Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Kerjasama Siswa dengan Menggunakan Model Decision Making Siswa Sekolah Dasar Nugrahasari, Nurhanip Fitri; Ananda, Rizki; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Rizal, M. Syahrul; Surya, Yenni Fitra
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1755

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan kerjasama siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model decision making. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kerjasama siswa pada pembelajaran IPS letak geografis Indonesia menggunakan model decision making. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei 2023. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 28, yang terdiri dari 28 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi. Hal ini sebelum dilakukan tindakan kemampuan kerjasama siswa adalah 39, 28%. setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 60,71%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,14%. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan menggunakan model decision making dapat meningkatkan keterampilan kerjasama siswa pada pembelajaran IPS materi letak geografis Indonesia SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Kota.
Penerapan Strategi Small Group Discussion Berbantuan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar Sunarsi, Putri Islami; Ananda, Rizki; Surya, Yenni Fitra; Rizal, M. Syahrul; Aprinawati, Iis
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1766

Abstract

Penelitian ini dilaterbelakangi oleh rendahnya keterampilan sosial siswa kelas V SDN 004 Pulau Terap. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas V UPT SD Negeri 004 Pulau Terap yang berjumlah 15 peserta didik. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap pembelajaran yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2023. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan tes. Sedangkan tekhnik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuntitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil keterampilan sosial siswa kelas V UPT SD Negeri 004 Pulau Terap pada pratindakan dengan persentase ketuntasan belajar 33,33%. Pada siklus 1 pertemuan I dengan persentase ketuntasan belajar 40% dan pada siklus 1 Pertemuan II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar 60%. Pada siklus 2 pertemuan I mengalami peningkatan juga dengan persentase ketuntasan belajar 66,67%, dan pada siklus 2 pertemuan II mengalami peningkatan lagi dengan persentase ketuntasan belajar 86,67%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan strategi small group discussion berbantuan media audio visual dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas V SDN 004 Pulau Terap.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Menerapkan Model Reciprocal Teaching Siswa Sekolah Dasar Anggraini, Sherly; Aprinawati, Iis; Ananda, Rizki; Pebriana, Putri Hana; Rizal, M. Syahrul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1799

Abstract

This research is motivated by the low reading comprehension skills of students in Indonesian language lessons in grade V. This research aims to improve the reading comprehension skills of grade V UPT Elementary School 016 Bangkinang. The subjects used were 27 students consisting of 15 boys and 12 girls. The research method used was Classroom Action Research which was conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. The data collection instrument was carried out using learning tools, observation sheets of teacher and student activities, and reading comprehension test questions. Data analysis techniques were carried out using qualitative and quantitative descriptions. Based on the results of data analysis, it can be seen that there is an increase in students' reading comprehension skills in the Indonesian language lesson content. Initial pre-action data of classical completeness was 44%, in cycle I meeting I decreased to 33%, cycle I meeting II increased to 63%, then in cycle II meeting I increased to 78%, and Cycle II meeting II increased to 85%. Thus, it can be concluded that the Reciprocal Teaching learning model can improve the reading comprehension skills of the fifth grade students of UPT SDN 016 Bangkinang.
Peningkatan Pemahaman Konsep Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Model Predict, Observer, Explain (Poe) Berbantuan Video Animasi Siswa Sekolah Dasar Ulandari, Liska; Surya, Yenni Fitra; Kusuma, Yanti Yandri; Rizal, M. Syahrul; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1811

Abstract

This study aims to improve the ability to understand concepts in class V UPT SD Negeri 007 Bangkinang. The background of this research is the low ability to understand science subject concepts in class V. This research is a class follow-up research, which was carried out in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The subjects in this study were 1 teacher and 22 students, while the object was to use the POE (Predict, Observer, Explain) learning model to improve the ability to understand concepts. The research instrument consisted of teacher activity observation sheets, student activity observation sheets, documentation sheets and learning test sheets during learning using the POE (Predict, Observer, Explain) learning model. While the data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. Based on the results of research that has been carried out through 2 cycles, at the second meeting of cycle I the ability to understand the concept. The results of this study show that by using the animated video-assisted POE model in class V UPT SDN 007 Bangkinang there has been an increase, namely in cycle I meeting I students who completed 10 people or 45.46% with an average of 69.00, then in cycle I meeting II students who complete 13 people or 60% with an average value of 72.00. In cycle II meeting I, 15 students completed or 68.19% with an average score of 79.63, cycle II meeting II students completed 20 people or 90.10% with an average score of 87.55. By using the POE (Predict, Observer, Explain) learning model, it can improve the ability to understand the concepts of class V UPT SD Negeri 007 Bangkinang students. Keywords: Ability to Understand Concepts, POE Model (Predict, Observer, Explain)
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 007 Sipungguk Putri, Ririn Nadia; Rizal, M. Syahrul; Kusuma, Yanti Yandri; Ananda, Rizki; Surya, Yenni Fitra; Pebriana, Putri Hana
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1820

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SDN 007 Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPS lingkungan sahabat kita menggunakan model Student Facilitator and Explaining. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei 2023. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 26, yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi. Hal ini sebelum dilakukan tindakan minat belajar siswa siswa adalah 42,31%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 61,53%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 84,61%. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan menggunakan model Student Facilitator and Explaining dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPS materi lingkungan sahabat kita SDN 007 Sipungguk.
Penerapan Model Social Science Inquiry untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Ajeli, Fitri; Rizal, M. Syahrul; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Yusnira, Yusnira; Aprinawati, Iis
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1852

Abstract

This study aims to improve the critical thinking skills of fourth grade students of SDN 002 Langgini in the 2022/2023 school year, totaling 26 students. Critical thinking is an active consideration that is continuous and thorough about a belief or form of knowledge that is taken for granted by including supporting reasons and rational conclusions. This research method is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in 2 learning cycles. Each cycle consists of 2 meetings and 4 stages of learning, namely: planning, implementation, observation and reflection. The research time was carried out in May 2023. Data collection techniques in the form of documentation, observation and tests. The results of critical thinking skills of grade IV students of SDN 002 Langgini in cycle 1 meeting 1 with a percentage of learning completeness of 35% and in cycle 1 meeting 2 increased with a percentage of learning completeness of 46%. In cycle 2 meeting 1 also increased with a percentage of 61% learning completeness and in cycle 2 meeting 2 increased again with a percentage of 84% learning completeness. Thus it can be concluded that the application of the Social Science Inquiry learning model can improve the critical thinking skills of fourth grade students of SDN 002 langgini.
Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar Rahma, Fadila; Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Kusuma, Yanti Yandri; Rizal, M. Syahrul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas III UPT SDN 013 Kumantan. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas III. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 11 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui 2 siklus, pada pertemuan kedua siklus I kemampuan pemahaman konsep Hasil tes pada siklus I pertemuan 1 dan 2 menunjukkan ada 6 orang siswa (54, 55%) dari 11 siswa yang tuntas dengan kategori rendah (≤55%), sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan ada 7 orang siswa (64%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategori cukup (≤70%), dan pada siklus II pertemuan 2 menunjukkan ada 9 orang siswa (81%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategoti tinggi (≤85%). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Maka dapat meningkatkan Kemampuan pemahaman kosep matematika siswa kelas III UPT SDN 013 Kumantan.
Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Sekolah Dasar Putri, Era Pazira; Rizal, M. Syahrul; Aprinawati, Iis; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1869

Abstract

The background of this research is the low critical thinking skills of students in class V UPT SDN 013 Kumantan. Therefore the purpose of this research is to improve students' critical thinking skills in class V UPT SDN 013 Kumantan. This research is a class follow-up research, which was carried out in two cycles and each cycle consisted of two meetings. The subjects in this study were 1 teacher and 12 students, while the object was to use the VCT learning model to improve students' critical thinking skills. The research instrument consisted of teacher activity observation sheets, student activity observation sheets, documentation sheets and study test sheets during the learning process using the VCT learning model. While the data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. Based on the results of research that has been carried out through 2 cycles, at the second meeting of cycle I critical thinking skills. The test results in cycle I meeting 1 showed that there were 5 students (42%) of the 12 students who were included in the less critical category (<69), and in cycle 1 meeting II showed that there were 3 students (25%) of the 12 students who included in the less critical category (<69), while in the second cycle meeting I showed that there were 8 students (67%) out of 12 students who were included in the very less critical category (<69), and in the second cycle the second meeting showed there were 9 students (92%) out of 12 students who were included in the very critical category (<100%). By using the VCT learning model, it can improve the critical thinking skills of class V UPT SDN 013 Kumantan students. Keywords: Critical Thinking Ability, Value Clarification Technique (VCT)
Peranan Guru Terhadap Pembentukan Nilai Kesopanan Peserta Didik Sekolah Dasar Kelas V Putri, Chindy Amarta; Ananda, Rizki; Surya, Yenni Fitra; Amalia, Rizki; Rizal, M. Syahrul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2190

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai kesopanan yang dimiliki oleh siswa keas V UPT SDN 010 Langgini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan nilai kesopanan kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas V di UPT SDN 010 Langgini sudah bisa menerapkan nilai kesopanan pada saat proses pembelajaran, tetapi belum bisa menerapkannya di luar kelas, terutama pada saat jam istirahat. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kesopanan peserta didik ialah lingkungan keluarga atau pengawasan orang tua dan penggunaan handphone secara berlebihan atau bebas terhadap anak. Peranan guru terhadap pembentukan nilai kesopanan peserta didik ialah dengan memberikannya teguran lisan terhadap peserta didik yang kurang sopan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru memiliki peranan penting dalam  menamkan nilai kesopanan kepada siswa. Selain itu, lingkungan juga berperan dalam menanamkan nilai kesopanan kepada siswa.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pembelajaran Problem Based Learning Siswa di Sekolah Dasar Haniva, Putri; Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Rizal, M. Syahrul
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2024): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v11i1.69200

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada pembelajaran matematika di kelas III SDN 013 Kumantan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Promblem Based Learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis pada tema Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup dengan menggunakan Model Pembelajaran Promblem Based Learnin pada siswa kelas III SDN 013 Kumantan. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret hingga Juli 2023. Subjek penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 9 orang, dengan jumlah jumlah siswa laki-laki 3 orang, dan siswa perempuan berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi dan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada tema Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup kelas III SDN 013 Kumantan pada pratindakan 22,22% lalu pada siklus I Pertemuan I Meningkat menjadi 33,33%, siklus I Pertemuan II menjadi 55,55%, dan siklus II pertemuan I meningkat Menjadi 66,66% dan siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 88,88%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Model Problem Based Learning dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis siswa pada tema Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup kelas III SDN 013 Kumantan sehingga dengan adanya implementasi penggunaan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa usia sekolah dasar serta berguna untuk guru dalam membenahi diri dalam mengajar sehubungan dengan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa