Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KEBIASAAN HIDUP SEHAT DAN STATUS GIZI PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDN TANDEK, JONGGAT, LOMBOK TENGAH Budiawan, Hendry; Johan Irmansyah; Indri Susilawati
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v4i2.6416

Abstract

This study aimed to evaluate the healthy living habits and nutritional status of students in grades IV and V at SDN Tandek, Jonggat, Central Lombok. A descriptive quantitative approach was used with a survey method. Data were collected using a closed-ended questionnaire adapted from Rezaldhi (2022). The analysis revealed that the majority of students exhibited adequate healthy living habits, but many still engaged in unhealthy practices, such as irregular eating habits and poor hygiene. Furthermore, students' nutritional status was found to be in the normal and underweight categories. These findings suggest the need for continuous efforts in fostering healthy habits and monitoring nutritional intake in students to promote their overall well-being. Keywords: Healthy living habits, nutritional status, elementary school students, survey Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebiasaan hidup sehat dan status gizi siswa kelas IV dan V di SDN Tandek, Jonggat, Lombok Tengah. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang diadaptasi dari penelitian Rezaldhi (2022). Analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan kebiasaan hidup sehat yang cukup baik, namun banyak yang masih terlibat dalam praktik tidak sehat, seperti kebiasaan makan yang tidak teratur dan kebersihan yang kurang. Selain itu, status gizi siswa ditemukan dalam kategori normal dan kurang gizi. Temuan ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan dalam membina kebiasaan sehat dan memantau asupan gizi siswa untuk meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
PENGARUH LATIHAN STROKE WALL DAN REVERSE WRIST CURL TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN OVERHEAD LOB FOREHAND PADA ATLET BULU TANGKIS HAIRUL ROZI; ANDI GILANG PERMADI; INDRI SUSILAWATI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.969

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah sebagian besar peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang masih belum terampil dalam melakukan pukulan lob pada permainan bulutangkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan latihan stroke wall dan latihan reverse wrist curl, dan latihan manakah yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pukulan lob siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang. Tiga pernyataan penelitian yang diajukan berhubungan dengan ketiga tujuan penelitian tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah two group pretest posttest design, Sampel dari penelitain ini adalah peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang sebanyak 20 peserta. Pengambilan data menggunakan tes, dengan instrument yang digunakan adalah poole forehand clear test (Poole & Nelson, 1970). Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t, melalui uji prasyarat uji normalitas dan homogenitas Hasil penelitian pengaruh metode drill terhadap kemampuan pukulan lob pada kelompok 30 kali pukulan diperoleh thitung sebesar -15,162 dan nilai ttabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung >ttabel maka dapat disimpulkan terdapat peningkatan yang signifikan. Pada kelompok 2 kali 15 pukulan diperoleh thitung sebesar -12,215 dan nilai trabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung> tabel maka dapat disimpulakan terdapat peningkatan yang signifikan. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh mean kelompok 30 kali pukulan sebesar 32,9 sedangkan kelompok 2 kali 15 pukulan sebasar 33,7 dan diperoleh thitung sebesar -0,610 dannilai trabel sebesar 1,730. Oleh karena thitung< trabel maka dapat disimpulakan tidakada perbedaan yang signifikan antara kelompok 30 kali pukulan dengan 15 kali 2 pukulan terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang.