Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Persepsi Karyawan Tentang Program Pengembangan Karier Dan Motivasi Kerja Di Bank Syariah Kuala Tungkal Humaira, Citra; Jalil, Abd; Kasnelly, Sri
Al - A'mal Vol 5 No 2 (2025): Al-Amal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/al-amal.v5i2.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan terhadap program pengembangan karier dan dampaknya terhadap motivasi kerja di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Kuala Tungkal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memiliki persepsi positif terhadap program pengembangan karier yang dijalankan oleh lembaga. Kebijakan pelatihan dan pembinaan karier dinilai mampu meningkatkan profesionalitas dan kompetensi pegawai. Namun, terdapat perbedaan persepsi terkait keadilan dan transparansi dalam pelaksanaan program karena belum meratanya kesempatan pelatihan dan promosi. Faktor seperti kejelasan informasi, dukungan pimpinan, serta penerapan nilai-nilai Islam seperti amanah dan adil terbukti memengaruhi motivasi kerja. Lingkungan kerja yang berlandaskan etika Islam juga memperkuat rasa tanggung jawab dan loyalitas karyawan terhadap lembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pengembangan karier yang transparan, komunikatif, dan berbasis nilai-nilai Islam merupakan kunci dalam membangun motivasi kerja yang berkelanjutan di lembaga keuangan syariah.
Eksplorasi Proses Rekrutmen Dan Pelatihan Karyawan Serta Strategi Promosi Pemasaran Pada Ajwa Tour Indonesia Cabang Tanjung Jabung Barat Kasnelly, Sri; Safira, Pirda Aulia
Al - A'mal Vol 5 No 2 (2025): Al-Amal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/al-amal.v5i2.1180

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji implementasi prinsip-prinsip syariah dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) meliputi rekrutmen dan pelatihan karyawan, serta strategi promosi pemasaran pada Ajwa Tour Indonesia Cabang Tanjung Jabung Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, diperoleh hasil penelitian bahwa Ajwa Tour telah mengimplementasikan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang mengintegrasikan prinsip syariah secara komprehensif. Proses rekrutmen dirancang dengan prinsip keadilan dan transparansi, menyeimbangkan penilaian kompetensi teknis dengan evaluasi mendalam terhadap karakter spiritual dan akhlak. Program pengembangan SDM mengadopsi model dual-track, yang secara harmonis menggabungkan pelatihan teknis operasional dengan pembinaan kapasitas keagamaan, didukung oleh metode pembelajaran 70:20:10. Lebih lanjut, perusahaan menerapkan model pengembangan kompetensi integratif triple-track yang memperkaya pendekatan MSDM konvensional, dengan menyelaraskan penguasaan teknis, pendalaman spiritual, dan kemampuan menerapkan nilai syariah dalam praktik bisnis nyata. Melalui strategi yang holistik dan kontekstual ini, Ajwa Tour berhasil membangun model SDM yang tidak hanya unggul secara profesional tetapi juga kokoh dalam identitas nilai Islam, sekaligus menawarkan kerangka best practice untuk industri pariwisata syariah.
SINERGI MODERASI BERAGAMA, KEARIFAN LOKAL, DAN DIGITALISASI: KUKERTA KOLABORATIF UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Kasnelly, Sri; Afkari, Siti Ulfa; Qolbi, Fitri Akhyari
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36868

Abstract

ABSTRAK                                                                            Transformasi digital di pedesaan menghadirkan tantangan dalam menjaga moderasi beragama, pelestarian kearifan lokal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa Teluk Sialang menghadapi rendahnya literasi digital, minimnya pemahaman moderasi beragama di kalangan pelajar, serta keterbatasan akses pasar bagi pelaku UMKM. Program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) lintas prodi hadir sebagai solusi dengan mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni penguatan moderasi beragama, pemberdayaan berbasis kearifan lokal, dan pemanfaatan digitalisasi dalam satu model pengabdian yang komprehensif dan terstruktur. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan literasi digital masyarakat, mengembangkan ekonomi syariah berbasis konteks digital, dan memperkuat harmoni sosial melalui moderasi beragama. Metode pelaksanaan meliputi kelas toleransi interaktif di MTs Sa'adatuddaraini, pembuatan podcast di SD 035 Teluk Sialang, pelatihan promosi digital melalui media sosial dan Google Maps, edukasi kesadaran hukum dan hak warga desa, penyuluhan keharmonisan keluarga dan literasi digital, serta pendampingan sertifikasi halal secara door to door pada 25 UMKM. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek, meliputi pemahaman moderasi beragama siswa dari 0% menjadi 100%, peningkatan literasi digital dan kesadaran hukum warga mencapai 100%, pemahaman keharmonisan keluarga dan literasi digital mencapai 100%, serta keberhasilan pengurusan NIB dan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM yang didampingi. Program Kukerta ini membuktikan bahwa model pengabdian kolaboratif lintas prodi terbukti mampu menciptakan solusi holistik bagi permasalahan desa, memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat Desa Teluk Sialang yang lebih inklusif, berdaya, dan harmonis. Kata kunci: Moderasi Beragama; Kearifan Lokal; Digitalisasi Desa; Ekonomi Syariah; Kolaborasi Lintas Prodi ABSTRACTDigital transformation in rural areas presents challenges in maintaining religious moderation, preserving local wisdom, and empowering the community's economy. Teluk Sialang Village faces low digital literacy, minimal understanding of religious moderation among students, and limited market access for MSME actors. The cross-study Community Service (Kukerta) program emerges as a solution by integrating three main pillars: strengthening religious moderation, empowerment based on local wisdom, and digitalization utilization in a comprehensive and structured community service model. The aim of this service is to enhance community digital literacy, develop sharia-based economies within a digital context, and strengthen social harmony through religious moderation. Implementation methods include interactive tolerance classes at MTs Sa'adatuddaraini, podcast production at SD 035 Teluk Sialang, digital promotion training via social media and Google Maps, education on legal awareness and village residents' rights, counseling on family harmony and digital literacy, as well as door-to-door halal certification assistance for 25 MSMEs. The program results show significant improvements across all aspects, including students' understanding of religious moderation increased from 0% to 100%, residents' digital literacy and legal awareness reached 100%, family harmony understanding and digital literacy reached 100%, and successful processing of business registration numbers (NIB) and halal certifications for accompanied MSMEs. This Kukerta program demonstrates that a collaborative cross-study community service model effectively creates holistic solutions for village problems, providing tangible contributions in building a more inclusive, empowered, and harmonious Teluk Sialang Village community. Keywords: Religious Moderation; Llocal Wisdom; Digitalization
Strategi Affiliate Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Digital Di Era E-Commerce Kasnelly, Sri; Luthfi, Ahmad; Karomah, Siti
Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 8 No 2 (2025): Al-Mizan: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/almizan.v8i2.969

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi affiliate marketing dalam meningkatkan penjualan produk digital di era e-commerce Indonesia periode 2022-2025. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan literatur review, studi ini mengeksplorasi peran affiliate marketing dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di ekosistem perdagangan digital. Transformasi digital yang berlangsung cepat telah menciptakan lanskap pemasaran baru, di mana affiliate marketing muncul sebagai instrumen strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kinerja penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing tidak sekadar strategi pemasaran konvensional, melainkan mekanisme kolaboratif yang memberdayakan produsen dan marketer melalui sistem komisi transparan. Dengan proyeksi nilai e-commerce Indonesia mencapai USD 137,5 miliar pada tahun 2025, strategi ini memiliki potensi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Penelitian mengungkap bahwa keberhasilan affiliate marketing sangat bergantung pada kemampuan adaptasi teknologi, pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen, dan inovasi berkelanjutan dalam platform digital.