Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Chemical Science and Application

PENGARUH JENIS RAGI DALAM PRODUKSI BIOETANOL SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN DARI ULVA RETICULATA Naiobe, Natalia Krisanti; Kolo, Sefrinus M. D; Mere, Janrigo Klaumegio
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i2.7975

Abstract

Sumber energi yang paling banyak digunakan saat ini adalah energi fosil. Fakta menunjukkan bahwa ketersediaan energi fosil semakin hari semakin menipis. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan bioetanol sebagai alternatif sumber energi baru dan terbarukan. Bioetanol pada dasarnya adalah etanol yang dibuat dari biomasa (tanaman) melalui proses biologis (enzimatik atau fermentasi). Salah satu biomassa atau tanaman yang dapat dijadikan sebagai bioetanol yaitu makroaga Ulva reticulata karena memiliki kandungan karbohidrat yang cukup besar yaitu sebanyak 52,4%. Pada penelitian ini, makroalga Ulva reticulata dihidrolisis menggunakan microwave pada suhu 150 0C selama 50 menit menggunakan katalis HCl 1%, dilanjutkan dengan fermentasi selama 7 hari. Selanjutnya, dilakukan destilasi menggunakan destilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi padaa hidrolisat dianalisis dengan metode DNS menggunakan Spektrofotometer UV–Vis pada panjang gelombang 540 nm. Etanol hasil destilasi dianalisis secara kualitatif menggunakan larutan kalium dikromat dan analisis kuantitatif menggunakan Gas Chomatography (GC). Hasil pada penelitian ini diperoleh kadar gula pereduksi sebesar 101,04 g/L pada waktu optimum 50 menit. Hasil uji kualitatif dengan kalium dikromat menunjukkan adanya etanol pada sampel ditandai dengan perubahan warna dari jingga menjadi biru. Hasil uji kuantitatif menggunakan Gas chromatography (GC) pada sampel makroalga Ulva reticulata diperoleh kadar etanol sebesar 24,58%.
ANALISIS KANDUNGAN SENYAWA KIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BATANG SIRSAK (ANNONA MURICATA L) ASAL KABUPATEN TTU TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI Naitili, Imelda; Kolo, Sefrinus M. D; Mere, Janrigo Klaumegio
Journal of Chemical Science and Application Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Kimia Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jcsa.v2i2.8684

Abstract

Penyakit infeksi merupakan  keadaan  dimana  suatu mikroorganisme masuk ke dalam  tubuh  dan  berkembang biak  sehingga menimbulkan  penyakit. Faktor penyebab penyakit infeksi adalah pola hidup masyarakat yang kurang sehat sehingga menjadi pemicu kehadiran bakteri. Salah satunya adalah bakteri Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan menguji aktivitas antibakteri ekstrak kulit batang sirsak asal kabupaten TTU terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Tahapan Penelitian ini meliputi ekstraksi metabolit sekunder secara maserasi, skrining fitokimia dan yang terakhir adalah uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui ekstrak kulit batang sirsak mengandung metabolit tanin, flavonoid dan triterpenoid. Hasil uji antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dari 5 variasi konsentrasi menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang sirsak dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Diameter penghambatan ekstrak kulit batang sirsak secara keseluruhan masuk dalam kategori sedang dengan diameter penghambatan tertinggi berada pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 10,66± 0,57.