Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Pemuda dalam Edukasi Literasi Digital untuk Meningkatkan Ketahanan Masyarakat terhadap Penyebaran Berita Hoax Cut Ita Erliana; Muthmainnah Muthmainnah; Athiyatul Ulya; Anni Zulfia; Annisa Karima; Mutammimul Ula
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4560

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi pemberdayaan pemuda melalui edukasi literasi digital dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap penyebaran berita hoaks. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kemampuan literasi digital, khususnya dalam melakukan verifikasi informasi serta kecenderungan menyebarkan informasi tanpa pengecekan sumber yang memadai. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang mengintegrasikan metode case-based learning, peer-to-peer education, pelatihan literasi digital, pendampingan, serta pembentukan komunitas “Duta Anti-Hoaks”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital pemuda dalam mengidentifikasi hoaks, melakukan verifikasi informasi, serta penggunaan alat pemeriksa fakta (fact-checking tools). Selain itu, terbentuk komunitas “Duta Anti-Hoaks” dan tersusun modul literasi digital berbasis kasus lokal sebagai luaran kegiatan yang mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan pemuda melalui integrasi case-based learning dan peer-to-peer education efektif dalam meningkatkan literasi digital serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap penyebaran berita hoaks di tingkat komunitas.
Prediction of Crime Cases in 2025 in India Using the Fuzzy Time Series Chen Model Method Annisa karima; Anni Zulfia; T. Sukma Achriadi Sukiman; Athiyatul Ulya
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 1 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i1.5745

Abstract

India's natural beauty and culture, which attract the attention of international tourists, are less able to increase tourist visits due to high crime cases. Tourists' fear of visiting the country has a direct impact on decreasing economic turnover, so the local economy has become very low. Predictions of criminal cases aim to provide an overview of cases that will occur in the next period, therefore the government can take appropriate policies to reduce crime cases. These predictions enable policymakers to plan strategic and data-based preventive measures. The method used is the Fuzzy Time Series Model Chen, because this method can overcome data uncertainty, and offers simplicity and ease in application. Valid and credible criminal statistics data in India is obtained from the site www.kaggle.com. A trusted platform that provides various quality datasets. This data will be used as a basis for the analysis and prediction of criminal cases in India. The results of this research show that in the range of 60 months from January 2020 to December 2024 using the Fuzzy Time Series Chen Model method to predict the number of criminal cases in India produced predictions in January 2025 with cases of 188.36 cases with a MAPE error ratio of 9.08% which is included in outstanding forecasting category.