Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Rebaban Performance in The Song “Gorompol” at Kliningan Sunda Tresnadi, Soni; Maulana, Marsel Ridky; Suparli, Lili; Irawan, Endah
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v8n2.p167-183

Abstract

The study discusses the use of rebaban in “Gorompol” sekar-gending in Sundanese Kliningan performances. The study focuses on the role of the Sundanese rebab instrument in accompanying and enriching the musical composition, as well as how the rebaban playing pattern shapes the ornamentation in the “Gorompol” sekar-gending. The research method used is content analysis with data collection techniques through observation, interviews with art practitioners, and analysis of performance recordings. The results show that the Sundanese rebab plays a central role in the “Gorompol” sekar-gending, providing expressive nuances through accompanying melodies (pamurba lagu) and dynamic interactions with gamelan instruments. The Sundanese rebab playing technique in the “Gorompol” sekar-gending emphasizes embellishments (reureueus) and ornamentation variations that harmonize with the vocals and rhythm of the Sundanese gamelan. The skill of Sundanese rebab players in interpreting dynamics and ornamentation is an important factor in presenting the distinctive atmosphere of Sundanese Kliningan performances. Thus, this study deepens the understanding of the role of the Sundanese rebab in the “Gorompol” sekar-gending, and can also be a reference for the development of Sundanese rebab instrument learning methods and the preservation of Sundanese gamelan aesthetics in the context of Sundanese traditional music performances.
PERANCANGAN PERTUNJUKAN OPERA MINANGKABAU MALIN NAN KONDANG SEBAGAI ALIH WAHANA KABA MALIN KUNDANG SUISNO, EDY; ISWANDI, ISWANDI; PRAMUTOMO, R.M; SUPARLI, LILI; JAMARUN, NOVESAR
Dance and Theatre Review Vol 4, No 1: May 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dtr.v4i1.4373

Abstract

Perancangan Pertunjukan Opera Minangkabau Malin Nan Kondang sebagai Alih Wahana KabaMalin Kundangadalah proses penciptaan pertunjukan Opera Minangkabau yang bertitik tolak dari penafsiran ulang kaba Malin Kundang. Proses penciptaan pertunjukan Opera Minangkabau tersebut, diawali dari sebuah riset terhadap berbagai penafsiran atas kaba Malin Kundang sebagai titik tolak terbentuknya penafsiran baru atas kaba tersebut..Penafsiran baru tersebut kemudian dikreasi untuk menghasilkan bentuk lakon baru, yang kemudian diberi judul Malin Nan kondang.Lakon baru inilah yang menjadi pijakan dalam perancangan pemanggungan (spektakel) yang mencirikan sebuah pertunjukan Opera Minangkabau.Penuangan tersebut merupakan bentuk perancangan yang dimulai dari analisis lakon, pembuatan adegan demi adegan dan penempatan aspek pendukung opera yang meliputi gerak, dendang dan penghayatan seni peran. Aksentuasi opera diwujudkan dengan penggunakan ragam seni tradisi Minangkabau bagi kebutuhan perancangan Opera Minangkabau secara keseluruhan. Aksentuasi itu meliputi dialog dengan dendang, penggunaan koreografi dan paduan suara dan dialog yang berbentuk puisi.Kata kunci : Kaba Malin Kundang; Lakon Malin Nan Kondang; Opera Minangkabau