Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Excellent Midwifery Journal

PENGARUH PENGGUNAAN GADGET PADA PERKEMBANGAN SOSIAL DAN MENTAL ANAK USIA DINI DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNGMORAWA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2024 Marliani; Eko Murdianto; Astaria Br Ginting; Muhammad Riezky Anindhitya
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Vol. 7 No. 1 (2024) EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 saat ini, gadget merupakan bagian penting dalam kehidupan. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak usia dini juga menggunakan gadget. Usia 6 tahun pertama merupakan masa kritis atau sering disebut sebagai “masa peka”, sehingga stimulus yang diberikan lebih mudah ditangkap oleh anak. Periode ini ditandai dengan rasa keingintahuan yang tinggi pada anak tampak dari seringnya anak menanyakan hal yang dilihatnya dan tentunya hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak akan berdampak negatif termasuk kecanduan gadget, gangguan tidur, kelelahan mata, gangguan penglihatan jarak dekat, postur tubuh yang buruk, dan penurunan kemampuan kognitif. Data World Health Organization (WHO) 2017 bahwa anak-anak mengalami gangguan kesehatan mental seperti cacat perkembangan, depresi, kecemasan dan gangguan perilaku diseluruh dunia mencapai 10-15% dan 5% diantaranya disebabkan karena penggunaan gadget berlebihan. Data Survei Riset Kominfo dan United Nations Children’s Fund (2014) anak-anak dan remaja yang disurvei 98% tahu tentang internet dan 79,5% diantaranya adalah pengguna internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Penggunaan Gadget Pada Perkembangan Sosial Dan Mental Anak Usia Dini Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan kuantitatif korelasional dengan menggunakan desain Cross Sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang diperoleh dengan metode total Sampling dan diuji dengan menggunakan uji Chi square. Berdasarkan hasil analisis ada pengaruh penggunaan gadget dengan perkembangan sosial mental anak di Desa Bangun Rejo Kecamatan Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang tahun 2024 dengan Hasil uji statistik p-value sebesar 0,005 < 0,05. Disarankan kepada para orangtua meningkatkan pengetahuan tentang bahaya penggunaan gadget pada anak dan mampu mengontrol waktu bermain anak, agar melakukan pendampingan Ketika anak bermain dengan gadget serta mampu mengalihkan atau mengganti gadget dengan model permainan lainnya Kata Kunci : Penggunaan Gadget, perkembangan mental dan sosial, anak usia dini
imunisasi MR, edukasi berbasis k Peran Petugas Kesehatan Dalam Pemberian Imunisasi Measles Rubella Pada Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh Tahun 2023 Rista, Henny; Juliana Munthe; Rumondang; Marliani; Sri Wahyuni Br Manalu; Cantik Marlin Bate’e
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan imunisasi Measles Rubella (MR) di Indonesia masih belum mencapai target nasional 95%. Rendahnya keterampilan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program imunisasi menjadi salah satu penyebab. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran tenaga kesehatan dalam pemberian imunisasi MR di wilayah kerja Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 33 orang tenaga kesehatan. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >35 tahun (61%), berpendidikan S1 (48%), memiliki lama kerja >1 tahun (79%), dan sebagian besar (55%) hanya pernah mengikuti pelatihan imunisasi MR kurang dari 1 kali. Keterampilan tenaga kesehatan dalam pemberian imunisasi MR berada pada kategori terampil (76%) dan tidak terampil (24%). Kesimpulan penelitian ini adalah keterampilan tenaga kesehatan tergolong baik, namun perlu ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin. Kata Kunci: imunisasi MR, tenaga kesehatan, keterampilan