Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendampingan dan Pembimbingan Melalui Praktikum Fisika Panel Surya Skala Laboratorium Bagi Siswa SMA Negeri 1 Pangkep Jasdar Agus; Prasepvianto Estu Broto; Adminira, Zuhrah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 03 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i1.7304

Abstract

Di era modern ini, kebutuhan energi manusia terus meningkat. Ketergantungan kita pada energi fosil yang tidak ramah lingkungan mendorong perlunya mencari sumber energi alternatif. Energi surya muncul sebagai solusi yang menjanjikan, terutama bagi negara tropis seperti Indonesia yang kaya akan sinar matahari. Meskipun potensi energi surya di Indonesia sangat besar, pemahaman dan keterampilan siswa SMA di bidang ini masih perlu ditingkatkan. SMA Negeri 1 Pangkep, sebagai salah satu institusi pendidikan, memiliki potensi untuk mengembangkan pengetahuan siswa tentang energi terbarukan, namun terkendala oleh keterbatasan fasilitas dan pendampingan. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memberikan pendampingan dan pembimbingan kepada siswa SMA Negeri 1 Pangkep melalui praktikum fisika panel surya skala laboratorium. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep fisika panel surya, meningkatkan keterampilan praktikum, menumbuhkan minat dalam energi terbarukan, dan mengembangkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan energi surya. Pelaksanaan kegiatan PKM terdiri atas 2 tahap yakni persiapan dan pelaksanaan praktikum. Praktikum fisika panel surya skala laboratorium memberikan kesempatan bagi siswa SMA Negeri 1 Pangkep untuk belajar dan mengamati fenomena fisika energi surya secara langsung. Dengan merangkai peralatan, mengukur, dan menganalisis data, siswa memperdalam pemahaman tentang prinsip kerja dan aplikasi panel surya. Pendampingan dari tim PKM membantu siswa memahami konsep dasar dan menciptakan suasana belajar yang interaktif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan minat siswa terhadap energi terbarukan dan fisika.
Belajar Literasi dan Numerasi Melalui “Sate Buah Ceria” Bagi Anak Usia Dini Di TK Sipakalebbi Gowa Zuhrah Adminira Ruslan; Faika, Sitti; Herawati, Netti; Agus, Jasdar; Darma Andayani, Dyah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual sangat penting dalam pengembangan kemampuan literasi dan numerasi anak usia dini. Penguatan literasi dan numerasi sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak usia dini melalui pembelajaran kreatif dan menyenangkan, yaitu “Sate Buah Ceria” di TK Sipakalebbi, Gowa. Metode yang digunakan adalah metode demonstratif dan partisipatif, di mana tim PKM memperlihatkan secara langsung pembuatan sate buah dan melibatkan anak-anak serta guru dalam seluruh proses kegiatan. Melalui aktivitas ini, anak-anak terstimulasi untuk menyebutkan nama, rasa, warna, jumlah, jenis buah, memfasilitasi pemahaman visual dan konseptual. Sementara itu, metode partisipatif mendorong keterlibatan langsung anak dalam memilih, menghitung, dan menyusun buah, sehingga mereka secara langsung memahami konsep bilangan dan kuantitas. Anak-anak tidak hanya belajar tentang pentingnya konsumsi buah, tetapi juga berlatih keterampilan bahasa saat mendiskusikan berbagai buah dan rasa, serta keterampilan sosial saat bekerja sama dengan teman-teman. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap buah-buahan sekaligus meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.
PENGARUH VARIASI SUHU TERHADAP LAJU KOROSI PADA BAJA ST 37 DENGAN MENGGUNAKAN INHIBITOR KULIT JAGUNG Ratih, Ratih; Rahmaniah, Rahmaniah; Agus, Jasdar
Teknosains Vol 17 No 1 (2023): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v17i1.32121

Abstract

Research has been carried out which aims to determine the efficiency of corn husk extract in inhibiting the corrosion rate of St37 steel by using the mass loss method, to determine the effect of immersion temperature variations in inhibiting the corrosion rate of ST37 steel and to determine the effect of variations in inhibitor concentration in inhibiting the corrosion rate of steel. ST37. the method used in this study is the method of mass loss (Mass Loss). As for the results of the research that has been done, corn husks can inhibit the corrosion rate which is used as an inhibitor on ST37 steel by using 3% HCl medium with temperature variations of 40oC, 50oC and 60oC. The results of the corrosion rate without inhibitors obtained 40oC of 32.98 mpy, 50oC of 62.09 mpy, 60oC of 71.51 mpy. And the results of the corrosion rate using a fixed inhibitor concentration of 400 ppm obtained 40oC of 32.81 mpy, 50oC of 36.59 mpy, 60oC of 38.76 mpy.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI MENDELEY DALAM MANAJEMEN REFERENSI BAGI MAHASISWA Munawwarah; Alqadri, Zulqifli; Side, Sumiati; Ruslan, Zuhra Adminira; Agus, Jasdar
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/abdi.v1i2.2538

Abstract

Memiliki kemampuan mengutip berbagai literatur dengan tepat merupakan salah satu kompetensi yang perlu dimiliki oleh mahasiswa. Aplikasi Mandeley merupakan salah satu aplikasi yang mendukung mahasiswa untuk melakukan sitasi berbagai referensi secara efektif dan efisien. Tujuan dari kegiatan ini yaitu mengenalkan kepada mahasiswa mengenai aplikasi mandeley, jenis – jenis, manfaat, dan cara menggunakannya dalam menulis karya Ilmiah dan Skripsi. Jenis aplikasi yang dipraktekkan pada kegiatan ini yaitu Mendeley Reference Manager dan Mendeley Cite. Peserta pada pelatihan yaitu mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNM sebanyak 38 orang. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, simulasi, dan praktek. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sangat antusias dan terlibat aktif selama proses pelatihan berlangsung. Selanjutnya mahasiswa mampu menggunakan fitur – fitur umum aplikasi Mandeley khususnya dalam menginput literatur, melakukan sitasi, dan menulis daftar Pustaka
Analisis Kemampuan Mahasiswa Menyusun Materi Kuliah Menggunakan Peta Konsep Zuhrah Adminira Ruslan; Jasdar Agus
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1810

Abstract

Pembelajaran dasar-dasar pendidikan MIPA memerlukan pemahaman yang mendalam sehingga kemampuan membuat peta konsep sangat penting. Peta konsep efektif dalam mengorganisir pengetahuan, membantu mahasiswa mengingat dan menerapkan informasi yang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam membuat peta konsep berdasarkan jenis dan kriteria yang telah ditentukan. Metode penelitian analisis kualitatif digunakan untuk melibatkan proses menginterpretasi data dari peta konsep yang dibuat oleh mahasiswa. Teknik analisis data bersumber dari tugas yang diberikan kepada mahasiswa berupa menyusun peta konsep dengan berbagai jenis sesuai topik dalam mata kuliah dasar-dasar pendidikan MIPA. Terdapat 26 sampel mahasiswa yang menyusun peta konsep sesuai tema yang diberikan. Berdasarkan penelitian, jenis peta konsep yang paling sering digunakan adalah pohon jaringan (46%) sebab dapat mengorganisasikan dan memvisualisasikan informasi secara efektif, diikuti oleh peta laba-laba (35%) dan rantai kejadian (19%). Mahasiswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam menyusun peta konsep, terutama dalam kriteria hierarki (69% sahih), proposisi (81% sahih), dan keterkaitan antar silang (65% sahih). Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa dapat menyusun proposisi konsep dan hierarki secara sahih, serta menghubungkan berbagai konsep dengan baik. Namun, hanya sedikit mahasiswa yang mencantumkan contoh dalam peta konsep yakni 1%.
Edukasi Praktikum Pembuatan Filter Air Sederhana di Madrasah Arifah Gowa Adminira, Zuhrah; Jasdar Agus; GH, Muliana; Munawwarah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 01 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v1i2.545

Abstract

Air merupakan sumber bagi kehidupan bagi manusia sebab dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Meningkatnya populasi manusia akan membuat kebutuhan terhadap air bersih juga meningkat. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas air dan kuantitas air bersih, yaitu dengan melakukan proses penjernihan air melalui teknik filtrasi. Teknik filtrasi atau penyaringan adalah teknik pengolahan air yang diterapkan dengan bantuan media filter seperti pasir misalnya silika, antrasit, senyawa kimia atau mineral seperti kapur, zeolit, karbon aktif, resin, ion exchange, membran, biofilter atau teknik filtrasi lainnya. Tujuannya adalah untuk mendaur ulang air kotor atau limbah menjadi air bersih supaya dapat digunakan kembali untuk kegiatan sehari-hari. Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan edukasi praktikum menggunakan filter air sederhana pada peserta didik di Madrasah Arifah Gowa. Masing-masing media tersebut memiliki kegunaan pada proses penjernihan air. Pasir silika berfungsi untuk menghilangkan kekeruhan dan memerangkap kotoran pada sampel air. Arang aktif berfungsi untuk menghilangkan bau dan warna. Ijuk berfungsi untuk menyaring partikel yang lolos pada lapisan sebelumnya dan meratakan aliran air. Sementara kertas saring berfungsi untuk memaksimalkan proses penjernihan air dan mempercepat aliran air. Semakin tebal dan semakin banyak bahan yang digunakan maka air kotor yang disaring akan lebih bersih dari sebelumnya, karena kotoran yang terdapat dalam air telah tersaring pada bahan-bahan yang digunakan, hasil penyaringan ini dikarenakan ketebalan bahannya tebal, sehingga air yang tersaring lebih jernih.
Pembelajaran Sains Bagi Anak Usia Dini di TK Sipakalebbi Gowa Adminira, Zuhrah; Agus, Jasdar; GH, Muliana; Munawwarah, Munawwarah; Alqadri, Zulkifli
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.64

Abstract

Pembelajaran sains untuk anak usia dini penting bagi dasar pemahaman mereka terhadap fenomena alam dan proses ilmiah. Anak-anak pada tahap ini sangat responsif terhadap lingkungan sekitar, sehingga pembelajaran melalui pengalaman langsung sangat efektif. Kegiatan sains yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan kreativitas anak-anak.Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan percobaan sederhana. Kegiatan percobaan yang dilakukan yakni membuat air warna berjalan dan percobaan membuat lampu lava, anak-anak dapat belajar secara aktif tentang prinsip-prinsip dasar sains. Adapun pelaksanaan kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat tanggal 9 Februari 2024 di Taman Kanak-Kanak Sipakalebbi Kabupaten Gowa.Pada kegiatan membuat air warna berjalan, air berwarna melewati tisu dan mengalir pada gelas kosong akan menghasilkan warna gabungan dari 2 warna primer atau disebut sebagai warna sekunder. Percobaan sederhana ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan kreativitas anak-anak. Hal Ini penting untuk perkembangan saraf otak dan kepekaan visual mereka. Kegiatan eksperimen selanjutnya adalah percobaan membuat lampu lava yang menarik perhatian anak TK sebab percobaan ini diberikan cahaya dari lampu senter yang membuat gelembung gas semakin tampak dan terlihat semakin banyak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir anak-anak dan memberikan edukasi tentang sains sederhana. Di akhir kegiatan, anak-anak diberi reward berupa susu dan snack agar setelah mencoba hal-hal baru, mereka diberikan kesan pembelajaran sains yang menyenangkan. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pembelajaran Sains