Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penelitian Kompetitif Nasional Penelitian Dosen Pemula Tahun Ke 1 Dari 1 tahun Tahun Pelaksanaan : 2022 Faris, Riyan Mirdan; Fadhilah, Nur Hidayah K
Jurnal Manajemen Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL MANAJEMEN VOL. 13 NO. 1 JUNI 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jm.v13i1.3456

Abstract

Dalam organisasi saat ini cepat atau lambat di tuntut untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta perubahan di dalam organisasi. Konsisten terhadap tujuan organisasi dan beradaptasi dengan mudah juga menjadi kunci keberhasilan sebuah organisasi saat ini. Untuk itu organisasi harus memiliki keunggulan dan sumber daya yang tidak mudah ditiru oleh yang lain, salah satunya yaitu dalam pengelolaan pengetahuan. Adanya pengelolaan pengetahuan yang optimal maka sebuah organisasi dapat memiliki keunggulan yang tidak dimiliki organisasi lainnya. Dalam mengukur pengelolaan pengetahuan dalam penelitian ini menggunakan APO Assessment Tools untuk mengidentifikasi KM Maturity. Tujuh sumbu yang di miliki oleh APO Assessment Tools yaitu knowledge management leadership, operasi organisasi, individu, teknologi manajemen pengetahuan, proses manajemen pengetahuan, pembelajaran dan kreativitas, dan yang terakhir hasil manajemen pengetahuan. Dalam penelitian ini menunjukan dinas ketahanan pangan dalam pengelolaan pengetahuan masih di tahap perbaikan. Keywords: Pengelolaan Pengetahuan; APO Assessment Tools; Organisasi
Analisis IFAS dan EFAS dalam Mewujudkan Transportasi Umum Terpadu: Studi kasus pada Trans Metro Pasundan-Bandung Kurniaji, Kalfajrin; Faris, Riyan Mirdan; Putra, Bagja Rahma; Pratiwi, Intan Deanida; Kharisma, Kharisma
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1534

Abstract

Trans Metro Pasundan merupakan moda transportasi umum di kota Bandun yang akan dioptimalkan dalam menjadi transportasi umum terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengalisis faktor internal dan eksternal Trans Metro Pasundan berupa SWOT Analysis dan dirumuskan strategi yang paling tepat. Metode yang digunakan melalui pendekatan Mix Methods dimana proses analisis SWOT dilakukan dengan metode observasi dan wawancara kepada narasumber dengan pendekatan triplehelix, kemudian dikuantifikasi dan menjadi kuesioner yang diolah dengan pendekatan IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa Trans Metro Pasundan ada pada Kuadran 1 (satu) dengan pendekatan strategi progresif yang mengoptimalkan kekuatan untuk menangkap peluang. Kuadran ini menekankan kerjasama dengan angkutan kota dalam mewujudkan transportasi terpadu seperti Jaklinko di Kota Jakarta dengan pilihan sistem pembayaran yang mudah dan variatif.
Analisis Peramalan Produksi Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Arima pada PTPN Kebun Sukamaju Faris, Riyan Mirdan; Kurniaji , Kalfajrin; Budiman , Dana; Yoedani , Yoedani; Kusuma, Mulus Wijaya; Lestari , Fitrina
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1537

Abstract

Industri kelapa sawit Indonesia memainkan peran penting dalam sektor ekonomi dan sosial dengan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional. Penelitian ini berfokus pada peramalan produksi kelapa sawit di PTPN Kebun Sukamaju, Jawa Barat, menggunakan model ARIMA untuk mendukung manajemen operasional. Data sekunder produksi bulanan dari 2016 hingga 2023 dianalisis dengan pendekatan mixed methods, menggunakan perangkat lunak R-Studio. Model ARIMA(1,1,3)(1,0,1)[12] dipilih sebagai model terbaik setelah melalui identifikasi, estimasi parameter, dan pemeriksaan diagnostik. Hasil peramalan menunjukkan penurunan produksi dengan nilai MAPE sebesar 12,49%.
Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Maharani, Melisa Antoineta; Algifari, Anfal; Puspitawati, Anenda; Nurbayiti, Anggi; Faris, Riyan Mirdan; Mulyadi, Wahyu; Yoedani, Yoedani; Juniansyah, M. Andri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.