Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mengapa Minat Mahasiswa Masih Rendah? Juhardin, Juhardin; Deluma, Ridwan
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 6 No. 2 (2024): August, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v6i2.587

Abstract

Sulawesi Tenggara, dengan luas perairan yang melebihi 70%, memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor perikanan kelautan. Salah satu indikator keberhasilan pengembangan ini adalah minat generasi muda untuk menimba ilmu di bidang perikanan kelautan. Namun, data penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi menunjukkan rendahnya minat memilih jurusan ini dibandingkan jurusan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat mahasiswa baru untuk berkuliah di bidang perikanan kelautan. Penelitian dilakukan pada bulan September 2023 dengan mengambil sampel sebanyak 301 mahasiswa baru dari berbagai jurusan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Kendari. Metode yang digunakan adalah survei dengan kuesioner untuk mengumpulkan data terkait faktor-faktor pemilihan jurusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan jurusan meliputi dorongan diri sendiri, dukungan keluarga, bakat dan kemampuan pribadi, program studi, serta prospek dan peluang kerja. Rendahnya minat terhadap jurusan perikanan disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan persepsi bahwa jurusan ini belum menjanjikan masa depan yang cerah. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi dan perbaikan persepsi masyarakat terhadap prospek bidang perikanan kelautan.
ANALYSIS OF THE IMPACT OF CHATGPT ON LEARNING PRODUCTIVITY OF ISLAMIC EDUCATION STUDENTS Baiquni, Ahmad; Rusli, Tri Indah; Juhardin, Juhardin; Kholida, Lely; Arsam, Arsam
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University, Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/edureligia.v9i1.10407

Abstract

This study aimed to investigate the impact of ChatGPT use on students’ learning productivity and provide recommendations for its effective utilization. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, documentation, and semi-structured interviews with 12 purposively selected active users. The data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, emphasizing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that ChatGPT contributed significantly to enhancing efficiency in learning processes, improving conceptual understanding, and stimulating creativity among students. However, the study also uncovered several drawbacks, such as a decline in critical thinking skills, reduced motivation for independent literacy practices, and an increased tendency toward technological dependence. Within the specific context of Islamic Religious Education, the research further identified that some ChatGPT-generated responses were less accurate or misaligned with authoritative references, necessitating additional validation by educators and learners. The implications of this research highlight that ChatGPT can serve as a valuable supportive learning tool if applied proportionally. To achieve holistic and high-quality learning, students and teachers are advised to use ChatGPT with careful attention to information validation, cultivation of critical thinking, and strategies that minimize overreliance on technological assistance.
Pemberdayaan Nelayan Melalui Inovasi Bubu dan Pengolahan Abon Ikan di Desa Watorumbe Fitra, Ramad Arya; Ilham, Surianto; Agusriyadin, Agusriyadin; Juhardin, Juhardin; Muhamad, Syahrul; Lelawatty, Poniasih
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7468

Abstract

Desa Watorumbe di Kabupaten Buton Tengah merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir pantai dengan hasil utama berasal dari tangkapan laut. Penduduk desa pada umumnya berprofesi sebagai nelayan. Rendahnya pengetahuan nelayan dalam meningkatkan pendapatan dari sumber mata pencaharian memberi tantangan bagi tim pengabdian untuk melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang diperkenalkan berupa pengembangan bubu ikan modern, alat tangkap efisien dan ramah lingkungan dengan bahan tahan lama serta desain sesuai kondisi perairan lokal. Inovasi ini meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi kerusakan lingkungan, dan mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi nelayan pesisir. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan mitra melalui inovasi bubu dan pembuatan abon ikan. Metode pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi kegiatan, pelatihan pembuatan inovasi bubu, abon ikan dan penyusunan laporan keuangan sederhana serta evaluasi kegiatan. Waktu pelaksanaan dari 21 Juni sampai 31 Juli 2025 dengan mitra sasaran berjumlah 15 orang yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Perikakan Balaki Jaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dari inovasi bubu menghasilkan 40 buah bubu dengan harga Rp365,000/bubu. Hasil tangkapan bubu berupa ikan yang sebelumnya dijual Rp15,000/Kg menjadi Rp45,000/Kg terjadi kenaikan sebesar Rp30,000 dengan persentase kenaikan sebesar 67%, . Hasil pengolahan abon ikan dijual Rp50,000/cup (1 cup 500 gram) yang juga meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 42,8%. Hasil pengukuran post tes setelah kegiatan menunjukkan bahwa secara keseluruhan terdapat peningkatan pemahaman mitra dengan kategori mampu yang sebesar 68,23% dengan persentase kenaikan kemampuan sebesar 90,97%. Sehingga tingkat kemampuan mitra pengabdian dapat dikatakan tinggi setelah dilakukan kegiatan pemberdayaan Masyarakat
PELATIHAN BUDIDAYA SISTEM INTEGRASI PADA KONSTRUKSI KERAMBA JARING APUNG DI DESA TANGGETADA, KABUPATEN KOLAKA Landu, Anti; Bustang, Bustang; Tasabaramo, Ilham Antariksa; Yusnaini, Yusnaini; Sekri, Latifa; Asmadin, Asmadin; Adimu, Hasan Eldin; Sukrin, Simun; Juhardin, Juhardin
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.2225

Abstract

Tanggetada Village has significant fisheries potential, yet it remains underutilized by local fishermen. This is attributed to several factors, including limited infrastructure and the fishermen group’s lack of knowledge. Additionally, during poor weather conditions, fishermen lack alternative livelihoods beyond capture fishing. Therefore, aquaculture can serve as a viable solution to maintain their productivity. This community engagement initiative aims to enhance the knowledge and skills of the fishermen group in integrated aquaculture sistems using floating net cage construction. The activity was implemented in Tanggetada Village, Kolaka Regency, in collaboration with the Malaja Biru fishermen group. The methodology consisted of several stages: socialization, training, mentoring, and evaluation. The results of this activity demonstrated significant improvements in the knowledge and skills of the Malaja Biru fishermen group regarding integrated aquaculture in floating net cages. Twenty participants actively engaged in the outreach, training, and cage construction. Evaluation showed a knowledge increase from 50% to 100% and skill proficiency reaching 90–100%. Intensive mentoring and technology transfer methods effectively enhanced fishermen’s capacity, enabling them to independently and sustainably cultivate grouper, lobster, and pearl oysters using integrated aquaculture systems. It can be concluded that the 2024 Kosabangsa community service program successfully enhanced the capacity of the Malaja Biru Fishermen Group in Tanggetada Village through training in integrated aquaculture using floating net cage systems..