Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Community Education on Upper Respiratory Tract Infections and Peppermint Oil Inhalation Therapy Desreza, Nanda; Nafis, Badratun
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 5 No. 2 (2025): MARCH
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v5i2.933

Abstract

Upper respiratory tract infections (URTIs) is a condition in which a person suddenly expels air from the thoracic cavity through the epiglottis and mouth, usually accompanied by a cough with phlegm or no phlegm. Coughs and colds are common complaints experienced by children and adults, generally caused by viral infections such as influenza. The disease can affect the upper respiratory tract, including the lungs, nose and throat. Traditional treatments such as simple inhalation using peppermint oil can help alleviate URTI symptoms. This study aims to improve the community's understanding of the identification and traditional treatment of Acute Respiratory Infections (ARI), as well as assess the role of nurses in providing nursing care through simple inhalation therapy. In this activity, the nurse acts as a care giver who provides comprehensive nursing care, starting from assessment to evaluation. Based on the results of community service activities in Fampong Lam Neuheun, Kuta Baro, Aceh Besar, it is known that the community has gained a better understanding in recognizing the symptoms of URTI and performing traditional medicine appropriately.
Implementasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) SNI/ISO 9001:2015 Di Perpustakaan Perguruan Tinggi Nafis, Badratun
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v19i2.25891

Abstract

Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas prinsip dan tahapan yang dapat ditempuh perpustakaan universitas dalam menerapkan sistem manajemen mutu berdasarkan pengalaman UPT Perpustakaan USK dan E-Learning. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perpustakaan lain yang tertarik untuk menerapkan sistem manajemen mutu .Metode penelitian. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis riil terhadap apa yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis dokumen data informasi terkait milik perpustakaan USK dan e-learning.Hasil dan Pembahasan. Penerapan sistem manajemen mutu SNI/ISO 9001:2015 di perpustakaan perguruan tinggi dapat dilakukan dengan mengacu pada tujuh prinsip utama dalam sistem manajemen mutu. Tujuh prinsip tersebut terdiri dari: fokus pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan sumber daya manusia, pendekatan proses, perbaikan, pengambilan keputusan berbasis bukti, dan terakhir manajemen hubungan. Tahapan penerapan sistem manajemen mutu di perpustakaan terdiri dari empat tahap. Keempat tahap tersebut adalah pelatihan sistem manajemen mutu, penyusunan dokumen mutu, proses penerapan kesesuaian dengan standar, dan terakhir pengajuan sertifikasi sebagai bukti pengakuan. Kesimpulan. Perpustakaan yang berkomitmen menerapkan SMM akan memiliki keluaran kinerja yang jelas dan terukur yang akan dipantau, dianalisis, dan dievaluasi secara berkala. Penerapan SMM juga mendorong perpustakaan untuk terus berinovasi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pihak-pihak yang berkepentingan dengan memperhatikan risiko dan peluang. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menerapkan SNI/ISO 9001:2015 di perpustakaan Anda.
Bimbingan dan Penguatan Ekonomi Bagi Keluarga Yang Terjadi Penurunan Mata Pencaharian Sebagai Dampak Pandemi Covid-19 Dikecamatan Manyak Payed Aceh Alya, Rasyidin; Nafis, Badratun
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v3i1.6071

Abstract

Permasalahan utama dalam penanganan kemiskinan di Indonesia adalah belum berhasilnya penanggulangan kemiskinan di pertanian dan perdesaan. Jumlah penduduk miskin di desa jauh lebih besar dibandingkan dengan penduduk miskin di kota. Seperti halnya masyarakat Desa Senebok Cantek Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang ini, Basis ekonomi desa umumnya pertanian, sehingga pengurangan kemiskinan pada rumah tangga pertanian dipercaya sebagai kunci mewujudkan penurunan angka kemiskinan. Salah satu penyebab kemiskinan yang tidak sering dibahas adalah bencana atau wabah penyakit. Wabah virus corona yang lebih dikenal dengan pandemi Covid-19 telah mengguncang dunia sejak akhir tahun 2019. Pandemiini menyebar secara global meliputi area geografis yang luas. Pada awal Maret 2020, Covid-19 masuk ke Indonesia dengan jumlah terinfeksi yang terus meningkat dan wilayah sebaran yang semakin meluas, sehingga dinyatakan sebagai bencana nasional nonalam. Pemberlakuan berbagai kebijakan dalam rangka mengatasi penyebaran atau upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 mengakibatkan banyak kegiatan ekonomi yang mengalami kontraksi bahkan terhenti berproduksi. Hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan pengangguran, penurunan tingkat produktivitas individu maupun perusahaan, dan mendorong munculnya orang miskin baru yang secara agregat meningkatkan jumlah penduduk miskin.