Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sondir

PENINGKATAN KINERJA SISTEM SALURAN DRAINASE KECAMATAN KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK Baiq Husnul Khotimah; Kustamar; Nenny Roostrianawaty
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.392 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.2539

Abstract

Salah satu masalah utama terjadinya genangan di Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk terjadi karena kinerja sistem drainase yang tidak berjalan sesuai fungsinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan analisis untuk peningkatan sistem pada saluran-saluran di Kecamatan Kertosono. Analisis yang digunakan yaitu dengan menganalisis curah hujan 10 tahun terakhir menggunakan metode Log Pearson Type III dan Metode E.J Gumbel. Berdasarkan hasil analisis kapasitas saluran eksisting, didapatkan 2 saluran yang tidak dapat menampung debit saluran. Saluran primer Jl. Ngronggot dengan debit yang tidak tertampung oleh saluran sebesar 0,160 m3/detik dan saluran Jl. Urip Sumuharjo kanan sebesar 0,024 m3/detik. Untuk yang tidak memenuhi syarat maka dilakukan peningkatan saluran drainase dengan membuat sumur resapan dan dengan pelebaran saluran. Dari hasil analisa biaya konstruksi, peningkatan kinerja sistem drainase yang paling ekonomis yaitu dengan sumur resapan.
OPTIMASI DIAMETER PIPA DALAM PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KECAMATAN WONOTIRTO KABUPATEN BLITAR Muhammad Haidar Nur Hilmy; Dr. Ir, Kustamar,MT; Nenny Roostrianawaty, ST.MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.975 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.2544

Abstract

Penyebaran air bersih yang kurang merata dikarenakan kondisi geografis yang tidak sama, salah satu contohnya di Kecamatan Wonotirto. Kondisi geografis di Kecamatan Wonotirto merupakan dataran tinggi sehingga air bersih hanya mengandalkan air hujan. Optimasi diameter pipa dalam perencanaan sistem penyediaan air bersih di Kecamatan Wonotirto ini bertujuan untuk mengetahui proyeksi jumlah penduduk ditahun 2028, debit kebutuhan, perencanaan jaringan pipa distribusi, dimensi reservoir, dan jenis pompa air. Perencanaan optimasi diameter pipa dalam perencanaan sistem penyediaan air bersih ini menggunakan metode Hazen-William. Data yang dibutuhkan adalah jumlah penduduk 10 tahun terakhir, data geolistrik, dan peta topografi di Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Berdasarkan hasil perencanaan sesuai proyeksi tahun 2028 yaitu pelayanan dengan jumlah penduduk 37,013 jiwa. Besar debit kebutuhan air bersih 63.73 lt/dt, dan dimensi reservoir 1 adalah 6 m x 4 m x 3 m, reservoir 2 adalah 6.5 m x 4 m x 3 m. Jenis pipa PVC dengan diameter 0.75 inchi, 1 inchi, 1.25 inchi, 1.5 inchi, 2 inchi, 2.5 inchi, 3 inchi, 4 inchi, 6 inchi.
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON Roliams Mayaut; Nenny Roostrianawaty
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.713 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.2545

Abstract

Berdasarkan data kondisi eksisting sistem penyediaan air bersih di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon diketahui bahwa jumlah penduduk Kecamatan Nusaniwe sebesar 112.510 jiwa dengan komposisi jumlah desa dan kelurahan sebanyak 13 terdiri dari 8 kelurahan dan 5 desa dimana yang sudah terlayani air bersih adalah sebanyak 80% , sedangkan penduduk yang belum terlayani air bersih terdapat pada Kelurahan Benteng dan Kelurahan Nusaniwe. Selama ini penduduk di Kelurahan Nusaniwe masih bergantung pada sumur galian yang belum tentu menjamin kebutuhan air bersih yang diperlukan. Tujuan penelitian dilakukan untuk merencanakan pengelolaan air bersih di Kecamatan Nusaniwe dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan fasilitas umum. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan jumlah total kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kecamatan Nusaniwe sampai tahun 2028 sebesar 289 liter/detik sesuai dengan jam pembagian air bersih air akan dialirkan ke pemukiman penduduk selama 24 jam setiap harinya. Perencanaan jaringan air bersih pada studi ini mengunakan program EPANET dimana didapatkan tekanan pada jaringan air bersih sebesar 90,59 meter dengan kecepatan max 5,58 m/detik sehingga dapat menjangkau 2 kelurahan yang ada.
PENINGKATAN KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN NGANJUK Ryanwira Adha; I WayanMundra; Nenny Roostrianawaty, ST.MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.43 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v4i1.2546

Abstract

Setiap musim penghujan tiba memungkinkan di daerah perkotaan terjadi genangan bahkan berdampak banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengananalisa apakah saluran drainase di Kota Nganjuk masih dapat menampung limpasan air hujan dan buangan air domestik. Penelitian ini menggunakan data yang diambil melalui pengukuran 83 saluran secara langsung dilapangan dengan memperhatikan tata guna lahan, luas daerah, serta data-data lain yang diperlukan melalui dinas terkait, setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisa curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun dengan metode Log Person Type III. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya 15 saluran drainase yang teridentifikasi tidak dapat menampung debit rancangan, untuk itu maka perlu dilakukan perubahan dimensi pada saluran tersebut dengan melakukan pelebaran dasar saluran.
PENGEMBANGAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN DULLAH SELATAN KOTA TUAL PROVINSI MALUKU Nenny Roostrianawaty; Zachro Bugis
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3141

Abstract

Kecamatan Dullah Selatan merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Tual Provinsi Maluku dengan rata-rata pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 3,5 % dengan jumlah penduduk pada akhir tahun 2018 sebesar 50.523 jiwa. Pelayanan air bersih di Kecamatan Dullah Selatan pada tahun 2018 sebesar 55% dari jumlah penduduk yang mana telah memanfaatkan sumber mata air Evu dengan debit 163 l/dt, sehingga memungkinkan untuk dilakukannya pengembangan jaringan distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan air bersih pada tahun yang akan datang. Dari hasil analisa diperoleh peningkatan pelayanan air bersih dari tahun 2018 sebesar 55 % menjadi 85 % pada tahun 2034 dimana peningkatan prosentase pelayanan tidak terlalu besar dikarenakan pertimbangan ketersediaan sumber air yang ada. Untuk rencana pengembangan sistem jaringan pipa menggunakan pipa berdiameter 150 mm dengan simulasi percobaan menggunakan program Watercad V8i didapatkan hasil simulasi yang memenuhi kontrol tekanan pada jam puncak. Selain itu harganya lebih ekonomis.
PENENTUAN DIAMETER PIPA OPTIMAL DALAM PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KECAMATAN WONOTIRTO KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR Nenny Roostriawaty; Sriliani; Erfan, Muhammad
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3546

Abstract

Optimization of pipe diameter in the planning of clean water supply systems in Wonotirto District aims to determine the projected demand for clean water in Wonotirto District until 2028. This research was conducted because currently the distribution of clean water in the study location is still not completely fulfilled. Topographical conditions, most of which are in mountainous areas, cause one of the reasons for the difficulty of distributing clean water. The pipe diameter optimization planning in this study uses the Hazen-William method. The data used are the population in the last 10 years, geoelectric data, and topographic maps of Wonotirto District, Blitar Regency. Based on the results of the planning, it is found that the projected number of population in 2020 is 37,013 people. the discharge of clean water needs is 63.73 liters / second, the dimensions of reservoir 1 are planned to be 6 m x 4 m x 3 m, reservoir 2 is planned to be 6.5 m x 4 m x 3 m. The type of pipe used is the type of PVC with a diameter of 0.75 inches, 1 inch, 1.25 inches, 1.5 inches, 2 inches, 2.5 inches, 3 inches, 4 inches, 6 inches, where planning calculations are carried out using the Hazen-William Method. The limited amount of groundwater discharge at the location means that not all villages in the Wonotirto District area have their clean water needs met and it is hoped that further research will improve this research.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PEMBUATAN PAVING DI KELURAHAN ARJOWINANGUN KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Erfan, Muhammad; Nenny Roostianawaty; Surbakti, Sriliani
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3577

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk tentunya menghasilkan pertambahan jumlah volume sampah organik dan anorgaik. Salah satu sampah yang dihasilkan masyarakat di Kelurahan Arjowinangun adalah sampah organik dan sampah anorganik, dimana sampah atau limbah organik dan limbah anorganik apabila tidak dilakukan pengolahan tentunya jumlah volume sampah akan semakin bertambah dan mengakibatkan terjadinya dampak pencemaran terhadap lingkungan, yaitu terjadinya penurunan sanitasi lingkungan. Berdasarkan kondisi eksisting maka permasalahan yang Kelurahan Arjowinangun adalah banyaknya tumpukan sampah aorganik dan sampah anorganik sehingga mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan khususnya penurunan sanitasi lingkungan di sekitar permukiman dan terjadinya penyumbatan pada saluran drainase akibat masuknya sampah ke dalam saluran draianse. Oleh sebab itu dari permasalahan yang ada di lokasi mitra maka perlu dilakukan upaya mengurangi permasalahan pengurangan jumlah volume khususnya penanganan pemanfaatan sampah anorganik yaitu, salah satunya adalah pemanfaatan limbah botol plastik sebagai tambahan bahan konstruksi ringan sebagai pembuatan paving. Sehingga dari pemanfaatan limbah atau sampah anorganik yaitu limbah botol plastik maka diharapkan akan mengurangi jumlah volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Hasil dari pengolahan limbah botol plastik tersebut akan menghasilkan menjadi paving dan pendampingan mitra ini akan melibatkan masyarakat di Kelurahan Arjowinangun untuk memanfaatkan limbah botol plastik menjadi barang yang bernilai tinggi dan berguna serta berwawasan lingkungan.