of communication between teaching staff and students. Learning styles are no longer teacher-centered, but learning styles involve various aspects. These aspects are channeled through learning media. Teachers are no longer a source of learning but teachers must be able to create learning media. This research and development aims to describe the development of the Indonesian language and to describe the feasibility and quality of Indonesian language media. This development uses seven research steps, including (1) research and data collection, (2) planning, (3) initial product development, (4) initial testing, (5) design revision, (6) field trials, and ( 7) product revisions and improvements. The research instruments used were interviews and questionnaires. The results of the needs analysis reveal that the subject needs real media with attractive colors. Other findings indicate that Indonesian language learning media products are suitable for use in children with special needs. So it can be concluded that the Indonesian language learning media for deaf students in one of the schools with special needs in Pontianak is suitable for use as a learning medium in schools.Keywords: instructional media, interactive learning, Indonesian
THE IMPLEMENTATION OF " SIRKUS POHON" BY ANDRE HIRATA ON INDONESIA LANGUAGE LEARNING TO STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Uli, Indriyana; Mastuti, Dewi Leni
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 5 No 1 (2022): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v5i1.4722

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral serta implementasi pembelajaran di SMA pada novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan didaktis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kajian isi dengan alat pengumpul data berupa studi dokumenter. Hasil penelitian ini nilai moral dalam novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata berkaitan dengan diri sendiri, sesama manusia dan Tuhan. Nilai moral moral berhubungan dengan diri sendiri yaitu jujur, kerja keras, pantang menyerah, rendah hati. Nilai moral yang berhubungan dengan sesama manusia yaitu suka menolong dan cinta kasih. Dan nilai moral yang berhubungan dengan Tuhan yaitu bersyukur yang tergambarkan dari tingkah laku tokoh-tokohnya dalam kehidupannya sehari-hari. Sedangkan Implementasi nilai moral dalam novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA relevan dengan Kurikulum 2013 di kelas XII. Implementasi pembelajaran tersebut didasari dengan adanya Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang mencantumkan kompetensi yang harus dicapai siswa dalam pembelajaran sastra. Nilai moral sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah dirancang dalam Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran maupun SilabusKata Kunci: NIlai moral, Novel, Andre Hirata, Kurikulum 2013
Menumbuhkan Keterampilan Menyimak Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia Mastuti, Dewi Leni
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, Number 2 (December 2024)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v7i2.6228

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini melibatkan telaah literatur untuk memahami pentingnya keterampilan menyimak dalam mata kuliah bahasa Indonesia. Pengumpulan data berupa artikel jurnal, buku, serta riset terkini, untuk memahami tentang konsep keterampilan menyimak yang berkaitan dengan mata kuliah bahasa Indonesia dengan teknik library search sebagai awal penelitian. Data yang digunakan ialah data sekunder. Data sekunder adalah pengumpulan data dari beberapa sumber yang telah dipublikasikan. Data sekunder adalah pengumpulan data dari beberapa sumber yang telah dipublikasikan. Data sekunder diantaranya literatur missalnya buku referensi, artikel jurnal, hasil survei, dan lainnya. Teknik simak yang digunakan dalam pengumpulan data yang melibatkan pengamatan terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyimak mata kuliah bahasa Indonesia. Validasi penelitiannya dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang diambil benang merahnya yaitu; 1) Media pembelajaran yang digunakan bervariasi; dan 2) Bahan ajar yang sesuai dengan apa yang akan diajarkan. Media pembelajaran yang selalu bervariasi digunakan oleh dosen membuat perkuliahan semakin menarik dan berkualitas; serta Bahan ajar yang selalu mengikuti perkembangan zaman mampu menarik perhatian serta motivasi mahasiswa dalam perkuliahan mata kuliah bahasa Indonesia dalam menyimak. Kata Kunci : Keterampilan, Menyimak, Bahasa Indonesia.
Pelaksanaan Pembelajaran Menulis Kreatif Puisi: Studi Deskriptif Pelaksanaan Pembelajaran, Faktor Pendukung, dan Upaya Mengatasi Kendala Dewilenimastuti, Dewilenimastuti
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.041 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v4i2.28224

Abstract

Tujuan penelitian (1) mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis kreatif puisi semester 1, (2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran menulis kreatif puisi, (3) cara mengatasi hambatan dalam pembelajaran menulis kreatif puisi. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menulis kreatif puisi. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik yang digunakan adalah analisis hasil catatan lapangan dan data pedoman observasi kegiatan pembelajaran mahasiswa dengan data hasil wawancara bersama dosen dan mahasiswa. Analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pelaksanaan pembelajaran meliputi dari adanya mahasiswa, dosen, tujuan, materi, media, metode, dan evaluasi. Kedua, faktor pendukung pembelajaran menulis kreatif puisi dari mahasiswa meliputi; motivasi, keaktifan, dan kemampuan belajar mahasiswa. Dari Dosen yakni, motivasi dan kemampuan mengajar dosen. Ketiga, cara mengatasi hambatan dari dosen yaitu mengoptimalkan peran dosen dalam memberikan pembelajaran, memadatkan materi, dan memberi penugasan.Kata Kunci: Pelaksanaan, Pembelajaran, Menulis Kreatif Puisi.