Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Utilization of Acacia Leaves for Patients with Diabetes Mellitus, Cancer and Coronary Heart Lukman; Nurna Ningsih; Eprila; Ni Ketut Sujati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.3946

Abstract

Free radicals can cause cell damage and also damage biomolecules, such as DNA, proteins, and lipoproteins in the body which can trigger degenerative diseases, such as diabetes mellitus, cancer, coronary heart disease. Acacia plant has been widely recognized as an antioxidant agent that removes free radicals which can prove a useful therapeutic tactic in controlling diabetes, cancer and coronary heart disease. This research method uses qualitative methods. This study aims to determine the use of Acacia Leaves for people with Diabetes Mellitus, Cancer and Coronary Heart. The results of this study found that acacia leaves contain lots of antioxidants which can treat diabetes mellitus, cancer and heart disease. Acacia leaves are very good for consumption by people with diabetes, cancer, and coronary heart because they contain saponins, flavonoids, polyphenols, and antimicrobials which are efficacious for reducing cholesterol and blood sugar levels
Manajemen Eksudat Dengan Langkah Timers Pada Klien Luka Diabetik Di Klinik WG Wound Care Ni Ketut Sujati; Supangat; Mulia Ganta Saputri; M. Agung Akbar
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 2 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i2.239

Abstract

Luka kaki diabetik rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat diabetes. Infeksi pada kaki dapat menghasilkan eksudat. Upaya mengatasi luka dengan eksudat yang banyak dengan manajemen eksudat menggunakan langkah TIMERS melibatkan caregiver. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen eksudat dengan langkah  TIMERS Pada Klien Dengan Luka Kaki Diabetik melibatkan caregiver. Desain penelitian yaitu studi kasus, dilaksanakan pada dua orang klien luka kaki diabetik dari pemeriksaan gula darah sewaktu memenuhi kriteria DM, Luka grade III yang berwarna dasar kuning dan banyak eksudate dirawat dengan langkah TIMERS melibatkan caregiver yang dilatih cara mengidentifikasi kapan dibutuhkan konsultasi kepada perawat luka dan manajemen hyperglikemia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan luka modern dengan manajemen eksudate langkah TIMERS diterapkan dalam tiga tahapan yaitu mencuci luka dengan cairan ber pH netral, membuang jaringan mati dan autolysis debridement untuk mempersiapkan dasar luka dan memilih balutan sekunder alternatif yang bersifat absorbent untuk memperbaiki integritas jaringan. Pemahaman caregiver berdampak baik terhadap proses asuhan keperawatan. Studi kasus menyimpulkan bahwa manajemen eksudate langkah TIMERS yang melibatkan caregiver dalam mengontrol faktor penunjang dan faktor penghambat penyembuhan luka, dapat mempercepat perbaikan integritas kulit/jaringan
Pengaruh Pelatihan Range of Motion (ROM) pada CareGiver terhadap Kemandirian Activity Of Daily Living Pasien Pasca Stroke Sujati, Ni Ketut; Rustiati , Nelly; Supangat , Supangat; Akbar , M Agung
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i1.174

Abstract

Stroke menjadi penyakit yang paling sering menyebabkan ketergantungan dan penurunan kemampuan fungsional pada penderitanya. Salah satunya adalah ketidakmampuan perawatan diri akibat kelemahan pada ekstremitas dan penurunan fungsi mobilitas yang dapat menghambat pemenuhan aktivitas harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pelatihan Range Of Motion (ROM) pada caregiver pasien stroke di rumah sebagai upaya peningkatan kemandirian pasien pasca stroke. Desain Penelitian menggunakan quasi eksperiment. Teknik sampling dengan metode purposive sampling dan dilanjutkan simple random sampling saat dibagi kedalam kelompok intervensi atau kontrol. Adapun besar sampel yaitu 112 orang, dengan distribusi 56 kelompok intervensi dengan metode pelatihan ROM pada caregiver dan 56 kelompok kontrol dengan metode ceramah. Instrumen Penelitian menggunakan Indeks Katz. Analisis data menggunakan wilcoxon dan manwhitney. Hasil uji menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dalam hal kemandirian klien dalam melakukan ADL dan kemampuan caregiver dalam melatih dengan masing-masing pvalue 0,00. Penelitian ini menyarankan pentingnya caregiver dalam perawatan pasien stroke sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan perawatan harian pasien stroke.
EDUKASI KAKI SEHAT DENGAN SPA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENCEGAHAN LUKA KAKI DIABETESI DI UPTD PUSKESMAS PENINJAUAN KABUPATEN OKU Rustiati, Nelly; Sujati, Ni Ketut; Supangat, Supangat; Khoiriyah, Ina Yatul; Akbar, M. Agung
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v2i2.68

Abstract

Diabetic foot wound is a serious complication that has the potential to cause infection, gangrene, and even amputation of the lower extremities. One of the factors that contribute to the occurrence of diabetic foot ulcers is the lack of understanding and awareness about the importance of maintaining healthy feet. Regular foot spa can reduce diabetic foot disease. The purpose of this community service is to increase the community's independence in doing foot spas through the establishment of a healthy foot community. This community service is a Community Empowerment scheme with an Education method through a community of fostered partners, namely Diabetic Groups who meet pre-diabetes and diabetes criteria who are at risk of developing Diabetic foot sores. who are combined in the community of foot fighters as many as 35 people. Foot care ability was observed through a log book sent via Google form. Results: Community service activities under the Community Partnership Program scheme with the target audience for diabetes in the working area of the Review Health Center can increase knowledge of prevention of diabetic complications and be skilled at doing foot spas in everyday life at home. Education participants actively ask questions and take part in re-demonstrations of the Foot Spa training. Positive response from Health Officers and Cadres in participating in all Community Service activities
PELATIHAN RANGE OF MOTION PADA FAMILY CAREGIVER MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING KLIEN PASCA STROKE Ni Ketut Sujati; Wibowo Apriandi; Supangat Marzuki; Ina Yatul Khoiriyah; M Agung Akbar
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3054

Abstract

Stroke merupakan suatu kondisi medis yang menyebabkan gangguan pada kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari atau Activity Daily Living (ADL). Sehingga diperlukan pemahaman caregiver keluarga yang terlatih untuk membantu penderita memenuhi kebutuhan ADL. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan ROM (Range of Motion) pada caregiver keluarga klien stroke agar dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kenyamanan caregiver dalam memberikan dukungan kemandirian klien paska stroke. Metode yang digunakan memberikan presentasi atau demonstrasi. Mitra membantu dalam mengevaluasi hasil pelatihan, memberikan umpan balik dari perspektif mereka, dan memberikan saran untuk perbaikan atau penyesuaian materi pelatihan. Mitra berkontribusi dalam program follow-up dengan memberikan dukungan tambahan kepada caregiver, menjawab pertanyaan, atau memberikan bimbingan setelah pelatihan selesai. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan keterampilan caregiver dalam melakukan latihan ROM pada klien stroke. Pelatihan bagi caregiver keluarga memiliki peran krusial dalam meningkatkan keterampilan praktis mereka dalam merawat pasien paska stroke. Tindak lanjut kegiatan ini disarankan untuk bekerjasama dengan terapis tenaga kesehatan tradisional dalam melakukan tindak lanjut kebutuhan klien terhadap peningkatan kemandirian AKS. Pengabdi juga dapat melakukan kolaborasi dengan mitra untuk merancang program follow-up, termasuk sesi konseling atau pertemuan regular dengan caregiver.
Intervensi Akupresur untuk Neuropati Perifer pada Diabetes Melitus dengan Sindrom Lembab Limpa: Studi Kasis dan Literatur Review Sujati, Ni Ketut; Akbar, M Agung; Anggraeni, Hesti; Fadhillah, Laila
Faletehan Health Journal Vol 11 No 03 (2024): Faletehan Health Journal, November 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i03.716

Abstract

Spleen dampness syndrome (Pi Xu Re Yang) characterized by impaired circulation and fluid metabolism exacerbates complications of peripheral neuropathy, peripheral artery disease, and infection in diabetic patients that can lead to limb amputation. The development of diabetic foot ulcers and further nerve damage can be prevented with circulatory treatment and acupressure therapy that can maintain blood circulation to the extremities. The purpose of this case study is to describe the application of acupressure and circulatory care combination to diabetic patients with spleen dampness syndrome. This case study was conducted over three visits in three weeks, using the method of applying foot care, foot exercises, foot spa and footwear selection combined with acupressure techniques on certain meridians to 2 diabetic patients. The results achieved were in the form of decreased complaints of tingling, numbness, and pale skin tone, increased peripheral pulse strength, and improved filling of capillaries and skin turgor. This shows that acupressure-circulation treatment combination was able to reduce neuropathy score from low-risk category to very low-risk category. The case study showed that the application of acupressure-circulation combination was successful in improving peripheral perfusion. Future research was recommended to measure circulation using the Ankle-Brachial Index (ABI) and doppler methods to get an accurate evaluation.
Penerapan Telenursing Kontrak Modifikasi Perilaku Manajemen Hiperglikemia pada Pasien Diabetes Mellitus Sujati, Ni Ketut; Lisdahayati, Lisdahayati; Suryanda, Suryanda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4736

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada manajemen hiperglikemia pada pasien diabetes mellitus (DM) melalui pendekatan telenursing. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, dan motivasi pasien dengan menerapkan kontrak modifikasi perilaku dalam layanan keperawatan jarak jauh. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif, dengan kegiatan berupa edukasi digital, pemantauan berbasis WhatsApp, dan sesi tindak lanjut berkala. Selama empat bulan pelaksanaan, tercatat peningkatan pengetahuan pasien sebesar 85%, kepatuhan terhadap modifikasi perilaku mencapai 75%, dan penurunan komplikasi terkait hiperglikemia sebesar 20%. Pasien juga melaporkan motivasi yang lebih tinggi karena dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan. Beberapa kendala muncul, seperti kekhawatiran pasien terkait privasi data, namun hal ini diatasi dengan komunikasi fleksibel melalui WhatsApp. Program ini menunjukkan potensi telenursing dalam memperluas akses layanan kesehatan dan menjadi model berkelanjutan untuk manajemen penyakit kronis di komunitas terpencil.
Dukungan Kader Kesehatan Membentuk Kemandirian Manajemen Keperawatan Diri pada Penderita Hipertensi Rustiati, Nelly; Sujati, Ni Ketut; Lisdahayati, Lisdahayati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4737

Abstract

Dukungan kader kesehatan berperan penting dalam membentuk kemandirian manajemen diri pada penderita hipertensi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kemandirian pasien dalam menerapkan prinsip CERDIK dan PATUH di wilayah Puskesmas Sekarjaya. Metode pelaksanaan mencakup edukasi langsung dan daring, pemberian buku log, serta pemantauan melalui WhatsApp. Sebanyak 27 penderita dan 5 kader berpartisipasi dalam program ini selama 3 bulan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pasien dari rata-rata 67 menjadi 82,3, serta perubahan perilaku positif seperti meningkatnya frekuensi aktivitas fisik. Kendala masih ditemukan dalam penerapan diet rendah garam, tetapi komunitas yang dibentuk membantu menjaga motivasi peserta. Program ini berhasil meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi dan mendorong kemandirian mereka dalam mengelola kesehatan secara berkelanjutan.
PENERAPAN DUKUNGAN PERAWATAN DIRI DAN AKUPUNKTUR PADA KLIEN STROKE DENGAN DEFISIT PERAWATAN DIRI : STUDI KASUS Sujati, Ni Ketut; Fadhilah, Laila; Akbar, M. Agung; Rustiati, Nelly; Khoiriyah, Ina Yatul
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6402

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia, dengan prevalensi yang signifikan di Indonesia. Defisit perawatan diri pada klien stroke menjadi tantangan besar dalam proses pemulihan, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri. Kombinasi dukungan perawatan diri dan terapi akupunktur diharapkan dapat memberikan manfaat holistik bagi klien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dukungan perawatan diri dan akupunktur pada klien stroke dengan defisit perawatan diri, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kemandirian klien dan pengetahuan caregiver. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan melibatkan dua klien stroke dan dua caregiver. Intervensi yang diberikan meliputi dukungan perawatan diri dan terapi akupunktur selama tiga minggu dengan enam kali kunjungan. Data dikumpulkan melalui asuhan keperawatan dan analisis Traditional Chinese Medicine (TCM). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan perawatan diri klien, termasuk makan, mandi, berpakaian, dan menggunakan toilet. Terapi akupunktur juga membantu meningkatkan kekuatan otot dan keseimbangan energi tubuh. Caregiver mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat klien stroke, serta menunjukkan perilaku yang lebih sesuai dengan anjuran. Kesimpulan: Kombinasi dukungan perawatan diri dan terapi akupunktur efektif dalam meningkatkan kemandirian klien stroke dan pengetahuan caregiver. Pendekatan holistik ini dapat menjadi alternatif yang bermanfaat dalam perawatan klien stroke dengan defisit perawatan diri. Penting untuk memberikan dukungan psikologis kepada klien stroke dan caregiver, serta melakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan durasi yang lebih panjang untuk mengkonfirmasi temuan ini.
EDUKASI PEMILIHAN BALUTAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN PRAKTIK PERAWATAN LUKA DALAM KEGIATAN HOME CARE BAGI ALUMNI PRODI KEPERAWATAN BATURAJA Ni Ketut Sujati; Nelly Rustiati; Supangat Supangat; M. Agung Akbar
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 4 No. 4 (2021)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v4i4.405

Abstract

The demand for home nursing care services, namely medical surgical cases, is increasing along with the variety of cases being treated by the client's family. The increase in cases requiring home care is a practice opportunity for nurses. Several alumni of the Baturaja Nursing Study Program have experienced problems in the choice of dressings in the practice of modern wound nursing care with a balanced moist concept. training with the TANDUR approach improves the ability of nurses in the practice of wound nursing care. The purpose of this community service is that the Alumni Nurses of the Baturaja Nursing Study Program are able to practice the selection of appropriate dressings to ensure a balanced moist atmosphere in the practice of wound nursing care. Community service activities with the Community Partnership Program scheme with a target audience of alumni, Nurses are given education through Zoom how to choose a balanced moist dressing for wound care practices at the client's home. Furthermore, the evaluation of practical ability is carried out via WhatsApp. The results obtained are that the education given to nurses increases the ability to practice dressing selection according to the moist balance method. In conclusion, this educational activity is very useful by providing training on choosing the right wound dressing.