Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Peramalan Produksi Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Arima pada PTPN Kebun Sukamaju Faris, Riyan Mirdan; Kurniaji , Kalfajrin; Budiman , Dana; Yoedani , Yoedani; Kusuma, Mulus Wijaya; Lestari , Fitrina
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1537

Abstract

Industri kelapa sawit Indonesia memainkan peran penting dalam sektor ekonomi dan sosial dengan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional. Penelitian ini berfokus pada peramalan produksi kelapa sawit di PTPN Kebun Sukamaju, Jawa Barat, menggunakan model ARIMA untuk mendukung manajemen operasional. Data sekunder produksi bulanan dari 2016 hingga 2023 dianalisis dengan pendekatan mixed methods, menggunakan perangkat lunak R-Studio. Model ARIMA(1,1,3)(1,0,1)[12] dipilih sebagai model terbaik setelah melalui identifikasi, estimasi parameter, dan pemeriksaan diagnostik. Hasil peramalan menunjukkan penurunan produksi dengan nilai MAPE sebesar 12,49%.
Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Maharani, Melisa Antoineta; Algifari, Anfal; Puspitawati, Anenda; Nurbayiti, Anggi; Faris, Riyan Mirdan; Mulyadi, Wahyu; Yoedani, Yoedani; Juniansyah, M. Andri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.
Implementing Green Logistics in Agricultural MSMEs in Sukabumi, West Java, Indonesia: Its Impact on Operational Efficiency and Environmental Sustainability Putri, Nabila Eprilya; Lestari, Fitrina; Mirdan Faris, Riyan
CAKRAWALA : Management Science Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Cakrawala: Management Science Journal - September
Publisher : Yayasan Edukasi Cakrawala Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63541/7bs41j09

Abstract

Green Logistics (GL) presents a strategic framework for enhancing operational efficiency and environmental sustainability two key imperatives in modern supply chains. However, its implementation among MSMEs, particularly in agriculture and in developing countries, remains both understudied and underutilized. This study explores the extent to which GL practices influence Operational Efficiency and Environmental Sustainability within agricultural MSMEs in Sukabumi, West Java, Indonesia. Adopting a mixed methods approach, quantitative data were collected from 76 MSME actors and analyzed using SEM PLS, while qualitative insights were gathered through open ended survey questions. Results show that GL significantly impacts Operational Efficiency (β = 0.593) and Environmental Sustainability (β = 0.485), with Efficiency acting as a partial mediator (β = 0.406). The R² values of 0.633 and 0.352 suggest strong predictive validity for the structural model. The qualitative data reinforce these findings by highlighting real world constraints limited access to eco-friendly tools, a lack of technical knowledge, and insufficient training. While geographically localized, the study provides transferable insights into the broader barriers and potential of GL adoption among MSMEs in emerging economies. It also affirms the relevance of the NRBV and GSCM frameworks when adapted to rural and resource constrained contexts.
Legalitas Usaha sebagai Kunci Pertumbuhan UMKM: Penyuluhan dan Bimbingan Teknis Pembuatan NIB Faris, Riyan Mirdan; Pratiwi, Intan Deanida; Aisyah, Siti Nur; Sutrisno, Slamet; Maulana, Agung; Lestari, Fitrina
Sciences du Nord Community Service Vol. 2 No. 01 (2025): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v2i01.68

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan legalitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyuluhan dan bimbingan teknis pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya jumlah UMKM yang belum memiliki legalitas formal, yang menyebabkan mereka kesulitan dalam mengakses pembiayaan, pelatihan, dan perlindungan hukum. Kegiatan dilaksanakan pada 1–20 Juni 2025 dengan metode ceramah, simulasi pendaftaran NIB melalui platform OSS (Online Single Submission), serta diskusi partisipatif. Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hanya 3 peserta telah memiliki NIB sebelum intervensi dilakukan, sedangkan 22 lainnya belum. Temuan ini mencerminkan rendahnya literasi hukum dan digital di kalangan pelaku UMKM lokal. Program ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan teknis peserta untuk mengakses legalitas usaha secara mandiri. Diperlukan keberlanjutan kegiatan serupa guna mempercepat transformasi UMKM menuju sektor formal yang lebih kuat dan berdaya saing.