Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA SRIKATON BENGKULU TENGAH DENGAN PENGOLAHAN CABE MENJADI BERBAGAI ANEKA OLAHAN SAMBAL BOTOL : EFFORTS TO INCREASE THE INCOME OF THE COMMUNITY OF SRIKATON VILLAGE, CENTRAL BENGKULU BY PROCESSING CHILLI INTO A VARIETY OF BOTTLE SAMBAL PRODUCTS Dwi Fitriani; Fiana Podesta; Ririn Harini; Isnin Kurnia Safitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sri Kuncoro, merupakan salah satu desa yang terletak di Bengkulu Tengah. Mayoritas penduiduknya bermata pencaharian sebagai petani yang mempunyai ukuran lahan yang relatif kecil, sehingga ibu-ibu rumah tangga harus bisa menambah pendapatan untuk keluarga. Salah satu yang bisa dilakukan ibu-ibu rumah tangga untuk menambah pendapatan adalah berjualan. Permasalahan yang dihadapi ibu-ibu yaitu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dengan mengelola sumber daya alam yang ada yaitu cabai merah, yang merupakan salah satu bahan pangan komoditi strategis dan selalu dibutuhkan masyarakat. Cabe merah memiliki daya simpan yang rendah sehingga mudah mengalami pembususkan. Penyebab utama dari kerusakan cabai merah adalah karena kandungan airnya yang tinggi sehingga akan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan-kerusakan fisiologis, mekanis maupun aktivitas mikroorganisme. Produksi cabai merah yang tidak menentu membuat harga cabe berfluktuasi, oleh karena itu cabe sangat potensial untuk diolah dan diproduksi menjadi produk yang bernilai ekonomi dan laku di pasaran. Berdasarkan permasalahan tersebut maka Tim Pengabdi Program Studi Agroteknologi terdorong untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan bentuk penyuluhan dan praktek pengolahan cabe merah menjadi sambal dengan berbagai variasi rasa yaitu sambal Cumi, Sambal Terasi, Sambal Matah dan Sambal Cengeh. Selanjutnya juga diajarkan cara packing yang baik untuk sambal cabe yang sudah diolah sehingga akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi.Kata Kunci: Cabe Merah, Olahan Cabe, Sambal
The Effect of Administering Giberelin PGR snd Nasa POC on The Growth of Plant Seedlings Matoa (Pometia pinnata): Pengaruh Pemberian Giberelin PGR dan Nasa POC terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Matoa (Pometia pinnata) Suci Lestari; Dwi Fitriani; Fiana Podesta; Suryadi
Nabatia Vol 14 No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/nabatia.v14i1.1693

Abstract

This study aimed to determine the interaction between Giberellin Plant Growth Regulator (ZPT) and NASA Liquid Organic Fertilizer (POC) and their effects on the growth of matoa seedlings (Pometia pinnata). This research was conducted in Talang Giring Village, Lubuk Sandi District, Seluma Regency, Bengkulu Province, from April to June, two-factor Randomized Complete Block Design (RCBD) was used. The first factor was Gibberellin ZPT (Z) with four concentration levels: Z0 (control), Z1 (30 ppm), Z2 (60 ppm), and Z3 (90 ppm). The second factor was NASA POC (P) with three concentration levels: P1 (5 ml/l), P2 (7.5 ml/l), and P3 (10 ml/l). There were 12 treatment combinations, replicated 3 times, resulting in a total of 36 experimental units. The observed parameters included plant height, number of leaves, number of roots, and root length. The analysis results indicated that there was no significant interaction between Giberellin ZPT and NASA POC for all observed parameters. The application of Gibberellin ZPT had a significant effect on plant height at 28 days after planting (DAP) and a highly significant effect on the number and length of roots. Meanwhile, the application of NASA POC had a highly significant effect on the number of leaves at 70 DAP and root length.
PENGARUH PEMBERIAN JENIS ZPT ALAMI DAN KONSENTRASI PADA SELADA MERAH (Lactuca sativa var. crispa) Habiburahman; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Usman; Isnin Kurnia Safitri; Zeti Druvada
Agriculture Vol. 21 No. 1 (2026): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan lahan pertanian di perkotaan mendorong masyarakat mengembangkan sistem hidroponik sebagai alternatif budidaya tanaman, termasuk selada merah (Lactuca sativa var. crispa). Pertumbuhan selada merah secara hidroponik dapat dioptimalkan melalui pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) alami yang berasal dari bawang merah, air kelapa, tauge, dan pisang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis ZPT alami, konsentrasi, dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan selada merah. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial. Faktor pertama terdiri atas empat jenis ZPT alami, sedangkan faktor kedua terdiri atas konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Sebanyak 20 kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 60 unit percobaan dengan total 120 tanaman. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa jenis ZPT dan konsentrasi secara tunggal tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Namun, interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada 37 hari setelah tanam dan berpengaruh sangat nyata terhadap berat basah. Air kelapa konsentrasi 20% merupakan perlakuan terbaik, terutama pada parameter berat basah yaitu 63,50 g yang merupakan nilai berat basah tertinggi, dengan memiliki jumlah daun 11,83 helai. Kata Kunci: Hidroponik, Selada Merah, ZPT alami