Pembelajaran keamanan maritim di banyak institusi pendidikan saat ini masih didominasi oleh pendekatan teoritis, yang memunculkan kesenjangan terhadap kesiapan operasional taruna di lapangan. Di sisi lain, standar dari International Maritime Organization (IMO) melalui ISPS Code mensyaratkan adanya pembiasaan dan penerapan sistem keamanan secara langsung, konsisten, dan terukur. Artikel ini mengusulkan model implementasi ISPS Code yang adaptif melalui integrasi praktik keamanan operasional ke dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Sekolah Kedinasan Matra Laut di bawah Kementerian Perhubungan. Pendekatan komprehensif ini mencakup pelaksanaan table top exercise secara rutin, pengendalian akses personel dan kendaraan yang ketat melalui penggunaan ID card dan seragam, pengawasan CCTV terpusat selama 24 jam, dan penyesuaian penghalang fisik (barrier). Selain itu, sistem ini menerapkan tiga tingkatan keamanan (Security Level 1, 2, dan 3) yang terintegrasi dengan audit eksternal tahunan serta koordinasi dengan unsur pertahanan eksternal setempat. Implementasi yang dilakukan secara bertahap ini ditargetkan mampu menciptakan ekosistem kampus yang berfungsi sebagai simulasi keamanan yang nyata. Pada akhirnya, pendekatan ini diharapkan dapat menanamkan budaya kesadaran keamanan (security awareness culture) yang kuat, sehingga para lulusan tidak hanya menguasai regulasi secara teori, tetapi juga sigap menerapkan standar keamanan internasional dalam penugasan sesungguhnya. Current maritime security education in many institutions remains predominantly theoretical, creating a gap in the actual operational readiness of cadets in the field. Conversely, the International Maritime Organization (IMO) standards, through the ISPS Code, mandate the direct, consistent, and measurable application and habituation of security systems. This article proposes an adaptive ISPS Code implementation model by integrating operational security practices into the daily lives of cadets at Naval Service Academies under the Ministry of Transportation. This comprehensive approach includes conducting routine table top exercises, strict personnel and vehicle access control using ID cards and uniforms, 24-hour centralized CCTV surveillance, and the adjustment of physical security barriers. Furthermore, the system establishes three security levels (Security Level 1, 2, and 3) integrated with annual external audits and coordination with local external defense units. This phased implementation aims to create a campus ecosystem that functions as a realistic security simulation. Ultimately, this approach is expected to instill a robust security awareness culture, ensuring that graduates not only master the regulations theoretically but are also fully prepared to apply international security standards in real-world assignments.