Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

SOSIALISASI DAN SHARING SESSION DOKUMENTASI AUDIO VISUAL SEBAGAI METODE ETNOGRAFI PADA MAHASISWA JURUSAN TRADISI LISAN, FIB UNIVERSITAS HALU OLEO Saputri, Shinta Arjunita; Kamil, Sitti Utami Rezkiawati; Lestari, Dian Trianita; Tunda, Amin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.721 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i2.20050

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat, berupa sosialisasi dan sharing session dokumentasi audio visual sebagai metode etnografi pada mahasiswa jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa akan pentingnya penguasaan teknologi dokumentasi video sebagai bagian dari metode etnografi di era industri 4.0 dan mendorong tercapainya misi Jurusan Tradisi Lisan dalam hal penguasaan IPTEKS bagi mahasiswa. Program pengabdian ini dilakukan mengingat masih kurangnya jumlah dan kualitas dokumentasi audio visual (video) pada tugas akhir mahasiswa. Melalui kegiatan inisiasi berupa sosialisasi dan sharing session dokumentasi audio visual sebagai metode etnografi bagi mahasiswa Tradisi Lisan ini, tim program pengabdian melakukan transfer ilmu ke mahasiswa melalui video conference zoom meeting. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan pengetahuan mahasiswa yang kurang dari yang diharapkan mengenai dokumentasi audio visual namun disaat yang sama menunjukkan minat untuk mengetahui lebih dalam mengenai teori dan praktik dokumentasi audio visual. Melalui kegiatan daring ini, yang diproyeksikan sebagai kegiatan inisiasi, diharapkan dapat menjadi tahap awal dalam penyelesaikan permasalahan yang dialami oleh mahasiswa Jurusan Tradisi Lisan.
PENGEMBANGAN LITERASI TRADISI LISAN MELALUI PELATIHAN PODCAST PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI TRADISI LISAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO Niampe, La; Saputri, Shinta Arjunita; Hadi, Arie Toursino; Kamil, Sitti Utami Rezkiawati; Tunda, Amin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.615 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.22060

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat, berupa Pengembangan Literasi Tradisi Lisan Melalui Pelatihan Podcast Pada Mahasiswa Program Studi Tradisi Lisan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk mengembangkan literasi tradisi lisan pada masyarakat luas melalui podcast yang dibuat oleh mahasiswa sekaligus menambah kemampuan teknologi informasi komunikasi mahasiswa. Latar program pengabdian ini adalah kurangnya literasi masyarakat terhadap jurusan Tradisi Lisan dan juga kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam berkomunikasi di lingkup publik secara digital, sehingga dengan melaksanakan pelatihan podcast pada mahasiswa tradisi lisan diharapkan dapat lebih menyebarluaskan literasi tradisi lisan sekaligus mempromosikan jurusan Tradisi lisan FIB UHO sebagai satu-satunya jurusan Tradisi Lisan di Indonesia dan menambah kemampuan komunikasi digital mahasiswa. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan pengetahuan masyarakat umum mengenai jurusan Tradisi Lisan belum sesuai harapan namun terdapat ketertarikan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jurusan Tradisi Lisan. Selain itu, pengetahuan mahasiswa peserta pelatihan tentang literasi digital masih kurang namun cukup baik untuk Podcast yang didokumentasikan melalui konten podcast perwakilan peserta pelatihan.
PELATIHAN PENGGUNAAN SPADA E-GREEN UHO PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN, FISIP UNIVERSITAS HALU OLEO Lestari, Dian Trianita; Saputra, Rizal Adi; Saputri, Shinta Arjunita; Tunda, Amin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.244 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i2.20049

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul: Pelatihan Penggunaan SPADA E-Green UHO pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Halu Oleo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menggunakan SPADA E-Green UHO untuk mendukung proses perkuliahan baik di masa pandemi covid-19 maupun blended learning sesuai dengan kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu, tim pengabdian melakukan kegiatan pelatihan penggunaan E-Green UHO seperti membuat akun, enroll ke kelas, mengisi presensi, menyetor tugas, dan menu lainnya. Hal ini dilakukan mengingat masih kurangnya pemahaman mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan dalam proses perkuliahan yang menggunakan SPADA E-Green UHO. Akibatnya, sejumlah mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengakses perkuliahan karena tidak memahami penggunaan SPADA tersebut. Jika dibiarkan, maka masalah ini akan berpotensi untuk berkembang menjadi semakin buruk, seperti mahasiswa tidak mampu mengikuti perkuliahan dan ketinggalan materi dari Dosen. Oleh sebab itu, dibutuhkan pemecahan masalahnya yang bersifat segera. Melalui metode pelatihan ini, tim pengabdian melakukan transfer ilmu ke mahasiswa melalui video conference zoom meeting. Diharapkan pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdian ini dapat menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan.
SOSIALISASI DAN PROMOSI INDUSTRI PENGOLAHAN BAMBU PADA KELOMPOK KARANG TARUNA DESA WAWOOSU KECAMATAN KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN Nurtikawati, Nurtikawati; Marhini, La Ode; Saputri, Shinta Arjunita; Said, Taufiq; Samiel, Edi; Tunda, Amin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v4i2.46286

Abstract

Community Service Program with the title: "Socialization and Training on Bamboo Weaving Crafts for the Karang Taruna Group in the Wawoosu Village, Kolono Sub-District, South Konawe Regency" aims to enhance the knowledge and skills of the Karang Taruna group in making bamboo crafts as an effort to create new job opportunities, particularly in the utilization of bamboo as an economically valuable craft. To achieve this, the service team conducts both socialization and training activities for the Karang Taruna group by carrying out socialization about bamboo processing as a weaving craft in this era, followed by training activities to enhance their skills. This is done considering the limited knowledge and skills of the younger generation in utilizing natural resources and the lack of innovation in making bamboo weaving crafts at market value. This service activity is carried out directly at the service location, starting from the identification of problems, workshops related to problem findings, socialization, and promotion of the bamboo processing industri, followed by collaborative production of one of the bamboo processing products, namely bamboo curtains. This activity has received a positive response and has been attended by the Karang Taruna group from the beginning to the end of the program. The socialization activities are focused on increasing the knowledge of the Karang Taruna group in determining target markets, promoting products, and innovating unique product creations. To improve the community's skills, the service team provides training in the form of making unique bamboo curtains.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN APARATUR DESA OPAASI TAHUN 2023 Lestari, Dian Trianita; Saputri, Shinta Arjunita; Arief, Iriyani Astuti; Sultrayansa, Sultrayansa; Tunda, Amin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v4i2.46287

Abstract

The Internal Community Service Program, titled Digital Literacy Training to Improve the Service Performance of Opaasi Village Officials in 2023, aims to increase Opaasi village officials' digital literacy understanding in order to create a digital-based government system. As a result, the service team provided training in the form of an introduction to the substance of a digital-based government system, as well as a Village Seminar on the importance of digital literacy and media on how to avoid fake news. This is done because the object of service still has limited awareness of digital literacy. Furthermore, as time passes, the quality of service to village communities must become easier and more effective. The service team uses media such as websites and power point presentations to communicate knowledge and ideals to village leaders through this training method. The team engages with partners in this service activity, notably Opaasi Village Government Officials. The outcomes of this service will be critical in preparing Opaasi community to become a digital community by 2024. The service team created a website, social media profiles, and e-mail to help the Opaasi village government communicate its policies to the community.
SOSIALISASI NILAI PENTING TINGGALAN ARKEOLOGIS DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MILENIAL Salniwati, Salniwati; Rustiani, Komang Wahyu; Nurtikawati, Nurtikawati; Suseno, Sandy; Saputri, Shinta Arjunita; Hayati, Sitti Nur; Afingki, Afingki; Saputra, Muh Syawal Zul; Kafidah, Kafidah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.22167

Abstract

Sosialisasi Nilai-Nilai Penting Tinggalan Arkeologis di Kabupaten Muna berupa Gambar Cadas pada Siswa-Siswi Yayasan MI Al Asif Tampo ditujukan untuk pembantukan karakter generasi muda dalam menjawab tantangan global dan masa depan Bangsa Indonesia. Dengan kemajuan era digital yang permisif, maka menjadi tantangan tersendiri bagi internalisasi serta aktualisasi nilai- nilai luhur warisan budaya kepada generasi milenial. Untuk itu, dilakukan sosialisasi nilai-nilai penting tinggalan Arkeologis ini. Metode kegiatan ini meliputi observasi, pemutaran video tentang Gambar Cadas, tutorial, pemberian questionnaire, diskusi dan wawancara. Adapun target keberlanjutan kegiatan Sosialisasi Nilai-Nilai Penting Tinggalan Arkeologi pada siswa-siswi Yayasan MI Al Asif Tampo adalah internalisasi dan implementasi nilai-nilai warisan budaya tersebut pada pembentukan karakter peserta kegiatan, baik dalam lingkup keluarga, sekolah, masyarakat serta bangsa dan negara. Hal penting lain dari target keberlanjutan kegiatan sosialisasi ini adalah tumbuh kembangnya pada diri peserta kegiatan berupa jiwa patriotik dan nasionalis, memiliki bekal ilmu pengetahuan, dan berjuang untuk kemajuan Bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Hal ini direaliasikan dengan kesediaan semua peserta yang telah mengikuti kegiatan untuk bersama melestarikan warisan budaya materi (Tangible Cultural Heritage).
Pelatihan Soft-Skill Public Speaking Pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Halu Oleo Lestari, Dian Trianita; Saputri, Shinta Arjunita; Arwih, Muhammad Zaenal; Samiruddin T.
Indonesian Journal of Community Services Vol. 2 No. 1 (2023): May
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijcs.v2i1.818

Abstract

The Community Service Program with the title: Soft-Skill Public Speaking Training for Government Science Study Program Students, FISIP Halu Oleo University, aims to improve students' speaking skills, particularly in front of audiences. This is critical for preparing graduates to compete in the labor market. As a result, the service team conducted Soft-Skill Public Speaking training activities by presenting material that needed to be mastered in Public Speaking. Students are directed to directly compose speeches at the end of the training, which is displayed in video form and uploaded via the YouTube video-sharing medium. Finally, this training was able to solve the problems encountered by Government Science Study Program Students as service objects as indicated by service participants' speaking ability that has significantly improved, as evidenced by good pronunciation and intonation.
Nilai-Nilai Luhur Bagi Orang Bajo di Desa Tapi-Tapi Kecamatan Marobo Kabupaten Muna Keke, Ahmat; Feni, Feni; Saputri, Shinta Arjunita
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/1m61zb98

Abstract

This study aims to explore and describe the Bajo people's perspectives on traditional values and how these values are implemented in their daily lives in Tapi-Tapi Village, Marobo District, Muna Regency. The research employs an ethnographic method, with data collected through participant observation and in-depth interviews. The analysis is based on Koentjaraningrat’s (1984) theory of cultural values, which emphasizes the importance of values as social guidelines within a community. The findings reveal that the Bajo community upholds deeply rooted traditional values passed down through generations. The value of responsibility is reflected in practices such as sipakkulong (mutual support in livelihood) and mapulus jamaah itu dolo modi bunang (completing assigned tasks). In terms of social care, they emphasize nggai kole sikalasa kadadarua (avoiding misunderstandings), sitabangang (mutual assistance in work), and nggai kole mangasora’dialo (avoiding destruction of the sea), which indicate strong communal and ecological awareness. Honesty is reflected in nggai kole malaponggang aha sadiri (not lying), while independence is shown in ngajama diriang (working independently). The implementation of these values is evident in various social activities, including si tuluh (mutual help), dianggo (mutual respect), sitabangang (cooperation), and bapongka (group fishing). These values not only maintain social harmony but also strengthen solidarity and cooperation within the Bajo community, especially as a coastal society dependent on marine resources.
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MUNA DALAM PENGELOLAAN HASIL PANEN JAGUNG SEBAGAI UPAYA MENJAGA KETAHANAN PANGAN Marhini, La Ode; Harjoprawiro, La; Malik, Elmy Selfiana; Saputri, Shinta Arjunita; Rihu, Agus
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 1 No 2 (2021): Volume 1, Issue 2, December 2021
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v1i2.23

Abstract

Limited resources require people to be wise and creative to exist in the particular demographic circumtances. This is also perceived by the people in Liangkabhori village, Muna Regency. The condition of the karst hilly soil and the limited supply of water as well as seasonal changes that are sometimes uncertain require the community to maximize harvest and effective storage so that food supplies are always available. This study aims to describe the vocabulary of corn hasrvest and local wisdom of the Muna community in Liangkabhori village in managing corn harvests as an effort to maintain food sustainability. The research method uses a qualitative descriptive approach. The results show that in an effort to maintain food security, the community has local knowledge in the process of managing corn harvests so that the harvest can still be consumed in the long term. The series of harvest management processes are (1) knowledge of the estimated harvest period of corn which is determined by three things, namely the age of corn, the appearance or visuality of corn fruit or corn leaves and weather conditions at harvest. (2) knowledge of the harvesting process (detongka) and initial treatment of newly harvested corn, (3) knowledge of sorting corn (Depinde), namely corn is selected and sorted and categorized into five types, namely perapi corn, kampuru corn, obunta corn, kamansighonu-ghonu corn and obhoka corn, (4) cleaning of corn cobs and hairs (Detoto) and (5) Storage (Kasoria)
PENINGKATAN KESIAPAN KERJA ALUMNI JURUSAN TRADISI LISAN MELALUI PELATIHAN USAHA KECIL DAN MENENGAH Saputri, Shinta Arjunita; Marhini, La Ode; Rihu, Agus; Salniwati, Salniwati; Lestari, Dian Trianita; Said, Taufiq
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37907

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja alumni jurusan Tradisi Lisan melalui pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Peningkatan kesiapan kerja tersebut diwujudkan dalam bentuk pembekalan pengetahuan dan skill alumni melalui sosialisasi dan pelatihan terkait dengan UMKM berbasis kearifan lokal khususnya kerajinan nentu di Kota Kendari. Hal ini penting dilakukan karena berdasarkan analisis hasil tracer study dan FGD diperoleh informasi bahwa mahasiswa jurusan Tradisi Lisan mengalami kesulitan mencari pekerjaan di periode awal kelulusan. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu 1) tahapan persiapan terdiri dari: a) pembentukan tim, b) koordinasi kegiatan baik secara teknis dan administrasi dengan stakeholder terkait, dan c) identifikasi masalah secara parsial, 2) tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: a) Pelaksanaan FGD, b) Pelaksanaan Sosialisasi, dan c) Pelatihan (Praktik), dan 3) tahap evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah alumni yang tercatat sebagai lulusan baru pada Jurusan Tradisi Lisan. Lokasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di UPPKS Kerajinan Nentu Hati Mulia. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peserta sangat antusias baik dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan dan berdasarkan hasil kuesioner dan wawancara yang dilakukan terdapat 80 % dari total peserta sangat tertarik untuk menekuni kerajinan nentu baik dalam konteks pemasaran maupun menjadi pengrajin nentu. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini memiliki peran penting dalam mengatasi atau mengurangi masa tunggu kerja alumni yang dapat berdampak positif pada peningkatan mutu lulusan dan mutu jurusan.