Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA CILELES KECAMATAN JATINANGOR Amanta, Ziofari Baldi; Julian, Divio Muhamad; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47393

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu rangkaian tindakan yang terstruktur melibatkan berbagai komponen organisasi formal dan non formal. Pemerintah sebagai organisasi formal memiliki otoritas dan peran untuk memberdayakan masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Cileles memiliki otoritas dan peran untuk mewujudkan pemberdayaan terhadap masyarakat Desa Cileles. Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah dapat dilaksanakan melalui program-program. Adapun program yang dilakukan di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk nyata pemberdayaan yang dilakukan selama ini seperti pemberdayaan kelompok ternak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat desa di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat masih perlu upaya peningkatan dalam beberapa hal antara lain 1) pembinaan kelompok usaha ekonomi masyarakat agar lebih berusaha secara baik dalam rangka mensejahterakan kehidupan masyarakat; 2) keterampilan beternak bagi masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan peternakan yang dimiliki dalam rangka pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan keluarga oleh masyarakat yang bersangkutan; 3) penyuluhan kepada masyarakat untuk memelihara ternak secara profesional dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat; dan 4) pemanfaatan teknologi tepat guna oleh masyarakat dalam rangka menunjang aktivitas dalam kehidupan masyarakat seperti yang dimanfaatkan untuk beternak.
Sinergitas Pemerintah Desa dan BUMDes dalam Pengelolaan Wisata Umbul di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten Azka Dwi Putra; Hauralya Salsabilla; I Putu Nayaka Reswara; Sulthon Razak; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i3.5829

Abstract

The transformation of Ponggok Village from an underdeveloped village to an independent village with a PADes (Village Revenue Fund) of Rp16 billion demonstrates the successful synergy between the Village Government and the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in managing local tourism potential, particularly umbul tourism. This study aims to analyze the form of synergy between the Village Government and BUMDes Tirta Mandiri in managing water tourism in Ponggok Village based on Mark Latash's synergy theory, which includes three pillars: sharing, error compensation, and task-dependence. This study employs a descriptive-qualitative method with a case study approach through field observations and in-depth interviews. The results indicate that the success of tourism management does not solely depend on the institutional capacity of each party but also on their ability to adapt and coordinate across sectors. The collaboration formed has resulted in sustainable tourism management, contributing to increased village economy, community empowerment, and environmental conservation.
Kapabilitas Pemerintah Desa dan BUMDes dalam Pengelolaan Wisata Umbul di Desa Ponggok Kabupaten Klaten Ikhsan Muhammad Fajar; Zalzabila Puteri Herdini; Maulika Rahmatulaili; Shahla Eliza Nurhidayah; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v4i3.5832

Abstract

This research explores the institutional capabilities of Local Government and BUMDes Tirta Mandiri in managing the tourism potential of Umbul in Ponggok Village, Klaten Regency. It aims to assess the extent to which local actors demonstrate capacity in the dimensions of thinking ahead, thinking again, and thinking across, as conceptualized within the dynamic governance framework. Employing a qualitative descriptive approach, this research adopts a case study method through field observations, in-depth interviews, and analysis of village planning documents. The findings indicate that the success of Umbul Ponggok’s tourism development is not merely attributable to its natural endowments, but also to the capacity of the village government and BUMDes to formulate long-term policy directions, critically review and refine existing initiatives, and foster cross-sectoral collaboration. These results highlight the critical importance of strengthening village institutional capabilities and human resources as a foundation for implementing adaptive and forward-looking policies.
PERBANDINGAN PROTEKSIONISME INDUSTRI DOMESTIK: ANALISIS INSTITUSIONALISME DI INDONESIA DAN CHINA Maharani, Nadya Puan; Ibrahim, Adhansya; Adzkia, Bunga; Nurhaliza, Rahma; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.47377

Abstract

Perdagangan internasional menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi global, namun ketegangan perdagangan mendorong negara berkembang seperti Indonesia dan China menerapkan proteksionisme untuk melindungi industri domestik. Proteksionisme ini mencakup tarif, subsidi, dan kuota sebagaimana kerangka intentional protectionism yang dikemukakan oleh Philip L. Levy. Jika melihat Trade Barrier Index 2025, kedua negara menunjukkan tingkat proteksi yang tinggi. Artikel ini membandingkan kebijakan proteksionisme Indonesia dan China dengan pendekatan institusionalisme yang mempertimbangkan struktur kelembagaan, budaya birokrasi, dan peran aktor dominan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan sebagai sumber utama data. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa China menerapkan kebijakan proteksionisme secara terpusat, terkoordinasi, dan strategis melalui lembaga-lembaga utama negara, sementara Indonesia bersifat lebih pluralistik, terfragmentasi, dan cenderung responsif jangka pendek. Dalam aspek tarif, kuota, dan subsidi, China menunjukkan efektivitas dan konsistensi kebijakan yang lebih kuat dibandingkan Indonesia.
Perbandingan Implementasi Jaminan Kesehatan Di Negara Indonesia Dan Malaysia: Tinjauan Dari Perspektif Teori Implementasi Edward III: Comparison of Health Insurance Implementation in Indonesia and Malaysia: A Review from the Perspective of Edward III's Implementation Theory Faqih Ragi; Gandina Suciyani Fitria H; Kellyna Najwa Julyanti; Fajri Fhatariki Ghifari; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7966

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi jaminan kesehatan di Indonesia dan Malaysia menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan Edward III, yang mencakup variabel komunikasi, sumberdaya, disposisi implementor, dan struktur birokrasi. Dengan metode kualitatif komparatif, data sekunder dari dokumen resmi, laporan internasional, dan jurnal ilmiah dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia, melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), telah mencapai cakupan 97% populasi (273 juta jiwa) per Juni 2024, namun belum memenuhi target RPJMN 2020–2024 sebesar 98% dan menghadapi tantangan defisit finansial serta distribusi sumber daya yang timpang. Malaysia mengandalkan sistem kesehatan dual dengan layanan publik bersubsidi tinggi dan sektor swasta yang mendukung medical tourism, tetapi hanya 22–45% populasi memiliki asuransi swasta, dengan ketimpangan akses urban-rural. Indonesia unggul dalam komunikasi kebijakan dan birokrasi terpusat, sementara Malaysia menonjol dalam kualitas sumber daya dan profesionalisme implementor. Rekomendasi meliputi reformasi pembiayaan dan pemerataan sumber daya untuk Indonesia, serta pengembangan skema asuransi universal dan literasi kesehatan untuk Malaysia, guna mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang berkelanjutan.
Evaluasi Jaminan Kesehatan Indonesia Dan Malaysia Ditinjau Dari Model Formulasi Keputusan Dengan Indikator Keefektifan Dan Keterjagaan Kualitas: Evaluation of Indonesian and Malaysian Health Insurance from the Perspective of Decision Formulation Models with Indicators of Effectiveness and Quality Assurance Adinda Putri Maharani; Nurlistiadewi Kusumapertiwi Affandi; Muhammad Bima Krisna Bayu; Dian Fitriani Afifah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Jaminan Kesehatan Indonesia dan Malaysia dengan pendekatan model formulasi keputusan berdasarkan dua indikator utama, yaitu keefektifan implementasi kebijakan dan keterjagaan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis evaluasi model formulasi keputusan dari Ernest R. House. Dalam konteks Jaminan Kesehatan di Indonesia dan Malaysia akan mengarah kepada sejauh mana target yang ditetapkan itu terpenuhi dan sejauh mana kualitas terjaga atau memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami reformasi signifikan dalam sistem JKN, terutama melalui digitalisasi layanan dan peningkatan kepesertaan aktif, meskipun masih menghadapi tantangan geografis dan persepsi publik terhadap kualitas pelayanan. Sementara itu, MySalam di Malaysia mengandalkan sistem berbasis pajak dengan cakupan pelayanan kesehatan semesta, disertai dengan investasi besar pada infrastruktur digital dan smart hospital, namun menghadapi tantangan dalam kesenjangan layanan antara sektor publik dan swasta. Evaluasi komparatif ini diharapkan dapat memberikan gambaran strategis dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan jaminan kesehatan di kedua negara.
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN SUMEDANG Rahdiana, Fisca Putri; Putri, Nazara Dea Ratna; Maharani, Nadira Ayu; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Program Keluarga Berencana Masyarakat di Kabupaten Sumedang. Program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Sumedang menjadi salah satu instrumen paling penting yang ada di dalam masyarakat. Melalui wawancara yang mendalam serta observasi partisipatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan program KB tidak terlepas dari peran aktif kader KB, dukungan dari pemerintah daerah, serta strategi dan inovasi yang diterapkan oleh dinas-dinas yang berkaitan dengan program KB tersebut. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti kurangnya kesadaran masyarakat terkait program KB, keterbatasan anggaran, hingga kurangnya tenaga penyuluh KB yang cukup. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dan partisipatif dalam pelaksanaan program KB untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang nantinya dapat mensejahterakan masyarakat itu sendiri. Penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dan peranan pemerintah saling berkaitan dengan erat.
PERAN PEMERINTAH DAERAH KOTA BANDUNG DALAM MENGATASI PERMASALAHAN ANAK TERLANTAR Simanjuntak, Shine Natasha Nauli; Adhara, Carissa; Putri, Sekar Alka Bawono; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan anak terlantar di Kota Bandung khususnya Kecamatan Batununggal, dengan menyoroti faktor-faktor penyebab, dampak sosial, serta langkah-langkah penanggulangannya. Fenomena anak terlantar menjadi semakin penting di tengah dinamika urbanisasi dan perubahan sosial yang cepat. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, dengan melakukan wawancara mendalam bersama pihak terkait contohnya pemerintah. Temuan penelitian mengungkap bahwa kemiskinan, konflik keluarga, serta kelemahan dalam sistem pendidikan dan perlindungan anak merupakan penyebab utama anak terlantar. Kondisi ini berdampak pada kesehatan psikologis, penurunan kualitas hidup, dan terbatasnya akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Penelitian juga menunjukkan bahwa upaya pemerintah dan lembaga sosial dalam mengatasi masalah ini masih kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Rekomendasi yang diusulkan meliputi penguatan kebijakan perlindungan anak, peningkatan pemberdayaan keluarga, serta pengembangan program pelatihan keterampilan dan pendidikan bagi anak-anak terlantar.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN PANGAN POKOK DI KABUPATEN SUMEDANG (STUDI PADA DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN SUMEDANG) Yumni, Amalia Zata; Putri, Zahra Puspita Eka; Amanta, Ziofari Baldi; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40814

Abstract

Kemandirian pangan adalah kemampuan produksi pangan dalam negeri yang didukung kelembagaan ketahanan pangan sehingga mampu menjamin pemenuhan kebutuhan pangan ditingkat rumah tangga. Penelitian ini secara mendalam menganalisis peran strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dalam upaya mencapai kemandirian pangan pokok. Melalui kajian kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengkorelasikan berbagai program dan kebijakan yang telah diimplementasikan dengan data produksi pangan lokal. Analisis lebih lanjut dilakukan terhadap faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keberhasilan program-program tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan model pembangunan pertanian berkelanjutan yang responsif terhadap dinamika pangan lokal.
Implementasi Program MBG Untuk Meningkatkan Gizi Anak Sekolah Dasar di Kota Semarang 2025 Nurulaini, Risma; Afifah, Dian Fitriani
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i11.32520

Abstract

This study analyses the implementation of the Free Nutritious Food Programme (MBG) in primary schools in Semarang City as an effort to prevent stunting and improve the nutrition of children from underprivileged families. With a stunting prevalence of around 30% based on the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey, this programme aims to provide free nutritious meals in accordance with Minister of Education and Culture Regulation No. 30 of 2023, in line with the 2020-2024 National Medium-Term Development Plan (RPJMN). Pressman and Wildavsky's (1984) theory was used to understand the gradual implementation process, multi-sector coordination, and field adaptation. Qualitative methods were applied through semi-structured interviews with teachers, students, health workers, and food providers, followed by thematic analysis. The results show that the programme is running smoothly with increased student attendance and focus, despite logistical challenges, inter-agency coordination, and menu preferences. The conclusion emphasises the positive impact on nutrition and learning motivation, with recommendations for improved coordination, menu innovation, and community participation for programme sustainability.
Co-Authors Adhara, Carissa Adinda Putri Maharani Adzkia, Bunga Alhaq, Reisya Tepi Alpasha, Justin Nabil Amanda, Sophia Amanta, Ziofari Baldi Asmazahira Aura Pradipta, Zhafira Azimah, Farhana Azka Dwi Putra Berlian Rezki Anggreini Berliana Putri, Kalista Biabi, Ana Maria Vianey Davena Rasyafa Azzura Davina Anindya, Cut Mauri Deliarnoor, Nandang Alamsah F, Fienaurisilmi Fajri Fhatariki Ghifari Faqih Ragi Fathin, Muhammad Qais Gabriella Putri Kezia Hutasoit Gandina Suciyani Fitria H Gania Syawalia Winara Ginting, Aldo Nathanael R Grace Jean Manurung gusni, nodi hendra Hauralya Salsabilla Hibatullah, Wan Fairuz Arkan Hidayat, Vicky I Putu Nayaka Reswara Ibrahim, Adhansya Ikhsan Muhammad Fajar Irliawan, Ryan Jajang Sutisna Jajang Sutisna Julian, Divio Muhamad Kellyna Najwa Julyanti Kirana Safira Sholeha Iskandar Maharani, Nadira Ayu Maharani, Nadya Puan Maheswari, Hafizhah Maulika Rahmatulaili Muhammad Bima Krisna Bayu Nabilasyifa Aika Putri Nasywa Fitri Verdianti Nasywa Kusumaningtyas Natashya Rizkia Putri Mustari Naufal, Defa Akhdan Novie Indrawati Sagita Nurhaliza, Rahma Nurlistiadewi Kusumapertiwi Affandi Nurulaini, Risma Putri Rizky Yanti Putri, Nazara Dea Ratna Putri, Sekar Alka Bawono Putri, Zahra Puspita Eka Qur’ainny, Angelina Rafi’ Uddarajat, Rahmansyah Rahdiana, Fisca Putri Rahmatullah, Aji Rhaisa Indriani Richy, Vianca Ayla Robbani, Tegar Rizkiansyah Rozan, Muhammad Azka Rudiana M.Si Rudiana Rudiana, Rudiana S, Setiawan Sabrina, Adzra Sabrina, Vania Vinka Saladin, Subhan Serly Marsha Fadhiilah Shahla Eliza Nurhidayah Sianipaar, Gloria Stevanie Nauli Simanjuntak, Shine Natasha Nauli Solehah, Widya Salsabila Sulthon Razak Sumaryadi, Maritza Hasnadia Suriadi, Bonita Aurelie Truna, Laras Pujaswari Witarsa Putri, Fega Sukma Yumni, Amalia Zata Zalzabila Puteri Herdini Zuhri, Muhammad Alfian