Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MINAT MASYARAKAT DALAM BETERNAK KAMBING DI DESA PRAIBANA KECAMATAN PABERIWAI Ndapalewa, Bertho Nduka; Sudarma, I Made Adi; Sirappa, Iven Patu
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 6 No 2 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i2.1617

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui minat masyarakat dalam beternak kambing di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 04 September sampai pada 04 Desember 2020 di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini memakai metode survei dengan jumlah responden sebanyak 29 peternak. Akumulasi data dengan cara wawancara dan observasi. Dengan akumulasi data yang dipakai yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data primer dan data sekunder adalah data yang dipakai dalam penelitian ini. pada penelitian ini memakai alat analisis deskriptif serta mengunakan tabel distribusi frekuensi dalam penyajian tabel. Minat masyarakat diukur menggunakan skala linkert dalam beternak kambing. Hasil yang didapat dalam penelitian ini ialah dari setiap variabel berdasarkan faktor-faktor minat masyarakat yaitu pengalaman beternak, peran pemerintah, pendapatan dan ketersedian pakan berada pada kategori cukup. Dengan ini bahwa beternak kambing cukup mendorong minat masyarakat di Desa Praibana Kecamatan Paberiwai Kabupaten Sumba Timur dengan ini bahwa upaya dalam beternak kambing dapat dijadikan sebagai salah satu pencaharian utama masyarakat.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PEMELIHARAAN KUDA PACU DI KECAMATAN LEWA, KABUPATEN SUMBA TIMUR Hau, Roling Remi; Sirappa, Iven Patu
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol. 13 No. 1 (2024): Vol XIII No 1 (Mei) 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v13i1.728

Abstract

Kuda adalah hewan yang mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia, dan dilain sisi ternak kuda mempunyai manfaat dalam olahraga berkuda. Pacuan kuda merupakan salah satu olahraga berkuda di pulau Sumba yang sedang berkembang dengan pesat, terlihat dari event pacuan kuda yang sering diadakan baik oleh pemerintah daerah maupun pihak swasta. Penelitian ini dilaksankan di Kecamatan Lewa bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan usaha pemeliharaan kuda dan dilaksanakan pada September – Oktober 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan melakukan wawancara pada 32 responden. Aspek yang di indentifikasi dari peternak yaitu umur, Pendidikan, skala usaha dan pengalaman peternak. Analisis usaha peternak di Kecamatan Lewa meliputi penerimaan, biaya tetap, biaya variabel, R/C, Net B/C. Dari hasil penelitian bahwa tingkat Pendidikan peternak yang terbanyak bahwa pendidikan tingkat SMA 43,75%, umur peternak masih kategori umur produktif dengan rata - rata 44 tahun, peternak di Kecamatan Lewa sudah berpengalaman kisaran rata-rata 17 tahun, skala usaha peternak kuda kisaran rata-rata 20 ekor. Analisis peneriman peternak sebesar Rp.68.500.000, biaya tetap sebesar Rp.19.977.188, biaya variabel sebesar Rp. 21.971.563, pendapatan peternak sebesar Rp.26.551.250. Analisis aspek kelaykan dari usaha pemeliharaan peternak data menunjukan Rasio R/C sebesar 2 dan Rasio B/C sebesar 1, maka dari hasil penelitian peternak di Keacamatan Lewa layak untuk di kembangkan
KUALITAS DAN DAYA FERTILITAS SPERMATOZOA SAPI SUMBA ONGOLE (BOS INDICUS) DALAM PENGENCER NIRA LONTAR DAN KUNING TELUR Afrido Dominggus Malo; Marselinus Hambakodu; Iven Patu Sirappa
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/4zddm023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan daya fertilitas spermatozoa sapi sumba ongole dalam pengencer nira lontar (Borassus flabelifer linn) dan kuning telur. Penelitian ini menggunakan dua ekor pejantan sapi Sumba Ongole (SO) berusia antara 3 hingga 5 tahun, dengan bobot tubuh berkisar antara 250 hingga 300 kg. Pejantan yang digunakan telah melalui proses pelatihan, berada dalam kondisi fisik yang sehat, serta menunjukkan fungsi reproduksi yang normal. Proses pengumpulan semen dilakukan dua kali seminggu dengan menggunakan alat vagina buatan. Betina yang digunakan sebanyak 20 ekor sapi betina yang berahi secara alami, sehat, bebas penyakit reproduksi yang tersebar di peternakan rakyat di Kabupaten Sumba Timur. Semen yang diperoleh dievaluasi secara makroskopis dengan menilai parameter seperti volume, warna, konsistensi, pH, dan aroma. Sementara itu, evaluasi mikroskopis mencakup pengamatan terhadap gerakan massa, gerakan individu, konsentrasi spermatozoa, viabilitas, serta tingkat abnormalitas. Uji fertilitas dilakukan melalui pengukuran nilai non-return rate (NRR) dan service per conception (S/C). Sperma yang digunakan memiliki motilitas lebih dari 75% dan dibagi ke dalam empat kelompok perlakuan, masing-masing menggunakan jenis pengencer yang berbeda, dengan perlakuan P0 sebagai kontrol menggunakan pengencer CEP-3; P1: 90% nira lontar+10% Kuning telur; P2: 80% nira lontar+20% kuning telur; P3: 70% nira lontar+30% kuning telur. Adapun suhu penyimpanan berkisar antara 3-8 oC. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P0 dan perlakuan P2 hanya menunjukkan kemampuan mempertahankan kualitas spermatozoa hingga hari ke-3 penyimpanan dengan nilai NRR masing-masing 40% dan 30%. Sedangkan S/C diperoleh nilai 2,86 dan 2,93. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pengencer berbahan dasar nira lontar dan kuning telur menunjukkan S/C yang relatif rendah.
PEMANFAATAN TEPUNG KELOR DAN TEPUNG HATI AYAM MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK KAMBAMBANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Yessy Tamu Ina; Iven Patu Sirappa; Elsa Cristin Saragih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27116

Abstract

Abstrak: Meningkatnya angka stunting di Desa Pulupanjang yaitu berjumlah 51 orang yang mana di dominasi oleh anak-anak. Tindakan pencegahan stunting yang dilakukan selama ini yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mana pelayanannya 90 hari pemberian atau pemberian makanan tambahan ini dari hari senin sampai dengan sabtu. Bentuk makanan yang diberikan pada anak- anak yang terkena stunting yaitu diberikan kolak, susu, daging dan telur. Tujuan pengabdian yaitu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aspek produksi dengan prinsip Good Manufacturing Praktik dan aspek pemasaran kambambang sehingga kambambang dapat memiliki nilai jual di masyarakat dan dapat berguna sebagai camilan sehat dalam rangka mengurangi angka stunting. Metode yang digunakan adalah Edukasi dan penyuluhan pada kelompok Dasawisma tentang bahaya stunting dan upaya pencegahan stunting melalui pengolahan produk kambambang dan pentingnya subsitusi tepung kelor dan tepung hati. Melakukan pelatihan dan praktikum pengolahan kambambang dengan subsitusi tepung kelor dan tepung hati ayam. Mitra PKM adalah Kelompok Dasawiswa Desa Pulupanjang dengan jumlah mitra yaitu 20 orang. Hasil Evaluasi yang dilakukan adalah dengan membagikan kuisioner kepada peserta dan total hasil pencapaian kegiatan yaitu 88,19% mitra merasa puas terhadap kegiatan PKM. Kepuasan tersebut meliputi: Peserta dapat secara mandiri melakukan produksi kambambang secara mandiri dengan prinsip penerapan GMP dan memiliki kemampuan dalam menerapkan standar pemasaran produk dengan baik. Kegiatan PKM berhasil meningkatkan kesejahteraan, dan kecerdasan mitra serta Impact (Kebermanfaatan dan Produktifitas ) kegiatan ini yaitu masyarakat menjadi paham pemanfaatan kelor, hati ayam serta pengolahan kambambang dengan pertimbangan nilai gizi yang baik.Abstract: The increasing number of stunting in Pulupanjang Village is 51 people, which is dominated by children. The action to prevent stunting that has been carried out so far is the provision of additional food (PMT), which provides a 90-day service or provision of additional food from Monday to Saturday. The form of food given to children affected by stunting is compote, milk, meat and eggs. The aim of the service is to increase public understanding of production aspects with the principles of Good Manufacturing Practices and marketing aspects of kambambang so that kambambang can have selling value in the community and can be useful as a healthy snack in order to reduce stunting rates. The method used is education and counseling for the Dasawisma group about the dangers of stunting and efforts to prevent stunting through processing kambaambang products and the importance of substituting moringa flour and liver flour. Carrying out training and practical work on processing kambaambang by substituting moringa flour and chicken liver flour. PKM partners are the Pulupanjang Village Dasawiswa Group with a total of 20 partners. The results of the evaluation carried out were by distributing questionnaires to participants and the total results of the activity achievement were 88.19% of partners who were satisfied with the PKM activities. This satisfaction includes: Participants can independently carry out kambambang production independently with the principles of implementing GMP and have the ability to properly implement product marketing standards. PKM activities succeeded in increasing the welfare and intelligence of partners as well as the Impact (Usefulness and Productivity) of this activity, namely that the community became aware of the use of moringa, chicken liver and the processing of kambambang with consideration of good nutritional value.
Optimalisasi Potensi Sumber Daya Alam Desa Mbatakapidu melalui Program PKM Pembuatan Silase untuk Pakan Kambing Samsul Arip Umbu Kaboka Jangi; Fekianus Kaka Mesa; Marco Gregorio Pareira; Agustina Bulu; Rindawani Rambu Tagu Hana; Ina Kaita Niwa; Samuel Erwin Djami; James Mandaha; Ninnoy Aquino Jefra Kote; Antotio Umbu Tagela; Sirappa, Iven Patu; Yessi Tamu Ina; Febyningsi Rambu Ladu Bana; Junaedin Wadu
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v2i2.1718

Abstract

Mbatakapidu Village has abundant natural resource potential, especially agricultural waste and local forages that have not been optimally utilized as animal feed. This Community Service. Program (PkM) aims to educate and empower the village community through counseling and training in making silage feed for goats, as a solution in providing quality feed in the area. The implementation method includes location surveys, making silage samples, technical training and direct assistance in the process of fermenting local forage into silage, and program evaluation carried out during March - May 2025. The results of the activities showed an increase in farmers' understanding and skills in processing local feed ingredients into silage, as well as growing awareness of the importance of feed technology in supporting sustainable local potential-based livestock productivity in Mbatakapidu Village.
Analisis Kelayakan Usaha Ternak Sapi Potong Sumba Ongole Di Desa Patawang, Kecamatan Umalulu Pinang Hunggurami; Sirappa, Iven Patu; Pari, Aris Umbu Hina
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol. 14 No. 1 (2025): Vol XIV No 1 (Mei) 2025
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana kelayakan usaha ternak sapi yang di jalankan oleh Bapak Jony Esar di Desa Patawang, Kecamatan Umalulu. Penelitian ini akan dilaksanakan di kandang milik bapak Jony Esar di desa Patawang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa terdapat ternak sapi potong Sumba ongole di kandang penampung milik bapak Jony Esar di desa Patawang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur. Populasi dalam penelitian ini sapi Sumba Ongole. Sampel dalam penelitian ini studi kasus di bapak Jony Esar. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan paket komputer Microsoft Excel secara deskriptif. Model untuk menganalisis data kelayakan usaha menggunakan metode Revenue Cost Ratio (R/C) dan Payback Period (PP). Berdasarkan hasil penelitian Bapak Jony mempunyai usaha ternak ternak sapi potong di jalankan pada tahun 2023 sebesar Rp. 724.492.000/tahun atau Rp. 60.374.333/bulan, sedangkan pada tahun 2024 sebesar Rp. 927.696.000/tahun atau Rp. 77.308.000/bulan. Kriteria investasi finansial seperti R/C sebesar 1,17, dan PP tahun 2023 1,38 dan pada tahun 2024 sebesar 1,08 maka usaha ternak sapi potong yang dijalankan di bapak Jhony layak secara finansial.
Analisis Usaha Pendapatan Penggilingan Padi Dan Kualitas Dedak Di Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah Dappa, Oktavianus; Sirappa, Iven Patu; Pari, Aris Umbu Hina
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol. 14 No. 1 (2025): Vol XIV No 1 (Mei) 2025
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha penggilingan padi merupakan salah satu usaha yang di lakukan dalam mendapatkan keuntungan (pendapatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pendapatan penggilingan padi dan kualitas dedak padi di kecamatan katikutana kabupaten sumba tengah. Dedak padi merupakan bahan pakan untuk ternak, dimana jenis pakan ini mudah ditemukan, harga relatif murah, dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup. Namun terkadang kandungan nutrisi dedak mulai diragukan karena ada kecenderungan serat kasar yang tinggi. Responden yang diambil berjumlah 6 pemilik usaha penggilingan padi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan katikutana Kabupaten Sumba Tengah mulai dari bulan Juli sampai bulan Agustus di tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penentuan sampel dilakukan secara sensus dan untuk analisis kandungan nutrisi dedak menggunakan stratifikasi random sampling (acak) dengan sampel sebanyak 6 sampel. Hasil penelitian ini pendapatan usaha penggilingan padi sebesar Rp. 141.450.000. Analisis kandungan nutrisi dedak padi menggunakan analisis proksimat. Analisis data untuk menghitung rata-rata pendapatan usaha penggilingan padi menggunakan aplikasi MS Excel. Sementara rata-rata kandungan nutrisi dedak padi yang mengandung sekam adalah bahan kering 92,079%protein kasar 29,658 %, dan serat kasar 14,717%. Jadi, dedak padi yang dihasilkan di Kecamatan Katikutana tidak ada yang memenuhi standar mutu pakan
STUDI DASAR SISTEM PRODUKSI TERNAK SAPI SAAT INI DI SUMBA TIMUR, NTT Kiha, Amelia Florida; Sirappa, Iven Patu
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7414

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem produksi sapi potong di Sumba Timur. Wawancara mendalam dilakukan dengan 30 peternak yang mewakili tiga sistem peternakan, yaitu: peternakan Penggemukan – peternak yang memelihara beberapa ekor sapi jantan untuk digemukkan; Peternakan kecil – peternak yang berperan sebagai penggemuk sekaligus pembiak tetapi memiliki jumlah sapi lebih sedikit dibandingkan dengan peternakan besar; Peternakan besar – peternak yang juga merupakan kombinasi penggemuk dan pembiak, namun memiliki lebih dari 15 ekor sapi dalam satu kelompok ternak. Penggembalaan ternak merupakan praktik yang umum, meskipun beberapa peternak menerapkan sistem zero-grazing. 10% dari total populasi sapi dikirim ke Jawa setiap tahunnya. Rantai nilai dalam kabupaten terdiri dari peternak sebagai produsen, jagal, pedagang antar-pulau, pedagang lokal, pemerintah, dan konsumen lokal. Semua sistem peternakan memiliki input dan output yang rendah. Perbedaan antara peternakan kecil dan besar hanya terletak pada skala usaha, sedangkan sistem penggemukan cenderung lebih intensif dibandingkan peternakan kecil dalam penggunaan tenaga kerja dan lahan. Kata kunci: produksi sapi, peternakan penggemukan, peternakan kecil, peternakan besar, rantai nilai
Peran Serta Masyarakat dalam Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Pelestarian Terumbu Karang di Ekosistem Pesisir Desa Mondu Matulessy, Yoin Meissy; Rewa, Karolina Albina; Sirappa, Iven Patu; Ina, Anita Tamu; Tanahomba, Aprito Kapenga; Danga, Yumika Yaku; Humbang, Ade Ida Dembi; Riwu, Alpi Gaba Talu; Mura, Desri Windi Rambu
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.335

Abstract

Fenomena serupa terjadi di Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang menghadapi kerusakan terumbu karang akibat aktivitas masyarakat, seperti praktik sulu (cara tradisional menangkap ikan) dan rendahnya pemahaman tentang pentingnya ekosistem terumbu karang. Aktivitas ini merusak terumbu karang, yang pertumbuhannya sangat lambat, hanya beberapa sentimeter per tahun. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan aksi masyarakat dalam pelestarian terumbu karang melalui sosialisasi, pelatihan transplantasi menggunakan pipa PVC, dan aksi penanaman karang. Program ini meningkatkan rata-rata pengetahuan masyarakat sebesar 51,31 poin dan mendorong komitmen pelestarian lingkungan. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk keberlanjutan program.
PENGOLAHAN COOKIES KAMBAMBANG SEBAGAI CEMILAN KEKINIAN UNTUK ANAK-ANAK DENGAN PEMANFAATAN TEPUNG HATI AYAM DI KELURAHAN WANGGA, KECAMATAN KAMBERA Agnes Rambu Riti; Sonia N. E. Paralomi; Iven Patu Sirappa; Anggreni Madik Linda; Kevin Andrea Tamaela; Sipora Petronela Telnoni
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembuatan cookies kambambang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan cemilan sehat dan bergizi berbahan dasar ubi lokal khas Sumba sebagai upaya peningkatan nilai gizi pada anak-anak. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya pemberian makanan bergizi dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Kelurahan wangga, Kecamatan kambera, Kabupaten Sumba Timur. Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah masyarakat kelurahan wangga. Kegiatan pelatihan ini merupakan pelaksanaan kegiatan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan dengan cara menyebarkan kuisioner dan meminta tanggapan dan peserta terhadap kepuasan kegiatan dan produk yang dihasilkan. Dari hasil kuesioner yang yang di berikan terdapat 90% peserta memahami materi dan cara pembuatan kambambang. Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat penggunaan bahan pangan lokal yang terjangkau dan bernutrisi tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kesehatan anak- anak tetapi juga mendorong keberlanjutan pangan lokal masyarakat sumba.