Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis IFAS dan EFAS dalam Mewujudkan Transportasi Umum Terpadu: Studi kasus pada Trans Metro Pasundan-Bandung Kurniaji, Kalfajrin; Faris, Riyan Mirdan; Putra, Bagja Rahma; Pratiwi, Intan Deanida; Kharisma, Kharisma
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1534

Abstract

Trans Metro Pasundan merupakan moda transportasi umum di kota Bandun yang akan dioptimalkan dalam menjadi transportasi umum terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengalisis faktor internal dan eksternal Trans Metro Pasundan berupa SWOT Analysis dan dirumuskan strategi yang paling tepat. Metode yang digunakan melalui pendekatan Mix Methods dimana proses analisis SWOT dilakukan dengan metode observasi dan wawancara kepada narasumber dengan pendekatan triplehelix, kemudian dikuantifikasi dan menjadi kuesioner yang diolah dengan pendekatan IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary). Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa Trans Metro Pasundan ada pada Kuadran 1 (satu) dengan pendekatan strategi progresif yang mengoptimalkan kekuatan untuk menangkap peluang. Kuadran ini menekankan kerjasama dengan angkutan kota dalam mewujudkan transportasi terpadu seperti Jaklinko di Kota Jakarta dengan pilihan sistem pembayaran yang mudah dan variatif.
Analisis Peramalan Produksi Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Metode Arima pada PTPN Kebun Sukamaju Faris, Riyan Mirdan; Kurniaji , Kalfajrin; Budiman , Dana; Yoedani , Yoedani; Kusuma, Mulus Wijaya; Lestari , Fitrina
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 3 No 03 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v3i03.1537

Abstract

Industri kelapa sawit Indonesia memainkan peran penting dalam sektor ekonomi dan sosial dengan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional. Penelitian ini berfokus pada peramalan produksi kelapa sawit di PTPN Kebun Sukamaju, Jawa Barat, menggunakan model ARIMA untuk mendukung manajemen operasional. Data sekunder produksi bulanan dari 2016 hingga 2023 dianalisis dengan pendekatan mixed methods, menggunakan perangkat lunak R-Studio. Model ARIMA(1,1,3)(1,0,1)[12] dipilih sebagai model terbaik setelah melalui identifikasi, estimasi parameter, dan pemeriksaan diagnostik. Hasil peramalan menunjukkan penurunan produksi dengan nilai MAPE sebesar 12,49%.
Pengabdian Masyarakat Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Stunting (Germasting) Kepada Masyarakat Desa Wangunsari Maharani, Melisa Antoineta; Algifari, Anfal; Puspitawati, Anenda; Nurbayiti, Anggi; Faris, Riyan Mirdan; Mulyadi, Wahyu; Yoedani, Yoedani; Juniansyah, M. Andri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 05 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i05.1199

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan signifikan di Indonesia, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak (Sugianto, 2021). Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, mengakibatkan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya (Utami et al., 2023). Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah stunting, karena berperan penting dalam memberikan layanan kesehatan dan edukasi gizi kepada masyarakat (Mubarak et al., 2017). Kader posyandu, yang merupakan petugas terlatih, memiliki peran vital dalam melaksanakan kegiatan ini, terutama dalam memantau status gizi balita dan memberikan penyuluhan gizi (Saeni & Irwan, 2022). Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, difokuskan pada pencegahan stunting melalui berbagai langkah seperti observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan kader posyandu. Kegiatan ini melibatkan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil, serta pembagian sayur dan buah. Pelatihan yang diberikan kepada kader posyandu meliputi tiga tahap: pemaparan materi, praktek langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pencegahan stunting dan peningkatan kunjungan ke posyandu, yang menjadi indikator keberhasilan program ini. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah stunting sejak dini, sehingga dapat mengurangi angka stunting di Indonesia.
Legalitas Usaha sebagai Kunci Pertumbuhan UMKM: Penyuluhan dan Bimbingan Teknis Pembuatan NIB Riyan Mirdan Faris; Intan Deanida Pratiwi; Siti Nur Aisyah; Slamet Sutrisno; Agung Maulana; Fitrina Lestari
Sciences du Nord Community Service Vol. 2 No. 01 (2025): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v2i01.68

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan legalitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyuluhan dan bimbingan teknis pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih tingginya jumlah UMKM yang belum memiliki legalitas formal, yang menyebabkan mereka kesulitan dalam mengakses pembiayaan, pelatihan, dan perlindungan hukum. Kegiatan dilaksanakan pada 1–20 Juni 2025 dengan metode ceramah, simulasi pendaftaran NIB melalui platform OSS (Online Single Submission), serta diskusi partisipatif. Sebanyak 25 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hanya 3 peserta telah memiliki NIB sebelum intervensi dilakukan, sedangkan 22 lainnya belum. Temuan ini mencerminkan rendahnya literasi hukum dan digital di kalangan pelaku UMKM lokal. Program ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan teknis peserta untuk mengakses legalitas usaha secara mandiri. Diperlukan keberlanjutan kegiatan serupa guna mempercepat transformasi UMKM menuju sektor formal yang lebih kuat dan berdaya saing.