Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Agroprimatech

KAJIAN MENGENAI BUDIDAYA IKAN DALAM APLIKASINYA PADA ILMU EKOLOGI PERAIRAN Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 1 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i2.1699

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang di Asia. Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu berusaha untuk memajukan pembangunan di segala bidang termasuk dalam bidang pertanian dalam arti luas. Tujuan daripada pembangunan ekonomi adalah untuk meningkatkan dan memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan, menekan tingkat kemiskinan dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh luas lahan secara parsial terhadap produksi ikan, mengetahui pengaruh jumlah benih yang ditebar secara parsial terhadap produksi ikan mengetahui pengaruh luas lahan dan jumlah benih yang ditebar secara bersama-sama terhadap produksi ikan.Daerah pesisir memiliki berbagai macam potensi, meliputi sumber makanan tama yang mengandung protein (khususnya protein hewani yang berasal dari ikan, udang dan sejenisnya), kekayaan minyak bumi, gas dan mineral lainnya yang berpotensi dalam bidang pertambangan, potensi pariwisata, pemukiman dan pengembangan industri.
PENGARUH TRANSPIRASI TUMBUHAN DAN KOMPONEN DIDALAMNYA Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2081

Abstract

Tanaman yang menakjubkan, terutama bila Anda bertanya-tanya bagaimana tanaman tumbuh. Ada lebih dari 350.000 spesies tumbuhan, di atas tanah dan tanaman bawah air. Masing-masing harus bertahan beberapa kondisi yang keras untuk tumbuh, dan Anda dapat melihat kegigihan tanaman untuk tumbuh saat Anda melihat mereka bertengger di sisi dinding ngarai, atau mendorong jalan mereka naik melalui jalan lama. Akan mereka untuk bertahan hidup dan menyebarkan sangat ketat.Tanaman termasuk bunga, pohon, semak, semak-semak, rumput, lumut, tanaman merambat, jamu, rumput laut, dan ganggang hijau. Ini memiliki banyak kesamaan. Mereka bergantung pada Alam untuk bertahan hidup, dan isi hidup lainnya dan hal-hal alami. Mereka membutuhkan sinar matahari (kecuali tumbuhan laut dalam), air, udara, lebah dan serangga, tanah, hewan, dan api untuk hidup. Beberapa pohon pinus hanya merilis benih mereka setelah kebakaran besar, mereka perlu panas untuk membuka kerucut dan biji.Beberapa tanaman air mendapatkan nutrisi dari air, bertahan hidup tanpa sinar matahari. Dalam tumbuh hidroponik, tanaman yang tumbuh hanya dalam air, bukan tanah, dan Anda dapat melihat pertumbuhan akar. Air harus memiliki nutrisi yang dibutuhkan, atau penambahan tanaman pangan untuk pabrik untuk berkembang.
KAJIAN TINGKAT PENCEMARAN AIR DI KAWASAN PERAIRAN DANAU TOBA TERHADAP EKOSISTEM IKAN Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 6 No. 2 (2022): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v6i1.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kualitas perairan Danau Toba ditinjau dari parameter fisika (suhu, kekeruhan, warna, bau dan rasa), kimia (pH, DO, BOD, COD, Amonia, Nitrat dan fosfat) dan biologi (kelimpahan fitoplankton dan indeks keseragaman) (2) Tingkat pencemaran perairan ditinjau dari parameter fisika dan kimia di Danau Toba dengan menggunakan metode Storet, (3) kualitas perairan Danau Toba ditinjau dari parameter biologi (kelimpahan fitoplankton dan indeks keseragaman) di Danau Toba. Lokasi penelitian berada di kawasan perairan Danau Toba. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022. Populasi penelitian adalah perairan Danau Toba. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan menentukan 3 stasiun pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengukuran, teknik observasi dan teknik dokumenter, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : hasil pengukuran kualitas perairan Danau Toba di yang tergolong normal adalah suhu berkisar 230C-250C, kekeruhan 0,70 NTU-1,60 NTU, warna perairan semakin dekat keramba semakin berubah, semakin dekat dengan keramba bau dan rasa perairan terasa pekat dan bau pakan campur amis ikan, pH 8,8-8,2, DO 8,05 mg/l-8,450 mg/l, amonia 0,05 mg/l – 0,20 mg/l dan nitrat 1,4 mg/l – 5,2 mg/l, dan yang tergolong tinggi BOD 0,992 mg/l-90,9 mg/l, COD 3,09 mg/l-285 mg/l dan fosfat 0,01 mg/l- 0,25 mg/l, dan jika ditinjau dengan menggunakan metode Storet, perairan dikategorikan dikelas C (cemar sedang). Tingkat kesuburan perairan menurut kriteria Soegianto adalah eutrofik (subur) dan pengukuran tingkat pencemaran menggunakan indeks keseragaman fitoplankton adalah 1,125-2,471 termasuk dalam kategori tercemar sedang.
KAJIAN MENGENAI BUDIDAYA IKAN DALAM APLIKASINYA PADA ILMU EKOLOGI PERAIRAN Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 1 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v4i2.1699

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang di Asia. Sebagai negara berkembang, Indonesia selalu berusaha untuk memajukan pembangunan di segala bidang termasuk dalam bidang pertanian dalam arti luas. Tujuan daripada pembangunan ekonomi adalah untuk meningkatkan dan memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan, menekan tingkat kemiskinan dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh luas lahan secara parsial terhadap produksi ikan, mengetahui pengaruh jumlah benih yang ditebar secara parsial terhadap produksi ikan mengetahui pengaruh luas lahan dan jumlah benih yang ditebar secara bersama-sama terhadap produksi ikan.Daerah pesisir memiliki berbagai macam potensi, meliputi sumber makanan tama yang mengandung protein (khususnya protein hewani yang berasal dari ikan, udang dan sejenisnya), kekayaan minyak bumi, gas dan mineral lainnya yang berpotensi dalam bidang pertambangan, potensi pariwisata, pemukiman dan pengembangan industri.
PENGARUH TRANSPIRASI TUMBUHAN DAN KOMPONEN DIDALAMNYA Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 5 No. 2 (2021): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v5i1.2081

Abstract

Tanaman yang menakjubkan, terutama bila Anda bertanya-tanya bagaimana tanaman tumbuh. Ada lebih dari 350.000 spesies tumbuhan, di atas tanah dan tanaman bawah air. Masing-masing harus bertahan beberapa kondisi yang keras untuk tumbuh, dan Anda dapat melihat kegigihan tanaman untuk tumbuh saat Anda melihat mereka bertengger di sisi dinding ngarai, atau mendorong jalan mereka naik melalui jalan lama. Akan mereka untuk bertahan hidup dan menyebarkan sangat ketat.Tanaman termasuk bunga, pohon, semak, semak-semak, rumput, lumut, tanaman merambat, jamu, rumput laut, dan ganggang hijau. Ini memiliki banyak kesamaan. Mereka bergantung pada Alam untuk bertahan hidup, dan isi hidup lainnya dan hal-hal alami. Mereka membutuhkan sinar matahari (kecuali tumbuhan laut dalam), air, udara, lebah dan serangga, tanah, hewan, dan api untuk hidup. Beberapa pohon pinus hanya merilis benih mereka setelah kebakaran besar, mereka perlu panas untuk membuka kerucut dan biji.Beberapa tanaman air mendapatkan nutrisi dari air, bertahan hidup tanpa sinar matahari. Dalam tumbuh hidroponik, tanaman yang tumbuh hanya dalam air, bukan tanah, dan Anda dapat melihat pertumbuhan akar. Air harus memiliki nutrisi yang dibutuhkan, atau penambahan tanaman pangan untuk pabrik untuk berkembang.
KAJIAN TINGKAT PENCEMARAN AIR DI KAWASAN PERAIRAN DANAU TOBA TERHADAP EKOSISTEM IKAN Silaen, Srinatalia
Agroprimatech Vol. 6 No. 2 (2022): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v6i1.2986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kualitas perairan Danau Toba ditinjau dari parameter fisika (suhu, kekeruhan, warna, bau dan rasa), kimia (pH, DO, BOD, COD, Amonia, Nitrat dan fosfat) dan biologi (kelimpahan fitoplankton dan indeks keseragaman) (2) Tingkat pencemaran perairan ditinjau dari parameter fisika dan kimia di Danau Toba dengan menggunakan metode Storet, (3) kualitas perairan Danau Toba ditinjau dari parameter biologi (kelimpahan fitoplankton dan indeks keseragaman) di Danau Toba. Lokasi penelitian berada di kawasan perairan Danau Toba. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022. Populasi penelitian adalah perairan Danau Toba. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan menentukan 3 stasiun pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengukuran, teknik observasi dan teknik dokumenter, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : hasil pengukuran kualitas perairan Danau Toba di yang tergolong normal adalah suhu berkisar 230C-250C, kekeruhan 0,70 NTU-1,60 NTU, warna perairan semakin dekat keramba semakin berubah, semakin dekat dengan keramba bau dan rasa perairan terasa pekat dan bau pakan campur amis ikan, pH 8,8-8,2, DO 8,05 mg/l-8,450 mg/l, amonia 0,05 mg/l – 0,20 mg/l dan nitrat 1,4 mg/l – 5,2 mg/l, dan yang tergolong tinggi BOD 0,992 mg/l-90,9 mg/l, COD 3,09 mg/l-285 mg/l dan fosfat 0,01 mg/l- 0,25 mg/l, dan jika ditinjau dengan menggunakan metode Storet, perairan dikategorikan dikelas C (cemar sedang). Tingkat kesuburan perairan menurut kriteria Soegianto adalah eutrofik (subur) dan pengukuran tingkat pencemaran menggunakan indeks keseragaman fitoplankton adalah 1,125-2,471 termasuk dalam kategori tercemar sedang.