Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KOGNITIF SOAL PADA BUKU PENDAMPING MATEMATIKA MATERI SPLDV KELAS VIII BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM REVISI Inayah, Clara Fadhilah; Siagian, Teddy Alfra; Irsal, Nur Aliyyah
JP2MS Vol 6 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.2.226-238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kognitif soal pada buku Pendamping Matematika SMP kelas VIII Terbitan Erlangga materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi. Taksnomi Bloom Revisi yang digunakan, yaitu dimensi proses kognitif yang meliputi: mengingat (C1), memahami (C2), mengaplikasikan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatitf. Sumber data penelitian pada penelitian ini adalah soal pilihan ganda dan soal esai materi SPLDV pada buku pendamping matematika kelas VIII. Soal-soal pilihan ganda dan esai yang dianalisis berjumlah 110 soal dengan tingkat kognitif mengenali (C1) sebanyak 2 soal (1,81%), mengaplikasikan (C3) sebanyak 99 soal ( 90%), menganalisis (C4) sebanyak 9 soal (8,18%) serta tidak adanya tingkat kognitif memahami (C2), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Soal pilihan ganda dan esai pada SLPDV ini mendominasi pada tingkat kognitif mengaplikasikan (C3). Sehingga, didapat bahwa sebaran tingkat kognitif soal pilihan ganda dan soal esai materi SPLDV belum proporsional.
DIAGNOSIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL URAIAN ARITMETIKA SOSIAL Epran, Epran; Siagian, Teddy Alfra; Utari, Tria; Agustinsa, Ringki; Irsal, Nur Aliyyah
JP2MS Vol 6 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.2.286-297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan serta faktor-faktor penyebab yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal uraian aritmetika sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes diagnostik dan wawancara diagnostik. Subjek penelitian ini ialah kelas VII-B SMP Negeri 11 Kota Bengkulu yang berjumlah 29 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik berupa kesalahan konsep dengan rata-rata 22,7%, kesalahan interpretasi bahasa dengan rata-rata 29,3%, kesalahan prosedur dengan rata-rata 69%, dan kesalahan berhitung dengan rata-rata 63%, 2) faktor penyebab yang dilakukan peserta didik sehingga melakukan kesalahan pada saat mengerjakan soal tes yang diberikan yaitu, faktor internal sebesar 60% yakni intelegensi, minat, motivasi serta kesehatan, serta faktor eksternal 48% yakni, lingkungan, sarana sekolah, dan keluarga. Guru maupun siswa harus dapat berkolaborasi dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
DIAGNOSIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI STATISTIKA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU Destiani, Venti; Siagian, Teddy Alfra; Irsal, Nur Aliyyah; Agustinsa, Ringki; Susanto, Edi
JP2MS Vol 6 No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.3.429-439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika materi statistika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes diagnostik dan wawancara diagnostik. Subjek penelitian ini ialah kelas VIII-C SMP Negeri 2 Kota Bengkulu yang berjumlah 22 peserta didik. Tes diagnostik berupa tes tertulis yang terdiri dari 4 soal uraian yang telah valid berdasarkan pendapat ahli. Tes diagnostik diberikan kepada seluruh peserta didik, sedangkan wawancara dilakukan kepada peserta didik yang melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal tes yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik berupa kesalahan konsep dengan rata-rata 12%; kesalahan interpretasi bahasa dengan rata-rata 10%; kesalahan prosedur dengan rata-rata 3%; kesalahan berhitung dengan rata-rata 17%; dan 2) faktor penyebab yang dilakukan peserta didik sehingga melakukan kesalahan pada saat mengerjakan soal yang diberikan yaitu faktor internal meliputi kurang pemahaman konsep materi dan kurang teliti dalam mengerjakan soal. Kata kunci : Deskriptif, Diagnosis Kesalahan Siswa, Kualitatif, Soal Uraian
ANALYSIS OF PROBLEM SOLVING ABILITY BASED ON POLYA'S THEORY OF LAND CADETS IN APPLIED MATHEMATICS COURSE Nurasiah, Lilis; Barr, Farah Dzil; Irianti, Nathasa Pramudita; Irsal, Nur Aliyyah; Shomad, Zahid Abdush
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v8i1.6935

Abstract

Purpose: This research aims to determine the initial problem solving ability of land cadets in applied mathematics courses. Methods: This research method is descriptive quantitative, where this method is taken to describe the condition situation with descriptive quantitative description. Abalysis: The research subjects were cadets of the D-IV Land study programme of the National Land College who took applied mathematics courses in the 2024/2025 academic year. The research data studied in this study are cadets' answer sheets on the pre-test. Result and discussion: From the results of the study, it was concluded that the problem solving ability of cadets was in the "very poor" category with the most dominant indicator of problem solving ability was the ability to plan problem solving, which was 74.62%. In addition, the indicators of problem-solving skills that are still lacking are indicators of understanding the problem, planning the problem, and indicators of checking back taken, which respectively have a mastery percentage of 16.5, 9.5% and 2% and 54.62%. Conclusion: With this we know the condition of students, weaknesses, strengths and what to do in order to improve problem solving skills.
PENGARUH SELF EFFICACY SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII SMP an, Agung Roihan; Zamzaili, Zamzaili; Irsal, Nur Aliyyah; Stiadi, Elwan; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.300-313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy siswa terhadap kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan kelas VII SMPN 11 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah expost de facto atau sering disebut kausal komparatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket self efficacy dan tes kemampuan koneksi matematis. Populasi  dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 11 Kota Bengkulu tahun ajaran 2023 dan sampel pada penelitian ini yaitu pada kelas VII D yang berjumlah 30 peserta didik. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan analisis kovarian, hasil penelitian didapatkan bahwa self efficacy siswa berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis yaitu sebesar 22,1% dan kemampuan awal (kovariat) berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis yaitu sebesar 45,1%.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP Sakti, Intan Tiara; Zamzaili, Zamzaili; Siagian, Teddy Alfra; Sumardi, Hari; Irsal, Nur Aliyyah; Utari, Tria
JP2MS Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.3.427-440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP negeri 7 Kota Bengkulu tahun ajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII C dan VII E dengan jumlah 39 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non tes dengan instrumen lembar angket dan tes soal. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis kovarian. Hasil dari pengujian hipotesis diperoleh nilai sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.
Development of Mathematical Reasoning Tests Based on Minimum Competency Assessments with Bengkulu Contexts Susanto, Edi; Susanta, Agus; Irsal, Nur Aliyyah
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 4 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The achievement of high school graduates' competence is continuously improved by the government in Indonesia, one of which is by implementing the Minimum Competence Assessment. The main problem in its application is the limitations of similar problem models provided in classroom learning so that students are not accustomed to solving them. The purpose of this research is to produce mathematical reasoning questions using the Minimum Competence Assessment model for junior high school students that are valid, reliable, and have a potential impact. This research is development research with two stages of developing Tessmer’s model, namely: (1) Preliminary and (2) formative evaluation stage, which consists of self-evaluation, prototyping (expert reviews and small group), and field tests. The trial subjects of this study were 25 students of class VIII Bengkulu state junior high school 7 in Bengkulu City. The results of the study obtained questions that met valid criteria with an Aiken index each of which was more than 0.5. The questions meet reliable criteria with a count of more than 0.6 and are in the high category. The questions have a potential impact with sufficient students' selection abilities on average and students giving a good response of more than 50.00%. The suggestion from the research is that the teacher encourages choosing a real context to present the problem in mathematics learning.Keywords: development research, instrument test, mathematical reasoning, minimum competence assessment.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i4.pp1515-1526