Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA: Penelitian Kuantitatif Ratih; Sri Artati Waluyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34229

Abstract

This study aims to examine the effect of the Self-Directed Learning (SDL) model on students’ learning motivation at SMA Negeri 1 Indralaya Utara. SDL is considered an approach that allows students to set goals, manage strategies, and reflect on their learning process, thereby strengthening intrinsic motivation. The study employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving one experimental and one control class. Data were collected through observation questionnaires on learning motivation during the learning process. Instrument testing confirmed validity and reliability with a Cronbach’s Alpha of 0.873. The data were normally distributed and homogeneous. The t-test showed a value of 3.421 with a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. The experimental group achieved a higher mean score (82.15) compared to the control group (74.32). These findings support Knowles’ SDL concept and Deci and Ryan’s Self-Determination Theory, which highlight autonomy and competence as key factors for intrinsic motivation. The study concludes that SDL is effective at the secondary school level, and teachers are encouraged to act as facilitators who foster students’ learning independence
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA Ratih; Sri Artati Waluyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34683

Abstract

This study aims to examine the effect of the Self-Directed Learning (SDL) model on students’ learning motivation at SMA Negeri 1 Indralaya Utara. SDL is considered an approach that allows students to set goals, manage strategies, and reflect on their learning process, thereby strengthening intrinsic motivation. The study employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving one experimental and one control class. Data were collected through observation questionnaires on learning motivation during the learning process. Instrument testing confirmed validity and reliability with a Cronbach’s Alpha of 0.873. The data were normally distributed and homogeneous. The t-test showed a value of 3.421 with a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. The experimental group achieved a higher mean score (82.15) compared to the control group (74.32). These findings support Knowles’ SDL concept and Deci and Ryan’s Self-Determination Theory, which highlight autonomy and competence as key factors for intrinsic motivation. The study concludes that SDL is effective at the secondary school level, and teachers are encouraged to act as facilitators who foster students’ learning independence.
Studi Kelayakan Usaha Pembudidayaan Ikan Lele Ditinjau Dari Aspek Keuangan Purba, Djuli Sjafei; Girsang, Rosita Manawari; Purba, Djahotman; Martina, Sri; Ratih
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 5 No. `1 (2023): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 5(1) Mei 2023
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/a8dw8d29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha pembudidayaan ikan lele ditinjau dari aspek keuangan. Jenis penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data keuangan selama 3 bulan untuk pembesaran ikan lele sebanyak 3.000 ekor. Data keuangan mulai dari biaya pembelian bibit, biaya pemeliharaan, biaya panen. Dari hasil analisis dengan menggunakan perhitungan laba rugi. Berdasarkan data, untuk pembudidayaan ikan lele sebanyak 3.000 ekor, dibutuhkan biaya selama 3 bulan yaitu 16.465.000. Bibit 3.000 ekor tersebut pada saat panen mencapai 300 kg dengan harga jual sebesar Rp 15.000 per kg, sehingga didapat penjualan sebesar 45.000.000,-. Dari hasil penjualan dikurang biaya maka didapat laba usaha sebesar 28.535.000,- Dan untuk mejaga kestabilan kas, maka perlu disusun arus kas. Berdasarkan data arus kas, kas pada awal usaha 30.000.000, dank as pada akhir tahun (bulan ke 12) adalah sebesar 75.140.000,-
PROGRAM LAPAK BACA SEBAGAI PENINGKAT MINAT BACA SISWA SMA NEGERI 14 JENEPONTO Muhammad Alfian Tuflih; Mayong; Ratih; Meilana Nuzu Alifa; Tiara Shakila Nurhaliza
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dalam program pengabdian ini adalah Sekolah Menengah Atas Negeri 14 Jeneponto. Tujuan dalam program pengabdian ini adalah agar siswa dapat meningkatkan minat baca mereka, mengetahui lebih banyak tentang sastra dan memberikan mereka arti kehidupan melalui berbagai macam buku yang ada di lapak baca. Secara terperinci, ada beberapa permasalahn yang ditemukan, antara lain, (1) adanya beberapa siswa yang memunyai minat baca yang rendah, (2) kurangnya fasilitas buku dalam perpustakaan, (3) kurangnya kesadaran siswa untuk mengembangkan minat baca mereka. Solusi yang ditawarkan ialah memberikan ruang untuk mereka membaca berbagai macam buku. Dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dilakukan sosialisasi ke semua siswa dengan mendatangkan tiap-tiap kelas yang ada dan menyampaikan bahwa ada tempat terbuka yang nyaman untuk membaca buku yaitu lapak baca.
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA: Penelitian Kuantitatif Ratih; Sri Artati Waluyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34229

Abstract

This study aims to examine the effect of the Self-Directed Learning (SDL) model on students’ learning motivation at SMA Negeri 1 Indralaya Utara. SDL is considered an approach that allows students to set goals, manage strategies, and reflect on their learning process, thereby strengthening intrinsic motivation. The study employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving one experimental and one control class. Data were collected through observation questionnaires on learning motivation during the learning process. Instrument testing confirmed validity and reliability with a Cronbach’s Alpha of 0.873. The data were normally distributed and homogeneous. The t-test showed a value of 3.421 with a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. The experimental group achieved a higher mean score (82.15) compared to the control group (74.32). These findings support Knowles’ SDL concept and Deci and Ryan’s Self-Determination Theory, which highlight autonomy and competence as key factors for intrinsic motivation. The study concludes that SDL is effective at the secondary school level, and teachers are encouraged to act as facilitators who foster students’ learning independence
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA UTARA Ratih; Sri Artati Waluyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34683

Abstract

This study aims to examine the effect of the Self-Directed Learning (SDL) model on students’ learning motivation at SMA Negeri 1 Indralaya Utara. SDL is considered an approach that allows students to set goals, manage strategies, and reflect on their learning process, thereby strengthening intrinsic motivation. The study employed a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving one experimental and one control class. Data were collected through observation questionnaires on learning motivation during the learning process. Instrument testing confirmed validity and reliability with a Cronbach’s Alpha of 0.873. The data were normally distributed and homogeneous. The t-test showed a value of 3.421 with a p-value of 0.001 (< 0.05), indicating a significant difference between the experimental and control groups. The experimental group achieved a higher mean score (82.15) compared to the control group (74.32). These findings support Knowles’ SDL concept and Deci and Ryan’s Self-Determination Theory, which highlight autonomy and competence as key factors for intrinsic motivation. The study concludes that SDL is effective at the secondary school level, and teachers are encouraged to act as facilitators who foster students’ learning independence.
PENGUATAN KOPERASI NELAYAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAMPUNG NELAYAN MODERN BINTARO, KELURAHAN BINTARO, KECAMATAN AMPENAN, KOTA MATARAM Rahmawati, Ratih; Ratih; Juniarsih, Nuning; Ramdani, Taufiq
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8875

Abstract

Nelayan identik dengan persoalan-persoalan atau isu-isu yang sering dialami oleh masyarat yang tinggal di wilayah pesisir. Nelayan kerap mengalami masalah cuaca, jika kondisi cuaca kurang baik maka hasil tangkapan yang diperoleh cenderung sedikit, sehingga penjualan ikan kurang bisa menstabilkan perekonomian mereka, selain itu, kurangnya kesadaran dalam pengelolaan sumberdaya perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat sehingga memiliki akitivitas pemberdayaan melalui program koperasi nelayan di wilayahnya. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat dapat membuat UMKM atau pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan koperasi nelayan sehingga dapat meningkatkan perekonomian meski saat paceklik. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) sehingga dapat saling berbagi informasi mengenai penggunaan koperasi nelayan, penggalian potensi sumber daya alam, dan pengelolaannya. Hasil kegiatan menunjukkan nelayan memahami bahwa dapat membangun kewirausahaan melalui bantuan koperasi simpan pinjam dengan meminjam dana yang digunakan sebagai modal usaha. Selain itu, nelayan dapat memahami koperasi nelayan tidak hanya difungsikan sebagai penyedia layanan simpan pinjam namun juga memiliki layanan-layanan lain sehingga masyarakat dapat menggunakan jasa pelayanan koperasi seperti toko serba ada, penjualan dan penyewaan peralatan nelayan; selain itu masyarakat dapat mengembangkan kapasitas melalui pembinaan yang dilakukan oleh koperasi bersama pemerintah atau dinas terkait dan melakukan kegiatan produktif sehingga dapat memulai bisnis pribadi maupun kelompok. Dengan kata lain, masyarakat pesisir memiliki minat yang tinggi untuk tergabung dalam koperasi nelayan.