Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tolamaera Kecamatan Gunungsitoi Idanoi Provinsi Sumatera Utara Yesica Geovany Sianipar; Ratna Abigail Zebua; Friza Novita Sari Situmorang; Magdalena Br Barus; Rismalia Tarigan
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.339

Abstract

Early and exclusive breastfeeding is very important for a child's survival, and to protect them from various diseases to which they are susceptible and which can be fatal, such as diarrhea and pneumonia. The aim of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in infants aged 6-12 months in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province. This research is an analytical research using a cross sectional design, a sample of 75 people taken by total sampling. Analysis was carried out univariately and bivariately using the chi square test with a p- value <0.05. The results of this study show that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in babies aged 6-12 months in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province with a p value = 0.000. It is hoped that midwives in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province, can provide education about exclusive breastfeeding to the community, especially to mothers of babies and for mothers. It is hoped that they will try to provide exclusive breastfeeding to babies up to 6 months old.
Risk Factors of Hypertension in Reproductive Age Women in Kedai Durian Health Center, Medan, Indonesia Situmorang, Friza Novita Sari; Mutiara, Erna; Siregar, Fazidah Aguslina
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2021.06.01.05

Abstract

Background: Hypertension is a global problem in the world. Data from the World Health Organization (WHO) in 2013 showed that deaths from complications of hypertension reached 9.4 million deaths worldwide. This study aims to determine the risk factors to the incidence of hypertension in women of reproductive age in Kedai Durian Health Center. Subjects and Method: This was a case control study carried out at Kedai Durian Health Center, Medan, Indonesia. A sample of 100 women of reproductive age was selected for this study. It consists of 50 women of reproductive age with hypertension and 50 women of reproductive age without hypertension. The dependent variable was hypertension. The independent variables were physical activity, obesity, and family history. Hypertension was measured by sphygmomanometer. The other data were collected by questionnaire. The data were analyzed by a multiple logistic regression. Results: Hypertension was associated with physical activity (OR=3.46;95% CI=1.52 to 7.90;p=0.003), obesity (OR=4.57;95% CI= 1.96 to 10.64 p<0.0001), family history (OR= 9.33;95% CI=720 to 23.41;p<0.0001), and fat consumption (OR=4.14;95% CI=1.79 to 9.57;p=0.001).Conclusion: Physical activity, obesity, family history, and fat consumption are associated with an increased risk of hypertension.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia di Klinik Evie Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 Damayanty S; Ade Rachmat Yudiyanto; Friza Novita Sari Situmorang; Sonia Oktavia Purba
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i1.4860

Abstract

Anemia in pregnant women is the main cause of bleeding and infection which is a major factor in maternal death. A woman who experiences bleeding after giving birth can suffer from severe blood deficiency (anemia) and experience long-term health problems. With a rate of 305 per 100,000 live births, Indonesia has a high maternal mortality rate (MMR) when compared to other ASEAN countries. The MMR target is 70 per 100,000 live births in 2030, in accordance with the Sustainable Development Goals (SDGs) (Sustainable Development Goals (SDGs), 2017; WHO, 2022). Currently, the rate of anemia in pregnant women is still high. Based on 2018 RISKESDAS data, the prevalence of anemia in pregnant women is 48.9%, meaning that 4-5 out of 10 pregnant women suffer from anemia. Maternal Mortality Rate (MMR) or Maternal Mortality Ratio (MMR) is an important indicator of the level of public health and is a sensitive indicator in describing the welfare of society in a country. . This research uses a cross-sectional strategy, using numerical data through a retrospective survey with a sample of 35 people. Research Results Based on the results of statistical tests, it was found that p.value = 0.003 and α = 0.05, where the P.value (0.003) < α (0.05) there is a relationship between maternal parity and the incidence of anemia. Based on the results of statistical tests, it was found that p.value = 0.005 and α = 0.05, where the P.value (0.005) < α (0.05), so it can be concluded that there is a relationship between maternal age and the incidence of anemia. Based on the results of statistical tests, it was found that p.value = 0.005 and α = 0.05, where the P.value (0.005) < α (0.05), so it can be concluded that there is a relationship between pregnancy spacing and the incidence of anemia. Based on the results of statistical tests, it was found that p.value = 0.005 and α = 0.05, where the value of P.value (0.005) < α (0.05), so it can be concluded that there is a SEZ status with anemia incidence
Efektivitas Promosi Kesehatan Terhadap Kepatuhan Self Efficacy Dan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Klinik Sarfina Fauzianty, Ariska; Nova Isabella Mariance Br. Napitupulu; Yesica Geovany Sianipar; Friza Novita Sari Situmorang
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1403

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi, salah satunya akibat ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Promosi kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD. Penelitian mengetahui efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), serta pengaruhnya terhadap tingkat konsumsi TTD pada ibu hamil di Klinik Sarfina. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 20 ibu hamil yang menerima suplementasi tablet tambah darah (TTD). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner MMAS-8 untuk mengukur kepatuhan dan lembar penilaian self-efficacy untuk mengukur efikasi diri. Intervensi promosi kesehatan dilakukan melalui media leaflet. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat kepatuhan dan efikasi diri ibu hamil setelah diberikan intervensi promosi kesehatan. Tingkat kepatuhan tinggi meningkat dari 10% menjadi 65%, dan efikasi diri tinggi meningkat dari 10% menjadi 65%. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan setelah intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa promosi kesehatan efektif dalam meningkatkan efikasi diri dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. Intervensi ini sangat dianjurkan untuk diterapkan secara rutin dalam pelayanan antenatal care untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan janin. Intervensi ini direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin dalam pelayanan antenatal care. Penelitian ini menyarankan agar intervensi promosi kesehatan terus diterapkan dalam pelayanan antenatal care. Selain itu, penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar dan pengukuran jangka panjang diharapkan dapat memperkuat temuan ini dan memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap konsumsi TTD.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Malam Bayi Usia 3-6 Bulan di Puskesmas Somambawa Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara Sianipar, Yesica Geovany; Telaumbanua, Tumei Nasti F; Situmorang, Friza Novita Sari; Sari, Sonia Novita; Fauzianty, Ariska; Barus, Magdalena
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1404

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2023, lebih dari 800 perempuan meninggal setiap hari akibat komplikasi kehamilan dan persalinan, dan sebagian besar dari kematian tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui layanan ANC yang memadai dan tepat waktu. WHO merekomendasikan minimal 8 kali kunjungan ANC selama masa kehamilan, yang mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ibu dan janin, serta pencegahan komplikasi melalui pendekatan individual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Butar Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain cross sectional, sampel berjumlah 55 orang yang diambil secara purposivel sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan p-value <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan Hasil uji Paired t-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor kualitas tidur sebelum dan sesudah pijat bayi (p-value = 0.0002), sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat bayi berpengaruh terhadap peningkatan kualitas tidur malam bayi. Dengan adanya hasil penelitian ini disarankan agar tenaga kesehatan agar mengembangkan program edukasi rutin mengenai teknik pijat bayi kepada orang tua, khususnya melalui layanan posyandu dan penyuluhan di Puskesmas.
Pengaruh Pemberian Jus Kurma Susu Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan Di Pmb Eka Nova Kecamatan Sekayam Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025: Pengaruh Pemberian Jus Kurma Susu Terhadap Peningkatan Kadar Hb Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Ringan Di Pmb Eka Nova Kecamatan Sekayam Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 Situmorang, Friza Novita Sari; Santi Juniarsih; Sianipar, Yesica Geovany; Sonia Novita Sari; , Ariska Fauzianty; Rismalia Tarigan
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1410

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian jus kurma susu. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma susu terhadap peningkatan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia ringan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel sebanyak 24 ibu hamil dengan anemia ringan di PMB Eka Nova, Kecamatan Sekayam. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan kadar Hb yang signifikan setelah intervensi jus kurma susu (p = 0.000). Kesimpulan: Jus kurma susu efektif meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan. Kata kunci: Jus kurma susu, hemoglobin, anemia, ibu hamil ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women is a global health problem affecting both maternal and fetal health. One promising non-pharmacological approach is the administration of date-palm milk juice. Objective: To determine the effect of date-palm milk juice on hemoglobin levels in pregnant women with mild anemia. Method: This study employed a quasi-experimental pretest-posttest design. A total of 24 pregnant women with mild anemia at PMB Eka Nova, Sekayam District, were included. Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: There was a significant increase in hemoglobin levels after the intervention (p = 0.000). Conclusion: Date-palm milk juice is effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with mild anemia. Keywords: Date juice, hemoglobin, anemia, pregnant women
Hubungan Pemanfaatan Buku KIA dengan Perilaku Pencegahan Komplikasi Kehamilan pada Ibu Hamil di Klinik Pratama Sarfina Kota Medan Tahun 2025 Sari, Sonia Novita; Friza Novita Sari Situmorang; Yesica Geovany Sianipar; Febriana Sari; Imarina Tarigan
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1412

Abstract

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berfungsi secara strategis sebagai alat pendukung dalam layanan antenatal dan sebagai sumber informasi yang membantu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mencegah komplikasi selama kehamilan. Meskipun demikian, penggunaan buku ini masih belum optimal di antara sebagian ibu hamil, yang dapat memengaruhi sikap dan tindakan mereka dalam mencegah komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai kaitan antara pemakaian Buku KIA dan sikap pencegahan komplikasi kehamilan pada wanita hamil yang menjalani pemeriksaan di Klinik Pratama Sarfina Kota Medan pada tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 52 calon ibu dipilih sebagai responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Chi Square pada tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil: Analisis statistik mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat penggunaan Buku KIA dan perilaku pencegahan komplikasi selama kehamilan (nilai p = 0,003; p < 0,05). Ibu hamil yang secara aktif memanfaatkan Buku KIA cenderung menunjukkan perilaku yang lebih baik dalam melakukan tindakan pencegahan komplikasi dibandingkan dengan ibu yang tidak memaksimalkannya
Peningkatan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil melalui Media Edukasi Interaktif di Klinik Sarfina Sembiring Tahun 2025 Ariska Fauzianty; Friza Novita Sari Situmorang; Sonia Novita Sari; Rismalia Tarigan; Nova Isabella Mariance Br Napitupulu
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): July : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v3i3.2377

Abstract

Anemia in pregnancy remains a public health problem in Indonesia, with a prevalence of 48.9% (Riskesdas, 2018). Low adherence to iron and folic acid tablet (TTD) consumption is one of the main causes of high anemia rates among pregnant women. This community service activity aimed to improve TTD consumption compliance among pregnant women through interactive educational media at Sarfina Sembiring Clinic in 2025. The implementation method applied a participatory learning approach, consisting of preparation, education delivery, evaluation, and follow-up. A total of 30 pregnant women participated in the activity. Pre-test and post-test evaluations showed an increase in knowledge scores from 62.5 to 85.3 (+36.4%), while compliance with TTD consumption increased from 46.7% to 83.3% (+36.6%). Additionally, 90% of participants stated that interactive media was easier to understand compared to conventional lecture methods. These findings indicate that interactive educational media effectively improves knowledge and compliance with TTD consumption among pregnant women, making it a viable alternative for health education to support anemia prevention programs in Indonesia.
Upaya Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Edukasi dan Pemberian Biskuit Ibu Hamil di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 Ariska Fauzianty; Friza Novita Sari Situmorang; Damayanti Damayanti; Khairunnisa Khairunnisa; Nova Isabella Mariance Br Napitupulu; Humaida Hanim; Plora Novita Febrina Sinaga; Yasrida Nadeak; Polmaria Panjaitan; Hadisyah Hadisyah
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 1 (2025): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i1.1045

Abstract

Globally, the prevalence of anemia in pregnant women in 2019 was 35.6%. The prevalence of anemia in developing countries is relatively high, such as Southeast Asia at 47.8%, compared to developed countries such as America at 18.9%. Efforts that can be made to prevent anemia include education, giving pregnant women biscuits and giving Fe tablets. This activity was carried out at the Bangun Rejo Village Health Center, Dusun VII, Tanjung Morawa District. The method used in this service is to provide education directly to pregnant women at the Bangun Rejo Village Health Center. The results of this activity were carried out in stages starting from preparation to evaluation. After implementing health education, giving pregnant women biscuits and giving Fe tablets, there was an increase in knowledge and consumption of Fe. Therefore, with this community service project, it is hoped that all pregnant women can increase awareness and Fulfill nutrition and balanced nutrition, regularly consume Fe tablets.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe Desi Gultom; Khairunnisa Situmorang; Friza Novita Sari Situmorang; Humaida Hanum; Nela Sari
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i2.122

Abstract

The function of Fe tablets is to act as one of the components in forming myoglobin (a protein that carries oxygen to muscles), collagen (a protein found in bones). In pregnant women, iron plays an important role in fetal growth. This study aims to determine the relationship between husband's knowledge and support and compliance with pregnant women consuming Fe tablets at the Kampung Mesjid Community Health Center, Kec. Kualuh Hilir in 2023. This type of research is an analytical survey with a cross-sectional research design. The population is all pregnant women at the Kampung Mesjid Community Health Center, Kec. Kualuh Hilir in 2023 as many as 40 people. The number of samples used was 40 people obtained using total sampling techniques. The data analysis technique uses chi square. The results obtained in this study were that 24 respondents (84.4%) had good knowledge of compliantly consuming Fe tablets and 24 respondents (60%) had good husband support for compliantly consuming Fe tablets among pregnant women. Based on the chi square test results, there is a relationship between knowledge and compliance with pregnant women consuming Fe tablets with a P value = 0.002 < 0.05, there is a relationship between husband's support and compliance with pregnant women consuming Fe tablets with a P value = 0.008 < 0.05. The conclusion is that there is a relationship between husband's knowledge and support and pregnant women's compliance with consuming Fe tablets. It is recommended that pregnant women increase their compliance in consuming Fe tablets during their pregnancy to maintain the health of themselves and their womb.