Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EDUKASI SENAM ANTI HIPERTENSI TERHADAP PENINGKATAN MANAJEMEN KESEHATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI Lisdahayati, Lisdahayati; Zanzibar, Zanzibar; Saprianto, Saprianto; Martadinata, Umar Hasan; Febriandita, Filia
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i4.1688

Abstract

Hypertension poses a serious threat to public health as it can lead to various complications. The family is often the smallest unit in society and has a crucial role in maintaining the health of its members. Therefore, it is important to focus attention on family health management, especially in the context of families who have members suffering from hypertension. The purpose of the study was to apply antihypertensive gymnastics to the families of hypertensive clients with ineffective health management problems. This research used descriptive case study method. Data were collected by using the assessment format and then by giving a questionnaire sheet. The subjects in this case study were two families whose family members suffered from hypertension. Data analysis uses a comparison of results between two families. After the application of anti-hypertensive gymnastics, the data results were obtained, namely in the client 1 family, blood pressure improved and the family's inability to care for sick family members increased and in your family 2, family knowledge about caring increased and blood pressure improved. The results of blood pressure checks on subject I were 140/100 mmHg to 120/90 mmHg, while on subject II were 150/100 mmHg to 130/90 mmHg. This study concluded that families were able to overcome the ineffectiveness of family health management by implementing antihypertensive exercises. This research is expected to be utilized and carried out by the community to prevent and treat hypertension with antihypertensive gymnastics.
Faktor Determinan Pembentuk Perilaku Orang Tua dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba oleh Remaja Lisdahayati, Lisdahayati; Rustiati, Nelly; Yunike, Yunike; Kusumawaty, Ira
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.5340

Abstract

This research aims to analyze the factors that most influence the formation of the role of parents in preventing teenagers from falling into drug abuse. The research method used in this research is an analytical method with a cross-sectional design. The research results show that knowledge about drugs and attitudes towards drug abuse are the factors that have the most influence on the formation of drug abuse prevention behavior in adolescents. In conclusion, a good level of knowledge about drug abuse will still be followed by positive drug prevention behavior; attitudes towards drug abuse have a significant relationship and influence the existence of drug abuse behavior by teenagers. Keywords: Drugs, Drug Abuse, Mother's Attitude, Adolescents
Pelatihan Kader Posyandu Kesehatan Jiwa: Identifikasi dan Mendampingi Orang dengan Disabilitas Psikososial Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Harsanto, D Eka; Saprianto, Saprianto
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i4.1298

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga individu menyadari kemampuan yang dimiliki. Masalah kesehatan Jiwa diwilayah kerja Puskesmas Lubuk Batang tinggi, ditandai dengan adanya data lebih dari 100 kasus pasien yang mengalami gangguan jiwa. Untuk dapat melakukan Kegiatan identifikasi dan mendampingi orang dengan disabilitas psikososial di masyarakat perlu adanya pelatihan bagi kader kesehatan tentang identifikasi dan mendamping orang dengan disabilitas psikososial dimasyarakat diwilayah kerja Puskesmas Lubuk Batang. Kegiatan pelatihan kader kesehatan jiwa bertujuan meningkatkan pengetahuan kader tentang identifikasi dan mendampingi orang dengan disabilitas psikososial. Kader kesehatan jiwa perlu mengetahui masalah orang dengan disabilitas psikososial agar dapat melakukan identifikasi dan melakukan tindakan yang tepat apabila ada anggota keluarga atau dilingkungan keluarga ada yang mengalami disabilitas psikososial, Kader kesehatan jiwa diharapkan dapat memberikan motivasi kelompok sehat agar tetap sehat; kelompok resiko tidak menjadi gangguan; dan kelompok gangguan tetap produktif di masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab demostrasi dan observasi .Hasil kegiatan pelatihan terjadi peningkatan pengetah an sebesar 41% dari hasil pre dan post test kegiatan.
Penerapan Telenursing Kontrak Modifikasi Perilaku Manajemen Hiperglikemia pada Pasien Diabetes Mellitus Sujati, Ni Ketut; Lisdahayati, Lisdahayati; Suryanda, Suryanda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4736

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada manajemen hiperglikemia pada pasien diabetes mellitus (DM) melalui pendekatan telenursing. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, dan motivasi pasien dengan menerapkan kontrak modifikasi perilaku dalam layanan keperawatan jarak jauh. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif, dengan kegiatan berupa edukasi digital, pemantauan berbasis WhatsApp, dan sesi tindak lanjut berkala. Selama empat bulan pelaksanaan, tercatat peningkatan pengetahuan pasien sebesar 85%, kepatuhan terhadap modifikasi perilaku mencapai 75%, dan penurunan komplikasi terkait hiperglikemia sebesar 20%. Pasien juga melaporkan motivasi yang lebih tinggi karena dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan. Beberapa kendala muncul, seperti kekhawatiran pasien terkait privasi data, namun hal ini diatasi dengan komunikasi fleksibel melalui WhatsApp. Program ini menunjukkan potensi telenursing dalam memperluas akses layanan kesehatan dan menjadi model berkelanjutan untuk manajemen penyakit kronis di komunitas terpencil.
Dukungan Kader Kesehatan Membentuk Kemandirian Manajemen Keperawatan Diri pada Penderita Hipertensi Rustiati, Nelly; Sujati, Ni Ketut; Lisdahayati, Lisdahayati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4737

Abstract

Dukungan kader kesehatan berperan penting dalam membentuk kemandirian manajemen diri pada penderita hipertensi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kemandirian pasien dalam menerapkan prinsip CERDIK dan PATUH di wilayah Puskesmas Sekarjaya. Metode pelaksanaan mencakup edukasi langsung dan daring, pemberian buku log, serta pemantauan melalui WhatsApp. Sebanyak 27 penderita dan 5 kader berpartisipasi dalam program ini selama 3 bulan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pasien dari rata-rata 67 menjadi 82,3, serta perubahan perilaku positif seperti meningkatnya frekuensi aktivitas fisik. Kendala masih ditemukan dalam penerapan diet rendah garam, tetapi komunitas yang dibentuk membantu menjaga motivasi peserta. Program ini berhasil meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi dan mendorong kemandirian mereka dalam mengelola kesehatan secara berkelanjutan.
Manajemen Nyeri dengan Teknik Relaksasi Autogenik dan Aromaterapi Pada Lansia dengan Hipertensi Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Harsanto, D. Eka; Putri, Sisilia
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i4.2446

Abstract

Hypertension in the elderly is often accompanied by chronic pain that affects their quality of life, requiring safe and effective pain management interventions. This study aimed to evaluate the effectiveness of autogenic relaxation techniques and aromatherapy in reducing pain in elderly individuals with hypertension. A descriptive case study design was used with two elderly clients in the working area of UPTD Sukaraya Public Health Center, Baturaja Timur District, over two weeks. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The results showed a reduction in pain scale from 6 to 4 for Client I and from 4 to 3 for Client II after the intervention. In addition, the clients' blood pressure significantly decreased, and improvements were noted in sleep quality and daily activities. In conclusion, the combination of autogenic relaxation techniques and aromatherapy is effective in reducing pain intensity in elderly individuals with hypertension. It is recommended to integrate this technique into nursing care practices and conduct further research with a larger sample size.
KOMBINASI INTERVENSI YOGA DAN AROMATERAPI LAVENDER SEBAGAI MANAJEMEN NYERI PADA REMAJA PUTRI DENGAN NYERI HAID Rosa, Eni Folendra; aisyah, aisyah; Lisdahayati, Lisdahayati; Sari, Agnes Monica
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1277

Abstract

Latar Belakang: Dismenore adalah masalah kesehatan umum yang sering dialami oleh remaja putri, yang secara signifikan mempengaruhi aktivitas sehari-hari, prestasi akademik, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Pengobatan farmakologis tradisional seringkali memiliki efek samping, sehingga mendorong eksplorasi terapi alternatif seperti yoga dan aromatherapy lavender.Tujuan: menggambarkan atau mengkarakterisasi suatu kondisi secara objektif yang meliputi proses pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi yoga dan aromaterapi lavender dalam manajemen nyeri haid. Subjek penelitian adalah dua remaja putri berusia 15 dan 17 tahun yang mengalami dismenore sedang, direkrut dari UPTD Puskesmas Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat. Pengumpulan data meliputi wawancara, pemeriksaan fisik, penilaian nyeri, dan dokumentasi. Intervensi terdiri dari sesi yoga harian yang dikombinasikan dengan aromaterapi lavender selama tiga hari berturut-turut. Hasil: Pada kedua subjek dilaporkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah intervensi. Subjek 1 mengalami penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 2, sedangkan Subjek 2 melaporkan penurunan dari 5 menjadi 1. Selain itu, terdapat perbaikan dalam kesejahteraan emosional dan fungsi sehari-hari, yang menunjukkan efek sinergis dari terapi kombinasi ini. kombinasi yoga dan aromaterapi lavender terbukti sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengelola dismenore pada remaja putri. Saran: Hasil studi kasus ini agar dapat dimanfaatkan sebagai referensi tambahan bagi klien dan keluarga untuk anggota keluarga remaja putri yang mengalami nyeri dismenore yaitu dengan menerapkan yoga yang dikombinasi dengan aromaterapi.Kata Kunci: Aromaterapi Lavender; Dismenore, Manajemen Nyeri, Remaja Putri, Yoga
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Manajemen Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Rustiati, Nelly; Saprianto, Saprianto; Martadinata, Umar Hasan; Harsanto, D Eka; Akbar, M Agung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.584

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin menuntut adanya pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan upaya pencegahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam manajemen pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 25 anggota PKK di Desa Lubuk Batang Baru sebagai mitra pelatihan. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan evaluasi menggunakan strategi CERDIK dan PATUH. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta tentang hipertensi dari 28% menjadi 92% setelah pelatihan, disertai peningkatan kemampuan dalam memberikan edukasi kepada keluarga. Peserta juga mulai menerapkan pola hidup sehat seperti diet rendah garam, aktivitas fisik rutin, dan pengelolaan stres. Program ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas ibu PKK sebagai agen perubahan dalam promosi kesehatan keluarga dan masyarakat. Ke depan, keterlibatan berkelanjutan dari Puskesmas dan pemerintah desa diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan program.
PAIN MANAGEMENT WITH A COMBINATION OF BACK MASSAGE THERAPY AND SLOW BREATH EXERCISE IN PAIN FOR ELDERLY RHEUMATOID ARTHRITIS PATIENTS Lisdahayati, Lisdahayati; Pome, Gunardi; Saprianto, Saprianto; Martadinata, Umar Hasan; Adyatma, Adam Emha
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 1 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i1.461

Abstract

Pain in the elderly with Rheumatoid Arthritis is a significant health problem, affecting physical, psychological and social quality of life. Non-pharmacological therapies such as back massage and slow breath exercise are considered effective in reducing pain and increasing patient comfort. This study aims to evaluate the effectiveness of a combination of back massage therapy and slow breath exercise in pain management in elderly with Rheumatoid Arthritis. This study used a case study design with two elderly Rheumatoid Arthritis patients who experienced moderate pain. The intervention was carried out for three consecutive days, with a duration of 10-15 minutes per session. Data were collected through interviews, observations, and pain scale measurements using MNEMONIC PQRST. Data analysis was done descriptively. The results showed a significant decrease in the pain scale after the intervention. Client I experienced a decrease in pain from scale 5 (moderate) to scale 1 (mild), while Client II from scale 5 to scale 2 (mild). This combination of therapies proved effective in reducing pain and increasing patient comfort. The combination of back massage therapy and slow breath exercise is effective in reducing pain in the elderly with Rheumatoid Arthritis. This therapy can be recommended as a non-pharmacological intervention that is safe and easy to implement. Family support is needed in the application of this therapy to increase its effectiveness. Further research with a larger sample and longer duration of intervention is needed to corroborate these findings.
LANSIA SEHAT DI MASA PANDEMI COVID-19: Lansia Sehat, Aman Terlindungi Lisdahayati, Lisdahayati; Rohana, I Gusti Ayu Putu Desy; Pome, Gunardi; Folendra Rosa, Eni
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.77 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i2.1194

Abstract

The elderly (elderly)in the final stages of the human life cycle. The elderly population in Indonesia is 20.3 million or 10% of the total population. Due to the degenerative process and comorbidities, the elderly group is at risk of dying if infected with COVID-19. The highest mortality due to Covid-19 infection occurred in the elderly group, 44% compared to other age groups. Community service was carried out to socialize techniques for maintaining the health of the elderly during the Covid-19 pandemic to the group of Az-Zainur recitation mothers, Lubuk Batang Baru Village, who are a population at risk for contracting Covid-19. The method used is the didactic method, the counseling is carried out in one direction by the presenter directly to the participants, after delivering the material, then asking questions and conducting demonstrations. The participants of this community service activity were 30 elderly respondents. The result of this community service is the achievement of an increase in elderly knowledge about efforts to maintain the health of the elderly during the Covid-19 pandemic by 60.1%. This community service activity produces posters that are expected to be a reference in educating the elderly to maintain the health of the elderly during the Covid-19 pandemic.