Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Epistemologi Pengetahuan dan Kriteria Kebenaran Barat dalam Perspektif Studi Islam Luthfiana Harahap, Anita; Harahap, Salahuddin
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v2i2.285

Abstract

Artikel ini mengkaji epistemologi pengetahuan dan standar kebenaran dalam tradisi intelektual Barat dari perspektif studi Islam. Epistemologi Barat selama ini menekankan akal dan pengamatan empiris sebagai sumber utama pengetahuan yang sah, sehingga membentuk pemikiran ilmiah dan filsafat modern, namun sering kali mengesampingkan dimensi metafisik dari kebenaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kritis asumsi-asumsi epistemologi Barat dengan menempatkan epistemologi Islam sebagai kerangka evaluatif, bukan sekadar objek perbandingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis konseptual terhadap paradigma utama epistemologi Barat serta prinsip-prinsip utama epistemologi Islam yang bersumber dari kajian klasik dan kontemporer Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi Islam mengintegrasikan akal, wahyu, serta nilai-nilai moral dan transendental sebagai sumber pengetahuan yang saling berkaitan, sehingga menawarkan standar kebenaran yang lebih holistik. Kerangka integratif ini memungkinkan penilaian ulang secara kritis terhadap klaim objektivitas dan netralitas epistemologi Barat dengan menekankan dimensi etika dan metafisika yang kerap diabaikan dalam wacana epistemologi modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa epistemologi Islam memiliki relevansi konseptual dan potensi kritis yang kuat dalam menjawab persoalan kebenaran dan pengetahuan dalam tradisi intelektual modern.
Integrasi Filsafat dan Sains dalam Pemikiran Yunani Kuno: Akar Epistemologis Ilmu Pengetahuan Modern Fachriansyah, Hafiz; Harahap, Salahuddin
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v2i2.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi filsafat dan sains dalam pemikiran Yunani Kuno sebagai akar epistemologis ilmu pengetahuan modern. Isu utama yang dikaji adalah dikotomi antara rasionalitas dan empirisme dalam epistemologi kontemporer yang mengabaikan dimensi etis dan filosofis pengetahuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang melibatkan analisis terhadap teks-teks klasik para filsuf Yunani seperti Thales, Plato, dan Aristoteles, serta literatur akademik modern yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan penelusuran teks, kemudian dianalisis dengan pendekatan historis dan hermeneutik-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Yunani Kuno memandang filsafat dan sains sebagai dua dimensi yang saling melengkapi dalam memahami realitas. Paradigma integratif yang dikembangkan pada masa itu melahirkan dasar bagi logika, empirisme, dan teleologi yang menjadi fondasi epistemologi ilmiah modern. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kritik terhadap reduksionisme sains modern dapat dijawab dengan menghidupkan kembali model epistemologis Yunani yang menyeimbangkan rasionalitas, etika, dan nilai kemanusiaan. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan epistemologi integratif yang relevan bagi refleksi teoretis dan praksis ilmu pengetahuan masa kini, serta merekomendasikan kajian lebih lanjut mengenai penerapan nilai-nilai epistemologis klasik dalam konteks sains kontemporer.