Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

CBT APPROACH IN INDIVIDUAL COUNSELING FOR SPECIFIC PHOBIA CAUSED BY VERBAL ABUSE Maulani, Fadilla; Jannati, Zhila; Putra, Bela Janare
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i2.767

Abstract

This study aims to explore the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) in individual counseling to overcome specific phobias caused by verbal abuse. The focus of the study is on changes in negative thinking patterns and anxiety reactions experienced by clients after experiencing traumatic verbal abuse. The method used is a descriptive qualitative approach with a case study technique on a client with the initials “N.” Data were collected through in-depth interviews, direct observation during the counseling process, and analysis of documents related to the client's psychological history and development. Data analysis was conducted thematically with stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that CBT is effective in helping clients recognize and change irrational thought patterns that are the main triggers of specific phobia. Cognitive restructuring techniques were found to help clients re-evaluate negative beliefs about previously feared situations, while systematic desensitization enabled clients to confront their fears in a safe and controlled environment gradually. Significant reductions in anxiety symptoms were observed in each session, which also positively impacted the client's quality of life. The success of this intervention is supported by active client participation, social support from the immediate environment, and consistency in applying CBT techniques outside of counseling sessions. The conclusion of this study confirms that CBT is an effective intervention for treating trauma-based specific phobia resulting from verbal abuse and can be applied more widely in individual counseling practice.
Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Symbolic Modelling Untuk Mereduksi Verbal Abusive Pada Anak TPA Suryati, Suryati; Putra, Bela Janare; Oktaviana, Putri
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2025): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.913825

Abstract

Pendidikan merupakan proses mengajar yang melibatkan perpindahan pengetahuan, keterampilan, nilai, serta norma sosial dari satu generasi ke generasi berikutnya. Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) adalah bentuk pendidikan nonformal yang berfokus pada pembelajaran Al-Qur'an. Kekerasan verbal, atau verbal abusive, mengacu pada ucapan yang dapat melukai, merendahkan, atau mengandung diskriminasi seperti rasisme dan seksisme. Penelitian ini bertujuan mengurangi verbal abusive yang dialami anak-anak di TPA Ogan Baru RT.06. Kekerasan seperti ejekan dan komentar negatif berpengaruh buruk terhadap emosi, perilaku, dan rasa percaya diri anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah konseling kelompok dengan teknik symbolic modelling melalui media film animasi. Metode yang diterapkan berbentuk kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pre-test-post-test, mengukur intensitas verbal abusive dengan skala tertentu. Setelah empat kali pertemuan, hasil menunjukkan penurunan signifikan tingkat verbal abusive dari M(SD) = 58 (4,79) menjadi M(SD) = 25 (1,58), dibuktikan melalui uji paired sample t-test dengan sig. 2-tailed sebesar 0,000.
How Multicultural School Counselors Prepare Social–Emotional Development Program in Junior High School? Astuti, Budi; Purwanta, Edi; Bhakti, Caraka Putra; Sunarti; Kurniasih, Cucu; Lestari, Rizqi; Putra, Bela Janare
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.85653

Abstract

This study is driven by the urgent need to develop social-emotional development programs in Indonesian junior high schools, considering the significant changes that occur during adolescence and the challenges faced in multicultural contexts. Effective social-emotional development programs can help students manage emotions, strengthen social relationships, and enhance their mental well-being in the school environment. The primary objective of this research is to explore how multicultural school counselors prepare social-emotional development programs that meet the needs of junior high school students. This study employs a survey method with a quantitative approach, involving 126 school counselors from various provinces in Indonesia as research subjects. Data were collected through an online questionnaire distributed via Google Forms, utilizing instruments covering needs assessment, reference material development, and system support. Data analysis was conducted using descriptive statistics to identify patterns and trends in social-emotional program development in schools. The results indicate that most counselors use needs assessments as a basis for developing their programs and leverage various resources, including peer documents, digital media, and collaboration with the school community. The study concludes that a needs-based approach is crucial in developing social-emotional programs.
POLA PELAKSANAAN BIMBINGAN PRANIKAH DI KUA BUAY PEMATANG RIBU RANAU TENGAH DALAM MENCEGAH TRADISI SEBAMBANGAN BAGI REMAJA Wulandari, Septi Ayu; Razzaq, Abdur; Putra, Bela Janare
Jurnal Sains Riset Vol 14, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v14i1.2242

Abstract

Judul Penelitian ini adalah “Pola Pelaksanaan  Bimbingan  Pranikah Di Kua Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Dalam Mencegah Tradisi Sebambangan Bagi Remaja”.  Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yaitu teknik fieled research. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Penelitian dilaksanakan di KUA Buay Pematang Ribu Ranau Tengah. Sumber data dalam Penelitian ini diambil dari data primer dan data skunder, data-data yang diperoleh akan dianalisis secara deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian “Pola Pelaksanaan  Bimbingan  Pranikah Di Kua Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Dalam Mencegah Tradisi Sebambangan Bagi Remaja”. Pola pelaksanaan bimbingan pranikah yang dilakukan pihak KUA dalam mencegah dan mengurangi angka penyalahgunaan tradisi sebambangan adalah dengan melaksanakan bimbingan yaitu Bimbingan pranikah, bimbingan setelah akad dan bimbingan Pranikah bimrus, dengan menggunakan bimbingan pribadi, bimbingan Agama dan Bimbingan Keluarga dengan layanan informasi, bimbingan individual dan bimbingan kelompok. Maka dapat di simpulkan  bahwa Pola Pelaksanaan Bimbingan Pranikah yang di lakukan KUA Buay Pematang Ribu Ranau Tengah Dalam Mencegah Penyalahgunaan Tradisi Sebambangan sangat berhasil dilihat dari menurunnya angka sebambangan di KUA Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.Kata kunci : Pola pelaksanaan, Bimbingan pranikah, Tradisi sebambangan. 
THE IMPACT OF GROUP COUNSELING ON PARENTS' STRESS MANAGEMENT DURING EARLY CHILDHOOD DEVELOPMENT: AN EXPERIMENTAL STUDY Putra, Bela Janare; Fadillah, Ega Nur
Islamic Counseling and Parenting Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Counseling and Parenting Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/icpj.v1i1.5

Abstract

Development child age early is phase crucial which is often cause pressure psychological impact on parents , which can have an impact negative to pattern care and welfare child . Counseling group offer approach effective to help parents​ manage stress through support social and sharing experience . This study aims to analyze impact counseling group to management parent stress​ during development child age early . This study uses method experimental with pre-test and post-test control group design . The research population consisted of parents who had child age early in city X, with a total sample of as many as 100 people were divided in a way random become group experiments and groups control . Data collected through questionnaire and observation during session counseling group . The results of the study showed that counseling group effective in reducing level parental stress , where there is decline significant on the average score stress group experiment after intervention compared to group control that is not show change significant . This finding supports theory that support social in counseling group capable increase parents' ability to deal with challenge parenting . This study suggests importance integration counseling group as part of a parenting program to reduce stress in development child age early.
Studi Literatur: Teori Perkembangan Karir Donald Edwin Super: Studi Literatur: Teori Perkembangan Karir Donald Edwin Super Putra, Bela Janare
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.254

Abstract

Selama musim dingin pertama di Polandia, Super kehilangan kakaknyakarena penyakit fatal. Semenjak itu, Super mengembangkan a rationalintellect dan an iron will yang menjadi mekanisme penanganan utamanya. Iamengandalkan sifat-sifat ini sambil bersekolah di asrama di Jenewa. Setelahlulus, ia kuliah di Oxford University dan menerima gelar BA dalam sejarahekonomi. Teori self-concept merupakan bagian yang sangat penting daripendekatan Super terhadap perilaku vokasional. Penelitian menunjukkanbahwa vocational self-concept berkembang melalui pertumbuhan fisik danmental, observasi kehidupan bekerja, mengidentifikasi orang dewasa yangbekerja, lingkungan umum, dan pengalaman pada umumnya. Pada akhirnya,perbedaan dan persamaan antara diri sendiri dan orang lain akan terasimilasi.Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Super, kelebihannya ialah Setiapindividu memiliki potensi, sehingga seseoarang yang memiliki keterampilandan bakat yang mampu mereka kembangkan menjadikan mereka mampu diberbagai tugas. Selain itu dapat membantu siswa atau seseorang memperjelaskonsep diri. Mewujudkan konsep diri dalam suatu bidang yang palingdiinginkan untuk mengekspresikan diri sendiri dan juga berkaitan denganpilihan terhadap peran yang dimiliki, tersedianya kesempatan untukmengambil keputusan sepanjang hidup serta dapat mengetahui tahapperkembangan karir jelas.
PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENDONGENG BERBANTUAN MEDIA HAND PUPPET UNTUK MENCEGAH KECANDUAN GADGET PADA REMAJA AWAL Donna, Ade Ayu Rahma; Muzaiyanah, Muzaiyanah; Putra, Bela Janare
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.318-327

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin modern membawa dampak yang signifikan bagi kehidupan remaja, termasuk meningkatnya resiko kecanduan gadget. Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan akademik anak. Penelitian ini berjudul Penerapan Bimbingan Kelompok dengan Mendongeng Berbantuan Media Hand Puppet untuk Mencegah Kecanduan Gadget pada Remaja Awal, yang bertujuan untuk menganalisis penerapan bimbingan kelompok dengan metode mendongeng berbantuan media hand puppet sebagai langkah preventif dalam mencegah kecanduan gadget. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah santri di TPA Al-Ikhlas yang berumur 10 tahun serta memiliki kecenderungan kecanduan gadget. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mendongeng dengan hand puppet dalam bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai dampak negatif kecanduan gadget serta mendorong mereka untuk menggunakan gadget yang sehat dan tidak berlebihan. Dengan demikian, bimbingan kelompok dengan mendongeng menggunakan media hand puppet dapat menjadi bentuk pencegahan yang inovatif, menyenangkan, dan menarik dalam mengatasi permasalahan kecanduan gadget pada remaja awal.
EFEKTIFITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI ANAK DIDIK LAPAS (ANDIKPAS) Novira, Lathifa; Rasmanah, Manah; Putra, Bela Janare
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.170-176

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektifitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Anak Didik Lapas (ANDIKPAS)” Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui adakah gambaran dan efektifitas konseling kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan regulasi emosi anak didik lapas ANDIKPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah berjumlah 200 ANDIKPAS sampel yang diambil berjumlah 8 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling yaitu suatu metode penarikan sampel non random sampling yang dilakukan dengan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner atau angket dengan jumlah 20 pernyataan, dengan dasar pengambilan keputusan jika rHitung rTabel maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon mengukur signifikan perbedaan antara dua populasi yang didasarkan pada jika nilai (asymp.sig (2-tailed) maka HO ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pre-test sebelum M(SD) 44 (3) dengan kategori rendah 5, kategori sedang 2 dan kategori tinggi 1 menjadi setelah post-test M(SD) 64 (2) dengan Kategori rendah 0, kategori sedang 7, kategori tinggi 1 mengalami peningkatan regulasi emosi ANDIKPAS. Berdasarkan hasil pengujian uji Wilcoxon Dengan hasil nilai signifikansi sebesar 0,012 0,05 dengan hasil Zscore = -2.527 maka dari itu konseling kelompok dengan teknik role playing efektif untuk meningkatkan regulasi emosi anak didik lapas ANDIKPAS. 
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA KARANG TARUNA Anggraini, Supita; Rasmanah, Manah; Putra, Bela Janare
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.177-181

Abstract

Penelitian ini berjudul “Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental pada Remaja Karang Taruna di Kelurahan Seterio” mempunyai latar belakang yaitu penggunaan media sosial secara bijak, gunanya untuk berkomunikasi dengan baik, memberikan akses informasi dan membatasi dalam penggunaan media sosial berlebihan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja karang taruna di Kelurahan Seterio. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh jumlah populasi 100. Hasil uji validitas dibandingkan rhitung dengan rtabel menggunakan rumus df= n-2 yaitu 0,2787 yang diujikan kepada 50 remaja karang taruna dan hasil variabel independen diperoleh 16 item valid. Variabel dependen memperoleh hasil 24 item valid dan 2 item tidak valid. Teknik analisis data melalui uji korelasi pearson product moment. Hasil dari analisis data dengan uji korelasi pearson product moment memperoleh nilai sebesar 0,572 dan dibandingkan dengan hasil rtabel dari 50 orang yang menjadi sampel penelitian yaitu 0,2787. Sehingga, kesimpulannya dinyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara penggunaan media sosial positif dengan kesehatan mental pada remaja karang taruna di Kelurahan Seterio.
PENERAPAN LAYANAN INFORMASI MENGGUNAKAN MEDIA KARTU CERDAS UNTUK MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL PADA MAHASISWA Nopiyanti, Dwi; Muzaiyanah, Muzaiyanah; Putra, Bela Janare
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.300-311

Abstract

: Pelecehan seksual di lingkungan akademik merupakan permasalahan yang membutuhtukan perhatian serius karena minimnya pemahaman mahasiswa terkait bentuk pelecehan, dampak pelecehan, serta langkah-langkah pencegahannya. Penelitian ini berjudul Penerapan Layanan Informasi Menggunakan Media Kartu Cerdas untuk Mencegah Pelecehan Seksual Pada Mahasiswa, yang bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan layanan informasi menggunakan media kartu cerdas sebagai langkah preventif dalam mencegah pelecehan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dari penelitian ini terdiri dari mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang dari berbagai program studi dan angkatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan informasi menggunakan media kartu cerdas mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait jenis, dampak, dan cara pencegahan pelecehan seksual. Selain itu, media kartu cerdas terbukti efektif dalam membangun kesadaran mahasiswa terkait pentingnya upaya pencegahan pelecehan seksual serta mendorong mahasiswa untuk berani bersikap asertif dalam mencegah serta menghadapi pelecehan seksual. Dengan pendekatan yang interaktif dan visual membuat mahasiswa lebih mudah memahami dan mengingat informasi yang diberikan.