Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Alterasi Hidrotermal Endapan Awak Mas, Prospek Tarra’ Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan Nilam Sry Putri
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4 (2021): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrothermal adalah larutan sisa magma yang bersifat “aqueous” sebagai hasil differensiasi magma. Hidrothermal ini kaya akan logam-logam yang relative ringan, dan merupakan sumber terbesar (90%) dari proses pembentukan endapan. Proses alterasi merupakan peristiwa sekunder, berbeda dengan metamorfisme yang merupakan peristiwa primer. Alterasi terjadi pada intrusi batuan beku yang mengalami pemanasan dan pada struktur tertentu yang memungkinkan masuknya air meteorik (meteoric water) untuk dapat mengubah komposisi mineralogi batuan. Proses alterasi hidrotermal akan menghasilkan kumpulan mineral tertentu yang dikenal sebagai himpunan mineral atau assemblage mineral. Hal ini menyebabkan kehadiran himpunan mineral tertentu dalam suatu ubahan batuan akan mencerminkan komposisi pH larutan dan suhu fluida tipe alterasi tertentu. Perubahan suatu mineral merujuk kepada seberapa besar pengaruh alterasi pada suatu batuan. Kuantitas alterasi pada batuan disebabkan oleh derajat dan lamanya proses alterasi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan pengambilan data langsung di lapangan dan analisis laboratorium. Pengambilan data yang dilakukan meliputi pengambilan data geologi, sampel inti bor, dan sampel permukaan. Selanjutnya dilakukan analisis laboratorium, yakni analisis petrografi melalui sayatan tipis. Sampel yang akan dipreparasi menjadi sayatan tipis sebanyak 28 sampel terpilih dengan rincian yaitu 3 sayatan tipis sampel permukaan dan sebanyak 28 sayatan tipis untuk sampel bor. Berdasarkan hasil analisis petrografi dari sampel bor dan sampel permukaan terdapat 2 tipe alterasi di Block Tarra’ Prospek Awak Mas, yaitu tipe alterasi filik dan tipe alterasi propilitik.
Studi Kelayakan Batupasir Sebagai Bahan Dasar Bangunan Berdasarkan Uji Kuat Tekan (Compression Strength) Pada areal sekitar kali Iwaka Km 34, Timika - Papua Mapuay Menasye Theo Afasedanja; Obed Patiung; Nilam Sry Putri
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i2.299

Abstract

Batupasir merupakan material dasar yang digunakan oleh beberapa kontraktor pada areal kerja sekitar kali Iwaka Km 34 untuk kebutuhan pembangunan seperti pembangunan rumah, gedung sekolah, dan penggunaan sebagai bahan fondasi bangunan. Pengolahan batupasir pada areal sekitar kali Iwaka Km 34 dikerjakan dangan cara menggambil material pada kali iwaka dan diolah pada mesin pengolahan yang terdapat pada beberapa lokasi disekitar jalan trans Nabire. Tujuan Penelitian ini untuk menetukan sifat mekanik (kuat tekan) batupasir sebagai bahan bangunan dan mengetahui besar pengaruh komposisi batuan dan kekompakan batuan untuk bahan bangunan , Metode yang digunakan meliputi survei, pengambilan sampel, dan pengujian laboratorium. Hasil penelitian Dari hasil pengujian kuat tekan (compression strength) dengan ukuran sampel uji 5 x 5 x 5 cm sebanyak 12 buah sampel, didapat nilai rata-rata kuat tekan sebesar 61,8 kg/cm2. Menurut Standar SNI-0021-1978 tergolong dalam kategori kuat sehingga dikategorikan layak digunakan sebagai bahan bangunan. Kekompakan batuan tergolong kuat dengan sifat fisik batuan. Dengan komposisi mineral antara lain Plagioklas (15%), K. feldspar (10%), Piroksen (20%), Mineral opak (5%), Kwarsa (45 %) dan Lumpur (5%).
Studi Kandungan Mineral Di Daerah Sedimentasi Muara Sungai Amamapare (PasirHitam) Menggunakan Metode X-Ray Diffraction (XRD) Nilam Sry Putri; Dorency Batlolony
Jurnal Teknik AMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v3i1.277

Abstract

Perairan laut merupakan perairan yang didalamnya terkandung berbagai  macam sumberdaya alam dan sebagai sarana tarnsportasi yang semuanya dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Ekosistem perairan laut, selat dan pantai merupakan ekosistem yang khas dimana kondisi fisik, kimia dan biologi mudah dipengaruhi oleh aktivitas manusia disekitar perairan atau pantai. Aktivitas tersebut jelas berefek pada kondisi biota laut dan makhluk aquatic lainnya. Dari  hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pada lokasi penelitian didaerah Muara Pasir Hitam, kabupaten Mimika Timur Jauh dengan menggunakan metode XRD memberikan informasi dan hasil keterdapatan mineral pada setiap lokasi pengambilan sampel yang berjumlah 7 mineral yaitu; Mineral kuarsa, kalsit, klorit, sanidin (K-felsdpar), phlogophite, spinel, Magnetite pada setiap station lokasi pengambilan sampel. Presentase mineral yang terdapat pada lokasi penelitian pada masing-masing station pengambilan titik sampel berjumlah 7 mineral dangan komposisi kimianya sebagai berikut: Quartz presentasenya (34,6%), Komposisi Kimia (SiO2) (silikon dioksida), kalsit presentasenya (15,7%), komposisi Kimia (CaCO3), klorit Presentasenya(7,7%), Komposisis Kimia (CI02), phologophite Presentasenya (9,9%) Komposisi Kimia KMg2AI2Si3O10(F,OH) 2, Magnetite presentasennya (1,8%) Komposisi Kimia(Fe3O4). 
Studi Perbandingan Nilai Kuat Geser Menggunakan Alat Triaksial Studi Kasus Kampung Mware Dan Poumako Distrik Mimika Timur Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Nilam Sry Putri; Melkior Falauwyanan
Jurnal Teknik AMATA Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v2i2.134

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perancangan dan pengerjaan kompresor angin yang terbuat dari barang bekas. Penelitian Waktu perencanaan dan pengerjaan di laksanakan pada tanggal 3 Februari - 11 Februari 2020. Tempat perencanaan dan pengerjaan di SMK Amamapare Timika. Dari hasil penelitian ini di ketahui bahwa kompresor angin yang kami rancang dapat mengeluarkan angin dan dapat menampung udara di dalam tabung dengan tekanan 80 psi. Udara akan selalu di suplay dari kompresor kulkas. Alat ini juga di lengkapi otomatis pressure sebagai pengaman apabila tekanan udara berlebihan di dalam tabung.
STUDI PRODUKTIVITAS ALAT MUAT EXCAVATOR KOBELCO SK 200 DAN ALAT ANGKUT DUMP TRUCK FUSO 220PS DALAM UPAYA MENCAPAI TARGET PRODUKSI DI PT. OSATO SEIKE Nilam Sry Putri
Jurnal Teknik AMATA Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v2i1.127

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat gali muat dan alat angkut yang digunakan, mengetahui parameter yang mempengaruhi produktifita Alat Gali Muat dan Alat Angkut dan untuk mengetahui Keserasian alat kerja antara alat muat dan alat angkut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23 April – 28 April. Penelitian di lakukan daerah Sp 13 Kali Iwaka Wilayah Kerja PT.Osato Seike, Kab. Timika. Dengan menggunkan metode yang meliputi pengambilan data secara langsung di lapangan, yaitu cycle time alat muat Excavator Kobelco SK 200 dan alat angkut Dump Truck Fuso 220PS. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan, produksi alat muat excavator Kobelco SK 200 mencapai 1.54 ton/jam dan produksi alat angkut dump truck Fuso 220PS sebesar 4.8 ton/jam.
Pemetaan Tanah Hibah Masyarakat Kampung Hiripau Kepada Ikatan Keluarga Perintis Peduli Mimika (Ikppm) Dengan Menggunakan Software Arcgis 10.8 Dan Sas Planet Di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika Obed Patiung; Nilam Sry Putri
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/pakem_amata.v1i2.70

Abstract

Kampung Hiripau merupakan salah satu kampung di Distrik Mimika Timur, yang beribu kota di Mapuru Jaya, Kabupaten Mimika. Jumlah penduduk Kampung Hiripau sebanyak 1850 Jiwa, sedangkan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 250 KK. Kampung Hiripau memiliki luas sekitar 180. 000 m2. Luas tersebut, terdiri atas panjang, kurang lebih 600 m dan lebar kurang lebih 300 m. Luas wilayah kampung Hiripau meliputi perumahan penduduk, Kantor Kampung, Gereja, sekolah dan jalan. Jenis tanah di Kampung Hiripau adalah jenis tanah aluvial, dan mempunyai struktur tanah yang gembur. Hal tersebutlah yang menjadi salah satu penyebab, tanah di kampung Hiripau cukup subur (data dari kantor kampung Hiripau). Melalui kegiatan ini dihasilkan Peta Topografi dan Peta kampung Hiripau yang di dalamnya terdapat Peta pembagian kampung Hiripau kepada IKPPM. Selanjutnya peta tersebut akan digunakan sebagai acuan dasar dilaksanakannya lagi pembangunan secara berkelanjutan untuk kebutuhan organisasi IKPPM. Pemerintah desa juga menganggap bahwa kegiatan ini bermanfaat, dan berharap kedepannya ada kegiatan yang sejenis, dengan target keluaran peta sosial yang dapat mengidentifikasi setiap bangunan rumah dan atribut di dalamnya.
INTERPRETASI LINGKUNGAN TEKTONIK BERDASARKAN DATA GEOKIMIA PADA ENDAPAN LOGAM DASAR TALIMBANGAN, TORAJA UTARA Pakombong, Vhalentio; Putri, Nilam Sry
Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA Vol. 4 No. 01 (2025): Maret 2025
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/sostekam.v4i1.03

Abstract

Lokasi penelitian di dusun atau lembang Talimbangan, Kabupaten Toraja Utara menunnjukkan daerah dengan kenampakan morfologi berupa pebukitan dengan kondisi daerah yang curam akibat dari berbagai macam proses tektonik yang terjadi. Proses tektonik tersebut menghasilkan sumber daya berupa endapan logam dasar yang tersingkap pada batuan beku pada 2 sampel yang dianalisis yaitu sampel ST-1B dan ST-4D. Batuan beku tersebut menunjukkan bahwa batuan lava daerah penelitian memiliki jenis yang sama yaitu Trakit Basal pada sampel ST-1B dan ST-4C dengan menggunakan plotting nilai Na2O + K2O dan SiO2. batuan hostrock yang telah mengalami alterasi dengan menggunakan unsur-unsur immobile menunjukkan kedua sampel menunjukkan bahwa kedua sampel dalam plot Sub-alkali Basal. Berdasarkan determinasi afinitas magma pada lokasi penelitian dengan plotting kandungan K2O dan SiO2 pada kedua sampel menunjukkan bahwa daerah penelitian diketahui berada pada seri sosonit (soshonite series) atau alkali potasik. Interpretasi tatanan tektonik mengacu pada plotting diagram laba-laba primitive mantle dan diagram REE Chondrite yang menunjukkan pola perilaku pengayaan unsur Light Rare Earth Element (LREE) dari La ke Pm yang cukup curam sementara dari unsur Sm ke Y yang tergolong dalam Mid Rare Earth Element (MREE) terlihat cukup landai, begitu juga dengan Heavy Rare Earth Element (HREE) yang sangat landai yang ditunjukkan oleh Ho ke Lu. Kehadiran pola atau pengayaan unsur LREE dan mendatar pada unsur besar (HREE) menunjukkan bahwa sumber mantel sedimen ini sebagian besar berasal dari batuan beku berkomposisi felsik dengan konstribusi batuan vulkanik bersifat magma busur dan ultramafik.
Pengujian X-Ray Fluorescence Terhadap Kandungan Mineral Logam Pada Endapan Sedimen di Sungai Amamapare Kabupaten Mimika, Papua Tengah Putri, Nilam Sry; Rahim, Abd; Patiung, Obed; Afasedanja, Mapuay Menasye Theo
Jurnal Teknik AMATA Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Amamapare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/jtam.v4i1.104

Abstract

Pertambangan merupakan suatu kegiatan produksi yang tidak lepas dari limbah yang dihasilkan dari pertambangan contoh limbah yang dihasilkan antara lain yaitu limbah logam yang mana jika melebihi nilai ambang batas diatas rata-rata akan berdampak buruk pada lingkungan yang ada di sekitar.Pencemaran laut didefenisikan sebagai dampak negative (pengaruh yang membahayakan), bagi kehidupan biota, sumber daya, kenyaman ekosistem laut, baik disebabkan secara langsungmaupun tidak langsung oleh pembuangan bahan-bahan atau limbah ke laut yang berasal dari kegiatan manusia.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan mineral logam pada endapan sedimen di sungai Amamapare Timika. Metode Penelitian yang dilakukan adalah observasi langsung ke lapangan dengan melakukan sampling di sebanyak 3 stasiun. Ketiga sampel tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode X-Ray Fluorescence di Laboratorium Universitas Hasanuddin Makassar. Berdasarkan hasil analisis X-Ray Floureseces (XRF) pada 3 sampel diarea sedimen muara sungai amamapare, terdapat 10 unsur mineral logam berupa unsur Silikon dioksida (SiO2), Aluminium oksida (Al2O3), Titanium dioksida (TiO2), Magnesium oksida (MgO), Besi (III) oksida (Fe2O3), Kalsium oksida (CaO), Natrium oksida (Na2O), Kalium oksida (K2O), Mangan (II) oksida (MnO), Fosfor fentoksida (P2O5)
PEMBUATAN PROFIL KAMPUNG TAHAP 1 PADA  KAMPUNG TIPUKA DISTRIK MIMIKA TIMUR, MIMIKA-PAPUA TENGAH Rahim, Abd; Afasedanya, Mapuay M.T.; Putri, Nilam Sry; Pating, Obed
Jurnal PAKEM AMATA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Amamapare Timika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55334/ekxfw750

Abstract

Profil kampung diperlukan untuk mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan kampung desa yang akurat, komprehensif dan integral seperti dinyatakan dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di harapkan dapat menjadi sinergi antar pihak kampus dan kampung. Profil Kampung tipuka belum ada sama sekali Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) melakukan pembuatan profil Desa kampung yang memuat data potensi desa secara lengkap dan 2) Membuat video Profil Kampung. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder, survei, dan wawancara. Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan secara langsung pada saat kegiatan pembuatan profil, sehingga dapat dihasilkan luaran yang sesuai dengan keinginan khalayak sasaran. Luaran dari kegiatan pengabdian ini nantinya berupa Peta kampung dan video profil kampung Tipuka.
STUDI KETERDAPATAN LOGAM MENGGUNAKAN METODE PANNING DI KALI JERNIH TIMIKA PAPUA Putri, Nilam Sry
DINAMIS Vol 18 No 1. Juli (2021): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v18i1.849

Abstract

Tahap eksplorasi merupakan tahapan yang sangat penting sebelum kegiatan penambangan dilakukan guna menghindari kerugian yang akan dialami oleh pihak perusahaan ataupun investor. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetauhi potensi sebaran logam dan memahami karakteristik mineral logam di Kali Jernih. Lokasi penelitian terletak sungai kali jernih yang merupakan salah satu aliran sungai area Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penyelidikan geokimia. Penelitian dilakukan dalam 3 tahapan. Tahap pertama yakni, observasi langsung dilapangan (Kali Jernih) yang dilakukan dengan pengambilan sampel menggunakan metode panning atau dulang. Peralatan yang digunakan selama observasi adalah, Global Position System (GPS), kompas geologi, sekop, dan dulang. Tahapan kedua yakni, penelitian laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Geologi Pertambangan Politeknik Amamapare Timika. Tahapan ketiga yakni, pengolahan data interpretasi dari hasil analisis sampel. Pegambilan sampel dilakukan di delapan (8) stasiun dengan jarak ±10 meter. Dari hasil analisis laboratorium yang dilakukan terhadap 8 (delapan) sampel diperoleh hasil yang menunjukkan keberadaan logam hanya terdapat pada stasiun 2. Karakter fisik dari logam yang ditemukan dilapangan adalah nampak mengkilap atau berkilau jika dilihat secara kasat mata. Kata Kunci: eksplorasi, geokimia, panning, sebaran logam, kali jernih. ABSTRACT The exploration stage is a very important stage before mining activities are carried out in order to avoid losses that will be experienced by the company or investors. Therefore, this research was conducted with the aim of knowing the potential distribution of metals and understanding the characteristics of metallic minerals in Kali Jernih. The research location is located on the Kali Jernih, which is one of the rivers in the Mimika Baru District, Mimika Regency, Papua Province. The method used in this research is a geochemical investigation method. The research was conducted in 3 stages. The first stage is direct observation in the field (Kali Jernih) which is carried out by taking samples using the panning or pan method. The equipment used during the observations was the Global Position System (GPS), geological compass, shovel, and tray. The second stage is laboratory research conducted at the Mining Geology Laboratory of the Amamapare Polytechnic Timika. The third stage is processing the interpretation of data from the results of sample analysis. Sampling was carried out at eight (8) stations with a distance of ±10 meters. From the results of laboratory analysis conducted on 8 (eight) samples, the results showed that the presence of metal was only found at station 2. The physical characteristics of the metals found in the field were shiny or shiny when seen with the naked eye. Keywords: exploration, geochemistry, panning, metal distribution, kali jernih.