Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KEPERAWATAN

Gambaran skala nyeri pada anak post operasi mayor usia 3-5 tahun dengan menggunakan skala nyeri FLACC Miniharianti Miniharianti; Badrul Zaman
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i2.916

Abstract

Pembedahan merupakan salah satu tindakan invasif yang sering dilakukan pada anak di rumah sakit. Salah satu keluhan yang sering dirasakan setelah post operasi mayor adalah nyeri. Perawat secara legal dan etik bertanggung jawab dalam menangani nyeri serta mengurangi penderitaan nyeri pada pasien. Pengkajian skala nyeri merupakan langkah dasar dalam menentukan tindakan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran skala nyeri pada anak post operasi mayor pada anak usia 3-5 tahun dengan menggunakan skala nyeri Face, Legs, Activity, Cry, and Consolability (FLACC). Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif sederhana. Sampel diambil dengan consecutive sampling. Jumlah sampel 30 anak usia prasekolah dengan post operasi mayor. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden berusia 3 tahun (46,7%). Sebagian besar responden memiliki jenis pembedahan gastrointestinal (67,7%), semua responden mendapatkan jenis analgesik paracetamol (100%), sebagian besar responden memiliki jenis kelamin laki-laki (60%), sebagain besar responden pernah mengalami operasi sebelumnya (80%). Sebagian besar responden memiliki tingkat skala nyeri 5 (40%). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi data dasar bagi tenaga kesehatan khususnya perawat supaya dapat menerapkan skla ukur FLACC scale untuk mengkaji skala nyeri anak.
Peningkatan dukungan sosial dan stigma terhadap kualitas hidup penderita skizofrenia Badrul Zaman; Miniharianti Miniharianti
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i1.996

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu penyakit yang memiliki dampak dalam jangka panjang dan mempengaruhi kualitas hidup bagi penderitanya. Pengalaman diskriminasi dan sering terjadinya penolakan dalam masyarakat pada penderita skizofrenia semakin memperburuk dari kualitas hidup mereka. Tujuan penelitian: ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan stigma terhadap kualitas hidup klien penderita skizofrenia di wilayah puskesmas Kabupaten Pidie. Metode Penelitian: ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling Sebanyak 65 orang. Dilaksanakan pada tanggal 20 Juli sampai dengan 24 Agustus 2021. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia dewasa awal (58,5%) sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (55,4%) mayoritas responden belum menikah (64,6%). Mayoritas pasien memiliki stigma tinggi (60%) dan mayoritas responden memiliki dukungan sosial tinggi (46,2%). Hasil uji kualitas hidup dengan dukungan sosial P-Value (0,030) dan stigma P-Value (0,010). Kesimpulan: semakin baik dukungan sosial yang diberikan maka semakin bagus juga kualitas hidup pasien skizofrenia. Semakin rendah stigma yang didapatkan responden maka semakin tinggi kualitas hidup pasien skizofrenia.