Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OP FRAKTUR TIBIA FIBULA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT MENGGUNAKAN RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TERAPI MUROTTAL AL QUR’AN DI RUANG BIMA RSUD JOMBANG Tania Yesika Wantania; Roni, Faishol; Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Wahdi, Achmad; Pratiwi, Tiara Fatma
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i2.751

Abstract

Pasca pembedahan pasien biasanya merasakan gejala yaitu nyeri. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, maka akan memperlambat proses penyembuhan dan bahkan bisa berakibat buruk bagi pasien fraktur. Tujuan penelitian ini adalah melaksanakan dan membahas asuhan keperawatan pasien post op fraktur tibia fibula dengan masalah keperawatan nyeri akut. Metode peneliti menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek peneliti berjumlah dua pasien post op fraktur tibia fibula dengan masalah keperawatan nyeri akut dan dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan nyeri akut teratasi pada hari ketiga yaitu dengan keluhan nyeri menurun dan meringis menurun dengan skala nyeri pasien 1 pada hari pertama skala 5 nyeri menurun ke skala 3 pada hari ke tiga dan pasien 2 dari skala nyeri 6 menurun ke skala 4 pada hari ketiga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah relaksasi nafas dalam dan terapi murottal al qur’an dapat di terapkan dirumah sakit sebagai terapi tambahan untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien post op fraktur tibia fibula.
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Surat Al-Kahfi dalam Asuhan Keperawatan Pasien Hipertensi dengan Masalah Ansietas: Penelitian Femilya Indriastiani Sari; Tiara Fatma Pratiwi; Leo Yosdimyati Romli; Arif Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3565

Abstract

Anxiety can occur in patients with hypertension. A patient with hypertension may experience anxiety because hypertension tends to require relatively long-term treatment, carries a risk of complications, and can shorten life expectancy. The purpose of this study was to identify nursing care for elderly patients with hypertension who have anxiety-related nursing problems. Methods this study used a case study approach with two hypertensive patients with anxiety nursing problems as subjects. Nursing interventions were carried out for 3 days using Murottal Al-qur'an therapy from Surah Al-Kahfi. Data collection was obtained through interviews, observation, and documentation. The instrument used was a medical-surgical nursing care format. The results of this study showed that the assessment found similarities in both patients, namely that they were worried about their illness. The nursing diagnosis found the main problem to be anxiety in both patients. The researcher adjusted the intervention according to the SLKI and SIKI books. The implementation used Al-Quran Murottal therapy from Surah Al-Kahfi, which was carried out for 3 days. and in the evaluation, the problem was resolved on the third day with a decrease in anxiety levels. The administration of Al-Kahfi Quran recitation therapy was proven to reduce anxiety in hypertensive patients and can be applied to other elderly hypertensive patients.
PENERAPAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) PADA LANSIA PENDERITA GOUT ARTRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI KRONIS DI UPT PSTW JOMBANG Abidin, Faridl Zainal; Leo Yosdimyati Romli; Arif Wijaya; Tiara Fatma Pratiwi
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.348

Abstract

Abstrak: Lanjut usia merupakan kelompok yang rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya gout arthritis yang ditandai oleh nyeri sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat. Kondisi ini dapat menurunkan mobilitas, kualitas hidup, serta memengaruhi aspek psikologis lansia. Tujuan: Mengetahui efektivitas penerapan PMR dalam menurunkan intensitas nyeri pada lansia penderita gout arthritis dengan masalah keperawatan nyeri kronis.Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi data Subjektif, objektif dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Setelah dilakukan terapi PMR selama 4 hari secara rutin, kedua responden menunjukkan penurunan skala nyeri dari kategori nyeri sekala 5&6 sedang menjadi sekala nyeri 2 ringan. Responden juga melaporkan kondisi tubuh lebih rileks, berkurangnya ketegangan otot, serta dapat meningkatkan kemampuan aktivitas secara mandiri. Kesimpulan: Terapi PMR terbukti efektif mengkontrol nyeri pada lansia penderita gout arthritis.