Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : apcp journal

IDENTIFIKASI KEDALAMAN AIR TANAH DAN INTRUSI AIR LAUT DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DESA BENTENG KECAMATAN MALANGKE Fitri Jusmi; Selviani Basri
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i1.38

Abstract

Research has been carried out in Benteng Village, Malangke District, NorthLuwu Regency by using the schlumberger configuration geoelectric method to determine the subsurface lithology related to the identification of groundwater depth and sea water intrusion in the area. In this study, each measurement path has a length of 150 meters. The resulting data is in the form of a resistance value and is used to find the apparent resistivity value. The data is then processed using IPI2win software to obtain lithological images of subsurface rocks. From the results of the inversion using IPI2win software, it can be seen that the depth of groundwater and sea water intrusion in the area. This can be seen from the results of the interpretation based on geological conditions and the resistivity value shows that seawater intrusion occurs on line 2, starting at a depth of 0.5-9.4 meters with a resistivity value of 1.7-5.9 Ώm. A good groundwater layer to be used as a borehole is on line 1, starting from a depth of 1. 1-22.01 meters with a resistivity value ranging from 53.2-160.5 Ώm, because on line 1 sea water intrusion is not found.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL PID DENGAN APLIKASI SCILAB Asmarita Sari; Fitri Jusmi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v2i1.86

Abstract

PID control is a control that will react to the error that has been given by the sensor, so that it can provide an improvement value to the output value. The RLC circuit is an electrical circuit consisting of a resistor (R), an inductor (L) and a capacitor (C), which are arranged in series or parallel. The resistance produced by the resistor is referred to as resistance, the resistance produced by the inductor is usually called the inductive reactance symbolized by XL, while the resistance generated by the capacitor is called the capacitive reactance symbolized by XC. The method of solving an electric circuit can be solved by using the Laplace transform associated with using SCILAB software. SCILAB is open source software and can be run on Windows, Mac and Linux operating systems.
Rancang Bangun Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMEGA328P dengan Sensor Kelembaban Tanah V1.2 Indira Namora; Fitri Jusmi; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i1.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun alat penyiram tanaman otomatis berbasis mikrokontroler arduino dan sensor kelembaban tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Perumahan Songka Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari perancangan alat, persiapan alat dan bahan, perakitan rangkaian alat elektronika dan uji kinerja alat penyiram tanaman otomatis berbasis mikrokontroler ATMega328P. Dalam alat ini terdapat mikrokontroler ATMega328P dan sensor kelembaban V1.2 yang berfungsi sebagai komponen utamanya. Pada saat sensor dibenamkan pada tanah kering sensor membaca nilai kelembaban tanah yaitu berkisar antara 0-30% RH, kemudian mengirimkan sinyal pada arduino untuk mengaktifkan pompa air. Sedangkan, pada saat sensor dibenamkan pada tanah lembab maupun basah, sensor membaca nilai kelembaban tanah berkisar antara 31-100% RH, sehingga sensor mengirimkan sinyal pada arduino untuk mengaktifkan relay untuk menghentikan laju pompa air. Hal ini menunjukkan bahwa alat penyiram tanaman otomatis ini sangat efisien dalam budidaya tanaman pada ruangan tertutup.
Analisis Focal Mechanism Gempa Bumi di Danau Matano Sorowako Kabupaten Luwu Timur Indirahasti Indirahasti; Suaedi Suaedi; Fitri Jusmi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 3 No. 2 (2022): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v3i2.155

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang dilalui oleh pertemuan tiga lempeng dunia yaitu Indo-Australia bergerak ke utara, Pasifik ke timur, dan Eurasia ke selatan, kondisi inilah yang menyebabkan Indonesia rawan akan gempa bumi. Wilayah Sulawesi Selatan khususnya di daerah Sorowako rentan terhadap bencana alam gempa bumi karena wilayah Sorowako terletak di Selatan Danau Matano dimana posisi Danau Matano ini berada diatas zona patahan yang disebut patahan Matano. Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 15 Desember tahun 2016 dengan koordinat (-2.61oLS) – (-2.65oLS) dan (121.77oBT) – (121.86oBT) pada kedalaman 30 km dan magnitudo 4,0 SR. Pada peristiwa gempa bumi tersebut dapat dianalisis focal mechanism menggunakan metode gerak awal gelombang P (kompresi dan dilatasi) dengan menggunakan Software seiscomp P 3. Hasil analisis focal mechanism pada tanggal 15 Desember diperoleh nilai bidang nodal pertama arah bidang sesar (strike) 105o, kemirinagn (dip) 75o, dan sudut pergerakannya (rake) 127o. Sedangkan pada bidang nodal kedua memiliki strike 249o, dip 39o, dan rake 24o. Berdasarkan parameter-parameter sesar tersebut diperoleh gempa yang terjadi pada tanggal 15 Desember 2016 merupakan gempabumi berpola sesar naik.
Rancang Bangun Smart Home Menggunakan Internet of Things Berbasis Mikrokontroler Nodemcu Esp8266 Nurfa Yanti; Fitri Jusmi; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.176

Abstract

Penghematan energi pada rumah saat ini sangat dibutuhkan bagi setiap pemilik rumah serta dengan suasana yang nyaman dan aman. Hal ini dikarenakan tingkat.kenyamanan, keamanan.dan sumber energi listrik semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan keamanan dan memberikan kenyamanan kepada pengguna karena beberapa alat elekronik dirumah telah dikontrol secara otomatis. Penelitian ini dilaksanakan di Perumahan Padang Sappa Kecamatan Bua Ponrang Kabupaten Luwu Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari Perancangan alat prototype smart home, persiapan alat dan bahan, perakitan alat prototype smart home, dan uji kinerja smart home dengan menggunakan komponen utama yaitu Mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan tiga jenis jaringan internet sehingga diperoleh hasil delay yang berbeda yaitu jaringan internet 3G, jaringan internet 4G dan jaringan internet WLAN (Wireless Local Area Network). Nilai rata-rata delay yang tertera pada fitur jaringan internet 3G, jaringan internet 4G dan jaringan internet WLAN masing-masing adalah 3,23 detik, 1,42 detik dan 1,38 detik. Hal ini menunjukkan bahwa uji Komunikasi antara pengguna dengan sistem smarthome dengan menggunakan internet of things telah beroperasi dengan optimal pada jarak yang jauh.
Identifikasi Potensi Longsor Lereng Pertanian Desa Saluinduk Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner Sulfiandi Sulfiandi; Fitri Jusmi; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi longsor lereng pertanian di Desa Saluinduk dengan menggunakan pendekatan Geolistrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, yakni melakukan pengukuran menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner. Dengan menggunakan dua lintasan dengan panjang lintasan masing-masing 120 meter dengan spasi terkecil 10 meter. Hasil penelitan menunjukkan bahwa pengidentifikasian bidang gelincir berdasarkan nilai resistivitas dilakukan dengan melihat nilai resistivitas lapisan batuannya, apabila nilai resistivitas lapisan batuan atasnya jauh lebih rendah dibanding lapisan bawah maka dapat di simpulkan sebagai bidang gelincir. Kedalaman bidang gelincir pada lintasan 1 di kategorikan kedalam bidang gelincir dangkal dengan kedalaman 2,50 meter serta nilai resistivitasnya 57,6 Ωm dan memiliki kemiringan lereng curam yaitu pada kemiringan 34%. Pada lintasan 2 di kategorikan kedalam bidang gelincir dalam dengan kedalaman 5,50 meter serta nilai resistivitasnya 70,9- 150 Ωm dan memiliki kemiringan lereng curam yaitu pada kemiringan 25%.
Uji Fisik Kualitas Air di TPA Sampah Mancani Kota Palopo Agustina Agustina; Rahma Hi. Manrulu; Fitri Jusmi
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara fisik kualitas air yang berada dekat dari TPA. Pengukuran dilakukan dengan mengambil 3 sampel air sumur warga yang letaknya berbeda, sampel yang diambil dari masing-masing sumur warga, kemudian diukur diruang laboratorium, variabel yang diukur yaitu pH. Sedangkan untuk suhu, dan TDS, pengukuran dilakukan pada saat pengambilan sampel berlangsun, hal ini dilakukan agar suhu pada air dapat diketahui segera. Sedangkan untuk variabel Bau, Rasa, dan Warna dilakukan dengan metode analisis atau organoleptik (pengujian secara langsung menggunakan indera manusia). Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa air sumur yang berada dekat disekitar TPA tidak memenuhi standar kualitas air bersih secara fisika.
Identifikasi Kedalaman Intrusi Air Laut Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu Kurnia Bakri; Fitri Jusmi; Aryadi Nurfalaq
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 2 (2020): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i2.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kedalaman intrusi air laut berdasarkan nilai resistivitas hasil deteksi menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger di Desa Bassiang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dengan pengambilan data dilakukan pada 3 titik lintasan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Analisis data lapangan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk memperolah nilai resisitivitas semu dan kemudian diolah menggunakan software IP2WIN untuk memperoleh nilai tahanan jenis yang sebenarnya. Hasil nilai resistivitas sebenarnya yang telah diperoleh dari 3 titik lintasan pengukuran kemudian dikorelasikan untuk menampilkan gambaran penampang tahanan jenis 2D daerah penelitian yang digunakan untuk mempermudah penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intrusi air laut ke akuifer air tanah terjadi pada titik lintasan 1 mulai dari kedalaman 10,84–18,92 meter dan titik lintasan 3 yang semua lapisannya telah terserap oleh air laut. Kemudian untuk titik lintasan 2 sendiri intrusi air laut ke akuifer air tanah tidak ditemukan sehingga daerah pada lintasan 2 adalah yang paling baik digunakan oleh masyarakat dalam pembuatan sumur sebagai solusi dari masalah air bersih.
Identifikasi Kedalaman Bidang Gelincir Pemicu Tanah Longsor di Desa Kertoraharjo Menggunakan Metode Geolistrik Wayan Indriani; Fitri Jusmi; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 1 No. 2 (2020): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v1i2.187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan kedalaman bidang gelincir pemicu tanah longsor di Desa Kertoraharjo menggunakan metode geolistrik konfigurasi schlumberger Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tomoni Timur Kabupaten Luwu Timur di Desa Kertoraharjo, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari studi literatur, orientasi lapangan penelitian, persiapan alat dan bahan, akuisi data dan interpretasi metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi schlumberger menggunakan software yang terdiri dari notepad, Ms.Excel dan IP2WIN. Dengan mengambil tiga lintasan dengan koordinat tempat berbeda, setiap lintasan berpotensi sebagai daerah tanah longsor, namun memiliki volume longsor yang berbeda-beda berdasarkan kategori kedalaman bidang gelincir. Pada lintasan 1, area penelitian dapat berpotensi tanah longsor dengan volume longsor kecil termasuk pada kategori dangkal (˂1,5-5 meter) yaitu pada kedalaman 2,017 meter. Pada lintasan 2, area penelitian dapat berpotensi tanah longsor dengan volume longsor lebih besar termasuk pada kategori dalam (5-20 meter) yaitu pada kedalaman 7,887 meter. Pada lintasan 3, area penelitian dapat berpotensi tanah longsor dengan volume longsor lebih besar termasuk pada kategori dalam (5-20 meter) yaitu pada kedalaman 13,32 meter.
Identifikasi Lapisan Rawan Longsor di Desa Sassa Kecamatan Baebunta Menggunakan Metode Geolistrik Nurul Syatiqah; Fitri Jusmi; Rahma Hi. Manrulu
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 2 No. 2 (2021): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v2i2.192

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi rawan longsor dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sassa Kecamatan Baebunta. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner. Selanjutnya data akan analisis menggunakan Microsoft Excel kemudian diolah dengan menggunakan software Res2dinv menghasilkan penampang tahanan jenis. Hasil inversi terhadap resistivitas semu diinterprestasikan sebagai struktur bawah permukaan. Dari hasil interpretasi atau pemodelan data dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner dinyatakan bahwa di daerah Sassa Kecamatan Baebunta menunjukkan bahwa kedua lintasan memiliki keamanan lereng yang kurang baik, dimana penyusun batuan terdiri dari dua lapisan yaitu tanah penutup (top soil) dan batuan dasar.