Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Ihsan in Study, Iffah in Usage: An Islamic Perspective on Self-Regulated Learning and Social Media Addiction in Muslim University Student In Indonesia Ade Ubaidah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7310

Abstract

The increasing prevalence of social media addiction among university students poses a serious challenge in higher education. This study aims to examine the role of self-regulated learning (SRL) in reducing the level of social media addiction among Muslim students. The results of a simple linear regression analysis indicate that SRL has a significant negative effect on social media addiction (β = -0.222, p = 0.010). This means that students with higher levels of SRL tend to have lower tendencies toward social media addiction. From an Islamic perspective, SRL can be seen as a manifestation of iffah (self-restraint), which is the ability to guard oneself from distractions and unproductive behavior. Strengthening SRL may serve as a form of mujahadah (spiritual struggle) in developing a Muslim's iffah, as an effort to preserve intellectual dignity and time within academic activities. Thus, SRL impacts not only academic performance but also reflects the integration of Islamic moral values in responding to today’s digital challenges.
PEMBELIAN IMPULSIF DI ERA DIGITAL: PENGARUH KEPRIBADIAN DAN KECANDUAN SMARTPHONE Nur, Hifizah; Murtiningsih, Dewi; Nuraqmarina, Fatma; Ubaidah, Ade; Fakhri, Ulumuddin Nurul; Putri, Ananda; Wijaya, Padma Suryani; Nashwa, Aqila; Al Barkah, Alda Ambarsari
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v8i1.3948

Abstract

Perilaku belanja online secara impulsif menunjukkan peningkatan seiring dengan pertumbuhan pesat e-commerce dan intensitas penggunaan smartphone. Fenomena ini menjadi semakin kompleks ketika dikaitkan dengan faktor kepribadian dan kecanduan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lima besar ciri kepribadian (Big Five Personality Traits) serta kecanduan smartphone terhadap perilaku pembelian impulsif online pada Generasi Z di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal yang mengintegrasikan ketiga variabel tersebut pada populasi Generasi Z di kawasan metropolitan Indonesia. Lima faktor kepribadian yang meliputi neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, dan conscientiousness mengacu pada kerangka yang dikemukakan oleh John dan Srivastava (1999). Kecanduan smartphone diukur menggunakan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV) yang dikembangkan oleh Viola (2021), sedangkan perilaku pembelian impulsif online diukur menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Rook dan Hoch (1985) yang telah diadaptasi dalam konteks belanja online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan regresi, serta Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan struktural antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Five Personality Traits dan kecanduan smartphone tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap perilaku pembelian impulsif online. Namun, dimensi agreeableness dan conscientiousness berhubungan negatif, sedangkan neuroticism berhubungan positif signifikan dengan kecanduan smartphone pada responden. Temuan ini memberikan perspektif baru dalam kajian psikologi digital di Indonesia, bahwa perilaku pembelian impulsif online pada Generasi Z lebih dipengaruhi oleh faktor situasional seperti kondisi ekonomi dan pola penggunaan smartphone dibandingkan faktor kepribadian, sebagaimana banyak dilaporkan dalam konteks negara lain.